cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
KESADARAN TENTANG COVID-19 DAN MASALAH YANG DIHADAPI OLEH PASIEN DIABETES MELITUS SELAMA PANDEMIK DI UPTD PUSKESMAS BINJAI ESTATE TAHUN 2022 : SEBUAH STUDI KUALITATIF Margaretha Febrina Br Ginting; Eka Lolita Eliyanti Pakpahan; Margaretha Febrina Ginting; Perry Boy Chandra Siahaan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14607

Abstract

Penderita Diabetes Melitus rentan mengalami gejala parah akibat COVID-19 karena sistem kekebalan tubuh mereka telah terganggu. Akibatnya, tubuh kesulitan melawan virus dan memiliki masa pemulihan yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengalaman pasien DM dalam menjalani pengobatan selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui masalah yang dihadapi pasien DM dalam menjalani pengobatan selama masa pandemik COVID-19. Adapun  Jenis penelitian yang dingunakan adalah penelitian kualitatif, dengan metode pendekatan fenomenologi. Peneliian ini dilakukan selama 3 bulan dari bulan Desember 2022. Informan pada penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri atas pasien penderita DM di UPTD Puskesmas Binjai Estate dengan pengambilan sampel secara kecukupan (adequacy). Adupun pengambilan data diperoleh melalui hasil wawancara langsung kepada 5 Informan yang sudah di tentukan. Dari data yang diperoleh dketahui bahwa pasien DM di UPTD Puskesmas Binjai estate tau betul sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh virus COVID-19 khusunya kepada penderita DM. Namun Pasien DM di UPTD Puskesmas Binjai Estete termasuk pasien yang apatis dan ceroboh. Terlihat mereka semua informan pernah terjangkit virus COVID-19. Selain itu Masalah yang harus dihadapi pasien DM di UPTD Puskesmas Binjai Estete selama pandemi pada umumnya sama. Diantaranya : Susah bernafas karena harus menggunkan masker setiap keluar rumah dan berkontak fisik dengan orang lain, berobat harus menggunakan sistem homecare sehingga pengobatan semakin kurang teratur dikarenakan yang biasa control seminggu sekali, jadi sebulan hanya 2 kali.
PENGARUH MUTU PELAYANAN DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS DI INDONESIA Dewi Agustina; Aulia Zahara; Silfia Septiani; Mahmuda Syahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14644

Abstract

Salah satu faktor terpenting dalam setiap pelayanan kesehatan yang ditawarkan kepada pasien oleh konsumen pelayanan kesehatan adalah kualitas pelayanan. Layanan kesehatan tersedia untuk semua orang secara setara. Hal ini harus dilakukan berdasarkan tingkat kepuasan pasien di puskesmas.dengan ini kepuasan pasien sangat penting untuk penilaian kinerja puskesmas dan dapat menentukan kualitas pelayanan yang ada.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah layanan yang diberikan oleh puskesmas efektif dan bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan pasien di Indonesia. Teknik penelitian studi pustaka dengan rancangan sistematik review berdasarkan analisis deskriptif menghasilkan jurnal literature review dengan mencari di database Google Scholar untuk frase “Kualitas Pelayanan Kesehatan”, “Tingkat Kepuasan Pasien”, dan “Puskesmas”. Data pilihan penulis untuk penelitian ini adalah data sekunder. Temuan positif dari beberapa penelitian diperoleh untuk penyelidikan ini, dan jelas ada hubungannya dengan kebahagiaan pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien lebih senang dengan pelayanan kesehatan yang mereka terima di Puskesmas ketika kualitas pelayanan tersebut lebih tinggi, dan kurang puas ketika kualitas pelayanan tersebut lebih rendah. Sebagai titik awal pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas menengahi dan berkonsentrasi pada kebutuhan, harapan, dan nilai-nilai klien. Setiap orang dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi apabila berada dalam kondisi sehat yang meliputi sejahtera jasmani, rohani, rohani, dan/atau rohani.
RISK FACTORS FOR DIARRHEA IN NOEBEBA DISTRICT, TIMOR TENGAH SELATAN REGENCY Denisius Umbu Pati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14709

Abstract

One frequent cause of diarrhea caused by poor sanitation and behavior. This study aimed to analyze the factors affecting the incidence of diarrhea in the district of Timor Tengah Selatan regency Noebeba. This type of research conducted in this research is analytic survey with cross sectional study design. Noebeba research location in the district of South Central Timor. The population is all the people residing in the District Noebeba 3186 amounted to housewives, the technique of sampling using random sampling (simple random sampling) and samples are 355 housewives. Results of univariate analysis showed that, with diarrhea in the district Noebeba amounted to 78 (22.0%) and diarrhea amounted to 277 people (78%). The results of the bivariate analysis showed that there is a relationship between a container of household water (p = 0.003), the condition of latrines (p = 0.000), housewife knowledge (p = 0.000), and the practice of hand washing (p = 0.001) and the incidence of diarrhea. However, the results also showed that there is no correlation between the condition of household trash (p = 0.262) and sanitation of food (p = 0.156) and the incidence of diarrhea. It is also necessary cross-sector efforts to empower communities by engaging governments and NGOs that exist and make regulations relating to the behavior of clean and healthy living for people.
MANAJEMEN STRATEGIS PELAYANAN PUSKESMAS DI MEDAN Dewi Agustina; Adinda gusti Irawan; Sheila Oktaviani br Ginting
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14757

