cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA/SISWI DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI SMAN 1 LUBUK BASUNG Kalpana Kartika; Yaslina Yaslina; Diana Diana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15078

Abstract

Pendahuluan Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan 4 lempeng tektonik, lempeng benua Asia, Australia, Samudra Hindia dan pasifik.Wawancara yang dilakukan kepada 5 orang siswa mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui tindakan yang akan dilakukan jika terjadi bencana gempa bumi dan belum menentukan tempat berlindung jika terjadi gempa bumi. Tujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi di SMAN 1 Lubuk Basung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain pendekatan One Group Pre-Post test design, kemudian data di olah dengan menggunakan Uji Paired Test. Sampel 19 orang responden rata-rata kesiapsiagaan siswa sebelum diberikan pendidikan kesehatan 69,89 dengan standar deviasi 7.432 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan 76,95 dengan standar deviasi 9.629. Hasil uji statistik didapatkan P Value 0,000, artinya ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi di SMAN 1 Lubuk Basung. Kesimpulan adanya pengaruh signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi di SMAN 1 Lubuk Basung. Saran bagi peneliti, menambah wawasan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi. Bagi institusi pendidikan, dapat menjadi bahan bacaan dalam ruang lingkup pendidikan. Bagi lahan penelitian, meningkatkan frekuensi promosi  untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
KARAKTERISTIK PELAKU KEKERASAN PADA PEREMPUAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PONTIANAK Siska Rafhina Dewi; Fitri Fujiana; Triyana Harlia Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15079

Abstract

Perempuan merupakan salah satu korban kekerasan yang sering menjadi perhatian dan pemberitaan disetiap tahun tidak hanya bersifat fisik, seperti pemukulan, pembunuhan, penyerangan, pelecehan seksual,  dan  tindak kekerasan fisik lainnya, tetapi juga sikap pelecehan atau  melontarkan kata-kata yang tidak pantas. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah ditetapkan di beberapa   zona   merah mengakibatkan perempuan khawatir terhadap situasi dan durasi pandemi yang berkelanjutan. Perempuan dapat mengalami tindak kekerasan dikarenakan kemajuan teknologi yang semakin pesat teknologi yang seharusnya menjadi media yang bernilai positif, kurangnya perekonomian dalam keluarga, adanya pemakaian narkoba, broken home, serta kurangnya kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama  pandemi Covid-19 di kota pontianak bersifat kuantitatif dengan metode survey dan pendekatan cross sectional dengan teknik snowball sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisa data menggunakan Analisa Univariat Karakteristik responden di kota pontianak dalam penelitian ini adalah berusia 25 tahun, pekerjaan responden terbanyak yakni mahasiswa dan status pernikahan belum menikah. Pendidikan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar berada di jenjang perguruan tinggi kemudian yang berada di jenjang sma. Pekerjaan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sebagai wiraswasta. Suku pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar bersuku melayu. Status pernikahan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sudah menikah. Tindakan responden dalam hal menyikapi kekerasan yang dialami sebagian besar berdiam diri. Terdapat karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama masa pandemi Covid-19 di kota pontianak
GAMBARAN USIA MENARCHE DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEPERAWATAN Shania Ghina Sabila; Fitri Fujiana; Ichsan Budiharto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15081

Abstract

Memasuki masa usia pubertas perempuan akan mengalami menstruasi untuk pertama kalinya yang diketahui sebagai menarche. Usia menarche yang dialami oleh perempuan terjadi dengan usia yang berbeda-beda pada setiap individu. Tidak menutup kemungkinan perempuan bisa mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi. Mahasiswi merupakan salah satu kelompok perempuan yang telah masuk masa usia pubertas dan masa reproduksi. Usia menarche salah satu dari sekian banyak aspek yang mempengaruhi ketidakteraturan dari siklus menstruasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran usia menarche serta siklus dari menstruasi pada mahasiswi keperawatan. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian diambil seluruh mahasiswi jurusan keperawatan Prodi S1 Univeritas Tanjungpura dari angkatan 2018 sampai dengan 2021 total 267 orang. Jumlah sampel sebanyak 160 orang pengambilan dengan teknik consecutive sampling. Variabel penelitian yaitu usia menarche dan siklus menstruasi. Data dikumpulkan melalui google form yang kemudian diolah menggunakan Uji Univariat menentukan distribusi frekuensi pada setiap Variabel. Hasil uji Univariat didapatkan Distribusi Frekuensi pada Mahasiswi keperawatan yang mengalami usia menarche dalam rentang usia menarche normal (74,4%) dan mengalami siklus menstruasi yang normal (82,5%). Gambaran usia menarche dan siklus menstruasi pada mahasiswi keperawatan didapatkan hasil sebagian besar dalam rentang normal yakni rentang usia menarche normal 11 hingga 13 tahun dan siklus 28 sampai 35 hari.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWI UIR SEMESTER 6 JURUSAN KOMUNIKASI Endah Purwani Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15101

