cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_kimiakemasan@yahoo.com
Phone
+6281806885732
Journal Mail Official
jurnal_kimiakemasan@yahoo.com
Editorial Address
Balai Besar Kimia dan Kemasan, Kementerian Perindustrian Jl. Balai Kimia No.1, Pekayon, Pasar Rebo Jakarta Timur 13710 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kimia dan Kemasan
ISSN : 2088026X     EISSN : 25499424     DOI : http://dx.doi.org/10.24817
Jurnal Kimia dan Kemasan (JKK) publishes original research article related to Applied chemistry including natural product (essential oils, palm oil derivative, natural dye), biopolymer, chemical synthesis, and problems of chemical processes and apparatus; and also packaging material and technology.
Articles 410 Documents
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Ag2S Terhadap Komposit Konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x (x = 0,1 - 0,5 ) Safei Purnama; Patricius Purwanto; Grace Tj. Sulungbudi
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 38 No. 2 Oktober 2016
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v38i2.2701

Abstract

Komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x dibuat dengan metalurgi serbuk dengan mencampurkan serbuk Ag2S dengan Na3PO4, dikompaksi dengan tekanan 48,26.106 N/m2 dan diameter 1,5.10-2 m. Komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x dilakukan pemanasan pada suhu 150 °C selama 5 jam. Penentuan struktur kristal (Ag2S)x(Na3PO4)1-x dilakukan dengan teknik difraksi sinar- x. Analisis puncak difraksi sinar-x pada komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x menunjukkan struktur Ag2S dan Na3PO4. Pengukuran konduktivitas komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x dilakukan dengan alat LCR-meter pada frekuensi 0,1 Hz sampai dengan 100 kHz. Konduktivitas komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x naik dan impedansinya turun seiring dengan naiknya konsentrasi Ag2S. Analisis morfologi permukaan komposit konduktor (Ag2S)x(Na3PO4)1-x dilakukan dengan mikroskop elektron, hasil menunjukkan terjadi perubahan seiring dengan bertambahnya konsentrasi Ag2S. 
Optimasi Ukuran KKG Sebagai Kemasan Transpor Triyanto Hadisoemarto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 1 APRIL 1999
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5157

Abstract

Redesign of the existing transport corrugated box from its initial dimension of 504x404x202 mm consisting (5x4) primary packages of 1 liter liquid product, has been carried out to minimize the use of raw material, to maximize the pallet efficiency, and to improve its ability to withstand the laboratory scale of transportation simulation tests.The results indicate that all of those three purposes can already be achieved mainly by changing the formation of the primary packages in the box, i.e. from one stack (5x4) into two stacks 2(5x2). However, the best result is shown by the two stacks 2(4x2) of primary packages within the box having dimension of 404x205x395 mm.
Pembuatan Zat Pewarna Nabati Dari Kunyit Budi Utami
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN NO.38 TRIWULAN IV 1987/1988
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4975

Abstract

Turmeric is useful as medicine, spices and pigment. A plant cultivated extensively inIndia, Ceylon and Indonesia. Turmeric pigment consist of the dried, boiled and grinded rhixomes of Curcumalonga. Turmeric pigment have more benefit than synthetic pigment.
Peningkatan Aktivitas Anti Aging Pada Krim Nanopartikel Dengan Penambahan Bahan Aktif Alam Dwinna Rahmi; Emmy Ratnawati; Retno Yunilawati; Novi Nur Aidha
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 36 No. 2 Oktober 2014
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v36i2.1888

Abstract

Penambahan bahan aktif metil sinamat atau β-glukan yang berasal dari bahan alam dapat lebih meningkatkan aktivitas anti aging dalam krim nanopartikel berbasis kelapa sawit. Metil sinamat yang dipakai berasal dari minyak laja gowah Indonesia yang diekstraksi dan difraksinasi menghasilkan metil sinamat dengan kemurnian 99%. β-glukan yang digunakan berasal dari produk Korea. Pada penelitian ini proses sonikasi pada pembuatan krim nanopartikel tidak mempengaruhi jumlah kandungan bahan aktif di dalam krim. Aktivitas anti aging meningkat, dengan selisih skor kerutan antara krim nanopartikel murni dan krim nanopartikel dengan penambahan bahan aktif yaitu sebesar < 0,001 untuk metil sinamat dan < 0,05 untuk β-glukan. Selain itu, stabilitas emulsi krim tetap sekitar 99% setelah dibiarkan selama 7 bulan di ruang terbuka dan suhu ruang. 
Pengaruh Kadar Air Dan Jenis Plastisizer Terhadap Sifat Fisik Plastik Biodegradable Dari Campuran Pati Jagung Dan Polivinil Alkohol Budi Utami; Hendartini Hendartini
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4824

Abstract

Recently the use of plastic packaging is become avoided because their waste will create environmental problem. As an alternative choice the use of biodegradable plastic packaging has been developed Research on biodegradable plastic has been carried out to study the effect of water content and kind of plasticizer on mechanical properties of the biodegradable plastic made from corn starch and polyvinyl alcohol. The result shows that water can increase the elongation of the plastic, but on the other hand it can decrease the tensile strength and barrier properties by increasing the water vapour transsmision rate. Therefore the use of water as a plasticizer must be mixed with other plasticizer such as glycerol, sorbitol, polyethylene glycol and glycerol monostearate. In this study the best result is by using mixture of water and sorbitol with ratio = 5: I and the ratio of solid material (starch + PVOH +nucleating agent) and plasticizer = 1 : I.
BIODEGRADASI DAN TOKSISITAS DETERJEN Siti Agustina; Wuryanto Wuryanto; Suratmono Suratmono
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3580

Abstract

Deterjen merupakan bahan pembersih pakaian yang mengandung surfaktan dan bahan pengisi, yang banyak digunakan oleh manusia. Kriteria ekolabel menunjukkan bahwa biodegradasi deterjen adalah  lebih besar dari 90% dan tingkat toksisitasnya terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biodegradibilitas dan toxicity deterjen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakteri pseudomonas dan bakteri bacillus dapat mendegradasi deterjen sebesar 96 - 97 %, dan toksisitas lingkungan yang diuji pada ikan mas menunjukkan LC 50 selama 96 jam adalah pada konsentrasi deterjen sebesar 3,5 ppm.
Plastik Sebagai Wadah Garam Beiodium Anang Lukmana
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.15 & 16 JULI & OKTOBER 1979
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4924

Abstract

The utilization of plastic as packaging material in the form of bag has indicated that it was the most economic and practical container, and it has widely used for salt packaging in order to avoid the salt being damaged.The hygroscopics characteristic of the iodized salt could be tolerate by polypropylene and polyetylene plastics container
Pengaruh Penggunaan Kitosan Terhadap Sifat Barrier Edible Film Tapioka Termodifikasi Guntarti Supeni; Suryo Irawan
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 34 No. 1 April 2012
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v34i1.1854

Abstract

Penelitian pengaruh kitosan terhadap sifat barrier edible film tapioka termodifikasi dilakukan. Hal ini dilakukan karena lembaran film yang diperoleh pada penelitian sebelumnya masih memerlukan peningkatan sifat barrier dan kestabilan film pada penyimpanan. Seperti diketahui tapioka bersifat hidrofilik, sehingga perlu campuran bahan yang bersifat hidrofobik. Salah satu bahan yang mempunyai sifat tersebut adalah kitosan, dengan penambahan aditif lain diharapkan dapat memperbaiki sifat film. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kitosan terhadap sifat barrier edible film tapioka termodifikasi. Penelitian dilakukan dengan metode pencampuran larutan edible film tapioka termodifikasi dengan larutan kitosan. Variabel yang digunakan adalah penambahan konsentrasi kitosan pada larutan edible film tapioka termodifikasi, dengan menitik- beratkan parameter uji pada nilai laju O2TR dan nilai laju WVTR dari edible film yang dihasilkan. Secara umum lembaran film yang dihasilkan masih memiliki laju transmisi uap air (WVTR) yang cukup besar (>200 g/m2/24 jam) dan memiliki sifat kedap terhadap oksigen yang cukup baik, ditandai dengan rendahnya nilai laju transmisi oksigen (O2TR) (<1cc/m2/24jam). Penggunaan paling optimal 1:0,75 dihasilkan nilai laju WVTR minimum sebesar 215,48 g/m2/24 jam dan nilai laju O2TR sebesar 0,376 (cc/m2/24jam). Pada hasil analisis SEM terlihat bahwa pada penambahan filler kitosan sebesar 75% mempunyai sifat barrier terhadap uap air yang baik, hal ini disebabkan filler kitosan yang ditambahkan sudah merata mengisi pori-pori atau celah ikatan antar polimer yang terbentuk. Penambahan kitosan tidak dapat meningkatkan grade pada JIS Z 1707-1997, Plastic Film for Food Packaging. 
Green Modifikasi Nanopartikel Au Terhadap Permukaan Bentonit Terpilar Cu Sebagai Degradasi Zat Warna Remazol Brilliant Blue R (RBBR) Indra Gunawan; Miftah Fauziah; Yoki Yulizar; Sudirman Sudirman
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 41 No. 2 Oktober 2019
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v41i2.4331

