cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
RUH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN MENURUT PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH Rasyid, Abd; Mukhammad, Mukhammad; Muttaqin, Sufyan; Mutahara, Mutahara
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada argumentasi Al-Qur’an dalam mengungkapkan konsep ruh, diantara teks-Al-Qur’an sebagai landasan konsep tersebut diantaranya adalah QS. AL-Isra’: 85. Dalam penelitian ini juga membahsa tentang ruh di dalam Al- Qur’an dan juga berbagai masalah seputar ruh dalam pandangan Quraish shihab melalui kitab tafsirnya yang berjudul tafsir al- Misbah. Didalam Al-Qur’an kata ruh itu sendiri sering kali di ulang- ulang dalam ayat dan surat yang berbeda, dan juga dalam konteks yang berbeda, sehingga makna kata ruh itu mempunyai perbedaan arti sesuai dengan konteks ayat tersebut, pada satu ayar ruh itu diartikan sebagai dzat atau sesuatu yang menyebabkan adanya kehidupan, dan diayat lain terkadang diartikan sebagai malaikan jibril a.s yang pembawa wahyu dan sebagai perantara Allah Swt dalam menyampaikan berbagai hal yang Allah Swt perintahkan kea lam dunia , dan pada yat yang lain kata ruh juga dapat diartikan sebagai wahyu atau Al-Qur’an dan beberapa makna lainnya. Pembahasan lainnya mengenai ayat-ayat tentanng ruh seperti perbedaan makna kata ruh dan kata nafs, permasalahan mengenai eksistensi ruh, dan macam- macam permasalahan lainnya mengenai ruh yang perlu untuk didiskusikan dan dikaji kembali dalam satu kajian khusus. Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa menurut Quraish Shihab mengenai ruh adalah sedikit dari banyak, ruh mempunyai wilayah dalam wujud ini,mempunyai kekhususan dan ciri-ciri serta dampak di alam raya ini yang sungguh indah dan mengagumkan, tetapi ada tirai yang mengha langi kamu mengetahuinya
PENANGGULANGAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Komparatif Penafsiran Al-Qurthuby dan M. Quraish Shihab)PENANGGULANGAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Komparatif Penafsiran Al-Qurthuby dan M. Quraish Shihab Azzahra, Aisyah Nafisa
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga perspektif Al-Qur’an, yang diimplementasikan dengan metode komparatif (Muqâran) yaitu pendekatan komparasi antara penafsiran Al-Qurthuby dan M. Quraish Shihab. Penelitian ini menyimpulkan hasil analisis dari langkah-langkah teori yang diaplikasikan, bahwa Islam tidak melegalkan kekerasan dalam rumah tangga. Kembali kepada Al-Qur’an dan Sunah untuk menanggulangi semua permasalahan. Temuan menarik dalam penulisan ini dapat penulis temukan persoalan nusyȗz selalu dibahas dalam setiap periode yaitu klasik, pertengahan dan modern, yang membuktikan bahwa nusyȗz tidak hanya merujuk pada istri saja, tetapi bisa juga merujuk pada suami. Lebih jauh lagi, memang ada perbedaan cara penanggulangan nusyȗz suami dan nusyȗz istri, namun hal ini tidak bisa dianggap tidak adil, karena berbeda bukan berarti tidak adil. Perbedaan di sini berkaitan dengan perbedaan kewajiban antara suami dan istri dalam keluarga. Penelitian ini bersifat kajian pustaka (library research) yang dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dengan cara mencari dan menelaah data kualitatif yang sesuai dengan tema dari sumber primer dan sumber sekunder. Data primer yang digunakan adalah Tafsir Al-Jâmi’ li Ahkâm Al-Qurân dan Tafsir Al-Mishbâh. Adapun fokus penelitian ini adalah penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga, khususnya cara penanggulangan nusyȗz suami dan nusyȗz istri
KONSEP SILATURAHIM (RELEVANSI ERA DIGITAL) PANDANGAN TAFSIR AL-MISBAH Muttaqin, Sufyan; Indramaya, Selpi; Fatkhurroji, Fatkhurroji; Karnila, Karnila
