cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 69 JAKARTA Mukmin, Nurul; Sastradiharja, EE. Junaedi; susanto, Susanto; Sarnoto, Ahmad Zain
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the impact of internalizing the values of religious moderation on the attitudes, thought patterns and behavior of students at SMK Negeri 69 Jakarta. This is based on the achievements of years of tolerance that internalization efforts are very important for middle level teenagers, they are often unsure and easily influenced by wrong religious ideologies. This research uses a narrative qualitative approach, with the research object being students in grades X-XII for the 2023/2024 academic year. This research data comes from observation, direct interviews in the field, and through documentation study techniques. The findings of this research show 1. Internalization of moderation values through the role of the curriculum; 2. Hidden curriculum by integrating teaching and learning and extracurricular content; and 3. Instilling moderation values through the 5S program (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Students at SMK Negeri 69 Jakarta initially did not have an understanding of the values of religious moderation and low personality, such as attitudes, thought patterns and behavior that were indifferent, selfish and ignorant. However, they have excellent potential to be developed through various educational processes in achieving national education goals in realizing the golden generation of 2045 as role models for moderate students.
PENYAKIT NABI AYUB DALAM AL-QUR’AN MENURUT IBNU KATSIR DAN AL-SAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWI AL-MALIKI AL-HASANI (Studi Perbandingan Tafsîr al-Qurân al-‘Azhîm dan Jala’ al-Afhâm Syarh Aqîdah al-Awâm) Faris, Farhan; Nawawi, Abd Muid; Nurbaiti, Nurbaiti
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research is to analyze the illness of the Prophet Job by comparing the opinions of Ibn Kathir and al-Sayyid Muhammad bin 'Alawi al-Maliki al-Hasani. This research is limited to the interpretation of the Prophet Ayub's illness carried out by Ibnu Kathir in Q.S. al-Anbiyâ'/21: 83 and Q.S. Shâd/38: 41-44, also the opinion of al-Sayyid Muhammad bin 'Alawi al-Maliki al-Hasani in the book Jala' Al-Afhâm Syarh 'Aqîdah al-'Awâm. The type of research used is library research using a comparative study research method between the opinions of Ibn Katsir and al-Sayyid Muhammad bin 'Alawi al-Maliki al-Hasani and supported by other secondary sources such as Tafsîr al-Azhâr and Tafsîr al-Marâgi . It was found in this research that in studying Ibn Kathir's interpretation of the Prophet Ayub's illness in Q.S. al-Anbiyâ'/21: 83 has slight differences with the interpretation of Q.S. Shâd/38: 41. In Q.S. al-Anbiyâ'/21: 83, as a result of the skin disease experienced by the Prophet Job, the flesh of the Prophet Job fell off until nothing remained except his nerves and bones. Then the Prophet Job's illness became very serious, namely the disease that befell him was leprosy which affected his entire body, so that not a single part of his body was safe from this disease, except for his heart and tongue which always recited the remembrance of Allah SWT. In Q.S. Shâd/38: 41, Ibn Kathir even exaggerated in describing the disease that affected the entire body of the Prophet Job so that not a single pore of his body was safe from the disease except only his heart. Meanwhile, al-Sayyid Muhammad bin 'Alawi al-Maliki al-Hasani in the book Jala' al-Afhâm Syarh Aqîdah al-Awwâm comments that the Prophet and Apostle only had mild skin ailments. Al-Maragi indicated that the skin diseases suffered such as eczema, itching, and the like were not contagious and could be cured with artesian water or sulfur water
HUKUMAN MATI DALAM TAFSÎR AL-MISHBÂH Almasyah, Almasyah; Nawawi, Abd Muid
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bahwa hukuman mati dalam tafsir al-Qur’an adalah hukuman yang berkaitan dengan tiga jenis sanksi hukum yang berbeda, yaitu qishâsh, hudûd, dan ta'zir. Namun, al-Qur'an mengatur penerapan hukuman mati hanya untuk kasus-kasus tertentu, hukuman mati berlaku dalam kasus pembunuhan berencana (al-qatl al-‘amd), di mana seseorang dengan sengaja mengambil nyawa orang lain. Selain itu, hukuman mati juga diberlakukan dalam kasus perzinahan yang dilakukan oleh pihak yang sudah menikah (az-zina al-muhshan). hukuman mati juga dapat diberlakukan dalam kasus pemberontakan atau makar (bughat), yang mengancam stabilitas dan keamanan negara. dan kemurtadan, yaitu ketika seseorang keluar dari agama Islam karena menghina atau mempermainkan agama (ar-riddah). Menurut Muhammad Quraish Shihab, Sayyid Qutb, Wahbah Al-Zuḥaili, Sya’rawi, Abû Hanîfah dan Qurthubî dengan membunuh si terpidana sampai mati, maka setiap orang yang merencanakan pembunuhan akan berpikir seribu kali. Sebab yang paling berharga bagi manusia adalah hidupnya, dan yang paling ditakutinya adalah kematian. Sebaliknya jika tidak ada hukuman mati terhadap si pembunuh, maka tangannya akan semakin ringan untuk menganiaya dan membunuh. Sementara pendapat Negara mengemukakan bahwa hukuman mati bertentangan dengan pasal 281 Ayat (4) UUD 1945 “Perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab Negara terutama pemerintahan”. Sudah menjadi pengetahuan di kalangan para ahli hukum bahwa Criminal Justice System is not infallible. Sistem peradilan pidana tidaklah sempurna. Peradilan pidana dapat saja keliru dalam menghukum orang-orang yang tidak bersalah. Polisi, jaksa penuntut hukum maupun hakim adalah juga manusia yang bisa saja keliru ketika menjalankan tugasnya. Berkaitan dengan hukuman mati bersifat irreversibel. Orang di eksekusi mati tidak dapat dihidupkan lagi walaupun di kemudian hari diketahui bahwa yang bersangkutan tidak bersalah. Dengan demikian, al-Qur'an mengatur hukuman mati sebagai sanksi hukum yang ketat dan terbatas, yang hanya diterapkan dalam kasus-kasus yang serius dan merusak masyarakat atau agama Islam
