cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN AKSES SANITASI DASAR DAN KUALITAS AIR MINUM DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS AMPANA BARAT Hasanah Hasanah; Siti Aynur Rofiq; Nurdin Nurdin; Pitriani Pitriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12720

Abstract

Diarrhea is still a health problem in Indonesia, this is due to the high morbidity of diarrhea which can cause death, especially in children under five. Low access to basic sanitation, such as the availability of adequate clean water and minimal use of healthy latrines, unsanitary drinking water may lead a toddler experience diarrhea. This research is quantitative with cross sectional approach, with 169 people as a population. 63. Whereas the sample of drinking water carried out according to SNI 06-4158-1996. Bacterial analysis of samples was carried out using the MPN method in the laboratory of the Ampana District Health Office. The results showed that the presence of Escherichia coli in drinking water was associated with the incidence of diarrhea in toddlers (p=0.000). Of the 63 samples of drinking water examined, there were 35 samples not meet the bacteriological requirements of drinking water. all drinking water samples that tested positive for bacteria came from refill drinking water depots, while samples of boiled drinking water did not contain E-coli bacteria contamination. Meanwhile, the availability of clean water and latrines were not related to the incidence of diarrhea in toddlers (p=1,000). all respondents have access to adequate basic sanitation facilities, they have sufficient clean water and already have a latrine. Based on this data it was concluded that the presence of bacteria in the refill drinking water consumed by the community in the working area of the West Ampana Health Center is related to the incidence of diarrhea in toddlers. The local government, in this case the West Ampana Health Center, needs to tighten monitoring of the quality of drinking water through regular inspections of refill drinking water depots, so that the quality of refill drinking water circulating in the community is guaranteed.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ASURANSI: LITERATURE REVIEW Endah Pravita Putri Aldia Pratama; Cahya Arbitera; Keren Stelin Maliangkay; Resa Listiani; Putri Aulia Rosmayani; Anisya Pebriyanti; Aghniya Choirunnisa; Eva Nuragustin; Kania Rizqita Dewi; Nadya Salsabila; Zahra Septina; Bahiizza Shadrina Zhafarin; Nabila Erinaputri; Khansa Adristi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12900

Abstract

Asuransi merupakan mekanisme keuangan yang memberikan individu atau organisasi perlindungan terhadap potensi kerugian finansial dari kejadian yang tidak terduga. Faktor yang memengaruhi timbulnya keputusan pembelian asuransi cukup kompleks dan terikat satu sama lain, salah satunya yaitu persepsi konsumen. Persepsi merupakan suatu proses dimana individu mengorganisasikan stimulus yang diterima setelah menginterpretasikannya, yang dipengaruhi oleh pengalaman yang ada dalam diri konsumen. Namun, pada dasarnya apa yang diterima individu bisa berbeda sesuai dengan realitas objektif. Oleh karena itu, setiap individu memiliki stimulus yang berbeda walaupun objeknya sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap penggunaan asuransi. Desain yang digunakan adalah literature review, artikel dikumpulkan dengan menggunakan Google Scholar dan basis data jurnal seperti Researchgate. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2019-2023. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa persepsi sangat berperan penting dalam memengaruhi keputusan masyarakat dalam penggunaan jasa asuransi, karena persepsi merupakan salah satu faktor yang sangat berperan dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Selain itu, kepercayaan yang ada dalam diri masyarakat terhadap produk asuransi juga memengaruhi persepsi masyarakat dalam membeli suatu produk asuransi. Masyarakat cenderung akan menggali informasi terkait terlebih dahulu dengan mendengar pengalaman orang lain di sekitarnya. Sehingga pada akhirnya mereka merasa yakin pada pilihan mereka dan membeli produk asuransi yang terbaik.
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS REKAM MEDIS DENGAN METODE ABK-KES DI PUSKESMAS CIPTOMULYO MALANG Eiska Rohmania Zein; Mutiara Ramadhani; Tiara Ajeng; Jovi Nera; Mayputri Nabila; Rina Rosyi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.13408

