cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)" : 20 Documents clear
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Kelurahan Bontomanai Kabupaten Gowa Siti Nurjannah; Batara, Andi Surahman; Haeruddin
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Kelurahan Bontomanai Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta BPJS mandiri sebanyak 665 jiwa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional stratified sampling dengan sampel sebanyak 100 orang. Metode analisis data menggunakan Uji Bivariat dengan Uji kolerasi chi square. Dari hasil penelitian diperoleh adalah variabel pendidikan, pekerjaan, persepsi, dan motivasi tidak terdapat hubungan sedangkan variabel pengetahuan terdapat hubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri di Kelurahan Bontomanai. Saran pada penelitian ini adalah diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri.
Hubungan Iklim dengan Kinerja Pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Terminal Peti Kemas Makassar Pitaloka, Adinda; Yuliati; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.236

Abstract

Iklim Kerja adalah kombinasi dari suhu udara, kelembaban udara, kecepatan gerakan udara, Suhu nyaman orang Indonesia pada umumnya beraklimatisasi dengan iklim tropis sekitar 29°C-30°C dengan kelembaban 85%-95%. Bekerja dibawah paparan panas dengan melebihi batas normal suhu yang ditentukan akan berdampak dengan Kesehatan dan menurunnya kemampuan dalam kinerjanya. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas dengan tanggung jawab yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui Hubungan iklim kerja dengan kinerja pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia. Jenis penelitian ini adalag penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini seluruh pekerja lapangan dan administrasi non shift dengan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu sebanyak 37. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa bahwa uji chi-square dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,002 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara iklim kerja dengan kinerja. Dan Uji chi-square menunjukkan dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,003 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara lama paparan dengan kinerja pada pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar Tahun 2020. Bagi pihak PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar untuk lebih memperhatikan kenyamanan pekerja dalam bekerja agar dapat menmaksimalkan hasil kinerja kerjanya.
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar Fajrin, Kurniawati; Haeruddin; Ahri, Reza Aril
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.242

Abstract

Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), sampai dilayani oleh dokter dipoliklinik tujuan, dengan standar waktu tunggu pelayanan rawat jalan yang ditetapkan yaitu rata-rata ≤ 60 menit (Kemenkes,2008). Berdasarkan survey awal di RSUD Kota Makassar, diketahui bahwa dari 10 pasien, menunjukkan bahwa ada 7 (70%) pasien memiliki waktu tunggu pelayanan rawat jalan yang lebih dari standar yaitu 65 -74 menit dan 3 (30%) pasien memiliki waktu tunggu pelayanan rawat jalan yang kurang dari 60 menit sesuai standar kemenkes yaitu 47-58 menit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien RSUD Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pedekatan deskriptif dan waktu tunggu pasien menggunakan Time Motion Study. Sampel berjumlah 86 Pasien, sampel diambil dengan cara Random sampling. Pengumpulan data di peroleh menggunakan Observasi, Stopwatch/jam dan kuesioner. Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada pengaruh faktor-faktor waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien Dengan menggunakan nilai sig 0,346 > 0,05 pada pelayanan loket pendaftran tidak pengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien, nilai sig 0,644 > 0,05 pada sarana dan prasarana tidak pengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien, nilai sig 0,355 > 0,05 pada pemeriksaan poliklinik tidak pengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien, nilai sig 0,953 > 0,05 pada pengambilan obat/farmasi tidak pengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien, waktu tunggu pasien mulai dari pasien mendaftar sampai selesai pengambilan obat/farmasi dengan kategori waktu tunggu pasien rawat jalan yang sesuai < 60 menit yakni 42 (48,8%) dan tidak sesuai > 60 menit yakni 44 (51,2%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada faktor mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasien rsud kota Makassar, penyebab lama waktu tunggu pasien disebabkan karena kurangnya petugas diloket pendaftran, pada pasien BPJS dan jamkesda lupa atau kurang berkas-berkarnya, tidak bawa kartu berobat (pasien lama), keterlambatan dokter dan distribusian BRM pasien lambat sampai di poliklinik, waktu tunggu pelayanan rawat jalan pasiendi RSUD Kota Makassar melebihi standar. Disarankan pelayanan loket pendaftaran dengan cepat dan tanggap, perlunya pengerekrutan pegawai di loket pendaftran dan diharapkan bagi peneliti, perlu diadakan peletian lebih lanjut tentang faktor mempengaruhi waktu tunggu pasien rawat jalan.
Faktor yang Berhubungan dengan Sindrom Metabolik (Hipertensi dan DM tipe 2) di Puskesmas Perawatan Siko Kota Ternate Kinanti, Rizka; Masriadi; Gobel, Fatmah Afrianty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.288

