cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 762 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Pada Penerima Vaksin Sinovac Di Puskesmas Ma'rang Kubupaten Pangkep Ayu Andini, Andi; Mansur Sididi; Sartika; Hasriwiani Habo Abbas; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.469

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan wabah yang terjadi diseluruh dunia termasuk di Indonesia. sehingga terobosan terbaru saat ini yang dilakukan untuk mengatasi pandemi covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada Penerima Vaksin Sinovac di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif menggunakan metode Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional Study. Sampel sebanyak 107 Tenaga Kesehatan Pengujian hipotesis dengan uji Chi-Square. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan dari 107 Tenaga Kesehatan terdapat sebanyak 95 orang (88,8%) mengalami KIPI ringan lokal dan sistemik, serta sebanyak 12 orang (11,2%) yang tidak mengalami KIPI. ada hubungan antara 2 variabel dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yaitu pengetahuan (p=0,000) dan sikap p=(0,000) sedangkan tidak terdapat hubungan kecemasan (p=0,192) dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 2 di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep. Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) namun tidak terdapat hubungan kecemasan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac. Penelitian ini menyarankan kepada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 1 dan 2 agar dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan pada masyarakat dan sasaran per kelompok penerima vaksin covid-19 lainnya. khususnya tentang imunisasi dan yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dengan melakukan penanggulangan jika terjadi KIPI. sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan dan kemauan masyarakat umum untuk mengikuti program vaksinasi. pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia bebas dari pandemi Covid-19.
Efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah Dalam Menurunkan Parameter Kimia Di RSUD Lagaligo Kecamatan Wotu Mutiara Abduh; Abd. Gafur; Muhammad Ikhtiar; Alfina Baharuddin; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.475

Abstract

Air limbah rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran yang sangat cukup besar, apabila tidak diolah dengan baik dapat mencemari lingkungan rumah sakit dan lingkungan disekitarnya, oleh karena itu limbah cair pada umumnya mengandung mikroorganisme, bahan kimia, bahan beracun   dan   radioktif. Tujuan untuk melakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Efesiensi Limbah (IPAL) RSUD I LAGALIGO Kecamatan Wotu Tahun 2022. dalam menurunkan parameter kimia pH, BOD5, COD, TSS, NH3 bebas, Dan PO4-P. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan laboratorium untuk mengetahui efisensi limbah rumah sakit di RSUD I Lagaligo Kecamatan Wotu Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini adalah Pada hasil pemeriksaan limbah cair (Ipal) parameter yang dapat di katakan sangat efisien adalah parameter pada COD    pada sore hari dengan hasil perhitungan 96%. Adapun pada pagi hari titdak efisien dengan jumlah 4%. Pada hasil pemeriksaaan limbah cair (Ipal) parameter yang dapat dikatakan sebagai efisien adalah parameter TSS pada sore hari dengan hasil perhitungan 63%, dan pada pagi hari cukup evisien dengan hasil efisiensi 50%, Pada hasil pemeriksaan limbah cair (Ipal) parameter yang dapat dikatakan cukup efisien adalah parameter PO4p pada sore hari dengan jumlah perhitungan 45%. Dan pada pagi hari kurang efisien dengan jumlah 35%, Pada hasil pemeriksaan limbah cair (Ipal) parameter yang dapat di katakan sebagai kurang efisien adalah parameter NH3 yaitu dengan jumlah perhitungan 30% pada pagi hari dan 25% pada sore hari, Pada hasil pemeriksaan limbah cair (Ipal) parameter yang dapat dikatakan tidak efisien BOD, dimana pada pagi hari 0% dan pada sore hari 6%.
Implementasi Kebijakan Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep Anas, Hiejrah Rahmat; Mansur Sididi; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.476

