cover
Contact Name
Winda Ramadianti
Contact Email
math-edu@umb.ac.id
Phone
+6285292562687
Journal Mail Official
math-edu@umb.ac.id
Editorial Address
Jl.Bali Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Math-UMB.EDU
ISSN : 27154912     EISSN : 23392754     DOI : 10.36085
Core Subject : Education,
Jurnal MATH_UMB.EDU mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian dalam bidang matematika dan pendidikan matematika baik di SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Jurnal MATH-UMB.EDU diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebanyak tiga kali penerbitan dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juli, dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 290 Documents
STUDI KASUS TINGKAT PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS METODE BRAINSTORMING DI SEKOLAH Imelda Wardani Rambe
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3454

Abstract

Siswa mempunyai persepsi bahwa matematika merupakan salah satu materi ajar yang cenderung sulit untuk dipahami, metode pembelajaran matematika yang dialami siswa juga monoton sehingga siswa merasa jenuh dalam belajar matematika. Kejenuhan siswa pada pembelajaran matematika menjadikan siswa pasif berpartisipasi dalam menerima materi ajar. Kepasifan tersebut membuat siswa sulit menyatakan pemahamannya terhadap materi ajarnya. Metode pembelajaran brainstorming merupakan sebuah inovasi pendekatan pembelajaran yang tepat digunakan pada pembelajaran matematika sehingga mengubah persepsi siswa yang cenderung menilai bahwa pembelajaran matematika itu menakutkan, membosankan dan tidak menarik menjadi sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang tingkat persepsi siswa SMP dalam pembelajaran matematika berbasis metode brainstorming. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 25 orang siswa SMP Yayasan Pangeran Antasari Deli Serdang. Instrumen penelitian ini adalah angket persepsi siswa didukung dengan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan  menggunakan metode brainstorming menjadi positif pada setiap kelompok siswa. Dari hasil pengolahan data diperoleh persentase tingkat persepsi siswa adalah sebesar 81,44%, didukung dengan hasil observasi aktivitas siswa dalam kategori sangat baik terhadap pembelajaran matematika berbasis metode brainstorming. Artinya, persepsi siswa berada dalam kategori sangat tinggi.   Kata Kunci: studi kasus, persepsi, pembelajaran  matematika, brainstorming Abstract Students have the perception that mathematics is one of the teaching materials that tends to be difficult to understand, followed by the method of learning mathematics experienced by students who are always monotonous so that students feel bored in learning mathematics. The saturation of students in learning mathematics makes students passively participate in receiving teaching materials. This passivity makes it difficult for students to express their understanding of the teaching material. The brainstorming learning method is an innovative learning approach that is appropriate for learning mathematics so that it changes the perception of students who tend to judge that learning mathematics is scary, boring and uninteresting to the contrary. This study aims to obtain information about the level of perception of junior high school students in learning mathematics based on the brainstorming method. This research is a quantitative descriptive research using case study method. The subjects in this study involved 25 students of the Junior High School’s Pangeran Antasari Foundation Deli Serdang. The instrument in this study was a student perception questionnaire supported by student activity observation sheets. The results of this study indicate that students' perceptions of learning mathematics using the brainstorming method are positive for each group of students. From the results of data processing, the percentage of students' perception level was 81.44%, supported by the results of observing student activities in the very good category of learning mathematics based on the brainstorming method. This means that students' perceptions are in the very high category. Keywords: Case Study, Perception, Mathematics Learning, Brainstorming
PROFIL KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA Andi Karlina
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3462