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Konsep Silaturahim dalam Al-Qur'an yakni dalam Pandangan Al-Quran dan Hadits sebagai sumber ajaran islam, silaturahim memiliki kedudukan yang sangat penting. Al-Qur'an menggambarkan bahwa silaturahim merupakan salah satu bentuk pelaksanaan ibadah seorang hamba kepada Rabb-Nya. Dan hadits melukiskan bahwa orang yang senantiasa silaturahim akan dipanjangkan umurnya serta diperluas rezkinya. Selain itu Al-Qur'an juga secara tegas mengutuk perbuatan dari orang-orang yang memutuskan hubungan silaturahim tidak akan masuk surga, amalnya tidak akan diterima, serta masih banyak ancaman yang lainnya. Oleh karena itu sebagai muslim, kita harus senantiasa memelihara hubungan silaturahim demi keselamatan dunia akhirat
ANALISIS KATA YA BUNAYYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Metode Maudhu’i Tafsir Al-Maraghi) Rasyid, Abd; Rahman, Mahadi; Amanuddin, Muhammad; Qotrunnada, Elmira
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk bagaimana penafsiran kata “ya bunayya” dalam Al-Qur’an menurut Ahmad Musthofa a-Maraghi. Dalam hal ini kata “ya bunayya” memiliki pesan yang tersirat yaitu tentang seorang ayah yang menunjukkan bentuk kasih sayang terhadap anaknya. Seorang ayah sejatinya bertanggung jawab penuh akan segala persoalan yang ada di dalam keluarga, namun kini banyak ayah yang hanya memfokuskan kewajibanya untuk persoalan perekonomian saja tanpa melihat persoalan pendidikan anak.Hasil penelitian kata “ya bunayya” adalah satuan kata dari munada yang didahulukan dengan huruf nida. Munada kata tersebut yaitu bunayya dan ya sebagai huruf nida. Dalam hal ini bunayya adalah bentuk tasghir dari kata ibni. Bentuk kata ini digunakan untuk mengambarkan kasih sayang, dan biasanya kasih sayang dicurahkan kepada anak. kata ibn yang seakar kata dengan bana (membangun) menganjurkan bagi orang tua untuk membangun karakter anak. Jenis penelitian ini adalah Library Research, yaitu usaha untuk memperoleh data dalam kepustakaan. Adapun penelitian ini deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data-data lalu dianalisa. Data tersebut meliputi primer berupa Al-Qur’an dan tafsir al-Maraghi sekaligus subjek dari peneliti, data sekunder berupa beberapa tafsir lainnya. Kata “ya bunayya” terdapat 6 tempat dalam 4 surat yaitu: Qs. Hud/11:42, Qs. Yusuf/12:5, Qs. Ash-Shaffat/37:102, dan Qs. Luqman/31:13-17
AL-‘ADL DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF AHMAD MUSTOFA AL MARAGHI Muhith, Muhith; Santi, Nurvia; Munawir, Munawir; Kusdiana, Indra
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis konsep keadilan yang dipaparkan dalam tafsir Al Maraghi. Penelitian ini berjenis penelitian pustaka (library research) yaitu suatu studi yang mempelajari seluruh referensi dan hasil penelitian yang ada pada sebelumnya yang berkaitan dan berguna untuk mendapatkan landasan teori mengenai suatu permasalahan yang akan diteliti. Sedangkan pendekatan yang digunakan penulis dalam skripsi ini yaitu pendekatan kualitatif. Adapun sumber primer penelitian ini adalah kitab tafsir AL Maraghi dan adapun sumber sekundernya antara lain berupa buku, jurnal, dan data-data kepustakaan yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan data primer. Analisis data dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik deskriptif yaitu menyiapkan data dan menganalisis sebuah data secara sistematis sehingga data tersebut lebih mudah dipahami dan disimpulkan. Adapun hasil dari penelitian skripsi ini yaitu di dalam keenam ayat penafsiran yang dilakukan oleh Al Maraghi ini beliau menjelaskan bahwa keadilan memiliki makna mewujudkan kesamaan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Kemudian ketika seseorang memutuskan suatu hukum dan dalam memberikan kesaksian maka harus dilakukan dengan adil, jujur, tidak berat sebelah dengan tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lain, sekalipun itu terhadap diri sendiri, keluarga, kerabat, orang kaya, orang miskin atau kepada musuh sekalipun, dan berpedoman pada Al-Qur’an, serta tidak menuruti hawa nafsunya dalam melaksanakan segala macam persoalan. Perintah berlaku adil tersebut bertujuan untuk mewujudkan kehidupan yang aman, tentram, dan terhindar dari permusuhan, karena hakikatnya Allah SWT menetapkan keadilan yaitu sebagai landasan utama dalam kehidupan masyarakat untuk semua manusia disegala zaman
