cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2022)" : 20 Documents clear
Pengaruh Promosi Kesehatan Media Tiktok Terhadap Pengetahuan Remaja Mengenai Perilaku Seksual Pranikah Di SMA Negeri 3 Maros Mukmin, Ainul Muthemainnah; Andi Asrina; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.438

Abstract

Remaja menjadi populasi terbanyak penduduk dunia saat ini. Remaja memiliki sifat khas tersendiri yaitu rasa keingintahuan yang besar, menyukai tantangan dan berani mengambil resiko tanpa adanya pertimbangan. Saat ini remaja juga mulai mengikuti lifestyle perkembangan zaman, sehingga banyak remaja menganggap pacaran hal yang lumrah sehingga dapat menimbulkan perilaku seksual pranikah yang disebabkan kurangnya pengetahuan, sehingga diperlukan promosi kesehatan yang sekiranya dapat meminimalisir terjadinya perilaku seksual pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan media tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 3 Maros Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain one group pre post test design. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu 28 siswa menggunakan metode total sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, penelitian dilaksanakan Maret hingga Juli 2022 di SMA Negeri 3 Maros. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media tiktok mengenai perilaku seksual pranikah dengan p-value 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan media tiktok terhadap pengetahuan remaja SMA, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan media tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 3 Maros. Diharapkan pada penelitian selanjutnya menggunakan media yang berbeda untuk mengukur pengetahuan dan sikap remaja mengenai perilaku seksual pranikah.
Job Analysis Tenaga Kesehatan Di Dinas Keseahatan Kota Gorontalo Suleman, Jihan Friska Putriani; Wardiah Hamzah; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.450

Abstract

Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) untuk setiap Puskesmas yang tidak optimal menyebabkan ketidaksesuaian antara perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan realisasi pemenuhan kebutuhan yang mengakibatkan adanya kekurangan dan atau kelebihan jenis tenaga SDMK di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi job analysis tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan evaluative. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala seksi SDMK Dinas Kesehatan dan pengelola Rencana Kebutuhan (RENBUT) SDMK setiap puskesmas. Hasil penelitian berdasarkan perencanaan kebutuhan SDMK untuk seluruh puskesmas tidak memiliki tim khusus untuk perencanaan SDMK sehingga diperoleh bahwa pembagian tenaga masih kurang sesuai dengan standar Permenkes no. 33 tahun 2015 yang meliputi perencanaan perekrutan SDMK, kondisi jumlah SDMK, data pendukung, dan metode perencanaan. Terdapat 7 orang (2,04%) tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan jenjang pendidikannya. Masih terdapat kekosongan jabatan sehingga masih dibantu oleh tenaga kesehatan lainnya. Perencanaan kebutuhan SDMK di Puskesmas dilaksanakan melalui pengusulan dari pihak Puskesmas dikoordinasikan dengan dinas kesehatan baik untuk pengususulan CPNS maupun pengusulan tenaga kontrak BOK dan kontrak daerah.
Analisis Sistem Informasi Manajemen Covid-19 RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar di Kota Makassar Yudita, Kiki; Hasriwiani Habo Abbas; Sartika Suyuti
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.468

Abstract

Berbagai kebijakan dilakukan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona salah satunya adalah isolasi di rumah sakit. Rumah sakit adalah salah satu lembaga yang menyediakan layanan kesehatan untuk masyarakat. Dalam menyediakan layanan, rumah sakit dituntut melakukan pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan penyelenggaraan rumah sakit dalam bentuk Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam Sistem Informasi Manajemen Covid-19 di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang mengarah pada pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 yang terdiri dari 1 Informan kunci yaitu Kepala SIMRS, 7 Informan Biasa yaitu Petugas SIM Covid-19 dan 1 Informan Pendukung yaitu Perekam medis penyedia. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, dokumentasi dan literatur. Data diolah dengan petunjuk pengolahan data kualitatif, selanjutnya data dianalisis dengan metode content analisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa Input : Dilihat dari aspek Methode/metode, Material, dan mesin tergolong baik, namun jika dilihat dari aspek Man/SDM SIM-Covid-19 belum optimal. Proses dalam pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Covid-19 ini sudah berjalan dengan baik yang tersimpan diserver pusat. Output dari proses penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Covid-19 berupa laporan-laporan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Pada Penerima Vaksin Sinovac Di Puskesmas Ma'rang Kubupaten Pangkep Ayu Andini, Andi; Mansur Sididi; Sartika; Hasriwiani Habo Abbas; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.469

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan wabah yang terjadi diseluruh dunia termasuk di Indonesia. sehingga terobosan terbaru saat ini yang dilakukan untuk mengatasi pandemi covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada Penerima Vaksin Sinovac di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif menggunakan metode Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional Study. Sampel sebanyak 107 Tenaga Kesehatan Pengujian hipotesis dengan uji Chi-Square. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan dari 107 Tenaga Kesehatan terdapat sebanyak 95 orang (88,8%) mengalami KIPI ringan lokal dan sistemik, serta sebanyak 12 orang (11,2%) yang tidak mengalami KIPI. ada hubungan antara 2 variabel dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yaitu pengetahuan (p=0,000) dan sikap p=(0,000) sedangkan tidak terdapat hubungan kecemasan (p=0,192) dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 2 di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep. Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) namun tidak terdapat hubungan kecemasan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac. Penelitian ini menyarankan kepada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 1 dan 2 agar dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan pada masyarakat dan sasaran per kelompok penerima vaksin covid-19 lainnya. khususnya tentang imunisasi dan yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dengan melakukan penanggulangan jika terjadi KIPI. sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan dan kemauan masyarakat umum untuk mengikuti program vaksinasi. pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia bebas dari pandemi Covid-19.
Faktor Yang Berhubungan Dengan ATP Dan WTP Dalam Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri Natasya Febrianti Masri; Arni Rizqiani Rusydi; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.477

Abstract

Ability to pay dan Willingness to pay merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan yang kemudian juga akan berpengaruh terhadap pemerataan. Hubungan terhadap tingkat kemampuan dan kemauan membayar sangat penting untuk dilakukan karena merupakan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengikuti jaminan kesehatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan ATP (Ability to pay) dan WTP (Willingness to pay) dalam membayar iuran BPJS Kesehatan mandiri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 237 pasien di Puskesmas Rappokalling dengan jumlah sampel 149 responden diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa variable yang berhubungan dengan ATP dan WTP adalah pekerjaan p(0,033), tabungan kesehatan p(0,000), pendapatan p(0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah jumlah anggota keluarga p(0,501), pengeluaran p(696), pengetahuan p(0,155), pelayanan kesehatan p(0,405). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa : Pekerjaan, pendapatan, tabungan kesehatan berhubungan dengan ATP (Ability to pay), sedangkan jumlah anggota keluarga tidak berhubungan dengan ATP (Ability to pay ). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan pelayanan kesehatan dengan WTP (Willingness to pay). Diharapkan agar petugas layanan kesehatan terus menngkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Rappokalling, guna meningkatkan kemauan membayar iuran BPJS Kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling.
Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia Di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampili Hidayat Arifuddin, Muh. Aswar; Fairus Prihatin Idris; Andi Asrina Aofuddin
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.487

