cover
Contact Name
Oksilia
Contact Email
fapertaunitaspalembang@gmail.com
Phone
+6281278963458
Journal Mail Official
fapertaunitaspalembang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tamansiswa no. 261 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
ISSN : 26556170     EISSN : 2755846X     DOI : https://doi.org/10.51517/ags.v2i2.230
Core Subject : Agriculture,
AGRONITAS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang ISSN : 2655-6170 . Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada periode bulan April dan Oktober, sebagiai media informasi dan komunikasi ilmiah guna menyajikan hasil-hasil penitilitian yang terbaru (up to date), pemikiran dari para peneliti, pakar dan pemerhati dalam bidang pertanian yang meliputi Teknologi Hasil Pertanian, Hama dan Penyakit Tanaman, Tanah, Agronomi dan Ekonomi Pertanian. AGRONITAS menerima naskah yang merupakan hasil penelitian (research), catatan peneltian, ulas balik artikel (article review) dan ulasan kajian dan atau kajian pustaka (feature books), dalam bahasa Indonesia yang belum pernah atau sedang dipertimbankan untuk diterbitkan/dipublikasikan pada penerbit jurnal/buletin/majalah ilmiah lainnya.
Articles 36 Documents
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAGODA (Brassica narinosa) SECARA HIDROPONIK SISTEM SUMBU PADA BERBAGAI KONSENTRASI LARUTAN HARA Edy Romza; Arifin Arifin; Masyitoh Putri Oktarini
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.282

Abstract

Tanaman pagoda merupakan jenis sayuran yang masih termasuk ke dalam jenis sawi. Tanaman ini memang masih asing bagi orang Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pagota (Brassica narinosa) secara hidroponik sistem sumbu terhadap berbagai konsentrasi larutan hara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 400 ppm nutrisi hidroponik (P1), 800 ppm nutrisi hidroponik (P2), 1 200 ppm nutrisi hidroponik (P3), 1 600 ppm nutrisi hidroponik (P4), dan 2 000 ppm nutrisi hidroponik (P5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian larutan nutrisi dengan konsentrasi 1 200 ppm menghasilkan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pagoda.
PENGARUH TAKARAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GAMBAS (Luffa acutangula L. Roxb) Elon Sapri Sinaga; Missdiani Muzar; Oksilia Oksilia
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gambas (Luffa acutangula L. Roxb). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor perlakuan dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 36 petakan. Perlakuan pupuk kotoran ayam terdiri dari K1 (30 ton/ha atau 6,8 kg/petak), K2 (40 ton/ha atau 9 kg/petak), K3 (50 ton/ha atau 11,3 kg/petak). Perlakuan pupuk NPK terdiri dari P0 kontrol (tanpa pupuk NPK), P1 (375 kg/ha atau 84,3 g/petak), P2(400 kg/ha atau 90 g/petak), P3 (425 kg/ha atau 95,6 g/petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan takaran pupuk kotoran ayam (K) 40 ton/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter umur berbuah, produksi per petak, dan produksi per hektar. Perlakuan takaran pupuk NPK (P) 400 kg/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap umur berbunga, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman. Interaksi Perlakuan takaran pupuk kotoran ayam (K) 40 ton/ha dan takaran pupuk NPK (P) 400 kg/ha berpengaruh terbaik terhadap jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman. Kata kunci: Luffa acutangula L. Roxb, pupuk kotoran ayam, pupuk NPK
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK Hening Permata Afifah; Lusmaniar Lusmaniar; Silahuddin Alby
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L) yang ditanam secara hidroponik.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuannya adalah perlakuan media tanam yaitu M0 dengan menggunakan Cocopeat, M1 dengan menggunakan 1:3 (cocopeat 1: arang sekam 3), M2 dengan menggunakan 3:1 (cocopeat 3: arang sekam 1), M3 dengan menggunakan 1:1 (cocopeat 1: arang sekam 1), dan M4 dengan menggunakan arang sekam. Peubah yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, panjang akar, dan berat berangkasan basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa perlakuan M1 (1 bagian cocopeat dan 3 bagian arang sekam) berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy yang ditanam secara hidroponik. Kata kunci : Sawi, media tanam, hidroponik
PENGARUH PENGGUNAAN MULSA ALANG-ALANG DAN DOSIS PUPUK KASCING TERHADAP PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Redi Suprapto; Syafran Jali; Silahuddin Alby
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa alang-alang dan dosis pupuk kascing terhadap produksi tanaman mentimun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 10 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama mulsa (M) yang terdiri dari M1 (tanpa mulsa) dan M2 (mulsa alang-alang). Faktor kedua adalah dosis pupuk kascing (K) yang terdiri dari K0 (tanpa pupuk kascing), K1 (100 g/tanaman), K2 (200 g/tanaman), K3 (300 g/ tanaman) dan K4 (400 g/ tanaman). Peubah yang diamati dalam penelitian ini meliputi panjang tanaman (cm), umur berbunga (hst), umur berbuah (hst), berat berangkasan basah (g), jumlah buah per tanaman (buah), berat buah per tanaman (kg) dan berat buah per petak (ton). Hasil penelitian menujukkan bahwa mulsa alang-alang (M2) memberikan pengaruh terbaik terhadap peubah bobot berangkasan basah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per petak. Pupuk kascing dengan dosis 400 g/tanaman (K4) memberikan pengaruh terbaik terhadap peubah panjang tanaman, bobot berangkasan basah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per petak. Tidak terjadi interaksi penggunaan mulsa alang-alang dan pemberian pupuk kascing terhadap produksi tanaman mentimun. Kata kunci: mentimun, mulsa alang-alang, pupuk kascing
PENGELOLAAN RUMAH PANGAN LESTARI DI MASA PANDEMI COVID-19 (Kasus di Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus, Palembang). Suri Emma; I Ketut Warken Edi; Yanter Hutapea
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.382

Abstract

Konsep Rumah Pangan Lestari (RPL) dijalankan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan lingkup keluarga dan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Disaat pandemi Covid-19 sekarang ini, konsep tersebut relevan dan merupakan solusi untuk masyarakat tani dengan memanfaatan lahan pekarangan melalui pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga (kelompok wanita tani). Kegiatan ini bisa dilakukan dengan menanam berbagai jenis tanaman sayuran dan bahan pangan. Sehingga gejolak kelangkaan dan dampak naiknya harga pangan dapat dikurangi saat pandemi ini. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kondisi pengelolaan RPL saat pandemi Covid-19 dan memberi solusi dalam pengelolaannya. Studi kasus ini dilakukan di kawasan RPL Kelurahan Pulo Kerto Talang Jawa Kecamatan Gandus. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara terhadap ibu rumah tangga pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari pada bulan Maret-April 2021 dan melalui penelusuran data sekunder di KWT. Hasil kajian menunjukkan bahwa pekarangan skala sempit di Kelurahan Pulo Kerto saat pandemi Covid-19 masih tetap berlanjut pengelolaannya. Ini menunjukkan bahwa makna lestari pada RPL tetap berlanjut. Komponen teknologi seperti seleksi bahan tanaman dan pengendalian hama/penyakit perlu diprioritaskan untuk ditingkatkan, karena realita cara penerapannya masih dibawah apa yang mereka pahami. Sedangkan sistem tanam, penanaman, pengairan, pemupukan dan panen/kemasan merupakan komponen yang perlu dipertahankan. Meskipun tingkat kekhawatiran ibu-ibu rumah tangga pengelola RPL ini cukup tinggi, namun gambaran tindak pencegahan yang mereka lakukan belum mengarah pada upaya besar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kelengkapan infrastruktur dan penegakan standar operasi protokol kesehatan menjadi mutlak dilakukan dalam pengelolaan RPL, baik pada penyedia saprodi yang diakses petani maupun pada petani sebagai pengelola RPL.
PENERAPAN TEKNOLOGI PROLIGA PADA CABAI MERAH DI LAHAN KERING KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Suparwoto Suparwoto; Waluyo Waluyo
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.383

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan di lahan petani dengan agroekosisten lahan kering, dimulai bulan Februari sampai Agustus 2020. Adapun tujuan dari pada penelitian ini untuk meningkatkan produktivitas cabai merah dengan menerapkan teknologi proliga. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani dengan luas 0,5 hektar dimana 0,25 ha menggunakan teknologi proliga dan 0,25 ha dengan teknologi pola petani. Teknologi proliga menerapkan lima komponen teknologi dan varietas cabai merah Ayu yang biasa digunakan oleh petani setempat. Penentuan sampel sebanyak 5 tanaman. Data yang dikumpulkan meliputi : tinggi tanaman, jumlah cabang, berat buah/tanaman, panjang buah dan produksi. Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t). Berdasarkan hasil analisis statistic menunjukkan bahwa teknologi proliga berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang per tanaman dan panjang buah cabai tetapi berbeda nyata terhadap jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman sedangkan produksi berbeda sangat nyata dengan teknologi pola petani. Produksi yang dicapai dengan penerapan teknologi proliga yaitu 17,1 ton/ha dan teknologi pola petani yaitu 6,4 ton/ha.
RESPON TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP BERBAGAI JENIS PUPUK KALIUM Missdiani Missdiani; Taufik Syamsuddin; Ledia Sitohang
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap berbagai sumber pupuk kalium. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan jenis pupuk kalium, yang terdiri dari P0( tanpa pupuk kalium), P1( KCl) 166,7 kg ha-1 (13,33 g petak-1), P2( K2SO4)200 kg ha-1 (16 g petak-1) dan P3(KNO3)217,4 kg ha-1 (17,4 g petak-1). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk K2SO4 (P2) memberikan pengaruh terbaik terhadap diameter umbi, jumlah umbi rumpun-1, berat basah umbi rumpun-1, berat basah umbi petak-1 dan berat kering umbi rumpun-1.
RESPON KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PUPUK SP-36 DAN PUPUK KASCING Syafran Jali; Silahuddin Alby; Isrin Febriyanti
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.385