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan gaya kognitif field-dependent (FD). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Kotabaru Semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Subjek Penelitian yang diambil adalah siswa kelas VIIc yang berjumlah 1 siswa dengan gaya kognitif field-dependent (FD). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan, angket gaya kognitif, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian  yang diperoleh terkait profil kemampuan pemecahan masalah matematika subjek adalah sebagai berikut: 1) pada tahap memahami masalah, subjek dapat memahami pernyataan verbal dari masalah, tetapi tidak dapat mengubahnya ke dalam kalimat matematika, hanya mengikuti informasi yang sudah ada. 2) Pada tahap membuat rencana penyelesaian, subjek sudah menuliskan langkah-langkah penyelesaian yang digunakan dengan benar. 3) pada tahap melaksanakan rencana, subjek dapat menyelesaikan masalah sesuai  dengan rencana yang telah dibuat, walaupun kurang terperinci karena masih terdapat langkah-langkah yang tidak dituliskan sampai didapatkan jawaban yang sebenarnya. 4) pada tahap melihat kembali, meskipun subjek sudah menyimpulkan jawaban dengan benar tapi subjek belum dapat membuktikan jawaban yang telah diperoleh. Kata Kunci: Gaya Kognitif, Pemecahan Masalah  Abstract The type of research used in this research is descriptive qualitative research. This study aims to describe the profile of mathematical problem solving abilities based on field-dependent (FD) cognitive style. This research was conducted at SMPN 1 Kotabaru in the odd semester of the 2019/2020 academic year. The research subjects taken were students of class VIIc, totaling 1 student with a field-dependent (FD) cognitive style. Data was collected using cognitive style questionnaires, written tests, interviews, and documentation. The research results obtained related to the profile of the subject's mathematical problem solving ability are as follows: 1) at the stage of understanding the problem, the subject can understand the verbal statement of the problem, but cannot convert it into mathematical sentences, only following the existing information. 2) at the stage of making a settlement plan, the subject has written down the steps of completion that are used correctly. 3) at the stage of implementing the plan, the subject can solve the problem according to the plan that has been made, although it is less detailed because there are still steps that are not written down until the real answer is obtained. 4) at the stage of looking back, even though the subject has concluded the answer correctly, the subject has not been able to prove the answer that has been obtained. Keywords: Cognitive Style, Problem Solving
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF QUESTION STUDENT HAVE (QSH) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS Sudiyah Ana Wati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif question student have (QSH) terhadap kemampuan pemahanan konsep matematis siswa di salah satu MI swasta di Jakarta. Menggunakan metode penelitian eksperimen dengan Jenis eksperimen semu (quasy experiment). Popolasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi  kelas IV  tahun ajaran 2021/2022 dengan jumlah populasi 235 siswa. Sampel penelitian sebanyak  35 siswa-siswi dari kelas IV-A  dan IV-B. Uji prasyarat data menggunakan di uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif question student have (QSH) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Hal ini ditunjukkan dengan nilai pengujian hipotesis menggunakan uji-t,   dimana thitung> ttabel yaitu 26,77>2,042, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran Question Student Have dan  strategi pembelajaran Student Team Achievement Devision (STAD). Kata Kunci:  Strategi Pembelajaran Question Student Have (QSH), Kemampuan pemahaman konsep matematika Abstract This study aims to determine the effect of the question student have (QSH) cooperative learning model on the ability to comprehend mathematical concepts of students at a private MI in Jakarta. Using experimental research methods with a quasi-experimental type. The population in this study is fourth grade students in the 2021/2022 academic year with a total population of 235 students. The research sample consisted of 35 students from grades IV-A and IV-B. Prerequisite test data using the normality test, homogeneity, and t-test. The results showed that there was an effect of the question student have (QSH) cooperative learning model on the ability to understand mathematical concepts. This is indicated by the value of hypothesis testing using t-test, where tcount> ttable is 26.77>2.042, so it can be concluded that there are differences in the ability to understand students' mathematical concepts using the Question Student Have learning strategy and the Student Team Achievement Division (STAD) learning strategy. Keywords: Question Student Have (Qsh) Learning Strategy, Ability to understand mathematical concepts
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA MATERI LINGKARAN KELAS VIII Pera Sri Wulandari; Al Ikhlas; Sonya Heswari
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3536