Abstract

Pada masa pandemi ini juga banyak lansia yang tidak memanfaatkan pelayanan posyandu lansia hal ini dikarenakan mereka takut untuk berinteraksi apalagi yang memiliki penyakit degeneratif hal ini sehingga perlu adanya upaya strategi promosi kesehatan. Strategi promosi kesehatan dalam hal ini seperti advokasi, bina suasana, gerakan pemberdayaan, dan kemitraan Berdasarkan hasil wawancara Penanggung Jawab Program Posyandu Lansia pada tanggal 04 Maret 2022 terdapat beberapa masalah yang dialami selama kegiatan Posyandu Lansia yaitu masih kurang lansia yang berkunjung ke Posyandu Lansia, masyarakat masih kurang paham tentang Posyandu Lansia, dan kurangnya peranan Tokoh Masyarakat tentang Posyandu Lansia. Berdasarkan uraian sebelumnya sehingga menarik untuk mengkaji “Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia) di Masa Pandemi Corona Virus Disease- 19 (Covid-19) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampili tahun 2020. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi kualitatif untuk menggali informasi secara mendalam mengenai Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Posyandu Lansia Di Masa Pandemi Covid-19 Wilayah Kerja Puskesmas Kampili Tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait strategi promosi kesehatan pelaksanaan posyandu lansia di masa pandemi covid 19 diwilayah kerja puskesmas Kampili tahun 2020 maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Advokasi yang dilakukan tim promosi kesehatan Puskesmas Kampili terkait pelaksanaan posyandu lansia dimasa pandemi covid 19 yaitu dengan lobi politik dimana lobi yang di lakukan oleh petugas promosi kesehatan dengan perangkat desa dengan mendatangi langsung kepala desa, Pertemuan tim promosi kesehatan secara langsung dengan kepala desa di wilayah kerja puskesmas kampili yaitu untuk membahas jadwal pelaksanaan posyandu.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) Pada Sopir Di Perum Damri Makassar Basalamah, Syafirah; Multazam, Andi; Sulolipu, A. Mansur
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.492

Abstract

Para penyedia layanan jasa transportasi berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam memberikan fasilitas. Selain memperbaiki kualitas, para penyedia juga menambah armadanya untuk memenuhi permintaan yang semakin banyak. Dampak negatif pertambahan kuantitas angkutan bus antar kota akan mengakibatkan peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas1. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor penyebab tindakan tidak aman (unsafe action) pada sopir Perum Damri Makassar. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Cross Sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh sopir yang ada di Perum Damri Makassar yaitu sebanyak 51 orang teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Random Sampling sebanyak 49 orang. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji univariat, uji bivariat dan uji multivariat dengan tingkat kepercayaan α=0.05. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada supir di perum damri makassar tahun 2022 adalah masa kerja (p= 0.007), kelelahan kerja dengan (p= 0.000) dan beban kerja (p= 0.006). sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan dengan (p= 0.652) dan sikap kerja dengan (p= 0.702). Diharapkan peneliti selanjutnya untuk menganalisa variabel lain mengenai faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada supir di Perum Damri Makassar. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan bisa digunakan sebagai bahan referensi atau perbandingan.
Perilaku Pencairan Pengobatan Penyakit Malaria Pada Masyarakat Kampung Muari Kecamatan Oranbari Kabupaten Manokwari Selatan Sidik, Nur Khofifah; Andi Asrina; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.542

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit tropis yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara mendalam dan menganalisis secara mendalam mengenai perilaku pencarian pengobatan penyakit malaria. Jenis penelitian ini adalah quasi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang diantaranya 6 informan biasa yang dipilih dengan menggunakan tehnik purposive sampling, 1 informan pendukung yaitu keluarga pasien, penyakit malaria dan informan kunci dari penanggung jawab penyakit malaria di Puskesmas Oransbari. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa masyarakat Kampung Muari dalam Perilaku pencarian pengobatan penyakit malaria yaitu pertama adalah tidak melakukan apa-apa (no action) hal ini karena  masyarakat menganggap gejala yang di rasakan tidak begitu  parah, selanjutnya pengobatan sendiri (self treatment) adalah mencari obat ke apotek, pengobatan tradisional adalah dengan meracik tumbahan sebagai obat, tumbuhan yang digunakan yaitu daun pepaya dan cocor bebek, pengobatan ke warung-warung sudah tidak di gunakan kerana ada surat larangan dari BPOM, pengobatan modern adalah pengobatan yang dilakukan ke puskesmas dan rumah sakit, pengobatan ke dokter pratik (privte medicine) yang dilakukan ke dokter partik masyarakat menilai bahwa pelayanan yang baik dan tepat. Masyarakat kampung muari perlu diberikan penyuluhan mengenai penyakit malaria, sehingga stigma masyarakat tentang gejala malaria yang sembuh dengan sendirinya dapat berubah. Disarankan kepada petugas kesehatan pemberantasan penyakit malaria untuk perlu meningkatkan pelayanan, fasilitas kesehatan dan pengawasan yang ketat bagi penderita.
Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Pra-Sekolah Di TK Sumange Teallara Fidia Amalia; Septiyanti; Rezky Aulia Yusuf; Arman; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.555