Abstract

Deman Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan di tularkan melalui vektor nyamuk dari spesie Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus. Peran vektor dalam penyebaran penyakit menyebabkan kasus banyak ditemukan pada musim hujan ketika munculnya banyak genangan air yang menjadi tempat perindukan nyamuk. Selain iklim dan kondisi lingkungan, beberapa studi menunjukkan bahwa DBD berhubungan dengan mobilitas dan kepadatan penduduk dan perilaku masyarakat. Faktor-faktor yang memengaruhi hal tersebut menjadi landasan dalam upaya pencengahan dan pengendalian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai implementasi kebijakan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang diantaranya 2 informan biasa, 1 informan pendukung dan 1 informan kunci. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa komunikasi yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten pangkep sudah dilaksanakan dengan baik, adapun sumber daya sudah mencukupi untuk pengendalian DBD, disposisi dalam hal ini sudah efektif dalam pengendalian DBD dan struktur birokrasi sudah dilakukan oleh dinas kesehatan dan puskesmas dengan baik mulai dari mekanisme upaya hingga melakukan BIMTEK dan sosialisasi.
Faktor Yang Berhubungan Dengan ATP Dan WTP Dalam Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri Natasya Febrianti Masri; Arni Rizqiani Rusydi; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.477

Abstract

Ability to pay dan Willingness to pay merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan yang kemudian juga akan berpengaruh terhadap pemerataan. Hubungan terhadap tingkat kemampuan dan kemauan membayar sangat penting untuk dilakukan karena merupakan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengikuti jaminan kesehatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan ATP (Ability to pay) dan WTP (Willingness to pay) dalam membayar iuran BPJS Kesehatan mandiri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 237 pasien di Puskesmas Rappokalling dengan jumlah sampel 149 responden diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa variable yang berhubungan dengan ATP dan WTP adalah pekerjaan p(0,033), tabungan kesehatan p(0,000), pendapatan p(0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah jumlah anggota keluarga p(0,501), pengeluaran p(696), pengetahuan p(0,155), pelayanan kesehatan p(0,405). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa : Pekerjaan, pendapatan, tabungan kesehatan berhubungan dengan ATP (Ability to pay), sedangkan jumlah anggota keluarga tidak berhubungan dengan ATP (Ability to pay ). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan pelayanan kesehatan dengan WTP (Willingness to pay). Diharapkan agar petugas layanan kesehatan terus menngkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Rappokalling, guna meningkatkan kemauan membayar iuran BPJS Kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling.
Hubungan Audit Manajemen SDM Terhadap Kinerja Perawat Instalasi Rawat Inap RS Nene Mallomo Sidrap Nurfadilla S; Ella Andayanie; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.479

Abstract

Audit Manajemen adalah evaluasi terhadap efesieni dan efektivitas operasi perusahaan. Dalam Konteks Audit Manajemen meliputi seluruh operasi internal perusahaan yang harus dipertanggung jawabkan kepada berbagai pihak yang memiliki wewenang yang lebih tinggi. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di Rumah Sakit Nene Mallomo Sidenreng Rappang, Pelatihan dan Pengembangan masih sangat rendah sekitar 70% perawat belum pernah mengikuti pelatihan dan pengembangan karena belum dijalankan program pelatihan dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Audit Manejemen Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Nene Mallomo Sidenreng Rappang. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat PNS instalasi rawat inap di rumah sakit nene mallomo sidenreng rappang. Sampel sebanyak 68 responden. Analisis Analisis data yang digunakan yaitu Univariat dan Bivariat dengan Uji Chi-Square.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Kesehatan Pekerja Di Bagian Power Plant Ptpn XIV Pabrik Gula Camming Irmalasari, Fani; Muhammad Ikhtiar; Ikhram Hardi S
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.484