Abstract

Sindroma Metabolik (SM) merupakan kelainan metabolik kompleks yang diakibatkan oleh peningkatan obesitas. Komponen utama SM adalah obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan hipertensi. Sindrom metabolik merupakan kumpulan dari faktor–faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan sindrom metabolik Ihipertensi dan DM tipe 2). Penelitian ini merupakan jenis penelitian Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Perawatan Siko Kota Ternate. Sampel dalam penelitian ini 128 responden. Hasil penelitian ini ditemukan ada hubungan yang signifikan antara sinrom metabolik (hipertensi dan DM tipe 2) dengan jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan. Diharapkan kepada reponden mengurangi frekuensi konsumsi makanan asin, membatasi konsumsi makanan manis, makanan berlemak, konsumsi gorengan, dan dan kontrol asupan karbohidrat serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur dan lebih meningkatkan aktivitas fisik.
Pengaruh Konsumsi Kerupuk Singkong Ebi terhadap Kadar Hemoglobin pada Mahasiswi FKM Universitas Muslim Indonesia Abdullah, Yaumil Ardha; Andi Nurlinda; Septiyanti; Muhammad Khidri Alwi; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.318

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang sering terjadi pada wanita usia subur. Hal ini disebabkan karena terjadinya defisiensi zat besi. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan untuk mengurangi masalah gizi tersebut adalah dengan mengkonsumsi kerupuk singkong ebi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pemberian kerupuk singkong ebi terhadap kadar Hb pada mahasiswi Kesmas. Jenis penelitian ini ialah menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang berusia 19-22 tahun yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji T-Test). Hasil analisis kadar hemoglobin pada kelompok intervensi dengan p value >0.05 = 0.024 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya pemberian kerupuk singkong ebi biji labu kuning berpengaruh terhadap peningkatan kadar Hb. Disimpulkan bahwa pengaruh konsumsi kerupuk singkong ebi sebanyak 5 gram/hari selama 30 hari pada mahasiswi kesmas kelompok intervensi diperoleh bahwa ada pengaruh kerupuk singkong ebi terhadap kadar Hb. Diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat menggunakan variabel yang berbeda misalnya lingkar pinggang dan tekanan darah, pemberian kerupuk dalam jumlah yang besar, serta waktu yang lebih lama lagi agar terlihat jelas peningkatan kadar hemoglobin, dengan melakukan beberapa formulasi dan modifikasi pada bahan intervensi.
Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Perawat Pada RSUD Batara Guru AR Sulfira; Rizqiani Rusydi, Arni
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.321

Abstract

RSUD Batara Guru banyak mendapat keluhan mengenai kualitas pelayanan kesehatan dari masyarakat terutama dari pasien dan keluarganya. Mereka kebanyakan mengeluhkan kualitas pelayanan pigak rumah sakit yang kurang maksimal, mulai dari kurang ramahnya tenaga medis, hingga pelayanan kesehatan yang diberikan kurang memuaskan pasien dan keluarganya. Untuk mendapatkan informasiengenai Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Perawat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik cross cectional menggunakan metode survei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi terhadap motivasi kerja perawat pada RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 orang. Hasil analisis regresi dengan probabilitas 0,05 menunjukkan bahwa nilai signifikansi setiap indikator yaitu variabel kepercayaan sig. = 0,447, pembuatan keputusan bersama sig. = 0,730, kejujuran dan konsisten sig. =0,143, keterbukaan dalam berkomunikasi keatas dan kebawah sig. = 0,239, perhatian pada tujuan berkinerja tinggi sig. = 0,004. Hasil penelitian Tidak ada pengaruh yang signifikan antara kepercayaan terhadap motivai kerja perawat, Tidak ada pengaruh yang signifikan antara pembuatan keputusan bersama dalam mengambil keputusan terhadap motivai kerja perawat, Tidak ada pengaruh yang signifikan antara kujujuran dan konsisten terhadap motivai kerja perawat, Tidak ada pengaruh yang signifikan antara keterbukaan berkomunikasi keatas dan kebawah terhadap motivai kerja perawat, Ada pengaruh yang signifikan antara perhatian pada tujuan berkinerja tinggi terhadap motivai kerja perawat di RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu .
Hubungan Riwayat Inisiasi Menyusu Dini dengan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa Umaya, Mira; Idris, Fairus Prihatin; Asrina, Andi
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.322

Abstract

Menyusui sejak dini mempunyai dampak positif baik bagi ibu maupun bayi. Bagi bayi, air susu ibu mempunyai peran penting untuk menunjang pertumbuhan, kesehatan, dan kelangsungan hidup karena ASI kaya dengan zat gizi dan antibodi. ASI mengandung sel darah putih, protein, dan zat kekebalan yang cocok untuk bayi. Perilaku menyusui pada ibu dapat mengurangi morbiditas dan mortalitas karena proses menyusui akan merangsang kontraksi uterus sehingga mengurangi perdarahan setelah melahirkan. Pola pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Gowa tahun 2018 menunjukkan sebanyak 13.051 jumlah bayi baru lahir yang mendapatkan inisiasi menyusu dini sebanyak 12.671. Bayi dengan usia <6 bulan sebanyak 10.232 bayi, dari angka tersebut hanya (72%) yang mendapatkan ASI eksklusif. Pada tahun 2019, jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif dari umur 0 – 5 bulan sebanyak 10.362 bayi, dari hasil tersebut hanya (83.30%) yang mendapat ASI eksklusif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemberian ASI eksklusif dari (72%) menjadi (83.30%), namun hasil tersebut belum menunjukkan angka 100% pelaksanaan IMD dan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 ibu yang mempunyai anak usia 6-12 bulan dari total populasi sebanyak 138. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dimana penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian di kumpulkan dan diolah secara manual dengan menggunkan SPSS. Terdapat hubungan antara riwayat inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklsuif dengan nilai p value = 0.040<0.05. Diharapkan Puskesmas Bajeng dapat memberikan informasi serta penjelasan yang lebih luas sehingga tahapan-tahapan IMD dapat dilakukan dengan benar
Hubungan Stres Kerja, Umur, dan Perilaku Merokok dengan Tekanan Darah Pada Pekerja Di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) Kota Makassar Basruddin, Saskia; Fachrin, Suharni A.; Patimah, Sitti
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.324

Abstract

Pekerja bagian produksi adalah salah satu pekerja yang mempunyai resiko terkena tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah yang sering dijumpai dalam masyarakat. Tekanan darah tinggi dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah stres. Stres merupakan suatu respon nonspesifik dari tubuh terhadap setiap tekanan atau tuntutan yang mungkin muncul, baik dari kondisi yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Antara Stress Kerja, Umur Dan Perilaku Merokok Dengan Tekanan Darah pada Pekerja Di PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar Tahun 2020 dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara stres kerja dengan tekanan darah (0,003<0,005), (0,205<0,005) tidak ada hubungan signifikan antara umur dengan tekanan darah (0,863>0,005) tidak ada hubungan signifikan antara perilaku merokok dengan tekanan darah.
Faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah Pekerja yang Terpajan Kebisingan pada Pekerja di PT Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar Syarif, Nisrina; Suharni A. Fachrin; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.325

Abstract

Pekerja bagian produksi adalah salah satu pekerja yang mempunyai resiko terkena tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah yang sering dijumpai dalam masyarakat. Tekanan darah tinggi dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kebisingan. Kebisingan Kebisingan merupakan suara yang menyebabkan gangguan kesehatan dan konsekuensi sosial yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Antara Masa Kerja, Umur Dan Lama Kerja Dengan Tekanan Darah pada Pekerja Di PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar Tahun 2020 dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Hasil ini menunjukkan terdapat tidak ada hubungan antara masa kerja dengan tekanan darah nilai p = 0,586, tidak ada hubungan antara umur dengan tekanan darah nilai p = 0,249, ada hubungan antara lama kerja dengan tekanan darah nilai p= 0,004, ada hubungan antara intensitas kebisingan dengan tekanan darah nilai p= 0,001.
Gambaran Kecerdasan dan Kedewasaan Pandangan Sosial Terhadap Kinerja Pegawai di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Kasim, Siti Aminah; Nurfardiansyah Bur; Sumiaty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.330

Abstract

Faktor yang meningkatkan kinerja pegawai dipengaruhi orang kepemimpinan. Kepemimpinan adalah proses antar hubungan atau intraksi antara pemimpin, pengikut dan situasi. Kepemimpinan melibatkan distribusi yang tidak merata dari kekuasaan diantara pemimpin dan anggota kelompok, selain secara sah dapat mengarahkan bawahan atau pengikut mereka, pemimpin juga dapat mempunyai pengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leadership terhadap kinerja pegawai di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden. Metode analisis data menggunakan uji univariat, bivariat dengan uji chi square. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa tidak ada pengaruh antara kecerdasan dengan kinerja pegawai dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,210, tidak ada pengaruh antara kedewasaan pandangan sosial terhadap kinerja pegawai dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,781. Diharapkan kepada pemimpin harus meningkatkan nilai-nilai kecerdasan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan kecerdasan pegawai, dan pemimpin harus lebih bertanggung jawab pada kewajibannya dan memotivasi pegawai agar kinerjanya terus meningkat.

Page 1 of 2 | Total Record : 20