Abstract

Perkembangan anak merupakan perubahan psikologis anak yang mempunyai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, dapat dilihat dari faktor lingkungan dan proses belajar anak dalam waktu tertentu menuju kedewasaan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Sumange Tealara Pattiro Bajo. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 anak yang diambil dengan menggunakan metode Total Sampling.  Hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada variabel yang berhubungan dengan status gizi. Dimana nilai dari hubungan status gizi dengan Perkembangan motorik kasar adalah (p=0,633), hubungan status gizi dengan perkembangan motorik halus adalah (p=0,891), hubungan status gizi dengan personal sosial adalah (p=0,061) dan hubungan status gizi dengan perkembangan bahasa adalah (p=891). Saran penelian ini adalah diharapkan ibu anak dapat berkunjung secara rutin ke posyandu atau tenaga kesehatan untuk memeriksakan status gizi dan perkembangan anak dan tenaga pendidik berkolaborasi dengan tenaga Kesehatan untuk melakukan observasi terhadap status gizi dengan perkembangan pada anak secara intensive khususnya anak usia prasekolah.
Faktor Determinan Demam Typhoid Di Puskesmas Bontoramba Kabupaten Jeneponto Mustamin, Asifah Tasya; Fatmah Afrianty Gobel; A. Mansur Solulipu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.561

Abstract

Demam typhoid atau biasa dikenal dengan tipus adalah penyakit sistematik  yang  bersifat  akut,  yang  disebabkan  oleh  Salmonella serotipe typhi, Salmonella serotipe paratyphi A, B, dan C yang ditandai dengan demam berkepanjangan, bacteremia tanpa perubahan pada system endotel, invasi dan multiplikasi bakteri dalam sel pagosit monokuler pada hati dan limpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan dengan demam typhoid  di Puskesmas Bontoramba Kabupaten Jeneponto tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, jumlah populasi 800 pasien dengan penentuan besar sampel menggunakan rumus Standley Lemeshow, teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan dan kriteria tertentu, dan hasil sampel sebanyak 118 pasien, metode analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil  dari penelitian  ini  menunjukkan bahwa terdapat  hubungan yang signifikan antara umur dengan demam typhoid yaitu (p=0,000≤ 0,5),  tidak terdapat hubungan antara  jenis kelamin dengan demam typhoid (p=0,453> 0,5), terdapat hubungan antara pendidikan dengan demam typhoid yaitu (p=0,010≤ 0,5), terdapat hubungan antara pekerjaan dengan demam typhoid yaitu (p=0,000≤ 0,5), terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan demam typhoid yaitu (p=0,023≤ 0,5), dan terdapat  hubungan antara  hygiene perorangan dengan demam typhoid yaitu (p=0,000≤ 0,5). Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan kepada masyarakat untuk memperhatikan pola makan serta kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi diluar rumah dan lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan meningkatkan serta mempertahankan kebiasaan  menjaga  kebersihan  diri  agar  terhindar  dari  berbagai macam penyakit salah satunya yaitu demam typhoid.

Page 2 of 2 | Total Record : 20