cover
Contact Name
Budi Puspo Priyadi
Contact Email
budi.puspo@gmail.com
Phone
+6281325735999
Journal Mail Official
dialogue@live.undip.ac.id
Editorial Address
Magister Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro Gd. Pascasarjana Undip, Jl. Imam Bardjo, SH, No. 3-5 Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26853582     DOI : https://doi.org/10.14710/dialogue.v1i1.5220
Core Subject : Social,
Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik is a communication and information distribution media among the communities of public administration, public management, and public policy
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 6 Documents clear
KINERJA KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI PAPUA DALA KERANGKA OTONOMI KHUSUS TAHUN 2014-2020 Kania Falahiatika Hidayat
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.14585

Abstract

Meskipun Otonomi Khusus (Otsus) di Provinsi Papua telah berlangsung selama dua puluh tahun, namun nyatanya tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kesenjangan di Provinsi Papua. Pada tahun 2021 Papua masih menjadi provinsi yang memiliki status desa sangat tertinggal terbanyak dengan nilai rata-rata indeks desa membangun (IDM) sebesar 0,4563 dan 27,38 persen penduduknya berada di bawah garis kemiskinan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data sekunder melalui studi literatur, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan daerah Provinsi Papua tahun 2014 hingga 2020 yang dapat dijadikan sebagai evaluasi dan tolak ukur untuk peningkatan kinerja keuangan Otsus pemerintah daerah Provinsi Papua pada periode berikutnya. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa dari indiktor keberlanjutan, fleksibilitas, maupun kerentanan pada tahun kinerja keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Papua tahun 2014 hingga 2020 belum menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini dikarenakan transfer pemerintah pusat dalam kerangka Otsus mengurangi upaya intensifikasi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
CATATAN ATAS FORMULASI KEBIJAKAN PERUBAHAN TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) DI INDONESIA Lanatasya Aryani; Maria R.U.D. Tambunan
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.14893

Abstract

AbstraksiThe formulation of the Value-added tax (VAT) rate change policy is one of the government's efforts in implementing tax reform. The formulation of this policy consists of an increase in the VAT rate and adopt multiple-rate VATs. The goals are to raise tax revenue for the Indonesian government and recover from the pandemic's economic consequences. Nevertheless, most citizens think that this policy will harm them. This study aims to review the formulation process of the VAT rate change policy. This study uses a qualitative methodological approach and literature study method as the data collection technique. The result shows that the increase in the VAT rate has opened opportunities to optimize the country's revenue. Furthermore, adopt multiple-rate VATs also has opened opportunities to minimize the distortion caused by the provision of the VAT exemption facilities that lack of accuracy. However, the increase in the VAT rate has  increased the price of the products and services and burden the citizens. Adopt multiple-rate VAT has also increased the compliance cost for the taxpayer and administration cost for the government.Keywords: value added tax, tax rate, tax policyAbstrakFormulasi kebijakan perubahan tarif PPN di Indonesia menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melaksanakan reformasi perpajakan. Kebijakan perubahan tarif PPN terdiri dari kenaikan tarif PPN dan penggunaan skema multitarif PPN. Kebijakan tersebut disusun oleh pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan penerimaan negara dan memulihkan perekonomian akibat pandemi. Namun, kebijakan tersebut justru memperoleh respons yang buruk dari masyarakat karena dinilai akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis proses penyusunan formulasi kebijakan perubahan tarif PPN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data kualitatif berupa kajian kepustakaan kajian pustaka sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan tarif PPN berpeluang bagi negara untuk dapat mengoptimalkan penerimaannya. Kemudian, pengunaan skema multitarif PPN juga berpeluang untuk dapat meminimalisir distorsi yang terjadi akibat pemberian fasilitas PPN yang kurang tepat sasaran. Namun, kenaikan tarif PPN telah menimbulkan kenaikan harga barang dan jasa yang menjadi beban bagi masyarakat. Selain itu, penggunaan skema multitarif PPN akan meningkatkan biaya kepatuhan Wajib Pajak dan biaya administrasi.Kata Kunci: PPN, tarif PPN, kebijakan PPN
IMPLEMENTASI KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI BANDUNGREJOSARI KOTA MALANG Ach. Apriyanto Romadhan; Taufik Rahman; Iradhad Taqwa Sihidi; Krishno Hadi
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.15443