Abstract

Sumber Daya Manusia adalah bagian terpenting dan vital dalam sebuah organisasi. Memberikan pelayanan yang bermutu maka dibutuhkan sumber daya manusia yang cukup, karena Puskesmas Ciptomulyo memiliki empat perekam medis dengan latar belakang Pendidikan D3 RMIK sebanyak 2 orang dan SMA sebanyak 2 orang. Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menghitung jumlah kebutuhan tenaga kerja rekam medis di Puskesmas Ciptomulyo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan metode analisis kuantitatif (ABK-Kes). Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan pengukuran pada unit Rekam Medis Puskesmas Ciptomulyo. Hasil penelitian ini sesuai perhitungan dengan metode ABK-Kes diperoleh data kebutuhan perekam medis sebesar 7,8 dan dibulatkan menjadi 8 orang. Karena sudah ada 4 orang sehingga dibutuhkan tenaga rekam medis baru sebanyak 4 orang yang ditugaskan ke dalam masing-masing unit yaitu pendaftaran, filing, assembling dan retensi. Hal ini dikarenakan tenaga yang kurang membuat petugas filing kewalahan dan menimbulkan adanya duplikasi tugas pada petugas filing rekam medis di Puskesmas Ciptomulyo.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN MASKER UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022 Muhammad Ziqraullah; Basri Aramico; Tahara Dilla Santi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13507

Abstract

Masker adalah salah satu alat yang berfungsi melindungi diri dari terpaparnya virus Covid-19. Virus ini dapat masuk melalui mulut dan hidung maka perlunya mengunakan masker sebagai upaya pencegahan Covid-19. Kasus positif covid-19 di kecamatan Krueng Barona Jaya pada tahun 2020 berjumlah 83 orang dan terjadi kenaikan signifikan pada tahun 2021 dengan angka kasus 325 orang serta temuan kasus kumulatif positif terbaru pada bulan Juni 2022 sebanyak 3 kasus mulai dari umur 18 tahun sampai dengan 50 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, kenyamanan, dan paparan media promosi kesehatan dengan kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan masker dalam pencegahan covid-19 di kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar tahu 2022. Metode penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian di laksanakan di puskesmas dan wilayah kecamatan Krueng Barona Jaya kabupaten Aceh Besar pada tanggal 26 s/d 30 Juli 2022. Sempel dalam penelitian berjumlah 100 atau sekitar 12% dari seluruh total masyarakat Krueng Barona Jaya. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 32% masyarakat tidak patuh menggunakan masker, 49% berpengetahua kurang, 48% memiliki sikap negatif, 32% masyarakat tidak nyaman, 33% masyarakat tidak pernah mendapatkan paparan media promosi kesehatan seperti mendapatkan sosialisi penggunaan masker. Hasil uji statistik Chi Square, dengan nilai p = 0,000 ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan masker, terdapat hubungan antara sikap p = 0,000, terdapat hubungan antara kenyamanan p = 0,039, terdapat hubungan antara paparan media promosi kesehata p = 0,000.
FAKTOR RISIKO KEJADIANTB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH TAHUN 2022 Siska Riani; Farrah Fahdhienie; Fahmi Ichwansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13509

Abstract

Mycobacterium tuberculosis adalah patogen penyebab tuberkulosis (TB), yang juga dikenal sebagai bakteri tahan asam (BTA). Infeksi dari TB terjadi dalam waktu 2 sampai dengan 10 minggu. TB merupakan penyakit yang menjadi penyebab utama terjadinya morbiditas dan juga mortalitas di dunia. Proses penularan TB terjadi saat seorang penderita TB bersin atau batuk yang kemudian orang lain menghirup percikan (droplet) yang mengandung Mycobacterium tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Risiko Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2022.Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan Case Control. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan selam 14 hari pada tanggal 11- 24 Desember 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 yang dengan metode 1:2 yang terdiri 18 kasus dan 36 kontrol. Hasil penelitian ini responden yang berpengetahuan kurang baik 39%, kebiasaan merokok pasif 89 %, pendapatan rendah 57%, dan status gizi normal 59 %. Hasil uji statistik Chi square ada hubungan pengetahuan (P value = 0,019, OR=4), kebiasaan merokok ( P value = 0,013, OR=13), pendapatan ( P value =0,001, OR=11), dan status gizi ( P value =0,032,OR=3) terhadap kejadian TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2022.
PREDIKSI JUMLAH PENGUNJUNG PASIEN RAWAT JALAN INSTALASI MERPATI RSUP DR. KARIADI SEMARANG TAHUN 2022-2024 Sabran Sabran; Aghasi Hana Faradila; Muhammad Yunus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13531