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis problem solving pada materi lingkaran yang efektif dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek pada penelitian ini  adalah 30 peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Sungai Penuh. Instrumen yang digunakan untuk mengukur aspek kevalidan LKPD ini adalah lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media. Untuk mengukur kepraktisan LKPD ini adalah Angket respon peserta didik. Untuk mengukur aspek keefektifan LKPD ini menggunakan hasil tes belajar peserta didik yang terdiri dari 5 soal. Kevalidan LKPD dinilai dari penilaian para ahli dengan skor maksimal 100 untuk setiap pernyataan oleh validator ahli media dan ahli materi, LKPD ini diberikan nilai 87 dan dikategorikan sangat valid, sehingga LKPD dapat diujicobakan. Kepraktisan LKPD berdasarkan angket respon peserta didik dengan skor maksimal 100 untuk setiap pernyataan, rata rata skor yang diperoleh dari respon peserta didik adalah 76,7 dan dikategorikan praktis. Keefektifan LKPD yang dikembangkan ditinjau dari tes hasil belajar peserta didik dengan memberikan 5 soal kepada peserta didik kelas VIII SMPN 1 Sungai Penuh diperoleh persentase ketuntasan sebesar 70% dan dikategorikan efektif. Kata Kunci: LKPD, problem solving, lingkaran.   Abstract This development research aims to produce a product in the form of problem solving worksheets based on effective and practical circle material. The development model used is ADDIE, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects in this study were 30 students of class VIII at SMPN 1 Sungai Penuh. The instrument used to measure the validity aspect of this LKPD is a validation sheet by material experts and media experts. To measure the practicality of this LKPD is a student response questionnaire. To measure the effectiveness of this LKPD, the results of the student learning test consist of 5 questions. The validity of the LKPD is assessed from the assessment of experts with a maximum score of 100 for each statement by the validator of media experts and material experts, this LKPD is given a score of 87 and is categorized as very valid, so that the LKPD can be tested. The practicality of the LKPD is based on a student response questionnaire with a maximum score of 100 for each statement, the average score obtained from student responses is 76.7 and is categorized as practical. The effectiveness of the developed LKPD in terms of student learning outcomes tests by giving 5 questions to class VIII students of SMPN 1 Sungai Penuh obtained a completeness percentage of 70% and is categorized as effective. Keywords: Student worksheet, problem solving, circle.
SOAL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS BENGKULU Etika Budiarti1; Nyayu Masyita Ariani; Adi Asmara
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 9 No. 3 (2022): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v9i3.3582

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan soal-soal kemampuan penalaran matematis materi bangun ruang sisi datar berkonteks Bengkulu yang terstandar: yang valid, memiliki keterbacaan baik,  memiliki tingkat kesukaran dan indeks daya beda baik. Penelitian ini yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2020/2021 ini mengikuti alur  Tessmer. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VIII SMP di Bengkulu. Sebelum prototipe soal dibuat, dilakukan analisis siswa, kurikulum, materi dan konteks. Telaah dan revisi soal dilakukan pada tahap experts review. Soal ditelaah oleh 3 orang validator dari sisi konten, konstruk, dan bahasa. Komentar dan saran validator pada proses validasi menjadi acuan untuk revisi soal. Hasil analisis validasi akhir para validator menunjukkan bahwa soal telah valid. Proses one to one pada 3 orang siswa kelas VIII yang  masing-masing berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah, Tergambar dari proses one to one bahwa maksud soal dapat terbaca oleh siswa. Bukti empirik mengenai tingkat kesukaran dan indeks daya beda butir soal diperoleh pada tahap small group, dengan cara mengujicobakan soal yang telah valid dan memiliki keterbacaan yang baik kepada 31 siswa kelas VIII SMP di Bengkulu.  Skor siswa terhadap soal tersebut dianalisis secara kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 8 soal dikembangkan dikategorikan terstandar. Soal-soal ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan penalaran matematis siswa SMP. Kata Kunci: Soal matematika, kemampuan penalaran matematis, konteks Bengkulu, bangun ruang sisi datar  Abstract The purpose of this research was to produce standardized items on mathematical reasoning abilities in the Bengkulu context of flat-sided geometry: those that were valid, had good clarity appeal, had a difficulty level and a good discrimination index. This research, which was conducted in the 2020/2021 academic year, follows the Tessmer’ model. The test subjects were students of class VIII SMP in Bengkulu. Before the items prototype was made, an analysis of students, curriculum, material and context was carried out. The review and revision of the items were carried out at the experts review stage. The items were reviewed by 3 validators in terms of content, construct, and language. The validator's comments and suggestions in the validation process become a reference for revision of the questions. The results of the final validation analysis of the validators, showed that the questions were valid. One to one process for 3 students of class VIII, each of which has high, medium, and low abilities. It is illustrated from the one to one process that the meaning of the questions can be read by students. Empirical evidence regarding the level of difficulty and discrimination index of items was obtained at the small group stage, by testing items that were valid and had good readability to 31 grade VIII SMP students in Bengkulu. Student scores on these items were analyzed quantitatively. The results of the analysis showed that the 8 items developed were categorized as standardized. These items can be used to exercise the mathematical reasoning skills of junior high school students. Keywords: Item test of mathematics, mathematical reasoning ability, Bengkulu context, flat-sided geometry
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI TRIGONOMETRI Aroh; Nenden Suciyati Sartika; Asep Sujana
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i1.3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMAN 1 Panggarangan pada materi trigonometri. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Panggarangan tahun ajaran 2021/2022. Metode yang  digunakan  adalah  metode kuasi eksperimen.  Sampel yang digunakan dalam penelitin ini adalah kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 1 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Kelas eksperimen pembelajarannya   menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI), dan kelas kontrol  menggunakan model pembelajaran   konvensional. Pengambilan data menggunakan   instrumen berupa tes kemampuan berpikir kritis matematika berbentuk essay. Nilai rata- rata hasil tes kemampuan berpikir kritis matematika siswa dilihat dari perhitungan Gain adalah 0,57 untuk kelas eksperimen dan 0,29 untuk kelas kontrol, pada uji hipotesis dengan uji t di dapat  Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 ˂ 0,05. Hasil  penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika siswa menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) lebih tinggi dari pada siswa  yang  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional.  Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran Group Investigation (GI), Kemampuan Berpikir Kritis Matematika
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED Kurnia Adevsa; Selvi Riwayati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i1.3887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan Lembar Kerja Siswa dengan pendekatan open-ended untuk menciptakan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA pada materi tabung. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Kota Bengkulu pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, and Dissemination). Lembar Kerja Siswa divalidasi oleh 3 validator, data validasi diambil dengan angket penilaian validasi. Lembar Kerja Siswa diuji coba terbatas kepada 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 6 Kota Bengkulu untuk memperoleh kepraktisan. Data diperoleh dengan angket kepraktisan. Hasil analisis menunjukan bahwa kemampuan berfikir kreatif matematis siswa dengan nilai kepraktisan lembar kerja siswa rata rata 4,18 berada pada kategori praktis dan hasil analisis validasi yang  dihasilkan telah valid melalui validator  kemudian dilakukan uji coba terbatas. Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Lembar Kerja Siswa, Open-Ended.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X IPS SMA NEGERI 6 KERINCI Nila Tria Nengsih; Al Ikhlas; Trisna Rukhmana
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i1.3895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan gaya belajar peserta didik  SMA Negeri 6 Kerinci. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS yang berjumlah 3 kelas dengan jumlah peserta didiknya 101. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling untuk mengelompokkan gaya belajar dan simple random sampling untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika yang terdiri dari 5 peserta didik gaya belajar visual, 5 peserta didik gaya belajar auditorial dan 5 peserta didik gaya belajar kinestetik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar dan yang berbentuk essay sebanyak 5 butir, sebelum tes diberikan terlebih dahalu, angket dan tes di uji cobakan pada kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Kerinci.Uji hipotisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji anova satu jalur, namun sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas variansi. Dilihat Dari Rata-rata kelompok visual sebesar 88, kelompok auditorial 75 dan kelompok kinestetik 56. Dimana nilai sig. (p-value) 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan gaya belajar peserta didik. (2). Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi dibandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memilik gaya belajar audiatorial dan kinestetik, dan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki gaya belajar audiatorial lebih tinggi dari siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik. Kata Kunci: Kemampuan, Pemecahan Masalah Matematika, Gaya Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS PADA MATA KULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL Sudiyah Ana Wati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i1.4115

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Persamaan Diferensial Dasar. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini sebanyak 328 mahasiswa semester 7. Sampel yang diambil sebanyak 72 mahasiswa menggunakan metode cluster random sampling. Instrumen penelitian ini berupa 4 soal uraian tes kemampuan pemahaman konsep matematika materi persamaan diferensial. Dari hasil perhitungan rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika mahasiswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD)sebesar 77,67 lebih tinggi dari rata-rata mahasiswa yang diajar dengan model konvensional sebesar 71,94. Dari pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji “t” thitung = 2,03 lebih besar dari  ttabel = 1,99 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika materi persamaan diferensial. Keywords: Model student teams achievement division (STAD), Kemampuan pemahaman matematis
PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Condro Endang Werdiningsih
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i1.4398

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan belajar dan berfikir kritis terhadap kemampuan penalaran matematis. Populasi pada penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri Kab. Bekasi. Sampel pada penelitian ini adalah 68 orang siswa kelas VIII dengan teknik pengambilan menggunakan simpel random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan pemberian angket untuk kedua variabel bebas dan pemberian soal essay untuk variabel terikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik korelasional. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedisiplinan belajar dan berpikir kritis dengan kemampuan penalaran matematis. Hal ini ditunjukkan dengan f table (untuk alfa = 0,05) = 3,14 dan f hitung 8,57 maka f hitung  > f table yaitu 8,57 > 3,14. Dengan demikian kedisiplinan belajar dan berpikir kritis memiliki pengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis. Kata Kunci: Kedisiplinan Belajar, Berpikir Kritis, Kemampuan Penalaran Matematis