KONSEP DZIKIR DALAM AL-QUR’AN SURAT AL- AHZAB AYAT : 41-42 (STUDI TAFSIR AL-MISHBAH) Zufriyatun, Zufriyatun; Baharuddin, Raja; Mukhammad, Mukhammad; Mahmud, Mahmud
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis Dzikir di dalam Al-Qur'an sangat banyak dibicarakan. la terkait dengan ilmu pengetahuan dan mengingat serta beribadah kepada sang Maha Berkuasa Allah SWT. Di Sini penulis membahas konsep tentang dzikir menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini kualitatif menghasilkan data yang disajikan secara deskriptif, adapun data-data dikumpulkan lalu di anlisa isinya. Data tersebut meliputi data primer berupa AL-Quran sekaligus sebagai subjek dari penelitian dan data skunder berupa hadits. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan ilmu tafsir. Penelitian ini tergolong library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran M. Quraish Shihab tentang konsep dzikir dalam al-Qur’an tidak terlepas dari metode tafsir yang ia gunakan, yaitu metode tafsir maudu‘i (tematik). Dengan metode tersebut, M. Quraish Shihab, pertama-tama menetapkan masalah topik dzikir dan menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan dzikir. Setelah itu M. Quraish Shihab menyusun runtutan ayat sesuai dengan masa turunnya, disertai pengetahuan tentang asbab al-nuzulnya. Dengan tahapan ini M. Quraish Shihab merumuskan pendapatnya tentang konsep dzikir dalam al-Qur’an terkait dengan ayat-ayat yang berkaitan tentang dzikir, hal ini disimpulkan melalui penelusuran asbab al-nuzul surat dan ayat- ayat lain yang membahas tentang dzikir dengan menjelaskan munasabah-nya. Implikasi dari penelitian ini adalah agar supaya meningkatkan spritualitas Islam melalui memperbanyak mengingat Allah swt. sehingga membentuk kepribadian yang seimbang antara nilai ukhrawi dan duniawi.
IMPLEMENTASI METODE STEAMMI DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PESERTA DIDIK DI TK AL-HAMIDIYAH DEPOK JAWA BARAT Yuliyanti, Yuliyanti; Siskandar, Siskandar; Shunhaji, Akhmad; Sarnoto, Ahmad Zain
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode STEAMMI di TK Al-Hamidiyah Depok Jawa Barat dan untuk menemukan pengembangan potensi peserta didik di TK Al-Hamidiyah Depok Jawa Barat. Hal ini didasari bahwa potensi setiap peserta didik dapat berkembang secara maksimal dalam proses pembelajaran, sangat penting bagi pendidik untuk memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai. Metode yang efektif adalah yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik, tapi juga mampu mengakomodasi dan memfasilitasi pertumbuhan berbagai potensi lainnya yang dimiliki siswa, seperti minat, bakat, kemampuan kreatif, dan aspek kepribadian. Hal ini berarti pendekatan dalam pembelajaran harus dirancang untuk mengaktifkan partisipasi siswa secara penuh, serta memperhatikan dan menghargai keunikan potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu. Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi dan menganalisis implementasi metode STEAMMI di TK Al-Hamidiyah Depok, Jawa Barat. Hasilnya menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan metode STEAMMI dengan baik, termasuk dalam mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, Montessori dan Islamic dalam kurikulum dan pembelajaran sehari-hari. Keberhasilan implementasi metode STEAMMI ini didukung oleh komitmen Kepala Sekolah, guru dan staf sekolah, dukungan dari orangtua peserta didik, serta pemilihan materi pembelajaran yang relevan dan menarik. Serta sarana dan fasilitas penunjang yang mendukung implementasi metode STEAMMI. Pendidik di TK Al Hamidiyah telah mengadaptasi metode STEAMMI dengan baik dalam pembelajaran sehari-hari
EKSISTENSI WANITA KARIER PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Pendekatan Gender Riffat Hasan) Hawa, Siti; Lubis, Zakaria Husin; Darmawan, Kasis
