cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 6 (2023)" : 27 Documents clear
Hubungan Koordinasi Dengan Efektifitas Kerja Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu aulia, Indiyani; Andi Multazam; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1067

Abstract

Koordinasi merupakan salah satu fungsi manajemen yang memegang peranan penting dan setara dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya. Dalam upaya mengoptimalisasikan peran dan fungsi rumah sakit diperlukan dukungan sumber daya manusia yang memiliki komitmen tinggi terhadap pencapaian visi dan misi rumah sakit. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara koordinasi dengan efektivitas kerja pada pegawai RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Dan pengujian hipotesisnya diuji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pembagian kerja dengen efektivitas kerja dengan nilai P=0,002, hubungan masa kerja dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000, hubungan disiplin kerja dengen efektivitas kerja dengan nilai P=0,001, hubungan komunikasi dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000 dan hubungan kepuasan kerja dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000. Kesimpulan dari penelitian ini menujukkan adanya hubungan antara koordinasi dengan efektivitas kerja pada pegawai RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Tenaga Kerja Petikemas New Makassar 2 Azzahra, Fatimah; Septiyanti; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1256

Abstract

Tindakan tidak aman (unsafe action) merupakan tindakan seseorang  dengan cara yang berbeda dari pratik aman yang telah ditetapkan, sehingga menimbulkan bahaya bagi diri mereka sendiri, orang lain, ataupun peralatan. Kecelakaan kerja terjadi akibat dari pekerja yang melakukan aktifitas yang dapat membahayakan diri mereka sendri ataupun oranglain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 107 pekerja. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha= 0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan secara signifikat antara pengetahuan dengan nilai p-value yaitu 0,000, sikap dengan nilai p-value 0,001, kelelahan dengan nilai p-value yaitu 0,026 dan pelatihan K3 dengan nilai p-value 0,011 sedangkan tidak ada hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) dengan nilai p-value tidak bisa di hitung karena variabel berkategori konstan atau 100% berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap kelelelahan dan tidak terdapat hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). dari hasil penelitian perusahaan diharapkan untuk mengikuti pekerja harus lebih mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi bila tidak melaksankan atau melanggar dan dapat merawat alat pelindung diri yang disediakan agar terhindar dari kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Berkunjung Kembali Pada Pasien Di RSIA Permata Hati Makassar Arni Rizqiani Rusydi; Ella Andayanie; Amalia, Husnul Ayu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1324

Abstract

Minat kunjungan ulang merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk melakuka pembelian ulang produk yang telah dibeli sebelumnya. Pelanggan secara sadar dan tidak sadar akan mengevaluasi transaksi yang telah dilakukan. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah 216. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode acak atau disebut juga dengan probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 140 pasien. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara minat kembali dengan persepsi (p = 0,018 < 0,05), kondisi demografi (p = 0,000 < 0,05), dorongan keluarga (p = 0,000 < 0,05), petugas kesehatan (p = 0,000 < 0,05), promosi (p = 0,001 < 0,05).
Faktor Berhubungan Dengan Low Back Pain Pada Tenaga Kerja PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Ambon Wida, Nur Wahda Kaliky; Yuliaty, Yuliaty; A. Fachrin, Suharni; Gafur, Abd; Septiyanti, Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1409

Abstract

Nyeri punggung bawah adalah rasa tidak nyaman atau rasa sakit yang terjadi di daerah punggung bagian bawah tubuh. Nyeri punggung bawah seringkali terkait dengan gangguan pada jaringan lunak seperti otot, tendon, ligamen, serta sendi, dan juga dapat mempengaruhi sistem saraf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara faktor usia, indeks massa tubuh, masa kerja, dan beban kerja dengan keluhan Low Back Pain pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian cross sectional. Populasi yang terdiri dari 400 tenaga kerja bongkar muat dipilih secara acak menggunakan metode simple random sampling, dengan sampel sebanyak 197 orang. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan narasi interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p=0,00<0,05), indeks massa tubuh (p=0,008<0,05), dan masa kerja  (p=0,00<0,05) dengan keluhan LBP pada TKMB. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara beban kerja (p=0,284>0,05) dengan keluhan LBP. Selain itu, faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap keluhan LBP adalah beratnya beban atau barang yang diangkat oleh para pekerja. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan strategi pencegahan dan peningkatan kesejahteraan TKMB di industri tersebut. Diharapkan agar penelitian selanjutnya untuk beberapa referensi dengan memiliki kaitan erat dengan kecelakaan kerja.
Hubungan Sikap K3 Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di PT. Pelindo Petikemas Nur Susanty; Sumiaty; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1424

