cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN MERK GARAM DAN PERILAKU PENYIMPANAN GARAM DENGAN KANDUNGAN YODIUM GARAM RUMAH TANGGA Novia Agustina; Arya Ulilalbab
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13616

Abstract

Garam beryodium diperlukan untuk mencegah penyakit gondok. Kandungan yodium yang terdapat pada garam bisa bertahan apabila dilakukan penyimpanan yang tepat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan merek garam dan perilaku penyimpanan garam dengan kandungan yodium garam di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan  cross sectional. Populasinya adalah ibu rumah tangga (IRT) berjumlah 3.468 orang. Sampel sebanyak 51 orang IRT yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan check list dan  reagen YMR, dianalisis dengan uji Chi Square (chi-kuadrat) (?= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam yang digunakan oleh IRT paling banyak adalah merek AP (31%). Cara menyimpan garam sebagian besar masih salah (90%). Sebanyak 55% sampel garam tidak mengandung yodium. Tidak ada hubungan antara merek garam dengan kandungan yodium garam (p-value= 0,344). Terdapat hubungan antara cara menyimpan garam dengan kadar yodium (p-value= 0,014) pada garam. Diharapkan masyarakat melakukan penyimpanan garam pada wadah yang tertutup rapat, jangan terpapar cahaya, jauhkan dari tempat panas dan hindari dari kondisi yang lembab. Hal ini bertujuan supaya yodium garam tidak  hilang, sehingga kebutuhan iodium masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
ANALISIS BIAYA LAYANAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN METODE ABC: STUDI KASUS Didi Asmadi; Sri Rahmawati; M. Izul Akbar; Hidayaturrahmi Hidayaturrahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13651

Abstract

Rumah Sakit Ibu dan Anak Cempaka Azzahra (RSIA-CA)dalam menetapkan tarif layanan rawat ini masih menggunakan metode komparasi, dimana perhitungan tarif tidak berdasarkan aktivitas aktual tetapi hanya berdasarkan perbandingan dengan rumah sakit lain, sehingga pihak rumah sakit tidak mengetahui tarif sebenarnya selama proses pelayanan pasien, yang secara tidak langsung akan berpengaruh bagi operasional rumah sakit. Tujuan penelitian untuk menghitung biaya satuan pada layanan rawat inap di RSIA-CA menggunakan metode Activity Based Costing (ABC). Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian deskripstif dengan studi kasus, data yang digunakan adalah data primer dengan teknik wawancara dan data sekunder yaitu data aktivitas rawat inap selama tahun 2020 dengan analisis metode ABC. Hasil penelitian menunjukkan untuk fasilitas SVIP, VIP, Kelas 1, dan NICU menghasilkan harga yang sesuai, dimana alokasi biaya mampu menutupi seluruh biaya overhead rawat inap, bahkan harga tersebut telah memberikan keuntungan yang melebihi 30% dari keuntungan yang diharapkan. Untuk kelas 2 dan 3 diperoleh harga yang ditetapkan belum mampu menutupi biaya operasional dan bisa berpotensi menimbulkan kerugian. Sebaiknya manajemen RSIA-CA melakukan perencanaan keuangan yang sesuai terkait penetapan harga dan perencanaan aktivitas operasional pelayanan rawat inap. Hasil penelitian juga diperoleh bahwa perhitungan biaya satuan dengan metode ABC tidak selalu menghasilkan biaya yang lebih murah dari yang ditetapkan, tapi metode ABC sudah lebih baik daripada metode tradisional. Selanjutnya, RSIA-CA dapat melakukan analisis ABC dan ABM pada seluruh pelayanan medis, untuk mengevaluasi sistem penetapan dan keputusan harga, serta meningkatkan mutu manajemen keuangan rumah sakit.  
IDENTIFIKASI STATUS KESEHATAN IBU HAMIL DI BPM “N” KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2022 Desri Nova; Neneng Fitria Ningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13669

