cover
Contact Name
Cahyo Yusuf
Contact Email
cahyoyusuf@untidar.ac.id
Phone
+6281567820558
Journal Mail Official
cahyoyusuf@untidar.ac.id
Editorial Address
JL. DUKU 5 F/ PERUM KORPRI RT 006/ RW010, KELURAHAN KRAMAT SELATAN, KECAMATAN MAGELANG UTARA
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Repetisi)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 27159612     EISSN : 27159612     DOI : 10.31002
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Tidar. Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan keilmuan bidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. Artikel yang dimuat merupakan artikel hasil penelitian, kajian ilmiah kritis, dan isu penting terkini yang sesuai dengan focus dan scope jurnal. Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menjalin kerja sama dengan forum-forum mahasiswa ilmiah bidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia di tingkat regional, nasional, dan internasional yang sesuai dengan ketentuan spesifikasi artikel sesuai focus dan scope jurnal. Tata tulis mengikuti template yang sudah disediakan di OJS. Perlakuan sama dengan artikel yang masuk ke Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia . Focus dan Scope curriculum and materials development professional development policy and practice in assessment language skills and language components genre based language teaching and literature Indonesian language for foreign speakers technology enhance language learning literature studies linguistics studies
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2" : 10 Documents clear
Penanda Referensi Endofora dan Formulasi Materi Ajar di SMA Priscilia Putriati Purnomo
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta referensi endofora yang terdapat pada caption instagram @fathuurr_. Masalah penelitian ini: (1) apa sajakah penanda referensi endofora?; (2) apa sajakah jenis referensi endofora?; (3) bagaimana formulasi materi ajar referensi endofora pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA? Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penanda referensi endofora, (2) mendeskripsikan jenis referensi endofora, dan (3) memformulasi materi ajar referensi endofora pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode baca dengan teknik penyediaan data teknik tanda dan teknik catat. Penelitian ini bersumber data caption instagram @fathuurr_ pada postingan Maret 2019 – Januari 2020. Analisis data menggunakan metode agih. Teknik analisis penelitian ini ialah teknik dasar Bagi Unsur Langsung dan teknik lanjutan menggunakan teknik ganti. Hasil penelitian ini diperoleh: 11 penanda dari jenis referensi endofora anaforis yang terdiri dari penanda referensi persona, penanda referensi demonstrative, dan penanda referensi komparatif. Penanda referensi persona ditandai dengan penanda saya, aku, kami, kalian, -nya, dan mereka; penanda referensi demonstratif ditandai dengan penanda ini, itu, dan sana; dan penanda referensi komparatif ditandai dengan penanda begitupun. Selanjutnya ditemukan 4 penanda dari jenis referensi endofora kataforis yang terdiri dari penanda referensi persona dan penanda referensi komparatif. Penanda referensi persona terdiri dengan penanda kami, kalian, dan –nya; dan penanda referensi komparatif dengan penanda sependapat. Hasil penelitian ini diformulasi menjadi materi ajar Bahasa Indonesia kelas XI SMA dengan komposisi penggunaan pronomina persona, pronomina demonstrative, dan pronomina komparatif pada materi teks ceramah. Kata Kunci: Penanda referensi endofora, jenis referensi endofora, materi ajar.
