cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 20 Documents clear
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Pengurus OSIS Sebagai Peer Educator Pencegahan COVID-19 di SMA Negeri 4 Maros Muh. Arfah; Fairus Prihatin Idris; Andi Asrina
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.364

Abstract

Covid-19 kasusnya dimulai dengan pneumonia atau radang paru-paru misterius pada desember 2019. Infeksi virus corona atau COVID-19 disebabkan oleh Corona Virus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan, pada sebagian besar kasus corona virus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu, akan tetapi virus ini juga bisa menyebabkab infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, middle east respiratory syndrome (MERS) dan severe acute respiratory syndrome (SARS). Salah satu pendekatan edukasi kesehatan yang efektif pada remaja untuk mencegah meningkatnya kasus COVID-19 yaitu dengan metode peer educator (pendidikan sebaya). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan pengurus OSIS sebagai peer educator pencegahan COVID-19 di SMA Negeri 4 Maros Tahun 2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre eksperimental dengan one group pre test post test design. Jumlah populasi 50 siswa dengan menggunakan metode total sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner, waktu penelitian bulan februari hingga juli 2021 di SMA Negeri 4 Maros. Data analisis meliputi analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah edukasi peer educator pencegahan COVID-19. p value yang diperoleh dari tingkat pengetahuan 0.000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan metode peer educator terhadap pengetahuan siswa, maka dapat disimpulkan bahwa edukasi peer educator pencegahan COVID-19 mempunyai pengaruh besar terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SMA Negeri 4 Maros. Diharapkan selanjutnya perlu dilakukan penelitian serupa untuk mengukur perilaku dan tindakan terhadap pencegahan COVID-19.
Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kalulu Badoa Kota Makassar Rida Amelia; Sartika; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.366

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan kematian bayi khususnya pada masa neonatal. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% - 20% dari seluruh kelahiran di dunia mengalami berat badan lahir rendah, yang mewakili lebih dari 20 juta kelahiran per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar faktor risiko kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah epidemiologi analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan dan melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa. Analisis menggunakan uji chi-square dan Odds Rasio. Hasil penelitian adalah umur ibu saat melahirkan, tingkat pendidikan ibu dan tinggi badan ibu bukan merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar dengan tingkat signifikan > 0,05. Sedangkan komplikasi kehamilan, riwayat penyakit dan kekurangan energi kronik merupakan faktor risiko kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar dengan tingkat signifikan < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa umur ibu, tinggi badan ibu, dan tindak pendidikan ibu bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sedangkan riwayat penyakit dan kekurangan energi kronik merupakan faktor risiko terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Adapun saran dalam penelitian ini adalah dilakukan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai risiko Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) serta disarankan bagi ibu hamil agar menjalani kehamilan yang sehat sehingga akan melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal.
Hubungan Sikap Terkait Kebijakan Kebijakan Work From Home (WFH) Dengan Tingkat Stress Kerja Karyawan Selama Masa Covid-19 Noer Azizah Azis; Andi Multazam; Abd. Gafur; Hidayat; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.367

Abstract

Kehadiran wabah pandemi COVID-19 tentunya banyak memberikan dampak dan pengaruh yang tidak biasa pada kehidupan masyarakat, kondisi psikologis individu dan masyarakat pun ikut terpengaruh yakni gangguan stres serta banyak orang yang merasa khawatir dan cemas secara berlebihan sehingga menimbulkan sikap ketidaksukaan atau ketakutan. Maka dari itu pemerintah indonesia melakukan kebijakan work from home yang disampaikan pada tanggal 13 Maret 2020 ini, seluruh perusahaan BUMN maupun swasta harus merumahkan para karyawannya untuk bekerja di rumah. Kebijakan work from home pada PT.Nusantara Abadi Jaya (NAJ) dijadwalkan dengan piket/shift berbeda-beda. Perubahan metode kerja ini yang tidak terprediksi tentunya menuntut karyawan untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Situasi ini dapat memicu stres bagi karyawan yang susah menyikapi atau beradaptasi dengan cepat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sikap terkait kebijakan work from home dengan tingkat stres kerja karyawan selama masa covid-19 di PT.Nusantara Abadi Jaya (NAJ) Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel peneliti sebanyak 77 responden. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan secara online menggunakan google form selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dengan batas kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian yang diperoleh ada hubungan antara sikap terkait kebijakan work from home dengan tingkat stres kerja karyawan selama masa covid-19 dengan nilai p value sebesar 0,010. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk lebih dapat menganalisa secara mendalam mengenai hubungan sikap terkait kebijakan work from home dengan tingkat stres kerja karyawan selama masa covid-19.
Pengaruh Protokol Kesehatan Terhadap Penularan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya Sukmawati; Hasriwiani Habo Abbas; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.369

