cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2020)" : 15 Documents clear
Hubungan Komunikasi Petugas Kesehatan dengan Perilaku Ibu Hamil dalam Mencegah Anemia di Puskesmas Tanjonge Soppeng Nursyamsi; Yusriani; Andi Asrina
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.66

Abstract

Menurut World Health Organization anemia merupakan suatu kondisi dimana sel darah merah berkurang sehingga kapasitas pengangkutan oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Mengingat situasi sekarang ini karna adanya pendemi yang membuat ibu hamil merasa takut dan membatasi diri untuk memeriksakan diri kepetugas kesehatan sehingga pada saat kunjungan ada beberapa hari tertentu yang menyebabkan kunjungan pemerikasan (ANC). Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi petugas kesehatan dengan perilaku ibu hamil dalam mencegah anemia di Puskesmas Tanjonge. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden dan dilaksanakan di Puskesmas Tanjonge. Metode analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi dengan uji kolerasi chi square. Komunikasi tidak efektif disebabkan karena kurangnya syarat komunikasi agar menjadi efektif seperti beberapa pertanyaan terkait channel (saluran media yang digunakan), capability of audience (pertanyaan terkait sejauh mana kempuan ibu hamil setelah informasi telah diberikan) yang masih kurang. Pengetahuan dilihat dari sampai dimana ibu hamil mampu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi/menilai, dan mencipta. Dari hasil observasi beberapa jawaban pertanyaan ibu hamil tentang kamampuan terkait ranah kognitif sebagai pengetahuan cukup masih didapati kurang karena kemampuan dalam mengingat informasi terkait masalah makanan penghambat penyerapan zat besi, faktor penyebab anemia serta jenis sumber makanan zat besi masih kurang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara komunikasi petugas kesehatan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah anemia.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku tentang Penatalaksanaan Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Jumirna; Nur Ulmy Mahmud; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.67

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu diantara penyakit tidak menular yang masih menjadi permasalahan di Indonesia. DM terjadi ketika adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah atau yang disebut hiperglikemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku tentang penatalaksanaan DM pada pasien DM di Wilayah Kerja Puskesmas Antang. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan jumlah populasi 446, Tekhnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 45 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan penatalaksanaan pasien DM di Puskesmas Antang dari total 45 responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki pengetahuan baik sebanyak 20 responden (66,7%), berdasarkan perilaku edukasi DM yaitu responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki perilaku edukasi DM baik sebanyak 14 responden (60,9%), berdasarkan perilaku diet responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki perilaku diet yang baik sebanyak 19 responden (65,5%), berdasarkan perilaku exercise responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki perilaku exercise kurang sebanyak 20 responden (58,8%), berdasarkan perilaku kepatuhan obat responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki perilaku kepatuhan obat kurang sebanyak 26 responden (59,1%), berdasarkan perilaku pemeriksaan kadar gula darah semua melakukan pemeriksaan kadar gula darah dengan kategori baik, berdasarkan perilaku perawatan kaki responden dengan kategori kadar glukosa tinggi mayoritas memiliki perilaku kesehatan kaki yang baik sebanyak 20 responden (64,5%). Disarankan kepada masyarakat yang ada di Wilayah kerjaPuskesmas Antang untuk terus menambah pengetahuan tentang penatalaksanaan penyakit DM.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Risiko Tinggi dalam Mencegah Kematian Ibu Berdasarkan Tingkatan Komunikasi Interpersonal Musdalifa; Yusriani; Nukman
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.71

Abstract

Menurut laporan WHO (World Health Organization) tahun 2014 Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu 289.000 jiwa. Penyebab kematian ibu terbanyak masih di dominasi perdarahan (30,3%), disusul hipertensi dalam kehamilan (27,1%), infeksi (7%). Penyabab lain-lain 45% cukup besar termasuk didalamnya penyebab penyakit non-obstertik. Berdasarkan data dari puskesmas Lasusua memperlihatkan jumlah ibu hamil sebanyak 700 orang dan yang termasuk ibu hamil risiko tinggi sebanyak 140 orang. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkatan komunikasi interpersonal dengan perilaku ibu hamil risiko tinggi dalam mencegah kematian ibu di Puskesmas Lasusua pada tahun 2020. Dalam penelitian ini populasi berjumlah 140 orang dengan menggunakan besar sampel penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan analisis datamenggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara komunikasi interpersional dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,001. Tidak ada hubungan antara komunikasi interpersional dengan sikap ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,976. Diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti tingkatan komunikasi kesehatan yang efektif yang mempengaruhi penyakit yang berhubungan dengan ibu hamil. Dan diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan komunikasi interpersonal lebih efektif dengan ibu hamil risiko tinggi.
Analisis Faktor Predisposising Terhadap Kualitas Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Luthfiyyah Ulfa Sari Azikin; A. Muh. Multazam; Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.74