Perbandingan Bentuk dan Makna Kata Kena dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia serta Implementasinya sebagai Materi Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Atif Solehudin; Fransiscus Xaverius Samingin; Asri Wijayanti
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian perbandingan bentuk dan makna kata kena dalam bahasa Indonesia dan Malaysia ini dilatarbelakangi perbedaan penggunaan kata kena. Bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang memiliki akar bahasa yang sama yakni bahasa Melayu mengalami perubahan mengikuti perkembangan zaman. Dalam bahasa Indonesia, kata kena lazim dimaknai ‘tertimpa atau mendapat’, sedangkan dalam bahasa Malaysia bermakna ‘tahu, tepat, harus, tertimpat, terhantuk, tertimpa, bisa’. Penelitian ini terdiri dari dua rumusan masalah, yakni (1) bagaimana perbandingan bentuk dan makna kata kena dalam bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia? dan (2) bagaimana implementasi materi ajar kata kena dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA? Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengungkapkan deskripsi perbandingan bentuk dan makna kata kena dalam bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia, (2) pembuatan materi ajar berdasarkan perbandingan kata kena dalam bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Teori yang digunakan mencakup perbandingan bahasa Indonesia dan Malaysia, linguistik konstratif, kategori sintaktis, ragam makna, dan materi ajar. Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data yakni metode simak. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik rekam dan catat. Sementara itu, metode dan teknik analisis yang digunakan yakni metode agih dan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung).Kata Kunci       : Perbandingan, Kena, Bentuk, Makna.
Nilai Budaya dalam Novel KKN di Desa Penari karya Simpleman dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra di SMA Galih Allam Ilafi; Mursia Ekawati; Asri Wijayanti
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai budaya yang ada di dalam masyarakat mulai terlupakan akibat masuknya budaya-budaya baru di era globalisasi ini. Salah satu nilai budaya yang mulai menghilang adalah kepercayaan tentang makrokosmos dan mikrokosmos. Masyarakat mulai banyak yang mempercayai bahwa dunia gaib itu hanyalah sebuah mitos atau khayalan, karena hal gaib memang sulit untuk dipahami oleh sebagian masyarakat. Salah satu novel yang terdapat nilai budaya tersebut yaitu novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Cerita dalam novel merupakan kisah nyata yang sempat viral di media sosial, sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai budaya yang terkandung dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman, agar penelitian ini bisa dijadikan sebagai bahan ajar di SMA kelas XII dan bisa dijadikan sebagai reverensi peneliti lain untuk mengkaji nilai budaya. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu mengidentifikasikan nilai budaya dan implementasinya pada bahan ajar pembelajaran apresiasi sastra SMA kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi analisis. Sumber data yang digunakan adalah novel KKN di Desa Penari karya Simpleman yang di terbitkan oleh PT. Bukune Kreatif Cipta. Data berupa kutipan-kutipan data yang terdapat dalam novel, berkaitan dengan nilai budaya yang terdapat dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman disesuaikan dengan rumusan masalah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat. Objek penelitian ini adalah nilai budaya yang terdapat dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar yang mengacu pada Kompetensi Dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan 4.9 merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat lima jenis nilai budaya dalam novel KKN di Desa Penari ini, yaitu (1) hubungan manusia dengan Tuhan, meliputi: rajin beribadah, bersyukur dan bertanggung jawab. (2) hubungan manusia dengan dirinya sendiri, meliputi: tanggung jawab, percaya diri, rasa ingin tahu yang tinggi, dan sadar akan kesalahan. (3) hubungan manusia dengan orang lain, yaitu: saling mengingatkan antar sesama, ramah, saling membantu, dapat menguasai diri, dan kejujuran. (4) hubungan manusia dengan masyarakat, meliputi: ramah tamah, bantu membantu, dan musyawarah. (5) hubungan manusia dengan alam, meliputi: percaya dengan hal gaib, dan memanfaatkan sumber daya alam.Kata Kunci: Nilai Budaya, Novel, KKN di Desa Penari, Apresiasi Sastra.
Nilai-Nilai Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Dunia Samin Karya Soesilo Toer: Tinjauan Sosiologi Sastra dan Implementasinya sebagai Materi Ajar Pembelajaran Sastra di SMA Mohammad Zainal Arifin; Yulia Esti Katrini; Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra termasuk novel mengandung nilai-nilai kehidupan yang berguna bagi pembaca, salah satunya nilai-nilai perjuangan. Nilai perjuangan merupakan tingkat atau derajat yang diinginkan manusia dengan usaha penuh kesukaran. Penelitian ini dilaterbelakangi adanya nilai-nilai perjuangan yang terkandung dalam novel Dunia Samin karya Soesilo Toer. Nilai-nilai perjuangan tersebut dapat menunjang pembentukan watak dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan tokoh utama dalam novel Dunia Samin karya Soesilo Toer dan mengimplementasikan hasil penelitian tersebut sebagai referensi materi ajar dalam pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yaitu metode simak dan teknik catat. Metode yang digunakan dalam menganalisis data yaitu metode deskriptif analitik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis teks. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Nilai-nilai perjuangan yang dimiliki tokoh utama berupa 3 data nilai rela berkorban, 4 data nilai persatuan, 3 data nilai harga-menghargai, 5 data nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan nilai kerja sama terdapat 4 data. (2) Hasil penelitian yang diperoleh dapat dijadikan sebagai referensi pembuatan materi ajar pembelajaran sastra di SMA. Materi ajar tersebut terdapat pada KD (Kompetensi Dasar) kelas XII 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel, 4.9 merancang novel atau novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.Kata Kunci: Nilai-nilai perjuangan, novel Dunia Samin, sosiologi sastra,  materi ajar.
Dekonstruksi Tokoh Kompleks Franklin Clarke dalam Novel Pembunuhan ABC karya Agatha Christie sebagai Materi Ajar Sastra di SMA Gerry Aby Althalarik; Fransiscus Xaverius Samingin; Imam Baihaqi
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendekatan struktural yang dinilai fundamental dan tidak mau menerima aspek-aspek yang mempengaruhi terbentuknya hasil tulisan yang utuh. Kelemahan pendekatan tersebut dapat ditinjau dari pengkajian beberapa aspek yang membangun   karya    sastra, salah satunya ialah tokoh. Pengkajian tokoh menggunakan pendekatan struktural   mempunyai   kelemahan karena hanya dapat mengkaji satu sisi kehidupannya saja.  Kenyataannya, setiap manusia mempunyai dua sisi kehidupan. Sisi yang pertama ialah sisi baik dan yang kedua ialah sisi buruk.  Oleh karena itu, muncullah teori dekonstruksi sastra. Pendekatan dekonstruksi muncul untuk mengkaji makna tersembunyi di balik penangkapan struktural. Sumber data yang telah dianalisis menggunakan pendekatan dekonstruksi ialah novel Pembunuhan ABC karya Agatha Christie. Tujuan  penelitian ini yaitu: (1)  mendeskripsikan dekonstruksi tokoh kompleks Franklin Clarke pada  novel Pembunuhan  ABC karya  Agatha Christie dan  (2)  menyusun materi ajar  sastra di SMA menggunakan dekonstruksi tokoh  kompleks Franklin Clarke dalam novel Pembunuhan  ABC karya  Agatha Christie. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan data berupa dialog, narasi berupa kalimat, dan paragraf yang mengandung dekonstruksi karakter tokoh Franklin Clarke.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah metode studi pustaka dengan teknik kartu data, sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif dengan teknik analisis teks. Hasil dari penelitian ini berupa deskripsi-deskripsi tentang dekonstruksi tokoh kompleks yang tersembunyi di dalam teks.  Hasil tersebut kemudian dijadikan formula untuk menyusun bahan ajar supaya dapat dipelajari oleh siswa SMA, terutama kelas XII pada KD 3.9 dan 4.9.Kata Kunci: dekonstruksi, tokoh  kompleks, Pembunuhan  ABC, Agatha Christie, materi pembelajaran sastra di SMA.
Nilai Sosial dalam Kumpulan Cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Teks Eksplanasi di SMA Nuha Nur Umara Rafi; Mursia Ekawati; Fifit Firmadani
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi oleh rasa sosial yang dimiliki oleh seorang wanita kepada orang-orang di sekelilingnya dalam kumpulan cerpen. Masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) nilai sosial apa saja yang terkandung dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami dan (2) bagaimana bahan ajar nilai sosial yang terkandung dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami pada pembelajaran teks eksplanasi di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenainilai sosial yang terkandung dalam kumpulan cerpenSi Parasit Lajang karya Ayu Utami dan menghasilkan bahan ajar nilai sosial yang terkandung dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utamipada pembelajaran teks eksplanasi di SMA.Penelitian ini juga mempelajari mengenai pengertian teks eksplanasi, tujuan teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi, dan langkah-langkah menyusun teks eksplanasi. Alasan penelitian ini mengambil nilai sosial karena kebanyakan peserta didik menyusun teks eksplanasi mengenai fenomena alam, sangat jarang yang menyusun teks eksplanasi mengenai nilai sosial.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian nilai sosial dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami berupa nilai sosial yang tersirat maupun tersurat. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode simak dengan teknik menyiapkan sumber data, membaca, menandai, mencatat, mengkode, dan mereduksi data, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik analisis teks. Hasil dari penelitian ini berupa analisis-analisis mengenai nilai sosial dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami. Nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami yaitu nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Data yang diperoleh sebanyak 18 data. Nilai kasih sayang terdapat 9 data, nilai tanggung jawab terdapat 4 data, dan nilai keserasian hidup terdapat 5 data.Hasil penelitian ini kemudian dijadikan formula untuk menyusun bahan ajar di SMA kelas XI pada KD 3.4 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi dan 4.4 Memproduksi teks eksplanasi secara lisan atau tulis dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan. Hal ini didukung dengan banyaknya data yang ditemukan dalam kumpulan cerpen Si Parasit Lajang karya Ayu Utami, yaitu sebanyak 18 data. Penelitian ini mengkaji nilai sosial dalam kumpulan cerpen baik secara tersirat maupun tersurat.Kata Kunci: Nilai Sosial, Si Parasit Lajang, Teks Eksplanasi, Materi Pembelajaran Sastra di SMA.
Jenis Pengacuan pada Dialog Sule dalam Acara Ini Talk Show dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar di SMA Atik Farizka
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Jenis Pengacuan pada Dialog Sule dalam Acara Ini Talk Show dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar di SMA. Latar belakang dari penelitian ini dikarenakan persentase nilai siswa pada mata pelajaran teks biografi terutama materi pengacuan pada tahun 2018 kurang memuaskan. Bahkan nilai rata-rata nilai dari siswa berada di bawah angka 7. Selain itu juga ditemukan data dari salah satu SMA di Kota Magelang pada tahun 2018 hanya 12 siswa yang nilainya di atas KKM. Oleh karena itu dapat ditarik rumusan masalah penelitin ini yaitu (1) apa sajakah jenis pengacuan yang terdapat pada dialog Sule dalam acara Ini Talk Show edisi 28 Januari 2019? dan (2) bagaimanakah implementasi jenis pengacuan yang terdapat pada dialog Sule dalam acara Ini Talk Show edisi 28 Januari 2019 sebagai bahan ajar di SMA?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) memperoleh deskripsi jenis pengacuan pada dialog Sule dalam acara Ini Talk Show edisi 28 Januari 2019 dan (2) memperoleh model implementasi berupa bahan ajar dari jenis pengacuan pada dialog Sule dalam acara Ini Talk Show edisi 28 Januari 2019 dalam materi teks biografi kelas X di SMA. Manfaat dari penelitin ini bagi guru ialah dapat dijadikan sebagai materi ajar untuk materi jenis pengacuan. Selain itu, manfaat bagi siswa dapat memberikan pengetahuan lebih dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar, sedangkan manfaat untuk peneliti lain dapat dimanfaatkan untuk penelitian berikutnya. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan ialah menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode simak yang dimaksud ialah dengan melakukan simakan yang ada di dalam video. Setelah itu, teknik penyediaan data terdapat bagian-bagiannya yaitu (1) menyiapkan video, (2) menyimak video, (3) membuat transkrip, (4) membaca, menandai, dan mengode, (5) mencatat data, dan (6) mereduksi data.  