Abstract

Menurut World Health Organization dalam rangka meningkatkan status kesehatan pada ibu maupun pada anak maka dilakukan upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dalam upaya tersebut maka bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya adalah meningkatkan mutu pelayanan dan membuat sebuah program dimana program tersebut menitikberatkan kepada sebuah upaya guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi, Tujuan dalam penelitian adalah  mengetahui status kesehatan ibu hamil di BPS Bidan N Kota Bukittinggi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif  menggunakan data skunder Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Desember 2022. Dengan variabel usia, pekerjaan, paritas, pendidikan, riwayat penyakit. Hasil penelitian didapatkan dari 298 responden mayoritas ibu hamil tidak beresiko sebanyak 195 responden  (64.4%), ibu hamil multipara sebanyak 130 responden  (32.8%), ibu hamil pekerjaan sebagai IRT sebanyak 150 responden (50%), ibu hamil pekerjaan sebagai IRT sebanyak 150 responden (50%), ibu hamil pendiidkan terakhirnya SMA 130 responden (43.6%) dan tidak mempunyai penyakit sebanyak 285 responden (95.6%). Diharapkan kepada responden khususnya BPM untuk bisa selalu menggali informasi tentang status kesehaan pada masa hamil
ANALISIS FAKTOR RISIKO STRES KERJA PADA PEKERJA PENGOLAHAN DI PABRIK KELAPA SAWIT PT X KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2022 Mohd Fazhil Al Ikhsan; Wardiati Wardiati; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13754

Abstract

Stres di tempat kerja dapat memiliki berbagai efek berbahaya pada psikologi, dan perilaku karyawan. Kelelahan, yang merupakan gabungan kelelahan fisik, mental, dan emosional, dapat disebabkan oleh stres yang berkelanjutan dan tidak terkendali. Kekacauan yang diakibatkan oleh stres kerja dapat menghambat manajemen dan operasi tempat kerja, mengganggu hari kerja, menurunkan tingkat produktivitas, dan menurunkan margin pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan..  Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui menganalisis faktor risiko stres kerja pada pekerja pengolahan di pabrik kelapa sawit PT X Kabupaten Nagan Raya tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pekerja dibagian pengolahan kelapa sawit PT X Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya tahun 2022 yang berjumlah 84 pekerja.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total populasi. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal tanggal 05 Desember – 10 Desember 2022 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan alpha 5% (0,05). Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh bahwa tidak ada pengaruh masa kerja p = 0,180,  umur pekerja p = 0.226 dan ada pengaruh tuntutan tugas p = 0.000, ada pengaruh pengembangan karir p = 0.000 dengan stress kerja pada karyawan (Y) di PT X Kabupaten Nagan Raya tahun 2022.Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dua variabel memiliki pengaruh dan dua variabel tidak memiliki pengaruh dengan stres kerja pada pekerja pengolahan di pabrik kelapa sawit PT X Kabupaten Nagan Raya tahun 2022. Diharapkan PT X Kabupaten Nagan Raya agar memberikan tugas dan tanggung jawab dengan standat tidak melebihi porsi nya pada tiap karyawan.
ANALISIS ALIRAN PROSES DAN PENGUKURAN WAKTU KERJA PADA PROSES PRODUKSI HOSPITAL EQUIPMENT: STUDI KASUS Sri Rahmawati; Sarika Zuhri; Riski Arifin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13756

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam memproduksi produk-produk alat kebutuhan rumah sakit seperti comfot Bed, Baby basket, whellchair, Medicine cabinet, homecare Bed, waiting chair, Supra bed (elektrik dan manual) dan sebagainya. Salah satu produk yang diproduksi untuk ekspor adalah produk trandgate 26. Pengerjaan produk ini dilakukan dengan 7 tahapan proses, dimana setiap prosesnya dilakukan oleh pekerja manusia. Produk ekspor ini memiliki standar sesuai negara tujuan, sehingga perlu adanya  perancangan aliran proses dan pengukuran waktu sebagai standart bagi para pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dalam  pekerjaan oleh manusia, pengukuran waktu kerja mempertimbangkan faktor kelonggaran, hal ini bertujuan untuk memberikan kebutuhan pribadi, menghilangkan rasa lelah dan hambatan yang tidak dapat dihindari sehingga akan menjaga peoduktivitas pekerja. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa aliran proses produksi trandgate 26 serta menghitung waktu kerja yang dibutuhkan dengan pertimbangan kelonggaran yang dibenarkan untuk menyelesaikan satu unit produk. Hal ini dilakukan sebagai penetapan waktu standar yang dapat digunakan oleh perusahaan. Aliran proses disajikan dengan bantuan operational proses chart sedangkan metode yang digunakan dalam perhitungan jam kerja adalah menggunakan Stopwatch  time study. Metode ini relevan digunakan pada pekerjaan yang dilakukan secara berulang. Pengamatan dilakukan oleh peneliti selama satu bulan pada enam proses. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa total waktu siklus yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk trandgate 26 adalah 7,276 jam per unit. Waktu ini kemudian ditambahkan dengan kelonggaran (allowance) yang ditentukan bersama pihak manajer perusahaan, sehingga dihasilkan waktu baku sebagai standar waktu kerja produksi produk trandgate 26 selama 11, 95 jam per unit.
PEMODELAN DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN BPJS KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS MANAGEMENT Nur Izzaty; Nauval Saputra; Sri Rahmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13766