Abstract

Siklus menstruasi adalah jumlah antara periode menstruasi yang pertama dengan periode menstruasi berikutnya. Data dari riset kesehatan dasar menunjukan bahwa sebagian besar 68% perempuan di Indonesia yang berusia 10-59 tahun melaporkan menstruasi teratur dan 13,7% mengalami masalah siklus menstruasi yang tidak teratur dalam satu tahun terakhir. Faktor risiko gangguan siklus menstruasi adalah Umur, Indeks Massa Tubuh (IMT), Status Gizi, dan tingkat stres, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi siklus menstruasi dengan perubahan siklus menstruasi pada Mahasiswi UIR Semester 6 Jurusan Komunikasi  . Jenis Penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian analitik cross-sectional  dengan jumlah sampel sebanyak  40 responden. Analisa data dengan uji statistik Chi-Square dan analisa Multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi (RP= 4,7(95% CI 1,1 -20,0);p=0,0015) dan tingkat stres  (RP =2,8 (95%CI 1,6-4,8);p=0,0026) dengan siklus menstruasi. Analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan yang mempengaruhi perubahan siklus menstruasi adalah tingkat stress dan status gizi. Kesimpulan dari penelitian  ini adalah mahasiwi yang memiliki status gizi yang tidak normal  dan mengalami tingkat stres yang tinggi akan mempengaruhi pada perubahan siklus menstruasi aktivitas fisik dengan siklus menstruasi. Diharapkan bagi pihak mahasiswi mahasiswa UIR jurusan Komunikasi semester 8 pekanbaru agar dapat melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur.
PENGARUH BABY MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA METESEH BOJA KENDAL Widya Mariyana; Qomariyah Qomariyah; Desi Soraya; Mudy Oktinungrum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15112

Abstract

Kebutuhan tidur tidak hanya dilihat dari aspek kuantitas saja namun juga kualitasnya. Dengan kualitas tidur yang baik, pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat dicapai secara optimal. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan baby massage. Peneliti melakukan wawancara kepada 6 ibu bayi. Hasil wawancara didapatkan 3/6 (50%) ibu mengatakan bahwa bayinya mudah rewel dan sering terbangun pada malam hari, menangis dan apabila bayinya terbangun sulit untuk memulai tidur kembali. Dari 3/6 (60%) ibu mengatakan anaknya tidur pulas dan tidak pernah rewel pada malam hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 6-12 bulan di Desa Meteseh Boja Kendal. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah bayi usia 6-12 bulan. Sampel penelitian sejumlah 30 bayi usia 6-12 bulan, diambil secara purposive sampling. Variable independent adalah baby massage dan variable dependent adalah kualitas tidur bayi usia 6-12 bulan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating dan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur bayi Usia 6-12 bulan sebelum diberi baby massage sebagian besar cukup yaitu sebesar 13 orang (43,3%) dan kualitas tidur bayi Usia 6-12 bulan sesudah diberi baby massage sebagian besar baik yaitu sebesar 17 orang (56,7%). Uji statistik wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikan p value = 0,001 < (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian yang berarti ada Pengaruh Baby Massage Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 6-12 bulan Di Desa Meteseh Boja Kendal
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRENATAL DEPRESSION: LITERATURE REVIEW Kurnia Fitri Eksanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15116