Abstract

Kesehatan dan keselamatan masyarakat pekerja sangat terkait hubungannya dengan kesejahteraan dari pekerja itu sendiri. Perusahaan jelas ingin pekerja sehat, dikarenakan pekerja yang sehat akan menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dibandingkan dengan pekerja yang kesehatannya terganggu. Masalah kesehatan juga kerap kali dikeluhkan pekerja PTPN XIV Pabrik Gula Camming. Berdasarkan hasil observasi, mesin-mesin produksi di PTPN XIV Pabrik Gula Camming aktif selama 24 jam pada saat penggulingan. Semua mesin aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status kesehatan  pekerja di bagian Power plant  PTPN XIV Pabrik Gula Camming. Sampel yang digunakan yaitu seluruh pekerja dibagian power plant PTPN XIV Pabrik Gula Camming sebanayak 21 pekerja. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariate. Sedangkan pendekatan yang digunakan cross sectional dengan analisis chi-squere. Hasil penelitian menunjukkanTidak ada hubungan antara perilaku kerja dengan status kesehatan pekerja bagian Power Plant di PTPN XIV Pabrik Gula Camming dimana nila p= 0.09 > 0.05, kedua, Ada hubungan lingkungan kerja dengan status kesehatan pekerja bagian Power  Plant di PTPN XIV Pabrik Gula Camming dimana nila p= 0.000 < 0.05. Dan terakhir Tidak ada hubungan antara layanan kesehatan dengan status kesehatan pekerja bagian Power Plant di PTPN XIV Pabrik Gula Camming dimana nila p= 0.223 > 0.05. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pekerja yang status kesehatannya sehat untuk memperhatikan kembali gaya hidup atau sikapnya di lingkungan ataupun di luar lingkungan kerja.
Hubungan Technical Quality Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Kota Ternate Puspitasari, Febrianti; Hasan, Chaeruddin; Yusriani, Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.485

Abstract

Kualitas pelayanan dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi pelanggan. Citra kualitas pelayanan yang baik pada sudut pandang atau persepsi pelanggan. Dalam pelayanan kesehatan, kualitas pelayanan menempatkan pasien sebagai pihak yang mengkonsumsi dan menikmati jasa pelayanan kesehatan termasuk yang paling menentukan kualitas jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Technical quality dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kota Ternate. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 13.012 rata- rata dalam 1 tahun jumlah sampel adalah 293 pasien, penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa technical quality terdapat hubungan signifikan dengan kepuasan pasien dengan nilai P-Value 0,000<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah technical quality sangat signifikan dengan kepuasan pasien sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar pihak Puskesmas Kota Ternate agar lebih meningkatkan kinerja petugasnya agar pasien puas dalam mendapatkan pelayanan dan meningkatkan sarana fasilitas di Puskesmas Kota Ternate tersebut agar pasien merasa nyaman dan tenang dalam memeriksa kesehatan.
Pengetahuan Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Di Desa Bontosunggu Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa Maulana, Miftah Nur; Yusriani, Yusriani; Rahman, Harpiana
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.486

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengajak seluruh masyarakat untuk membudayakan berperilaku hidup sehat agar mau dan mampu mengubah kebiasaan tidak sehat. GERMAS juga diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat untuk berperilaku sehat, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan mengurangi beban biaya kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan tentang gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di Desa Bontosunggu Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif. Jumlah populasi rumah tangga di Desa Bontosunggu Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa berjumlah 667 orang. Untuk menghitung besar sampel menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel berjumlah 250 rumah tangga. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil menunjukkan bahwa 105 responden (42,0%) memiliki pengetahuan baik karena mampu mencapai skor lebih dari 50% dalam penilaian pengetahuan, sedangkan 145 responden (58,0%) memiliki pengetahuan kurang baik karena tidak mencapai skor lebih dari 50% dalam penilaian pengetahuan. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan masyarakat tentang gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di Desa Bontosunggu Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa masih rendah, perlu upaya edukasi dan pemberian informasi secara berkelanjutan.
Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia Di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampili Hidayat Arifuddin, Muh. Aswar; Fairus Prihatin Idris; Andi Asrina Aofuddin
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.487