Abstract

RSUP Dr. Kariadi Semarang adalah rumah sakit pusat rujukan di Provinsi Jawa Tengah dan Nasional serta merupakan Rumah Sakit Tipe A pendidikan serta telah terakreditasi internasioanal JCI (Join Commition International) dan KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit).  Diketahui dari data pelaporan tahunan jumlah pengunjung pasien rawat jalan Instalasi Merpati sejumlah 380.428 pasien, mengalami kenaikan pada tahun 2018 menjadi 405.288 pasien. Pada tahun 2019 mengalami kenaikan yang cukup tinggi yaitu sebanyak 484.050 pasien, dan mengalami penurunan yang cukup drastis pada tahun 2020 menjadi 337.951 pasien. Sedangkan pada tahun 2021 mengalami kenaikan lagi menjadi 408.162 pasien. Penurunan pasien yang cukup drastis tersebut diakibatkan adanya pandemi Covid-19 dan kebijakan pemerintah untuk menerapkan social distancing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui trend jumlah pengunjung pasien rawat jalan Instalasi Merpati untuk lima tahun kedepan apakah akan mengalami penurunan atau semakin bertambah dengan menggunakan metode peramalan trend analysis. Hasil peramalan jumlah pengunjung pasien rawat jalan Instalasi Merpati tahun 2022-2024 mengalami kenaikan selama 3 tahun kedepan. Pada tahun 2022 terjadi kenaikan menjadi 528.211 pasien, tahun 2023 menjadi 580,522 pasien dan pada tahun 2024 menjadi 632.833. Sebaiknya pihak rumah sakit melakukan analisis beban kerja setiap tahunnya untuk mengetahui apakah beban kerja setiap pegawai sudah sesuai atau belum.  Pihak rumah sakit juga disarankan meningkatkan pelayanan kesehatan secara efektif, efisien, dan menambah kapasitas ruang tunggu agar pasien merasa nyaman saat menunggu giliran berobat dan tidak berdesak-desakan.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN RESIKO DARI INTERAKSI OBAT ANTASIDA DI KABUPATEN BOJONEGORO Muhimmatul Khoiriyah; Yuni Puji Rahayu; Ellza Audhina Rachman; Nia Septiwiani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13587

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang tingkat pengetahuan dan resiko dari interaksi obat antasida yang mengambil studi kasus di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan obat antasida untuk penyakit asam lambung.  Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh produksi asam lambung secara berlebihan. Kerja lambung yang kurang baik menyebabkan gangguan pada organ pencernaan ini.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dari penyakit asam lambung, kemudian tingkat pengetahuan masyarakat baik mengenai penyakit ataupun obat-obatan yang digunakan.  Adapun metode dalam penelitian ini dengan melakukan survei lapangan yang melibatkan 30 responden dan merupakan penelitian observasional serta data diperoleh melalui kegiatan survei dengan instrumen berupa kuesioner atau google formulir. Survei dilakukan dengan metode accidental sampling. Setelah dilakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden mengenai penyakit asam lambung serta penggunaan obat untuk mengatasi penyakit tersebut sudah cukup baik. Penggunaan obat antibiotik harus dengan resep dari dokter atau di bawah pengawasan dokter untuk meminimalisir efek samping yang ditimbulkan. Sebagian besar penyakit asam lambung dialami pada usia produktif yaitu kisaran 14-45 tahun karena pada usia ini seseorang mengalami masa aktif dalam berkarya yang mana sebagian besar dialami oleh mahasiswa pada usia 21 tahun sebanyak 56,7%. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh perempuan dibandingkan oleh laki-laki yaitu sebesar 66,7% pada perempuan. Penyakit GERD atau asam lambung sebagian besar dialami oleh seseorang yang menyukai makanan pedas. Hal ini dapat dilihat dari besarnya angka yang didapat yaitu 63,3%. Makanan tersebut dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung. Makanan pedas yang sering dikonsumsi oleh perempuan adalah seblak sebesar 66,7%.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH Supar Hendra Hasyifuddin; Anwar Arbi; Dedi Andria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13589