Adapun metode dan teknik analisis data menggunakan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL). Metode agih adalah metode yang alat penentunya dari bahasa itu sendiri dan masih merupakan dari suatu bahasa. Teknik BUL ialah adanya suatu bagian yang masih menjadi bagian langsung pembentuk. Hasil penelitian ini ditemukan pengacuan berdasarkan letak acuannya dan pengacuan berdasarkan satuan lingualnya. (1) Pengacuan berdasarkan letak acuannya yang dapat diklasifikasikan pengacuan eksofora dan endofora. Jenis dari (a) eksfosora dapat dibagi menjadi eksofora persona pertama tunggal, eksofora kedua tunggal, eksofora ketiga tunggal, eksofora demonstratif tempat, dan eksofora demonstratif waktu. (b) Endofora terbagi menjadi dua yaitu anafora dan katafora. Pengacuan anafora ditemukan data anafora persona pertama jamak, anafora kedua tunggal, anafora kedua jamak, anafora ketiga tunggal, anafora demonstratif waktu, anafora demonstratif tempat, dan anafora komparatif. Pengacuan katafora dapat ditemukan jenis lain yaitu katafora persona kedua tunggal, katafora ketiga tunggal, katafora ketiga jamak, katafora demonstratif tempat, dan katafora komparatif. (2) Pengacuan berdasarkan satuan lingualnya terdapat (a) pengacuan persona terbagi menjadi persona pertama, kedua, dan ketiga baik itu tunggal maupun jamak. (b) Pengacuan demonstratif dari sumber data terdapat demonstratif waktu dan tempat. (c) Pengacuan komparatif atau perbandingan hanya terdapat 2 penanda. Hasil dari penelitian ini dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar di kelas X SMA pada Kurikulum 2013 edisi revisi 2017. Adapun materi yang dapat diterapkan ialah materi teks biografi yang terdapat pada unsur kebahasaan tentang jenis pengacuan. Kompetensi dasar yang di gunakan ialah KD 3.15, menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi, dan 4.15, menyusun teks biografi.Kata Kunci : Jenis pengacuan, dialog, dan bahan ajar
Karakter Tokoh Utama dalam Novel Guru, Hidupmu Hanya Untuk Kami karya Eidelweis Almira sebagai Materi Ajar Sastra di SMA Rizky Dian Safitri; Fransiscus Xaverius Samingin; Fifit Firmadani
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi berbagai karakter tokoh utama yang terkandung dalam novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami karya Eidelweis Almira dan memperoleh materi ajar sastra yang dikembangkan dari hasil penelitian ini. Skripsi yang berjudul Karakter Tokoh Utama dalam Novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami Karya Eidelweis Almira sebagai Materi Ajar Sastra di SMA dilatar belakangi karena karakter tokoh utama dalam novel dapat digunakan sebagai materi sastra di SMA. Dipilihnya topik karakter tokoh utama dalam penelitian ini karena erat kaitannya dengan KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Selain itu, untuk mengaitkan kajian karakter tokoh utama dalam novel menjadi sebuah materi ajar sastra yang menarik dan menekankan nilai pendidikan karakter untuk siswa SMA. Tujuan penelitian ini adalah (1) Memperoleh deskripsi berbagai karakter tokoh utama  dalam novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kamisebagai materi ajar sastra di SMA (2) Memperoleh materi ajar sastra di SMA yang dikembangkan dari novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra. Sumber datanya berasal dari novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami karya Eidelweis Almira. Objek datanya adalah pada karakter tokoh utama dalam novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami karya Eidelweis Almira. Wujud data dalam penelitian ini adalah kalimat yang menunjukan karakter tokoh utama dalam novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami karya Eidelweis Almira. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dan teknik penyediaan data yang digunakan adalah teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh simpulan tentang karakter tokoh utama dalam Novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami karya Eidelweis Almira. Pada penelitian ini menunjukkan dua karakter yang dimiliki oleh tokoh utama: (1) sanguinis, (2) phlagmatis. Peneliti telah menyusun materi ajar sesuai dengan silabus kurikulum 2013 bahasa Indonesia kelas XII. Materi ajar tersebut berbentuk brosur berisi tentang karakter tokoh utama dalam novel. Peneliti menggunakan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan penelitian selanjutnya, dan dapat digunakan sebagai materi ajar sastra di SMA.Kata Kunci      :  Karakter tokoh utama dan novel Guru, Hidupmu Hanya untuk Kami.