Abstract

Pada masa pandemi ini juga banyak lansia yang tidak memanfaatkan pelayanan posyandu lansia hal ini dikarenakan mereka takut untuk berinteraksi apalagi yang memiliki penyakit degeneratif hal ini sehingga perlu adanya upaya strategi promosi kesehatan. Strategi promosi kesehatan dalam hal ini seperti advokasi, bina suasana, gerakan pemberdayaan, dan kemitraan Berdasarkan hasil wawancara Penanggung Jawab Program Posyandu Lansia pada tanggal 04 Maret 2022 terdapat beberapa masalah yang dialami selama kegiatan Posyandu Lansia yaitu masih kurang lansia yang berkunjung ke Posyandu Lansia, masyarakat masih kurang paham tentang Posyandu Lansia, dan kurangnya peranan Tokoh Masyarakat tentang Posyandu Lansia. Berdasarkan uraian sebelumnya sehingga menarik untuk mengkaji “Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia) di Masa Pandemi Corona Virus Disease- 19 (Covid-19) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampili tahun 2020. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi kualitatif untuk menggali informasi secara mendalam mengenai Strategi Promosi Kesehatan Pelaksanaan Posyandu Lansia Di Masa Pandemi Covid-19 Wilayah Kerja Puskesmas Kampili Tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait strategi promosi kesehatan pelaksanaan posyandu lansia di masa pandemi covid 19 diwilayah kerja puskesmas Kampili tahun 2020 maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Advokasi yang dilakukan tim promosi kesehatan Puskesmas Kampili terkait pelaksanaan posyandu lansia dimasa pandemi covid 19 yaitu dengan lobi politik dimana lobi yang di lakukan oleh petugas promosi kesehatan dengan perangkat desa dengan mendatangi langsung kepala desa, Pertemuan tim promosi kesehatan secara langsung dengan kepala desa di wilayah kerja puskesmas kampili yaitu untuk membahas jadwal pelaksanaan posyandu.
Analisis Pola Konsumsi Mikronutrien Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Di Kota Makassar Tahun 2022 Yahya, Rachmadina; Wardiah Hamzah; Abd. Gafur; Nasruddin Syam; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.488

Abstract

Autism Spectrum Disorders (ASD) adalah suatu gangguan perkembangan pervasif yang ditandai oleh melemahnya kemampuan bersosialisasi dan bertingkah laku. Jumlah kasus anak ASD usia 5-13 tahun pada tahun 2014 di Kota Makassar sebanyak 185 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola dan perbandingan konsumsi mikronutrien (Ca,Cu,dan Zn) terhadap tingkat keparahan pada anak ASD di Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian diperoleh terdapat 19 anak ASD berjenis kelamin laki-laki dan 11 anak ASD berjenis kelamin perempuan. Hasil  uji statistik hubungan antara pola konsumsi Ca, Cu dan Zn terhadap tingkat keparahan anak ASD masing-masing variabel yaitu pola konsumsi Ca terhadap tingkat keparahan ( p = 0,37 > 0,05), pola konsumsi Zn terhadap tingkat keparahan (p= 0,21> 0,05) dan pola konsumsi Cu terhadap tingkat keparahan (p= 0,41> 0,05) yang berarti tidak ada perbedaan antara kedua variabel. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa tingkat keparahan dengan persentase terbesar pada kategori autism tingkat rendah adalah 76,6%, kategori autism tingkat sedang 13,3% , kategori autism tingkat berat 10,0% dan tidak ada hubungan antara asupan kalsium (Ca), seng (Zn), dan tembaga (Cu) dengan tingkat keparahan anak ASD. Disarankan bagi orang tua perlu penyuluhan terkait konsumsi kecukupan (Ca, Cu dan  Zn) dan pemilihan bahan makanan yang baik untuk anak serta bagi penelitian selanjutnya dapat meneliti terkait permasalahan anak ASD terkait pola konsumsi yang dianjurkan dan tidak dianjurkan.