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum dan kesejahteraan dan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kesenjangan antara kunjungan yang semakin menurun dengan prevalensi karies gigi yang meningkat di dua tahun terakhir di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate Makassar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Presdisposing, Terhadap Kualitas Kesehatan Gigi Dan Mulut Melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate Makassar 2020. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional study dan analisis regresi linier. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke poliklinik gigi Puskesmas Tamalate Makassar sebanyak 78 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Hasil penelitian berdasarkan Faktor predisposisi dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan yang diteliti untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terhadap kualitas kesehatan gigi dan mulut melalui pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi di Poliklinik Gigi Puskesmas Tamalate diperoleh bahwa seluruh indikator/variabel yang diteliti memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai P = 0.000 dimana p< 0.05. Kesimpulan: Pemanfaatan pelayanan kesehatan menjadi suatu permintaan bagi konsumen berdasarkan kebutuhan dari rasa sakit, ketidak-nyamanan maupun keinginan untuk pencegahan akan suatu penyakit. Pemanfaatan pelayanan kesehatan tentunya akan berdampak pada biaya pelayanan kesehatan, sumber dana biaya kesehatan serta akses ke fasilitas kesehatan. Disarankan perlu ada jaminan kesehatan yang disediakan oleh pihak swasta maupun perhatian pemerintah sektor kesehatan gigi dan mulut agar masyarakat menjadi lebih sadar akan kesehatan, hal tersebut dapat memberi dampak pada pemanfaatan pelayanan kesehatan.
Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Senam Lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Liskha Ayuningrum; Haeruddin; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.75

Abstract

Senam lansia adalah salah satu dari program lanjut usia yang dapat dipilih lansia sebagai aktivitas fisik. Efektifitas pelaksanaan senam lansia ditentukan oleh bagaimana lanjut usia berpartisipasi di dalamnya dan bagaimana keluarga memberi dukungan kepada lansia berupa sikap kepedulian, perhatian, serta bantuan baik secara informasional maupun instrumental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian diambil dengan cara total sampling sebanyak 31 sampel. Metode analisis data menggunakan uji univariat, uji bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan keluarga yang cukup, terdapat 11 responden (35,5%) yang patuh, 1 responden (3,2%) yang tidak patuh. Pada tingkat dukungan keluarga yang kurang, terdapat 6 responden (19,4%) yang patuh, 13 responden (41,9%) yang tidak patuh. Nilai p=0,000 (p < α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kepatuhan senam lansia. Berdasarkan distribusi lansia ditinjau dari dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan senam lansia bahwa semakin baik dukungan keluarga maka semakin baik tingkat kepatuhan dalam melakukan senam lansia di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan judul yang sama dan menambah variabelnya dikarenakan penelitian dilaksanakan pada masa pendemi COVID-19 sehingga masih banyak keterbatasan di dalam penelitian ini.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020 Ananda Ainun Djariah; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.76

Abstract

Berdasarkan hasil pengambilan data awal kasus insiden keselamatan pasien yang didapatkan di RSUD Kota Makassar tahun 2019 bahwa kasus insiden keselamatan pasien mulai bulan April-Desember 2019 menunjukkan 1 kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), 22 kasus Kejadian Tidak Cedera (KTC), 1 kasus Kejadian Potensial Cedera (KPC), 11 kasus Kejadian Nyaris Cedera (KNC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi kerja perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Kota Makassar tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 97 responden diambil dengan cara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuosioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0.05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk pengetahuan perawat p=0.867, sikap perawat p=0.197, motivasi p=1.000 dengan pelaksanaan keselamatan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Kerja Perawat dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020.
Kerupuk Singkong Ebi Biji Labu Kuning terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Soppeng Hernianti; Andi Nurlinda; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.77

Abstract

Pola tidur yang baik dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas tidur itu sendiri. Gangguan tidur yang paling sering dialami oleh mahasiswa seperti insomnia, narkolepsi, hipersomnia, dan obstruktif henti nafas saat tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kebugaran dan kualitas tidur pada mahasiswa Soppeng dengan menyamakan sampel agar homogen dengan kriteria inklusi dan eksklusi lalu menggunakan random dalam penempatan kelompok. Sampel ditarik dari populasi dengan cara mengambil mahasiswa yang memiliki karakteristik yang sesuai karakteristik inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh sampel berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini menggunakan Experiment Research dengan rancangan penelitian eksperimen murni (True Experimental). Metode analisis data menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat kolerasi uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pre-test kategori baik sebanyak 5 mahasiswa (33%), kategori buruk sebanyak 10 mahasiswa (67%), sedangkan pada tahap post-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 9 mahasiswa (60%), kategori buruk sebanyak 6 mahasiswa (40%). Pada kelompok kontrol pada tahap pre-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 3 mahasiswa (20%), kategori buruk sebanyak 12 mahasiswa (80%), sedangkan pada tahap post-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 5 orang (33%) dan kategori buruk 10 mahasiswa (67%). Nilai p value <0.05 = 0.024 menunjukkan H0 diterima dan Ha ditolak, artinya pemberian kerupuk singkong ebi biji labu kuning berpengaruh terhadap kualitas tidur pada mahasiswa Soppeng.
Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS Warga Binaan Arafah; Fatmah Afrianty Gobel; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.84