ISU SOSIAL DAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN Soares, Inacio Antonio
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information systems and information technology (IS/IT) has brought about significant changes in the world of education. IS/IT enables educational institutions to adapt to modern demands, accelerate administrative processes, and enrich learning methods through digital technology. However, behind this extraordinary progress, there are social and ethical challenges that should not be ignored. This study aims to explore various social and ethical issues related to the use of IS/IT in education, including data privacy, information security, inequality in digital access, and responsible technology use. The method used in this research is a literature review with a descriptive-qualitative approach. The results of the study indicate that the application of information technology in education must be accompanied by a deep understanding of social and ethical aspects so that the technology can provide maximum benefits without causing negative impacts
APLIKASI TELEKOMUNISASI DAN JARINGAN NETWORK Putra, Satria Romansyah Rahmad
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan dan implementasi terkini aplikasi telekomunikasi dalam konteks jaringan network modern. Era modern ditandai oleh pergeseran paradigma komunikasi yang fundamental, di mana aplikasi telekomunikasi dan jaringan network telah menjadi tulang punggung kehidupan sehari-hari. Transformasi digital secara global telah mengubah cara kita bekerja, belajar, bersosialisasi, dan berinteraksi. Inovasi dalam arsitektur jaringan, seperti 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan komputasi
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SISTEM INORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN Rosidi, Moh
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planning and designing an educational management information system (SIM) is a critical foundation in building an effective and efficient system in an academic environment. The first step that determines the success of this system lies in the ability to identify goals and objectives in a clear and measurable manner. Poorly defined objectives will result in a system that is irrelevant to the needs of the institution. Therefore, this identification process becomes a strategic point and guides technical, organizational aspects as well as support for managerial and operational decisions. The process of identifying SIM objectives requires the involvement of all stakeholders, ranging from institutional leaders, lecturers, administrative staff, to students. Top-down and bottom-up identification will result in a system that not only fits the organizational structure, but is also adaptive to policy changes and technological developments
PENGENALAN SISTEM INFORMASI (E-LEARNING, E-EDUCATION, & E-BUSINESS) Sholeh, Muhammad
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan berkomunikasi tukar informasi sehingga tempat, waktu dan jarak tidak lagi menjadi kendala. Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesat tak lepas dari perkembangan teknik komputer. Kemajuan bidang komputer dan teknologi informasi ini juga memberikan dampak positif pada bidang pendidikan. Aplikasi bidang teknologi komputer dan teknologi informatika yang paling berpengaruh pada bidang pendidikan adalah pemakaian jaringan komputer dan internet. Dengan internet layanan informasi pada sasaran didik tidak terbatas ruang, tempat waktu dan jarak. Melalui internet layanan informasi dapat diberikan sebagai sumber belajar, media belajar yang dapat dipelajari sesuai dengan kecepatan belajar peserta didik. Media belajar tidak terbatas pada huruf dan gambar melainkan dapat dikombinasikan dengan grafik, animasi, video, audio secara bersama-sama sehingga media ini lebih dikenal dengan istilah multimedia. Pengaruh positip pemanfaatan internet untuk pendidikan dalam membangun SDM dunia pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan aplikasi IPTEK. Aplikasi meliputi dunia industri agar lulusan mampu memenuhi tuntutan kompetensi dunia kerja
DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sari, Windy Dian
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines verses of the Qur'an on the diagnosis of student learning difficulties. Learning difficulties or problems can be known based on symptoms manifested in various forms of behavior, both cognitively, affectively, and psychomotorly. This paper uses a descriptive qualitative approach. The results showed that the diagnosis of the Qur'ani can be done through three stages, namely understanding students who have disorders, localizing learning difficulties, and detecting learning difficulties in depth while providing appropriate alternative solutions. The solution given to students who have learning difficulties is to perform stages according to student needs

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue