cover
Contact Name
Hartini
Contact Email
aisyara_yuliandari@yahoo.com
Phone
+62-85278568881
Journal Mail Official
aisyara_yuliandari@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Permata 1 No. 32 Kel.Labuh Baru Barat, Kec. Payung Sekaki, Pekanbaru – Indonesia 28292
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik
ISSN : 25275267     EISSN : 26217708     DOI : https://doi.org/10.52071/jstlm
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik (JSTLM, e-ISSN: 2621-7708, p-ISSN: 2527-5267) adalah sebuah jurnal yang didedikasikan untuk plublikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang sains dan laboratoium medik. semua publikasi di jurnal Jstlm bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik (JSTLM) dikelola secara profesional dalam hal membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. focus dan scope Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik (JSTLM) adalah sains, mikrobiologi, parasitologi, hematologi, kimia klinik, dan toksikologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Glucose, Ketone and Protein Profile in Diabetes Mellitus Patients Using Urine Strip Test at the Regional Health Laboratory UPTD of Samarinda City Hidayati, Nurul
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52071/jstlm.v10i2.175

Abstract

Diabetes mellitus is a disease of the metabolic system with the characteristics of hyperglycemia (an increase in blood sugar levels that exceed normal limits) which is caused by abnormalities in the body's insulin secretion, abnormalities in insulin action or even both. Currently, it is estimated that 25 million or around 9.3% of Indonesia's population in 2020 will experience impaired kidney function due to hypertension and diabetes. The aim of this study was to determine the profile of glucose, ketones and protein in diabetes mellitus sufferers using a urine strip test at the UPTD Regional Health Laboratory of Samarinda City. The type of research used is descriptive. The research population was prolanis patients who had been diagnosed with diabetes mellitus and had their urine checked at the UPTD Regional Health Laboratory of Samarinda City. The samples were Prolanis participants suffering from diabetes mellitus who were examined for urine glucose, ketones and protein using the urine strip test method. The results of the research were that in the urine glucose examination, 4 samples (13%) had 1 positive result and 5 samples (17%) had 2 positive results. In the urine ketone examination, 1 sample (3%) had a positive result of 1. In the urine protein examination, 3 samples (10%) had 1 positive result and 2 samples (7%) had 4 positive results.
The Efektifitas Konsentrasi Pembuatan Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Bentuk Gel Dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus Aureus R. Bara, Libernia Permata
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health is very important for life, one way to maintain a healthy body is by washing your hands using a hand sanitizer to kill bacteria. The aim of the research was to determine the effectiveness of hand sanitizer concentration from noni leaf extract (Morinda Citrifolia L.) in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus bacteria can cause skin and soft tissue infections such as pneumonia, osteomyelitis, and endocarditis. Natural hand sanitizer made from the Noni Plant (Morinda Citrifolia L.) contains alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, which are antibacterial. The composition of the hand sanitizer is carbomer, TEA (triethanolamine), alcohol and glycerin. Research Method (Total Plate Count), count colonies on Mueller Hinton Agar media. The results of the research (Handsanitizer concentration 15%) grew colonies with an average number of (74 x 108 CFU/ml), (Handsanitizer concentration 20%) with an average number (73.54 x 108 CFU/ml). (Hand sanitizer concentration 25%) average amount (56.8 x 108 CFU/ml). (Handsanitizer concentration 30%) average amount (46.7 x 108 CFU/ml), (Handsanitizer concentration 35%) average amount (42.5 x 108 CFU/ml). Data analysis showed that based on the Anova test, the results showed that there was an influence of megkudu leaf extract hand sanitizer on the growth of Staphylococcus aureus. In the post hoc test, it was found that hand sanitizer with a concentration of 35% was the best concentration in inhibiting bacterial growth.
A POTENSI ANTIKOAGULAN EKSTRAK MENGKUDU ( MORINDA CITRIFOLIA L. ) DENGAN METODE LEE WHITE DAN APUSAN DARAH Kadiwanu, Merlin Rambu
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dikenal mengandung senyawa kumarin yang berpotensi sebagai antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah. Penelitian ini bertujuan menguji potensi antikoagulan ekstrak mengkudu melalui metode Lee White dan apusan darah. Metode ini dilakukan pada 15 sampel darah yang ditambahkan ekstrak mengkudu dengan konsentrasi 0,128 g dan 0,192 g. Waktu pembekuan diukur menggunakan metode Lee White, sementara perubahan morfologi darah diamati melalui apusan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mengkudu konsentrasi 0,128 g menghasilkan waktu pembekuan rata-rata 11 menit 35 detik, sedangkan pada konsentrasi 0,192 g waktu pembekuan meningkat menjadi rata-rata 14 menit 37 detik. Uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan waktu pembekuan pada kedua konsentrasi ekstrak mengkudu signifikan (p > 0,05), yang mendukung hipotesis bahwa ekstrak mengkudu memiliki efek antikoagulan. Kesimpulannya, ekstrak mengkudu memiliki potensi sebagai agen antikoagulan yang dapat memperpanjang waktu pembekuan darah, sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif antikoagulan alami untuk terapi pembekuan darah.
PENGARUH VARIASI LAMA PENYIMPANAN LARUTAN TURK MODIFIKASI AIR PERASAN BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi) TERHADAP HITUNG JUMLAH LEUKOSIT Rizky, Vionica Dwi; Sari, Putri Kartika; Cholijah, Dina Noor
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52071/jstlm.v10i2.152

Abstract

Asam sitrat banyak terkandung dalam buah seperti jeruk nipis, jeruk purut, belimbing wuluh, nanas, pir dan buah lainnya. Selain mengandung asam sitrat belimbing wuluh juga mengandung asam askorbat. Asam sitrat tergolong asam lemah yang dapat melisiskan sel darah selain leukosit, dan dapat digunakan sebagai pengganti komposisi larutan turk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perasan belimbing wuluh efektif sebagai pengganti komposisi larutan turk. Jenis penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen (Quasi experimental design) dengan menggunakan rancangan randomized posttest only control group design. Digunakan 12 replikasi dengan 1 spesimen yang sama pada setiap perlakuan. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu larutan turk pabrikan sebagai control dan larutan turk modifikasi air perasan belimbing wuluh sebagai eksperimen. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif, dengan populasi 1 orang Mahasiswa Analis Kesehatan angkatan 2021 Universitas Borneo Lestari. Sampel 1 darah Mahasiswa, menggunakan teknik total sampling. Variabel adalah modifikasi air perasan belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi). Penelitian menggunakan instrumen berupa observasi laboratorium. Pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulasi data. Analisa data berupa analisis deskriptif. Hasil jumlah leukosit yang diperoleh dari perhitungan rata-rata larutan Turk kontrol (6.487), modifikasi air perasan belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi) H1 (5.837), H7 (5.391), dan H14 (4.608). Kesimpulan dari penelitian ini pada larutan turk modifikasi air perasan belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi) pada H1 merupakan konsentrasi paling efektif dengan perbandingan hasil yang mendekati jumlah leukosit pada larutan kontrol, dan dapat digunakan sebagai pengganti komposisi larutan Turk.Kata-kata kunci: belimbing wuluh, pengaruh lama penyimpanan, desain deskriptif, jumlah leukosit, H1 konsentrasi paling efektif.

Page 10 of 10 | Total Record : 94