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the existence of career women in the Qur'an using Riffat Hasan's gender approach resulted the conclusion that the existence of career women is not determined by gender, but by their potential and quality for great achievements. Basically, the Qur’an does not regulate women's and men's work areas in a standard way. Islam leaves certain areas to be regulated by human reason based on demands that are always developing. There is no prohibition in the Qur'an for women to have a career, on the contrary, it opens up the widest possible opportunities for women and men to work together in realizing benefits in various aspects of life. The Qur'an does not differentiate between work or righteous deeds carried out by men and women. Both are equally appreciated. In fact, Allah SWT stated that whoever does good deeds, both men and women in a state of faith, will get a good and quality life. This research is included in qualitative research and library research. The analytical method used in this research is the thematic method (maudhu'i) and Riffat Hasan's gender approach
OPTIMALISASI KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DAN PENDIDIK DALAM PENINGKATAN PELAYANAN DAN KEPUASAAN MAHASISWA PERSPEKTIF AL-QUR’AN) Rayhaana, Ayna; Shunhaji, Akhmad; Zuhri , Saifudin
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses service, both from the academic service aspect, as well as the administrative service aspect of higher education teaching staff with a Qur'anic approach aimed at increasing student satisfaction. This paper uses the method Library Research sourced from the results of studies of various relevant library materials, in the form of books, journals, articles and so on related to the focus of the problem above. In improving administrative services, employees must be professional and apply optimization efforts in providing products and services as guided by the Qur'an. Academic services need to optimize lecturer competencies, namely Pedagogical, Personality, Professional, Social competencies with a Qur'anic approach, then the quality of service will have implications for increasing student satisfaction, it is hoped that this will give rise to loyalty which will provide benefits for universities
MAKNA AHL AL-KITÂB DALAM PRESPEKTIF AL-QUR'AN (STUDI KOMPARATIF ATAS TAFSÎR AL-MANÂR DAN TAFSÎR AL-MISHBÂH̲) Muflihun, Muflihun; Nurdin, Ali; Lubis, Zakaria Husin
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjelasan mengenai Ahl al-Kitâb telah banyak dibahas dalam berbagai literatur keislaman terutama di dalam kitab-kitab tafsir. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pemahaman ulama mengenai cakupan Ahl al-Kitâb kitab mulai mengalami perubahan para ulama sepakat bahwa mereka adalah Yahudi dan Nasrani. Namun mereka berbeda dalam hal cakupan makna Ahl al-Kitâb, sebagian mengatakan Ahl al-Kitâb adalah Yahudi dan Nasrani keturunan Bani Israil saja, sementara yang lain mengatakan bahwa Ahl al-Kitâb adalah Yahudi dan Nasrani kapan pun dan di manapun mereka berada. Pembahasan ini akan diteliti menggunakan metode maudhu’i, berupa riset kepustakaan, dengan analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan pengungkapan kata Ahl al-Kitâb dalam al-Qur'an sebanyak 11 bentuk,. Mengenai makna Ahl al-Kitâb, Rasyid Ridha sepakat dengan jumhur ulama, hanya saja pendapatnya tentang cakupan Ahl al-Kitâb lebih luas dari ulama sebelumnya. Dalam Tafsir al-Manar, cakupan Ahl al-Kitâb tidak hanya sebatas Yahudi dan Nasrani, tetapi juga mencakup agama-agama lain seperti Majusi, Shabi'in, penyembah berhala di India, Cina dan siapa saja yang serupa dengan mereka. Menurutnya, semua agama tersebut bisa dimasukkan dalam cakupan ahli kitab karena pada awalnya semua agama menganut tauhid. Sedangkan Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah memahami makna Ahl al-Kitâb adalah semua penganut agama Yahudi dan nasrani dimanapun, kapanpun dan dari keturunan siapapun. Dia memahami makna seperti itu karena berdasarkan al Quran yang hanya terbatas pada dua golongan saja yaitu Yahudi dan Nasrani

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue