cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
Modifikasi Alat Bantu Pembacaan Grafik Kertas EKG Menggunakan Kamera Mikroskop dan Webcam Untuk Praktikum EKG Amoryna, Dyni; Febriyanti, Eka; Putri, Atika Ulfa
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.90344

Abstract

Ketelitian dalam pembacaan hasil perekaman kelistrikan jantung pada kertas EKG sangat penting bagi mahasiswa kesehatan. Mahasiswa seringkali mengalami kesulitan dalam pengamatan grafik P, kompleks QRS serta T. Penelitian ini dilakukan untuk membantu pembimbing praktikum dalam praktek pembacaan EKG dengan memanfaatkan kamera mikroskop dan webcam dalam kegiatannya yang dapat diamati oleh mahasiswa melalui melalui layar monitor/infokus. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif menggunakan teknik Research and Development ( R&D) sistem Borg and Gall Steps Scheme. Hasil pengamatan di ujikan kesesuaiannya secara teoritis dan diambil pemanfaatannya melalui lembar kuisioner kepada user. Hasil uji didapatkan bahwa rerata penilaian dari kuisioner oleh Ahli materi sebesar 86, 8 % , dari pembimbing praktikum sebesar 89,5 % serta praktikan (mahasiswa) sebesar 81,5 % . Melalui penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan alat bantu pada praktikum pembacaan EKG menggunakan kamera mikroskop dan webcam adalah valid dan sangat baik tanpa perlunya revisi.  
Pemanfaatan Styrofoam sebagai Low-Cost Mobile Inkubator Tanpa Co2 untuk Kultur Sel Nyamuk C6/36 Suprihatin, Suprihatin
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.92600

Abstract

Inkubator adalah salah instrument laboratorium penting yang dibutuhkan untuk kultur sel karena perannya dalam menyediakan lingkungan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel. Namun dalam praktiknya, banyak laboratorium yang kesulitan memfasilitasi hal ini karena ketidakmampuan untuk pengadaan dan atau pemeliharaan inkubator karena tingginya biaya yang dibutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan adanya karya inovasi yang dapat dengan mudah diaplikasikan di laboratorium, salah satunya dengan memanfaatkan bahan limbah di kehidupan sehari-hari. Styrofoam merupakan limbah plastic ringan, sedehana yang memiliki sifat hidrofobik dan dapat mudah dimodifikasi menjadi alat pertumbuhan sel yang efisien dalam kultur. Penelitian ini bertujuan untuk memanfatkan limbah styrofoam sebagai low-cost mobile inkubator tanpa CO2 untuk kultur sel nyamuk C6/36. Jenis penelitian ini ialah eksperimental laboratorium dengan menghitung perbandingan viabilitas proliferasi sel C6/36 yang dinkubasi selama 1 sampai 5 hari dalam inkubator konvensional tanpa CO2 dan styrofoam. Metode yang digunakaan ialah uji trypan blue dan MTT. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik dengan p-value < 0,05. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada viabiltas sel inkubasi hari ke-5 dalam uji trypan blue, sedangkan pada uji MTT ditemukan perbedaan yang signifikan pada hari ke-1 dan ke-4 pasca inkubasi. Hal ini menunjukan bahwa styorofam memiliki potensi untuk digunakan sebagai low-cost mobile inkubator dalam penelitian in vitro, khusunya pada penelitian yang menggunakan kultur sel nyamuk C6/36. Styrofoam dapat memberikan lingkungan yang fisiologis untuk sel dapat berproliferasi dengan baik.
Metoda Pemotongan Bibit Bawang Merah Yang Tepat untuk Meningkatkan Produksi Pada Pratikum Mahasiswa di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Yubniati, Yubniati; Devi, Syarmila; Surya, Reni; Yusnelly, Elsy
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.93819

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas strategis karena dibutuhkan sebagian besar masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mempengaruhi ekonomi makro dan tingkat inflasi (Rukmana, 2018). Bawang merah memiliki banyak kegunaan, selain untuk bumbu utama dalam hampir di setiap masakan Indonesia, juga memiliki khasiat sebagai obat (Wibowo, 2009). Secara umum permasalahan budidaya bawang merah adalah tingkat produktivitas tanaman bawang merah masih relatif rendah (Ridho, M.N.F., et al., 2022). Budidaya bawang merah dilakukan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada kegiatan praktek kerja lapang dengan hasil panen yang masih jauh dari memuaskan, disebabkan kurangnya pemeliharaan dan penguasaan teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini dilakukan di lahan tanam Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dari bulan Agustus hingga November 2023, dengan metode pengumpulan data kualitatif pada setiap jadwal pengamatan, diolah secara sederhana, disusun dalam bentuk tabel dengan membandingkan antar pengamatan setiap perlakuan tanpa dianalisa secara statistik. Penelitian ini menerapkan 3 perlakuan dengan 3 kali pengulangan di setiap perlakuan: A1 (pemotongan ½ umbi), A2 (pemotongan 1/3 umbi), A3 (pemotongan ¼ umbi). Parameter yang diamati adalah daya kecambah, jumlah anakan, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering umbi. Dari penelitian ini didapatkan daya kecambah tertinggi pada perlakuan pemotongan ¼ bagian umbi, sedangkan tinggi tanamaman, jumlah anakan, berat basah dan kering umbi diperoleh dari perlakuan pemotongan ½ bagian umbi. 
Hubungan Antara Pemilihan Kembali Ke Sistem Peminjaman Secara Manual Dengan Tingkat Penguasaan Mahasiswa Terhadap Alat-Alat Praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III Miskiyah, Miskiyah; Nurlaela, Ela
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.95304

Abstract

Latar belakang: Sistem peminjaman alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III pada mulanya menggunakan sistem manual tetapi kemudian berganti menjadi sistem digital dengan tujuan mempermudah dan mempercepat pelayanan peminjaman. Akan tetapi sistem peminjaman digital menunjukkan kelemahan-kelemahan terutama dalam hal tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat praktikum. Maka dari itu, sistem peminjaman alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III kembali ke sistem manual lagi. Digitalisasi memang penting tetapi penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan jauh lebih penting. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemilihan kembali ke sistem peminjaman secara manual dengan tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Metodologi: penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan hasil responden sebanyak 280 mahasiswa yang melakukan peminjaman alat di laboratorium baik dari Prodi D III Keperawatan maupun Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta responden untuk mengisi kuesioner yang telah dikembangkan oleh peneliti. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil: 100% responden menyatakan bahwa penguasaan terhadap alat praktikum di laboratorium sangat penting selain itu, 97,9% responden menyatakan bahwa sistem peminjaman manual lebih baik dibanding sistem peminjaman digital dan 56,1% responden menyatakan bahwa sistem peminjaman digital tidak lebih baik dari sistem peminjaman manual. Ini menunjukkan adanya hubungan antara pemilihan kembali ke sistem peminjaman manual dengan tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat praktikum di Laboratorium Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
Pengembangan Mikrokontroler ESP 32 Sebagai Alat Akusisi Data Untuk Monitoring Kinerja Sistem Refrigerasi Dan Tata Udara Sunardi, Sunardi; Nuriyadi, Muhammad
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.99889

Abstract

Training unit yang ada di laboratorium refrigerasi masih banyak menggunakan pengukuran secara manual. Pengambilan data secara manual sangat tergantung pada pengamatan manusia yang mana keakuratan dan waktu pengambilan data tidak stabil dan tingkat akurasinya rendah. Untuk itu perlu dikembangkan alat akuisisi data  menggunakan mikrokontroler esp32 sebagai pengolah data dengan dilengkapi sensor suhu DS18B20, sensor arus litrik SCT013 dan sensor tegangan ZMPT101B. Dari pengembangan alat ini menghasilkan luaran berupa alat monitoring yang mampu menyimpan data pengukuran secara real time dan akurat untuk kegiatan pembelajaran. Dari hasil analisis diperoleh bahwa pengukuran parameter sistem tata udara dengan menggunakan Akuisisi Data (DAQ ESP-32) menghasilkan pengukuran yang dinamis, lebih akurat dan tepat dibandingkan pengukuran manual. selisih perbedaan parameter berkisar antara 4 sampai dengan 10 persen.
Alternatif Phospat Buffer sebagai Pengganti Cacodylate Buffer pada Preparasi Bakteri dengan Penggunaan Scanning Elektron Mikroskop Poejiani, Soeyati; Lady, Wahyudha Ngatiril
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.93706

Abstract

Struktur morfologi permukaan bakteri jika diamati  dengan mikroskop binokuler hanya akan menampakkan bentuk batang, kokus dan spiral saja, sehingga perlu adanya mikroskop yang mempunyai resolusi tinggi. Salah satu mikroskop dengan resolusi tinggi tersebut adalah scanning electron (SEM). Preparasi untuk pengamatan dengan menggunakan SEM dibutuhkan tahapan-tahapan. Salah satu tahapan tersebut adalah fiksasi. Bahan yang digunakan fiksasi biasanya menggunakan buffercacodylate. Buffer ini selain harganya mahal, pemesanan bahan harus import sehingga membutuhkan waktu dan juga bersifat toksik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan alternatif untuk menggantikan buffer cacodylate yang bersifat toksik yaitu buffer phospat. Selain harganya murah, buffer phospat mudah di dapat dan tidak bersifat toksik. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan acak lengkap. Metode penelitian yang digunakan secara kualitatif dengan prosedur bakteri di kultur pada media tumbuh dan preparasi dengan tahapan-tahapan untuk pengamatan dengan SEM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6