Abstract

Kecelakaan adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Tidak terduga, oleh karena dibelakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan, apalagi dalam bentuk perencanaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan sikap k3 terhadap kejadian kecelakaan kerja di PT. Pelindo Petikemas New makassar Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh petugas divisi Health, safety Security, and Environment (HSSE) dan sampel sebanyak 60 orang. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat, dengan tingkat kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap k3 memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian kecelakaan kerja dengan p value yang di dapatkan 0.002 yang di dapat berdasarkan hasil uji chi-square. Saran yang bisa diberikan adalah agar pihak perusahaan dan pekerja bisa mempertahankan sikap yang dimiliki pekerja karena sudah dalam kategori yang baik.
Determinan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Puskesmas Toddopuli Kota Makassar Fadillah, Iin; Fatmah Afrianty Gobel; Ikhram Hardi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1575

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent disease. American Heart Association menyatakan penduduk Amerika berusia diatas 20 tahun menderita hipertensi mencapai 74,5 juta jiwa. Prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia pada penduduk >18 tahun sebesar 25% berdasarkan pengukuran tekanan darah. Data Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020 sebanyak 381,133 kasus. Tujuan penelitian ini untuk menemukan determinan yang mengakibatkan hipertensi pada populasi di wilayah Puskesmas Toddopuli, Kota Makassar. Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, populasi pada penelitian sebanyak 870 orang dan sampel sebanyak 265 orang diambil menggunakan Accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh pada variabel usia (p=0,001), riwayat keluarga (p=0,000), stres (p=0,002), aktivitas fisik (p=0,000), merokok (p=0,071) dan IMT (p=0,000). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel usia, riwayat keluarga, stres, aktivitas fisik, dan IMT dengan kejadian hipertensi. Sedangkan variabel merokok tidak terdapat hubungan dengan kejadian hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Toddopuli Kota Makassar. Variabel paling dominan berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu IMT (p=0,000). Bagi masyarakat diharapkan menghindari faktor risiko terhadap kejadian hipertensi, seperti mengurangi kebiasaan merokok, dan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga setiap hari.
Analisis Penerapan Komunikasi K3 Terhadap Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di Bagian Produksi Dan Pergudangan Pt. Japfa Comfeed Tbk Unit Makassar Febriana Ali, Rifqah; Suharni A. Fachrin; Muh. Khidri Alwi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1615

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan dan kegagalan komunikasi dapat dipengaruhi dan ditentukan oleh banyak faktor. Salah satunya pada faktor proses komunikasi itu sendiri dalam proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek terhadap keselamatan kerja, menganalisis masalah, dan mengantisipasi hal tersebut terjadi karena kecelakaan kerja yang terlapor atau tercatat itu hanya kecelakaan kerja ringan, yaitu kecelakaan kerja yang perlu pengobatan pada hari itu dan bisa melakakukan pekerjaannya kembali atau istirahat < 2 hari. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitafif. Populasi yang terlibat ialah seluruh karyawan atau  pekerja di bagian produksi dan pergudangan pt. Japfa comfeed tbk unit makassar sebanyak 126 orang yang teridir. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner . Analisis data menggunakan metode univariat dan bivariat uji chi square dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan komunikasi k3 dengan kejadian kecelakaan kerja diperoleh nilai p = 0,000. Nilai 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa. Adanya hubungan komunikasi k3 dengan kejadian kecelakaan kerja di bagian produksi dan pergudangan pt. Japfa comfeed tbk unit makassar. Adapun saran diharapkan PT. Japfa Comfeed TBK Unit Makassar mampu menjaga konsistensi program pengembangan keahlian dan wawasan K3 pekerja.

Page 3 of 3 | Total Record : 27