Abstract

Lapas dan Rutan menjadi tempat yang berisiko tinggi menjadi sarana penularan HIV/AIDS, masa tahanan yang lama menjadi pemicu terjadinya seks menyimpang dimana selama masa tahanan kebutuhan biologis tidak terpenuhi dan faktor risiko lain seperti berbagi pisau cukur, penggunaan jarum suntik bergantian, dan praktik tato. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media audio visual dalam menyampaikan eduakasi dapat berpengaruh terhadap perilaku pencegahan risiko penularan HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi eksperimental dengan bentuk pre-test dan post-test dengan control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Pinrang, dengan jumlah sampel sebesar 58 responden. Hasil penelitian ditemukan ada pengaruh peningkatan pengetahuan, yaitu p= 0,000 (<0,05) dan sikap responden, yaitu p= 0,016 (<0,05) setelah diberikan edukasi berupa video. Sementara pada tindakan responden tidak memiliki pengaruh. Pada kelompok kontrol ditemukan ada pengaruh dan peningkatan pada pengetahuan, yaitu p= 0,000 (<0,05), sikap yaitu p= 0,002 (<0,05) dan tindakan p= 0,001 (<0,05) setelah diberikan edukasi berupa leaflet. Disarankan untuk warga binaan agar menghindari hal-hal yang berisiko tertular HIV/AIDS.
Faktor yang Berhubungan dengan Stigma Ibu Rumah Tangga Terhadap Pengidap HIV/AIDS Nur Ikhwani; Fatmah Afrianty Gobel; Arman; Nurlaila Tussaadah
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.85

Abstract

Salah satu hambatan dari usaha pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS adalah munculnya stigma dan diskriminasi yang diberikan masyarakat kepada pengidap HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma ibu rumah tangga pada ODHA di RW 4 Kelurahan Banyorang Kecamatan Tompobulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 75 ibu rumah tangga dengan menggunakan rumus slovin diperoleh menjadi 63 sampel dengan teknik sampling dengan cara non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel persepsi dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA (p-value = 0.013). Sedangkan variabel pengetahuan, pendidikan, dan umur tidak berhubungan dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di atas nilai α=0.05. Hasil uji statistik antara hubungan ketiga variabel tersebut dengan stigma ibu rumah tangga terhadap ODHA adalah pengetahuan (p-value = 1.000), pendidikan (p-value =1.000), dan umur (p-value = 0.786). Melihat masih tingginya stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap pengidap HIV/AIDS maka disarankan agar memberikan informasi yang akurat dan memperbanyak penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS secara merata kepada masyarakat supaya tidak lagi memunculkan stigma kepada para pengidap HIV/AIDS sehingga pengobatan dan perawatan dapat terlaksana secara menyeluruh.
Gambaran Karakteristik Penggunaan Krim Pemutih pada Ibu Hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar Besse Rafiqah Andi Wajuanna; Arman; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.86

Abstract

Angka kejadian efek samping kosmetik cukup tinggi di Indonesia, terbukti selalu dijumpainya kasus efek samping penggunaan kosmetik. Ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar mayoritas masih menggunakan krim pemutih pada masa kehamilan yang diketahui dapat menimbulkan efek, baik jangka pendek maupun jangka panjang bagi ibu hamil sendiri bahkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik penggunaan krim pemutih pada ibu hamil. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah ibu hamil pengguna krim pemutih dengan usia kandungan trimester 3 di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar, dengan total sampel sebanyak 40 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan, umur ibu hamil pengguna krim pemutih mayoritas berumur 24-25 tahun sebanyak 25%, usia kandungan ibu hamil mayoritas 9 bulan sebanyak 77.5%, frekuensi penggunaan krim mayoritas ≥ 2 kali seharisebanyak 52.5%, volume krim yang digunakan mayoritas <30 gram sebanyak 40%, mayoritas ibu hamil menggunakan krim selama 24 bulan sebanyak 35.0%, efek penggunaan krim yang dialami oleh ibu hamil mayoritas berdampak positif sebanyak 25%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa umur ibu hamil dari total 40 responden, mayoritas ibu hamil berumur ≤ 30 tahun sebanyak 28 (70%), mayoritas usia kandungan 9 bulan sebanyak 31 (77.5%), frekuensi pemakaian krim mayoritas menggunakan krim ≥ 2 kali sehari sebanyak 25 (62.5%), mayoritas volume krim 30 gram sebanyak 16 (40%), mayoritas ibu hamil menggunakan krim selama 24 bulan sebanyak 23 (57.5%), efek penggunaan krim yang dialami mayoritas berdampak positif sebanyak 10 (25%). Disarankan untuk ibu hamil agar lebih berhati-hati memilih kosmetik pemutih yang akan digunakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15