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu bahan makanan populer di Indonesia, tanaman ini tumbuh di daerah yang beriklim tropis dan dapat ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan upaya untuk meningkatkan produksi kacang hijau adalah suplai unsur hara melalui pemupukan, penggunaan pupuk sebaiknya mengkombinasikan antara pupuk anorganik dan pupuk organik seperti pupuk SP-36 dan pupuk kascing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon kacang hijau (Vigna radiata L.) terhadap pemberian beberapa dosis pupuk SP-36 dan pupuk kascing. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu perlakuan pupuk SP-36 yaitu Tanpa pupuk SP-36 (P0) Pupuk SP-36 100 kg ha-1 (P1) Pupuk SP-36 150 kg ha-1 (P2) Pupuk SP-36 200 kg ha-1 Pupuk SP-36 200 kg ha-1 (P3) dan pupuk Kascing yaitu Pupuk Kascing 10 ton ha-1 (K1) Pupuk Kascing 15 ton ha-1 (K2) Pupuk Kascing 20 ton ha-1 (K3). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang Kecamatan Kalidoni Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, waktu pelaksanaan mulai pada bulan April sampai dengan Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Pupuk SP-36 200 kg ha-1 dan Pupuk Kascing 20 ton ha-1 (P3K3) memberikan hasil terbaik pada peubah umur berbunga (hari), jumlah polong tanaman-1 (polong), berat biji petak-1 (g), produksi biji (ton ha-1) tetapi tidak memberikan pengaruh pada tinggi tanaman (cm).
PENGARUH PEMBERIAN AIR LAUT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN UNGU (Zea mays var. Ceratina kulesh) Dian Novita; Suhirman Suhirman; Tiara Fransiska
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air laut terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ketan ungu (Zea mays var. Ceratina Kulesh).Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang Kecamatan Kalidoni Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, waktu pelaksanaan mulai pada bulan April sampai dengan Juni 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari satu perlakuan yaitu perlakuan(P0)100 % air tawar (kontrol), (P1) 3 ml air laut/liter air tawar, (P2) 4 ml air laut/liter air tawar, (P3) 5 ml air laut /liter air tawar, (P4) 6ml air laut/liter air tawar, (P5) 7 ml air laut/liter air tawar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 7 ml air laut/liter memberikan hasil terbaik pada peubah tinggi tanaman (cm), umur berbunga(hari), panjang tongkol (cm), berat tongkol per petak (kg), berat tongkol per hektar (ton), tetapi tidak memberikan pengaruh pada berat tongkol per tanaman (g).
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PADI (Oryza sativa) PETANI PEMILIK PENGGARAP DAN PETANI PENYAKAP (STUDI KASUS DI DESA PELABUHAN DALAM KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR) Ursula Damayanti
AGRONITAS Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v4i1.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, keuntungan serta hubungan dengan garis kemiskinan Petani Padi (Oryza Sativa) Pemilik Penggarap dan Petani Penyakap, di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive yaitu dipilih berdasarkan pertimbangan daerah tersebut mayoritas masyarakat berusahatani padi sawah lebak. Sampel dalam penelitian adalah 16 petani pemilik penggarap dan 16 petani petani penyakap secara Disprotioned Stratified Random Sampling . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui pendapatan, keuntungan petani padi dalam satu kali musim tanam, dan tingkat kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan usahatani padi pada petani pemilik penggarap sebesar Rp12.164.943 Ha/Mt dan rata-rata pendapatan petani penyakap sebesar Rp11.580.930 Ha/Mt. Hasil dari analisis uji beda menunjukkan bahwa nilai t hitung (3.763) lebih besar daripada t tabel (1,697), maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya adalah terdapat perbedaan pendapatan petani pemilik penggarap dan petani penyakap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Tingkat pendapatan usahatani padi petani pemilik penggarap dan petani penyakap sudah dikatakan layak atau menguntungkan dimana R/C petani penggarap sebesar 3,75 dan petani penyakap R/C sebesar 2,63. Bila dibandingkan batas garis kemiskinan per kapita per bulan di tingkat Desa yaitu sebesar Rp 322.325, maka rata-rata pendapatan petani pemilik penggarap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir sebesar Rp 337.915/Kapita/Bln digolongkan tidak miskin dan petani penyakap di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir sebesar Rp 268.175/Kapita/Bln digolongkan miskin.

Page 3 of 4 | Total Record : 36