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Kota Banda Aceh yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan dalam memberikan layanannya, salah satunya adalah bagi pasien rawat jalan. Sistem layanan BPJS Kesehatan yang diterapkan pada RSUD M masih belum optimal, di antaranya proses verifikasi data pasien yang berulang pada bagian administrasi dan kehadiran dokter yang tidak dapat diprediksi sehingga waktu pelayanan menjadi lama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan proses bisnis pelayanan rawat jalan di RSUD M dengan menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM), notasi Business Process Modeling and Notation (BPMN), dimensi kualitas proses bisnis dari Devil’s Quadrangle, dan simulasi dengan Software Bizagi Modeler. Perbaikan proses bisnis dilakukan melalui 4 tahapan metode BPM, yaitu process identification, process discovery, process analysis dan process re-design. Hasil perancangan proses bisnis dengan BPMN untuk pelayanan rawat jalan diperoleh 86 aktivitas untuk as-is model dan 80 aktivitas untuk to-be model.Sementara itu, simulasi waktu menghasilkan total waktu layanan pada as-is model dan to-be model adalah 203 menit dan 144 menit. Sehingga, analisis yang dilakukan menggunakan Devil’s Quadrangle menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29%, peningkatan fleksibilitas sebesar 6,9%, dan peningkatan kualitas sebesar 14,3%.
HUBUNGAN DIMENSI KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN DI PUSKESMAS LAMPISANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022 Windy Amalia Putri; Nopa Arlianti; Putri Ariscasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13790

Abstract

Kualitas pelayanan utama untuk mencapai tujuan instansi pemberi layanan. Kunjungan pasien di Puskesmas Lampisang menurun, beberapa pasien tidak puas dengan pelayanan, termasuk sikap perawat, kursi tunggu dan obat-obatan. Penelitian dilakukan untuk memahami hubungan kualitas pelayanan dengan minat kunjungan pasien di Lampisang Peukan Bada tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di poli umum Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar tahun 2022 yang berjumlah 225 pasien perbulan. Pengambilan sampel dalam penelitian berjumlah 69 reponden dengan penetapan jumlah sampel minimum menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dari tanggal 12– 17 Agustus 2022 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara kehandalan gizi p = 0,003, ada hubungan daya tanggap p = 0,019, ada hubungan antara jaminan  p = 0,006, ada hubungan antara kepedulian p = 0,001 dan ada hubungan antara sarana fisik p = 0,0024 dengan minat kunjungan ulang pasien. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kelima variabel memiliki hubungan dengan minat kunjungan ulang pasien di Puskesmas Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Diharapkan petugas kesehatan agar dapat memberikan meningkatkan kualitas pelayanannya agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan minat kunjungan pasien ke PKM semakin banyak.  
HUBUNGAN FAT MASS DAN FAT FREE MASS TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI Edri Indah Yuliza Nur; Aisyah Putri Rahayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.14011