Abstract

Corona Virus Disease 19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan manusia yang dapat ditularkan melalui cipratan liur (droplet) menempel pada benda-benda yang berpotensi menjadi jalur transmisi penularan Covid-19 jika menyentuh hidung, mulut, dan mata. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh protokol kesehatan terhadap penularan Covid-19 Di di wilayah kerja puskesmas bulurokeng Kecamatan Biringkanaya, Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Analitik dengan rancangan cross-sectional study. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 97 Responden .Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi square untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap Penularan Covid-19, Hasil penelitian diperoleh bahwa Nilai (sig = 0,000 < 0.05 ) artinya ada pengaruh antara penggunaan masker dengan penularan Covid-19, Nilai (sig = 0,039 < 0.05 ) artinya ada pengaruh antara menjaga jarak dengan penularan Covid-19, (sig = 0,014 < 0.05 ) artinya ada pengaruh antara mencuci tangan dengan penularan Covid-19, Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan masker adalah variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap penularan Covid-19. Disarankan kepada responden untuk selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah dan selalu menerapkan protokol kesehatan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Wawondula Miftahul Jannah; Septiyanti; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.370

Abstract

Kepatuhan merupakan ketaatan atau ketidaktaatan pada perintah atau aturan. Sedangkan kepatuhan dalam membayar iuran berarti perilaku seseorang yang memiliki kemauan membayar iuran secara tepat berdasarkan waktu yang telah ditetapkan. sehingga penulis tertarik untuk mengetahui faktor pendapatan, persepsi tempat pelayanan, akses pembayaran iuran dan riwayat penyakit. Pada penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Wawondula, tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan Mandiri sebanyak 132 jiwa dari 552 jiwa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuham masyarakat membayar iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Wawondula Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah cross sectional study dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sampel penelitian sebanyak 99 orang. Data diambil dengan menggunakan kuisioner selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara pendapatan dengan kepatuhan masyarakat membayar iuran BPJS Kesehatan Mandiri (ρ=0,000), persepsi (ρ=0,040), dan akses pembayaran (ρ=0,000). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah riwayat penyakit (ρ=0,083). Saran kepada pihak BPJS Kesehatan untuk memberikan sosialisasi atau informasi kepada peserta BPJS Kesehatan tentang program BPJS Kesehatan dari waktu pembayaran, metode pembayaran, dan sanksi jika menunggak.
Perilaku Masyarakat yang Berhubungan dengan Kejadian Covid-19 di Desa Loeha Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur Riska Wahyuni; Fatmah Afrianty Gobel; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.371

Abstract

Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit baru yang disebabkan oleh infeksi virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2). Penularan covid-19 dapat terjadi dari orang ke orang melalui droplet pernapasan dari batuk dan bersin. Kejadian covid-19 di Indonesia semakin meningkat terkhusus di Desa Loeha Kec.Towuti Kab.Luwu Timur Prov.Sulawesi Selatan yang menempati posisi pertama sebanyak 48 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kejadian covid-19 di Desa Loeha Kec.Towuti Kab.Luwu Timur Prov.Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Loeha Kec.Towuti Kab.Luwu Timur Prov.Sulawesi Selatan sebanyak 630 jiwa dengan jumlah sampel 245 responden. Hasil peneltian ini diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,001), tindakan (p = 0,000) dengan kejadian covid-19 di Desa Loeha Kec.Towuti Kab.Luwu Tmur Prov.Sulawesi Selatan. Upaya Pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan mengenai covid-19, mendorong masyarakat bertindak baik dalam mematuhi prokes dan hinbauan pemerintang mengenai pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Gambaran Mutu Pelayanan Pasien Rawat Jalan Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar Sri Wahyuni Azis; Nurfardiansyah Bur; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.372

Abstract

Penyedia layanan yang tidak memberikan perhatian yang cukup untuk menangani pengaduan secara efektif dapat membuat pasien tidak senang dan kecewa terhadap pelayanan kesehatan. Keluhan yang disampaikan pasien dalam penelitian ini adalah mereka merasa terlalu lama menunggu di tempat pemeriksaan dan pelayanan dipendaftaran, sedangkan pasien yang tidak memiliki keluhan, mereka merasa sudah dilayani dengan baik dan mereka memahami kondisi di Puskesmas bahwa pelayanan memang harus serius di layani tanpa terburu buru jadi perlu waktu agar tidak terjadi kesalahan dalam pemeriksaan maupun penyediaan obat. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran mutu pelayanan di rawat jalan Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel dengan Teknik simple Random Sampling sebanyak 103 responden. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan pelayanan cukup cepat dengan 94,2%, kenyamanan pelayanan cukup nyaman dengan 96,1%, keramahan petugas cukup ramah dengan 98,1%, ketersediaan alat cukup tersedia dengan 97,1%, keterampilan petugas cukup terampil dengan 99,0%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu agar kecepatan pelayanan yang cukup cepat, kenyamanan pelayanan yang cukup nyaman, keramahan petugas yang cukup ramah, ketersediaan alat yang cukup tersedia dan keterampilan petugas yang cukup terampil yang ada di rawat jalan Puskesmas Kassi Kassi agar tetap dipertahankan.
Analisis Faktor Determinan Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Stunting Di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros Aulia Almukarramah; Hasriwiani Habo Abbas; Arman; Wardiah Hamzah; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.373