Abstract

Pada periode kehamilan, wanita mengalami berbagai perubahan fisik maupun psikologis. Wanita yang mengalami suasana hati tertekan, cemas yang berlebihan, insomnia, dan perubahan berat badan selama masa kehamilan memiliki risiko mengalami prenatal depression (depresi pada masa kehamilan). Depresi pada masa kehamilan yang berkepanjangan dapat berlanjut menjadi postpartum depression. Tujuan dari dilakukannya tinjauan literatur ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan prenatal depression. Proses pencarian artikel internasional dan nasional dilakukan menggunakan bantuan beberapa database seperti Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Proses penelusuran dilakukan dengan menggunakan kata kunci “prenatal depression”, “depression during pregnany”, dan “depresi pada masa kehamilan”. Lalu dilakukan telaah lebih dalam hingga didapatkan 10 artikel yang sesuai dan menjawab tujuan dari penelitian ini. Ditemukan berbagai faktor yang berhubungan dengan prenatal depression diantaranya yaitu usia, status pendidikan, status sosial ekonomi, status pernikahan, paritas, Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD), dukungan sosial dari orang terdekat, Health  Locus of Control (HLC), heartburn, riwayat operasi caesar, riwayat pelecehan seksual, kekerasan rumah tangga, ketakutan akan persalinan, konsumsi alkohol, dan adanya pandemi Covid-19. Apabila prenatal depression tidak segera ditangani atau dicegah dapat berlanjut hingga masa postpartum dan berdampak terhadap kenyamanan bayi, kondisi emosional, dan perkembangan anak. Sehingga perlu dilakukan upaya promotif dan preventif melalui skrining kesehatan mental pada saat antenatal care. Bidan bisa memberikan asuhan psikologis sesuai kebutuhan ibu hamil.
PENERAPAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TANJUNG LANGKAT Yolanda Fidorova; Uci Yulan Ningsih; Rida Oktami; Dewi Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15124

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset penting dalam sebuah organisasi. Organisasi dikatakan berhasil jika sumber daya manusia dapat memberikan tenaga, keterampilan, usaha, dan kreativitasnya secara maksimal. Puskesmas sebagai organisasi publik yang bergerak dalam bidang kesehatan dituntut untuk mampu melakukan peningkatan terhadap kinerja pegawainya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai adalah budaya organisasi. Aspek penting dalam budaya organisasi, yaitu inovasi dan pengambilan risiko, perhatian ke arah yang lebih rinci, orientasi pada hasil, orientasi pada orang, orientasi pada tim, keagresifan dan stabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan budaya organisasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa dari aspek budaya organisasi, hanya budaya stabilitas yang tidak berjalan dengan baik. Budaya ini menilai kualitas suatu organisasi dari keterampilan pegawainya. Namun, saat ini jumlah pegawai di Puskesmas Tanjung Langkat masih belum mencukupi, sehingga beberapa bidang ditempatkan oleh pegawai yang tidak sesuai dengan keahlian mereka. Kurangnya sumber daya manusia di Puskesmas Tanjung Langkat menunjukkan budaya stabilitas belum sempurna diterapkan. Maka, diharapkan pihak Puskesmas untuk dapat mengajukan penambahan sumber daya manusia ke pihak terkait agar penempatan di bidang-bidang tersebut dapat disesuaikan dengan keahlian pegawai.
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN KEJADIAN KATARAK PADA PEKERJA DENGAN PAPARAN RADIASI DI LINGKUNGAN KERJA Muhamad Faathir Amri; Danadipa Asmara; Nicolaus Bevan Pramudito; Raffi Syahir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15125

Abstract

Penyakit katarak merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya pengeruhan pada lensa mata akibat pengendapan protein di lensa mata. Menurut WHO, diperkirakan 18 juta orang mengalami kebutaan bilateral yang disebabkan oleh katarak. Pada Indonesia, prevalensi katarak masih sangat tinggi dimana secara nasional diketahui prevalensi penderita katarak pada tahun 2007 di kelompok usia 30 tahun sebanyak 1,8%, padahal proporsi penduduk usia >50 tahun sebesar 1,9% dan menyumbang sebanyak 70%–80% gangguan penglihatan di Indonesia. Salah satu faktor risiko katarak adalah paparan radiasi cahaya sinar UV ke lensa mata. Paparan radiasi cahaya dengan intensitas tinggi juga dapat ditemukan di lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian katarak pada para pekerja dengan paparan radiasi UV di lingkungan kerja. Metode penelitian ini menggunakan literature review yang menggunakan data sekunder dari artikel dan literatur terdahulu dengan topik serupa. Hasil kajian literature review menunjukan bahwa adanya pengaruh tingkat paparan radiasi sinar UV terhadap kejadian penyakit katarak. Tingkat paparan sinar ultraviolet dari matahari dapat menimbulkan reaksi kimia dan fisik pada protein dan sel epitel di lensa mata. Reaksi yang terjadi secara terus menerus ini dapat menimbulkan katarak. Beberapa faktor risiko dari katarak diantaranya adalah pekerja, durasi paparan, usia, dan penggunaan pelindung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang beraktivitas di luar ruangan lebih berisiko terkena katarak daripada pekerja di luar ruangan. 
INTERVENTION STRATEGY IN PARENT-FOCUSED PREVENTION TO CHILDREN SEXUAL ABUSE (CSA) : A LITERATURE REVIEW Annisa Anindita Rahmania; Diva Annisa; Mikha Tiffani; Meita Choppypah; Safarina Kartika Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15131

Abstract

Sexual violence against children is very common, especially in the global arena. Today the whole country is aware of the danger sexual harassment therefore they take it very seriously. One of them is increasing the participation of parents in preventing these problems. Parents are considered capable of being the main gateway for their children to prevent sexual violence against children. Planting a mindset is not only for children, but also for parents is very important. The main problem when sexual violence against children occurs is the long-term impact that can damage their future. The purpose of this research is to see how strong the changes that occur when interventions are carried out for parents and change the community's perspective on sexual violence against children. The research method is a literature study by filtering several articles into 7 selected articles based on the variables studied. By filtering out articles that have parent respondents who have children aged 7-18 years. This study also found that maximum intervention through counseling and counseling can change perspectives, behavior, and increase the prevention of sexual violence in children massively.
FAKTOR RISIKO TERKAIT STRES KERJA DI INDUSTRI KONSTRUKSI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Resty Wulandari; Robiana Modjo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15135

Abstract

Di industri konstruksi, stres kerja merupakan masalah kesehatan yang cukup serius. Stres kerja tidak hanya memberikan dampak negatif pada pekerja, namun juga pada perusahaan tempat mereka bekerja. Stres dapat memberikan efek negatif pada tubuh, mengganggu kerja sistem dalam tubuh, mempengaruhi kondisi mental, menyebabkan unsafe action, penurunan produktivitas, dan penurunan kepuasan kerja. Hal ini menuntut perhatian berbagai pihak untuk mengatasinya. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk melihat secara sistematis kumpulan pengetahuan yang ada tentang faktor risiko terkait stres kerja (stresor) dalam proyek konstruksi. Artikel ini mengulas 18 artikel yang diterbitkan antara tahun 2014-2023. Artikel dipilih dari berbagai jurnal terakreditasi. Hasil penelitian mengidentifikasi 30 stresor di industri konstruksi. 5 penyebab stres teratas adalah "beban kerja berlebih" (7 artikel), "jam kerja panjang" (6 artikel), "konflik pekerjaan-keluarga" (6 artikel), "kompensasi/ penghargaan tidak sesuai" (5 artikel), dan "konflik peran” (5 artikel). Berdasarkan model stres kerja Davidson dan Cooper (1981), 4 dari 5 stresor berasal dari arena kerja dan 1 stresor berasal dari arena rumah. Semua stresor tersebut dapat mempengaruhi munculnya stres secara langsung maupun tidak langsung. Dapat disimpulkan bahwa ada banyak faktor risiko terkait stres kerja di industri konstruksi. Faktor risiko tersebut dapat berasal dari dalam lingkungan kerja maupun dari luar lingkungan kerja. Untuk mengendalikan stres kerja secara efektif dan efisien, diperlukan informasi tentang faktor risiko terkait stres kerja dan kerjasama berbagai pihak.

Page 84 of 435 | Total Record : 4346