Abstract

Telah dilakukan sintesis bentonit terpilarisasi Cu dan diimmobilisasi nanopartikel Au sebagai katalis degradasi termal RBBR(Remazol Brilliant Blue R) menggunakan H2O2. Karakterisasi Na-bentonit, bentonit terpilarisasi Cu dan immobilisasi naopartikel Au di dalam Cu-bentonit dilakukan dengan menggunakan peralatan-peralatan FTIR, XRDdan SEM-EDS. Dalam kategori pewarna secara keseluruhan, RBBRadalah pewarna antrakuinon yang digunakan pada industri tekstil. Ini adalah pewarna berbahaya dan dapat merusak kehidupan akuatik dan juga kehidupan vegetatif jika air yang terkontaminasi digunakan untuk irigasi. Karakterisasi degradasi dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan pada jumlah katalis 4 mg Cu-bentonit-Au mampu mempercepat reaksi degradasi termal RBBRpada konsentrasi 1,56x10-5M, dengan persentase dye removalmencapai 98,18%. Waktu reaksi dan suhu reaksi optimum adalah 10 menit dan 98 oC, sementara konsentrasi optimum H2O2untuk degradasi RBBRadalah 4,62x10-1M.
Percobaan Pendahuluan Pembuatan Makanan Anjing Bentuk Kering Budi Utami
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5043

Abstract

Masalah pangan memegang peranan penting dalam perekonomian, dan seiring de­ngan makin naiknya pendapatan penduduk di negara­negara maju maka bertambah pula tuntutan terhadap mutu makanan. Hal ini mendorong para produsen bersaing ketat merebut pasar dengan jalan memproduksi bahan yang bermutu tinggi dan memenuhi standar yang ditetapkan. Kemajuan tekno­ logi berperan untuk menciptakan produk ­produk olahan baru dengan berbagai je­nisnya.

Filter by Year

1976 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 43 No. 2 Oktober 2021 Vol. 43 No. 1 April 2021 Vol. 42 No. 2 Oktober 2020 Vol. 42 No. 1 April 2020 Vol. 41 No. 2 Oktober 2019 Vol. 41 No. 1 April 2019 Vol. 40 No. 2 Oktober 2018 Vol. 40 No. 1 April 2018 Vol. 39 No. 2 Oktober 2017 Vol. 39 No. 1 April 2017 Vol. 38 No. 2 Oktober 2016 Vol. 38 No. 1 April 2016 Vol. 37 No. 2 Oktober 2015 Vol. 37 No. 1 April 2015 Vol. 36 No. 2 Oktober 2014 Vol. 36 No. 1 April 2014 Vol. 35 No. 2 Oktober 2013 Vol. 35 No. 1 April 2013 Vol. 34 No. 2 Oktober 2012 Vol. 34 No. 1 April 2012 Vol. 33 No. 2 Oktober 2011 Vol. 33 No. 1 April 2011 Vol. 32 No. 2 Oktober 2010 Vol. 32 No. 1 April 2010 BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 1 APRIL 2004 Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 2 AGUSTUS 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 1 APRIL 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 1 JUNI 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 2 DESEMBER 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 1 JUNI 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 1 JUNI 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 3 DESEMBER 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 2 AGUSTUS 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 1 APRIL 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 3 DESEMBER 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 2 AGUSTUS 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 1 APRIL 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 3 DESEMBER 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 2 AGUSTUS 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 1 APRIL 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 3 DESEMBER 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 2 AGUSTUS 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 1 APRIL 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 4 DESEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 3 SEPTEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991 BULLETIN PENELITIAN NO.45 TRIWULAN III 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.44 TRIWULAN II 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.43 TRIWULAN I 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.38 TRIWULAN IV 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.36 TRIWULAN II 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.35 TRIWULAN I 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.34 TRIWULAN IV 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.33 TRIWULAN III 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.26 TRIWULAN IV 1983/1984 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.15 & 16 JULI & OKTOBER 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.13 & 14 JANUARI & APRIL 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.11 & 12 JULI & OKTOBER 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.10 APRIL 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.9 JANUARI 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.8 OKTOBER 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.7 JULI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.5 JANUARI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.4 OKTOBER 1976 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.3 JULI 1976 More Issue