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang sering menyebabkan motorik halus anak terganggu dan terlambat. Motorik halus merupakan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh sebagian otot-otot kecil tubuh. Prevalensi stunting di Kabupaten Maros menempati urutan ke empat tertinggi (>40,0%).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perkembangan Motorik Halus pada balita stunting di Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi sebanyak 98 balita stunting. Pengujian hipotesis dengan uji Chi-Square. Instrumen yang digunakan kuesioner dan microtoice. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17,3% balita stunting memiliki motorik halus normal dan sebanyak 82,7% balita stunting memiliki motorik halus suspect. Terdapat hubungan pola makan (p=0,036), riwayat penyakit infeksi (p=0,032) dan pemberian ASI (p=0,003) dengan motorik halus balita stuntingsedangkan tidak terdapat hubungan pengetahuan ibu (p=0,604) dengan motorik halus balita stuntingdi Puskesmas Mandai Kabupaten Maros.Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan pola makan, riwayat penyakit infeksi, pemberian ASI dan tidak terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan motorik halus balita stunting.Penelitian ini menyarankan kepada orang tua agar selalu memperhatikan tumbuh kembang anak sejak lahir agar tidak mengalami kelambatan pertumbuhan.
Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara Rais Hendrawan; Nur Ulmy Mahmud; Arman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.374

Abstract

Hubungan seksual yang dilakukan pada usia yang sangat muda meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi HIV, terutama jika melibatkan pasangan seksual yang beresiko atau pasangan yang berganti-ganti dan penggunaan kondom yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS di SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian survei analitik. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 889 remaja dan sampel yang diambil sebanyak 68 remaja untuk jumlah dari subjek yang akan diteliti oleh peneliti di SMAN 1 Lasusua. Tehnik pengambilan sampel yaitu accindental sampling. Accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel. Metode analisis data menggunakan uji univariate dan bivariate. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS. Jenis kelamin diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, tingkat pengetahuan remaja diperoleh p-value = 0,028 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, sikap diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, dan tindakan diperoleh p-value = 0,004 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS. Maka dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja berpengaruh terhadap pencegahan HIV/AIDS. Untuk selanjutnya diharapkan adanya penelitian tentang perilaku terbuka remaja dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS.
Hubungan Beban Kerja Dengan Kejadian Covid-19 Pada Tenaga Kesehatan Di RSUD Sayang Rakyat Makassar Andi Husnul Khatima; Andi Nurlida; Yuliaty; Ikhram Hardi S; Wardiah Hamzah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.375

Abstract

Virus Corona atau COVID-19 diduga dibawa kelelawar dan hewan lain yang dimakan manusia hingga terjadi penularan. Coronavirus sebetulnya tidak asing dalam dunia kesehatan hewan, tapi hanya beberapa jenis yang mampu menginfeksi manusia hingga menjadi penyakit radang paru. eban kerja terlalu berlebihan akan mengakibatkan stress kerja baik fisik maupun psikis dan reaksi-reaksi emosional, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan dan mudah marah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kejadian COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dengan kejadian COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat di Kota Makassar berjumlah 113 sampel tenaga kesehatan dengan cara membagikan kuesioner serta melakukan pengukuran denyut nadi kerja. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 113 tenaga kesehatan, yang mengalami beban kerja ringan sebanyak 38 orang (33,6%) dan yang mengalami beban kerja berat sebanyak 75 orang (66,4%). Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini adalah hasil uji statistik dengan chi-square diperoleh p value = 0,08 < 0,05 yang berarti ada hubungan beban kerja dengan kejadian Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat di Kota Makassar. Diharapkan tenaga kesehatan selalu memperhatikan kondisi kesehatan tubuhnya, dengan cara ikut melaksanakan program vaksinisasi yang dilakukan oleh pemerintah, memanfaatkan waktu istirahat dengan baik agar tetap sehat selama masa pandemi Covid-19 ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 20