Kata Serapan Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia sebagai Bahan Ajar Teks Laporan Hasil Observasi di SMA Haniatul Isnaeni; Fransiscus Xaverius Samingin; Ayu Wulandari
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Kata Serapan Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia sebagai Bahan Ajar Teks Laporan Hasil Observasi di SMA ini dilatarbelakangi oleh terjadinya kontak bahasa antara satu masyarakat di suatu daerah dengan masyarakat lain yang berpengaruh kepada bahasa yang digunakan. Hal tersebut mengakibatkann banyak bahasa yang menyerap dari bahasa negara satu dengan bahasa negara lainnya. Salah satu bahasa asing yang pernah berhubungan langsung dengan bahasa Indonesia adalah bahasa Arab. Tujuan penelitian ini ialah: (1) memperoleh deskripsi mengenai proses kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia; (2) memperoleh deskripsi mengenai perubahan makna pada kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia; (3) menghasilkan bahan ajar kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada teks laporan hasil observasi di SMA. Data yang digunakan adalah kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan tentang proses penyerapan kata dan perubahan makna pada kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini ditemukan kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada buku mata pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK kelas X Oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2016. Dilihat dari jenis proses penyerapan kata ditemukan ada 25 kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia yang terdiri dari; 7 data yang termasuk  ke dalam proses adopsi, 10 data yang termasuk ke dalam proses adaptasi, 8 data diluar proses adaptasi dan adopsi, dan tidak terjadi perubahan makna pada semua data yang ditemukan. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi.Kata Kunci: kata serapan bahasa Arab, perubahan makna.
Pola Pikir Koplak dalam Novel Koplak karya Oka Rusmini dan Formulasinya sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra di SMA Aprilia Dwi Sulistyaningsih; Fransiscus Xaverius Samingin; Imam Baihaqi
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi yang berjudul Pola Pikir Koplak dalam Novel Koplak karya Oka Rusmini dan Formulasinya sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra di SMA ini dilatarbelakangi oleh pola pikir yang dialami oleh tokoh utama. Pola pikir yang dialami oleh Koplak merupakan pola pikir yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya yaitu secara logis, realistis, dan kritis. Selain itu dalam menyampaikan pemikiran-pemikiran tersebut disajikan secara karikatural. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pola pikir Koplak tokoh utama dalam novel Koplak dan (2) memperoleh materi ajar tentang pola pikir tokoh utama dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori kategori wilayah pikir Sigmund Freud. Penyediaan data penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan dengan menggunakan teknik kartu data sekunder berupa teks baik dalam kata, kalimat, dan paragraf. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik analisis yang disesuaikan dengan metode analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 57 data dari 6 pola pikir yang dialami oleh Koplak. Dari ke-6 pola pikir yang ditemukan ini terdiri dari 8 data pola pikir tidak logis, 3 data pola pikir tidak realistis, 14 data pola pikir logis, 22 data pola pikir realistis, 4 pola pikir berdasarkan suara hati, dan 6 data pola pikir berdasarkan ego ideal. Dari hasil penelitian ini yang berupa deskripsi pola pikir tokoh utama dapat dijadikan sebagai materi ajar apresiasi sastra yang meliputi novel, unsur intrinsik dan unsuk ekstrinsik novel, dan kategori wilayah pikir serta bentuk-bentuk pola pikir tokoh utama dalam novel yang disesuaikan dengan KD 3.9 di kelas XII SMA.Kata Kunci: Pola pikir, materi ajar, psikologi sastra

Page 1 of 1 | Total Record : 10