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang harus diwaspadai karena merupakan penyebab dominan terjadinya peningkatan angka mortalitas dan morbiditas di masyarakat. Prevalensi hipertensi di Jawa Barat menduduki peringkat 4 tertinggi secara nasional dan Kota Depok termasuk tertinggi ke-6 dengan kasus hipertensi yang meningkat setiap tahunnya. Tubuh memiliki komposisi yang meliputi massa lemak tubuh (fat mass) dan massa lemak bebas (free fat mass). Fat mass dan fat free mass diprediksi bisa menjadi predictor terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara fat mass dan fat free mass terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kota Depok dengan jumlah responden sebanyak 80 orang yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi untuk melihat gambaran karakteristik responden dan variable penelitian. Analisis bivariat dengan uji statistik yang digunakan adalah chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini didapatkan pasien hipertensi lebih banyak pada perempuan (62,5%) dengan rentang Usia 41-60 Tahun (82,5%). Uji Statistik Untuk Fat Mass (P-Value 0,001) Dan Fat Free Mass (P-Value 0,003). Kesimpulan Penelitian Ini Yaitu Ada Hubungan Antara Fat Mass (FM) Dan Fat Free Mass (FFM) Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT MITRA ANUGRAH LESTARI KOTA CIMAHI Rd. Netha Meisfira Amartiani Amartiani; Eka Purwanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.14146

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang berstandar, bermutu, dan aman  yang mengutamakan kepentingan pasien. Rumah sakit bisa disebut sebagai tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat atau dapat menjadi tempat penularan penyakit. Penelitian ini berfokus pada gambaran manajemen keselamatan pasien, gambaran pencatatan dan pelaporan di Rumah Sakit Mitra Anugrah Lestari. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi manajemen keselamatan pasien, sistem pelaporan dan pencatatan insiden keselamatan pasien, serta menganalisis standar keselamatan pasien. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dengan kajian literatur terdahulu. Narasumber dalam penelitian ini adalah orang yang mengetahui permasalahan secara mendalam, dimana narasumber tersebut mampu dan memiliki pengetahuan luas serta bersedia memberikan informasi dengan baik dalam prises penyelenggaran enam sasaan keselamatan pasien. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari enam sasaran keselamatan pasien ada dua yang belum tercapai dengan baik yaitu peningkatan keamanan obat dan kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi. Pelaporan, pencatan, analisis, dan solusi dalam mengatasi masalah yang terjadi sangat bergyna dalam penerapan manajemen keselamatan pasien.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF 15-64 TAHUN DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022 Dede Dessy Listyana; Farrah Fahdhienie; Agustina Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.14335

Abstract

Hipertensi merupakan Tekanan darah dimana tekanan sistolik 140 mmHg dan Tekanan diastoliknya 90 mmHg. Penelitian ini mengambil 2 desa yaitu Kampung Blang dan Desa Cot Hoho. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko apa yang mengakibatkan masyarakat di Kecamatan Blang Bintang menderita hipertensi. Desain Penelitian menggunakan observasional analitik dengan Pendekatan case control. Dalam menentukan sampel menggunakan Total Sampling. Jumlah sampel dengan pembagian 42 untuk kelompok Kasus dan 42 untuk kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 - 22 Mei 2022. Berdasarkan hasil Analisa Univariat menunjukkan bahwa responden yang konsumsi kopi 89,3%, aktivitas fisik cukup 92,9%, konsumsi garam 96,4%, konsumsi junkfood 29,8% dan konsumsi softdrink 33,3%. Analisa Bivariat menunjukkan Konsumsi Kopi tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi nilai p Value 0,480 (OR = 2,167), Aktivitas Fisik tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi nilai p Value 1,000 (OR = 1,000), Konsumsi Garam tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi nilai P Value 1,000 (OR = 2,050), Konsumsi Junkfood tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi nilai P value 1,000 (OR = 1,121) dan Konsumsi Softdrink tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi nilai p Value 0,817 (OR = 1,239). Kesimpulan Konsumsi Kopi, Aktivitas Fisik, Konsumsi garam, Konsumsi Junkfood dan Konsumsi Softdrink adalah tidak berhubungan dengan kejadian Hipertensi. Diharapkan kepada Kepala Puskesmas, Petugas PTM dan Kader Posyandu untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberian informasi tambahan mengenai Masalah penyakit hipertensi

Page 32 of 435 | Total Record : 4346