Abstract

 Malang City has the characteristics of disasters such as floods, landslides, and earthquakes, so community readiness in facing an upcoming disaster is needed. One of the coping strategies is through the Tangguh Disaster Village, which is a community capacity-building activity to protect themselves from the threat of disaster and the community as the main executor in dealing with disasters in disaster-prone areas. The purpose of this study was to determine the implementation of Tangguh Disaster Village in Bandungrejosari Village as an effort to reduce disaster risk in Malang City. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were obtained through observation, interviews, and documentation. The study results show that in implementing Disaster Resilience, after carrying out disaster socialization and simulation, the community, especially vulnerable groups, can know and understand what they should do when a disaster occurs through disaster risk reduction. 
Analisis Efektivitas Program Kepemudaan KEMENPORA dalam Memperkuat Resiliensi Keluarga Menghadapi Krisis Nopriadi Saputra
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.15949

Abstract

COVID-19 membawa dunia pada krisis multi-dimensional yang berpengaruh terhadap kesehatan fisik, mental, dan finansial. Kondisi demikian ini sangat membutuhkan resiliensi keluarga. Untuk meningkatkan resiliensi keluarga, KEMENPORA mengambil inisiatif menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT). Artikel ini berupaya menguji efektivitas dari PKPRT dengan menganalisis dampak dari kelima materi pelatihan tersebut terhadap resiliensi keluarga.  Data yang diperoleh dari 296 alumni PKPRT dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS SEM). Hasil analisis menjelaskan bahwa PKPRT cukup efektif. Tiga materi pelatihan berdampak langsung, satu materi berdampak tidak langsung, dan hanya satu subyek yang tidak berdampak terhadap resiliensi keluarga. Perbaikan dan penyesuaian dapat dilakukan berbasis hasil ini untuk program pelatihan yang lebih efektif dalam membantu keluarga dan melindung anak-anak semasa krisis.Kata kunci: resiliensi keluarga; pengembangan kepemimpinan pemuda; kualitas pengasuhan
UPAYA MEWUJUDKAN DYNAMIC GOVERNANCE PADA PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Bimantara Nur Alim
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.14645

Abstract

Bertambahnya jumlah layanan kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo berdampak pada pelayanan yang terkesan tidak terorganisir dengan baik. Tujuan penelitian ini menganalisi dynamic governance dalam pelayanan public dengan memperhatikan elemen culture dan capabilities yang meliputi thinking ahead, thinking again, dan thinking across. Melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa kurang meratanya kompetensi dan kurang banyaknya tenaga kerja menyebabkan gagasan thinking ahead belum dapat direncanakan dengan lebih matang. Elemen kapabilitas yang dapat dijalankan dengan baik yaitu thinking again dimana instansi selalu meninjau evaluasi kinerja pegawai dan menganalisa respon masyarakat terhadap kinerja organisasi. Selanjutnya, thinking across menjadi elemen kapabilitas yang juga telah dijalankan dengan baik dengan mempelajari keberhasilan daerah lain dalam menyelenggarakan mal pelayanan publik lalu mengadopsinya.
Analysis of Moment of the Truth in Public Services Improvement in Semarang Regency herbasuki nurcahyanto; Aufarul Marom
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dialogue.v4i2.16277

Abstract

Moment of the truth is one approach that can be used to improve public services. It represents the interaction between users and providers in service.  The user will give an assessment on the provider’s services during the interaction. In addition, the users who have good memory during the interaction with the organizer will give a positive assessment to the provider. This research aims to analyze the interaction between users and providers of the One-Stop Integrated Investment and Licensing Service Office (DPMPTSP) of Semarang regency. This study used descriptive analytical method with a qualitative approach. The results showed that officers were responsive, communicative and friendly to customers. Officers also assisted users who found any difficulty in the online licensing process. Users hoped that the communication way can be maintained and even improved. The perceived obstacle was the duration of the service process especially that related to the services provided by the technical service.  To overcome these obstacles, leadership-level coordination is required so that services can be provided according to the determined time standards and this encourages the establishment of public service malls that can integrate various technical services in one service provider unit.

Page 1 of 1 | Total Record : 6