Abstract

Metode pencegahan infeksi tercepat dan paling efektif hanya melalui imunisasi. Cakupan imunisasi dikota Banda Aceh pada tahun 2020 hanya 33%, sedangkan Puskesmas cakupan imunisasi terendah di Puskesmas Lampaseh Kecamatan Kuta Raja dengan jumlah 45%. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif analitik  dengan pendekatan cross-sectional, Populasi di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh adalah seluruh 173 ibu yang memiliki anak usia 12 bulan atau dewasa muda. sampel dengan berjumlah 63 sampel, data diolah menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh hanya sebesar 33%, jauh di bawah target nasional yang ditetapkan. Berdasarkan hasil uji Chi-Square, ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,002), dukungan keluarga (p = 0,012), peran petugas kesehatan (p = 0,016), peran kader (p = 0,032), peran tokoh masyarakat (p = 0,003), peran tokoh agama (p = 0,007), dan keterjangkauan ke tempat pelayanan kesehatan (p = 0,026) dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki hubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh. Kepada petugas kesehatan Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang informasi kesehatan sehingga dapat merubah perilaku masyarakat terhadap imunisasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS RUMBIO Gusman Virgo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit menular yang telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia sehingga menjadi masalah kesehatan dunia dan menyumbang 2,5% beban penyakit dunia serta menduduki peringkat ke tujuh penyakit yang menyebabkan kematian adalah TB paru.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan TB paru pada penderita TB paru di wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Rumbio Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita TB paru di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Rumbio. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli Tahun 2021 dengan jumlah sampel 30 penderita TB paru diperoleh menggunakan teknik total sampling. Variabel independen adalah pengetahuan, sikap, dan kepatuhan minum obat, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan penularan TB paru. Instrumen penelitian berupa kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan penularan penyakit TB paru kategori baik yaitu sebanyak 16 responden (53.3%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori baik yaitu sebanyak 18 responden (60.0%), sebagian besar responden memiliki sikap kategori positif yaitu sebanyak 16 responden (53.3%), dan sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat kategori patuh yaitu sebanyak 17 responden (56.7%). Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p = ?0.05.
ANALISIS FAKTOR  YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS)  DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Neneng Fitria Ningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas menetakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan wajib dilakukan oleh Dinas Kesehatan Penggunaan Aplikasi ini ternyata masih relative rendah. dari 29 puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar hanya 21 Puskesmas mempunyai aplikasi ini, akan tetapi yang berjalan sampai sekarang ini hanya 2 puskesmas saja yaitu puskesmas Bangkinang Kota dan Puskesmas Salo. Rencangan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif dimana hasil penelitian yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara langsung. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai Puskesmas yang bertugas dalam melakukan proses penginputan data dalam pengisian data SIMPUS. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada masing masing sampel. Hasil dari penelitian ini adalah SIMPUS di Puskesmas bangkinanag kota baru mulai beroperasi pada tahun 2017. Pada Awal beroperasinya pihak Puskesmas mempunya 5 unit pelayanan, yaitu Admin, loket, POLI (dewas dan Anak) kasir dan Apotik Sesuai dengan berjalanan waktu, karena masalah gangguan kapasitas jaringan akhirnya sekarang jaringan yang aktif hanya 2 unit saja, yaitu di loket dan PIKER (BPJS) Kendala lain selain kurang baikknya jaringan yang membuat tidak berjalannya system ini adalah karena tidak adanya tenaga IT yang siaga setiap saat untuk memperbaiki jaringan yang rusak Disarankan suapaya merekrut tenaga IT, sehingga mempermuda perawatan dan pengelolaan jaringan

Page 31 of 435 | Total Record : 4346