Abstract

Kesehatan  merupakan  kebutuhan  dasar  manusia  untuk  dapat  hidup  layak  dan  produktif,  untuk  itu  diperlukan  penyelenggarakan  pelayanan  kesehatan  yang  sekiranya biayanya dapat dikendalikan serta  kualitasnya  dapat membantu masyarakat.Hal ini berhubungan dengan Fungsi Puskesmas sebagai pusat penggerak  pembangunan yang  berwawasan  kesehatan,  pusat  pemberdayaan  masyarakat  dan  keluarga  dalam  pembangunan  kesehatan  serta  pusat  pelayanan  kesehatan  masyarakat  tingkat  pertama.Puskesmas sebagai  pelayanan  kesehatan  tingkat  pertama,  maka  dituntut  untuk  dapat  memberikan  pelayanan  kesehatan  yang  berkualitas  sehingga  dapat  memenuhi  kebutuhan  kesehatan  masyarakat.  Dengan  demikian,  Puskesmas  harus  didukung  oleh  tenaga  kesehatan  sebagai  sumber  daya  manusia(SDM) yang andal dan diharapkan  dapat  menyelenggarakan  pelayanan kesehatan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen yaitu perencanaan, penggerakan,pelaksanaan,pengendalian,  pengawasan dan penilaian untuk  menghasilkan  output  yang  efektif  dan  efisien  pada  semua  kegiatan  di  Puskesmas.Dalam pengamatan awal,bahwa peneliti melihat ada beberapa fenomena dan permasalahan dalam Puskesmas dalam penempatan pegawai yang belum sesuai dengan keahlian pendidikan yang dimiliki masih terdapat pegawai yang kurang dalam disiplin seperti tidak berada ditempat pada saat jam kerja maupun ditemukan pula beberapa pegawai tidak berada di tempat kerja setelah makan siang sehingga 7 banyak pekerjaan yang terbengkalai. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  kualitas  pelayanan  kesehatan  yang  mengarah  pada  manajemen  strategis  Puskesmas  di  Kota  Medan,  dan  dalam  penelitian  ini  menggunakan  metode  survey.  Hasil  penelitian  yang  diperoleh  adalah  pelayanan  kesehatan  di  Puskesmas  Kota  Medan  sudah  cukup  bagus  dan  memadai,  namun  masih  perlu  adanya  peningkatan  kompetensi  dan  kemampuan  pada  SDM  Puskesmas  terkait  tata  kelola  Puskesmas.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PADANG SIDIMPUAN Aisyah Putri Solin; Dewi Agustina; Saski Amalia Khairunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14775

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting terhadap kualitas kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan dapat diketahui dari segi bentuk, penampilan, performa suatu jasa, dan juga bisa dilihat dari segi fungsinya serta segi estetisnya. Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Literature yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menetapkan artikel yang sesuai kriteria inklusi. Peilayanan yang  teirjadii dii Rumah sakiit umum Padang siidiimpuan kurang seimpurna dan yang meinjadii rumusan masalah iialah bagaiimana strateigii peiniingkatan peilayanan dii Rumah Sakiit Umum Daeirah Padang Siidiimpuan dan bagaiimana strateigii peiniingkatan mutu peilayanan dii RSUD Padang siidiimpuan. Tujuan peineiliitiian iinii untuk meingeitahuii alasan masyarakat beirmiinat teirhadap RSUD Padang siidiimpuan dan untuk meingeitahuii starteigii peiniingkatan peilayanan RSUD Padang siidiimpuan. Strateigii dan peilayanan meirupakan bagiian darii manajeimein. Jeiniis peineiliitiian yang diigunakan yaiitu peineiliitiian deingan analiisiis data kualiitaiif deingan sumbeir data priimeir wawancara. Peineiliitiian iinii meinggunakan analiisiis Eiksteirnal dan Iinteirnal, SWOT dan Matriiks SWOT. Beirdasarkan hasiil peineiliitiian yang diilakukan dapat diikeitahuii bahwa strateigii SO yaknii adanya dorongan darii peimeiriintah dalam meileingkapii fasiiliitas-fasiiliitas meidiis yang beilum peirnah ada dalam meinanganii masalah pasiiein. Strateigii WO yaknii bantuan darii peimeiriintah dan manajeir puncak sangat meimbantu meimbuat teiam khusus dalam meinanganii masalah keibeirsiihan yang ada. Strateigii ST Rumah Sakiit neigeirii masiih diimiinatii masyarakat Tapanulii Bagiian Seilatan. Adapun strateigii WT adalah meilakukan peiniingkatan peilayanan yang meimuaskan pasiiein dan keiluarga.
MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Dewi Agustina; Vivi Ridha Munawarah; Winda Winda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14776

Abstract

Dikala ini, tuntutan warga terhadap kesehatan tidak terbatas cuma pada kebutuhan buat hidup sehat. Tetapi, sudah tumbuh mengarah pada kebutuhan hendak mutu pelayanan. Rumah sakit jadi salah satu fasilitas upaya kesehatan yang menyelenggarakan aktivitas pelayanan kesehatan yang mana warga masih kerap mengeluhkan pelayanan kesehatan yang diberikan. Butuh dicoba kenaikan kualitas pelayanan di rumah sakit lewat strategi- strategi yang pas. Tujuan dari literature review ini merupakan buat mengkaji lebih dalam ataupun mengenali gimana manajemen strategi kenaikan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Riset memakai tata cara riset literatur dengan mengumpulkan postingan harian dengan judul terpaut pada informasi base Google Scholar. Tahun publikasi sumber literatur yang digunakan ialah 5 tahun terakhir antara tahun 2018 hingga dengan 2023. Literatur ini menampilkan berartinya manajemen strategi dalam tingkatkan kualitas pelayan kesehatan dirumah sakit. Antara lain memaksimalkan Standar Prosedur Operasional (SOP), meningkatkan Sistem Manajemen Data Rumah Sakit( SIMRS), tingkatkan kinerja Humas yang mana strategi- strategi tersebut membagikan akibat positif untuk kenaikan kualitas pelayanan di rumah sakit. Riset ini merumuskan kalau banyak starategi yang dapat dicoba oleh rumah sakit buat membagikan kualitas pelayanan kesehatan yang baik. Strategi yang diterapkan rumah sakit bisa dicoba secara maksimal serta dengan monitoring dan penilaian. Sehingga bisa tingkatkan citra positif rumah sakit serta menunjang pembangunan kesehatan di Indonesia.
ANALISIS PROGRAM SP2TP (SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN TERPADU PUSKESMAS) DI DALAM PELAKSAANNYA : STUDI LITERATUR Dewi Agustina Dewi; Chindy Ingraini; Gustina Sari Siregar; Siti Nurzannah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14788

Abstract

Sistem pencatatan dan pelaporan terpadu puskesmas (SP2TP) ditujukan pada pelaporan atau aktivitas informasi bersifat universal, tenaga, wadah serta strategi atau usaha dimasyarakat dalam segi pelayanan kesehatan. Target pencapaian penelitian ditujukan untuk memberikan informasi dalam implementasi kegiatan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) pada setiap daerah. Untuk memperoleh data metode penelitian menggunakan Systematic Review berbasis pencarian secara komprehensif berdasarkan 3 buah jurnal terindeks Open Science Framework/OSF, Medline/Pubmed, dan Google Cendekia. Sampel penelitian ini menggunakan 10 referensi jurnal. Hasilnya menunjukan bahwa (SDM) Sumber Daya Manusia telah mengalami kemajuan. Tetapi masih anda pegawai atau tenaga kerja yang merangkap kegiatan yang lain, dari segi peralatan belum cukup baik karena masih ada puskesmas yang belum ada fasilitas computer. Sedangkan untuk dana setiap puskesmas belum memiliki anggaran tersendiri pada program SP2TP. Berdasarkan pencatatan dan pelaporan masih banyak puskesmas yang menerapkan dan bekerja secara non digital walaupun sudah standarnya mempergunakan teknik komputerisasi atau digital. Sedang untuk element output (luaran) aktivitas SP2TP telah cukup mencapai standart relevansi dan keakuratannya, namun dalam segi waktu masih ada keterlambatan dalam pengiriman laporan puskesmas. Disarankan agar pihak dari pemerintah daerah dapat menambahkan fasilitas khususnya computer untuk setiap puskesmasnya, memberikan dana khusus untuk program SP2TP serta pihak dinas kesehatan memberikan pengarahan atau bimbingan dan pelatihan bagi pegawai SP2TP yang tidak pandai menggunakan teknologi computer.
EFEKTIVITAS PROSEDUR LAYANAN KESEHATAN PUBLIK : LITERATUR REVIEW Dewi Agustina; Fadya Safira Nasution; Risky Youlanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14805

Abstract

Prosedur  layanan kesehatan publik adalah unsur yang utama dalam  layanan kesehatan publik. Penelitian ini bermaksud  untuk memberikan penilaian tentang efektivitas prosedur layanan pada kesehatan publik yang bermutu serta memuaskan . Teknik riset ini memakai studi kajian literatur. Dengan tinjauan literatur, riset ini menetapkan unsur-unsur yang berhubungan dengan efektivitas prosedur layanan kesehatan publik, antara lain kemudahan dalam mecapai lokasi layanan (aksesibilitas) kesehatan , mutu dari layanan yang diberikan, dan kepuasan dari pasien itu sendiri. Berdasarkan hasil dari analisa literatur, didapat bahwa efektivitas prosedur layanan kesehatan publik  dipengaruhi oleh beberapa unsur antara lain: tersedianya  fasilitas kesehatan, mutu tenaga medis, dana yang tersedia dan infrastruktur yang menunjang. Untuk meningkatkan efektivitas prosedur layanan kesehatan publik, dibutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah selaku regulator, pemberi layanan kesehatan, serta dari publik itu sendiri. Hasil dari riset ini dapat dimanfaatkan sebagai contoh dalam meningkatkan efektivitas prosedur layanan kesehatan publik. Ada banyak tantangan dan rintangan  yang perlu diatasi  secara beserta-sama , untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan sinergisitas, kerjasama antar eleman yang ada baik pemerintah, tenaga medis, pasien, maupun publik itu sendiri, tetapi di sisi lain  terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan buat menaikkan efektivitas prosedur layanan kesehatan publik tadi. Semoga dengan memanfaatkan peluang yang ada tersebut, diperlukan mekanisme layanan kesehatan publik di Indonesia dapat terus berkembang dalam mempertinggi kesehatan publik secara menyeluruh
LITERATUR REVIEW : HUBUNGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS Dewi Agustina; Dea Azzahra; windi Ayu Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14808

Abstract

sangat dikenal yaitu SIMPUS. Sistem Informasi pelayanan Puskesmas yang dikembangkan guna memecahkan permasalahan contohnya seperti mengimpor data dari rekam medis yang bertujan sebagai sumber data utama untuk pengolahan data kesehatan untuk statistik kesehatan. Maka diperlukan alat logging yang dapat menangani data yang ada dan menghasilkan wawasan. SIMPUS membantu mengurangi ketidakpastian penggunaan data dan mengurangi redundansi data. Desain yang digunakan adalah literatur review, artikel yang dikumpulkan dengan menggunakan Google Scholar dan basis data jurnal seperti Researchgate. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2018-2022. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil  bahwa pasien puas dengan penggunaan SIMPUS yang selain  sangat efektif dengan data epidemiologi, memudahkan perawatan dan mencegah pemalsuan data.
IMPLEMENTASI EVALUASI PENGENDALIAN PROGRAM DBD DI PUSKESMAS : A SISTEMATIC RIVIEW Dewi Agustina; Fahra Dilla Sandy Sipayung; Dini Aprilliani Situmorang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14828

Abstract

Penyakit yang dikenal dengan demam berdarah dengue (DBD) hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Semua pemangku kepentingan harus mencermati penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang menimbulkan bahaya bagi masyarakat luas dan berpotensi menimbulkan Kejadian Umum Luar Biasa (KLB). Di daerah dengan bahaya lokal yang dipengaruhi oleh suhu, curah hujan tinggi, dan migrasi penduduk, demam berdarah seringkali berkembang cukup cepat. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan tajam dalam tingkat kejadian demam berdarah dengue di seluruh dunia. Demam berdarah mempengaruhi hingga 390 juta orang setiap tahun di seluruh dunia. Metode PRISMA (Preffered Reporting Items For Systematic Review and Meta Analysis) yang dilakukan secara sistematis dengan mengikuti langkah dan prosedur yang tepat, digunakan dalam penelitian ini untuk mensintesis hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari paparan tersebut dapat kita lihat bahwa pengendalian program DBD sangat dibutuhkan mengingat DBD merupakan penyakit yang berbahaya dan dapat berkembang dengan sangat cepat, selain itu juga dibutuhkan kerjasama antara petugas program kesehatan dengan masyarakat dalam mengendalikan vektor di DBD di wilayah masing-masing agar sarang penyakit dari DBD tidak akan timbul kembali. Dari tinjauan literatur Implementasi Evaluasi Pengendalian Program DBD Di Puskesmas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengendalian program DBD harus dilaksanakan dengan baik demi mencegah dan meminimalisir terjadinya kasus baru DBD, untuk itu diminta kepada pemerintah setempat dan puskesmas yang ada agar memberikan informasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar mereka dapat ikut berperan aktif dalam melaksanakan program pengendalian tersebut.

Page 82 of 435 | Total Record : 4346