cover
Contact Name
Adityo Nugroho
Contact Email
25adityonugrohosunnah@gmail.com
Phone
+6285606880522
Journal Mail Official
admin@ejournal.stidkiarrahmah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teluk Buli no 3-5-7 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah
Published by STIDKI Ar-Rahmah
ISSN : 26210436     EISSN : 26219964     DOI : -
Focus and Scope Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang manajemen dakwah. Jurnal ini mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah meliputi kajian manajemen masjid, manajemen dakwah, organisasi dakwah.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2022): Desember" : 10 Documents clear
Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Spiritualitas Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lamongan Taroid, Firyal Salsabila; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.102

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan upaya untuk me- maksimalkan kemampuan pegawai dalam bekerja. Upaya yang diberikan me- lalui pengasahan kompetensi, bakat, dan perubahan perilaku. Maka , pengem- bangan SDM bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti kegiatan spiritu- alitas. Di Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Lamongan, spirit- ualitas dapat mendorong pegawai untuk meningkatkan dan mengubah perilaku menjadi lebih baik. Saat pandemi Covid-19, pelaksanaan pengembangan SDM berbasis spiritualitas mengalami keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Di penelitian ini, telah ditemukan hasil, yaitu pertama, bentuk-bentuk pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, meliputi Shalat Dhuha, Tadarus al-Qur’an Selama Bulan Ramadhan, Zakat setiap bulan, shalat dzuhur, Shalat Ashar, kultum ramadhan dan pembagian Nasi Setiap Hari Jum’at. Kedua, faktor pendukung pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, yaitu Keikhlasan, Kesabaran, dan Tanggung Jawab. Sedangkan, faktor pengham- batnya yaitu Perubahan aturan pemerintah yang mempengaruhi suasana dan pola kerja pegawai. Di masa pandemi Covid-19, Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan memberlakukan WFH dan WFO. Pelaksanaan WFH menyebabkan pegawai merasakan suasana dan pola kerja yang berbeda. Ketika WFH, kegiatan berdiskusi tidak bisa dilakukan secara optimal. Penerapan WFH dan WFO juga mempengaruhi menurunnya mental pegawai. Keterbatasan jumlah pegawai yang WFO, membuat pegawai mengalami kecemasan, bahkan kuwalahan da- lam melaksanakan tugas. Hal ini juga berdampak pada spiritualitas pegawai menjadi turun.
Strategi Marketing Program Kajian Pada Masjid Anak Muda Wibowo, Hari Santoso; Muiz, Ahmad Habibul; Yudoyono, Nizar Ndaru
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.106

Abstract

Masjid Muslim United merupakan Masjid yang terletak di Sleman, Yogyakarta. Masjid ini memiliki banyak program yang diminati dan diikuti oleh anak muda, salah satu programnya yakni program Satnight (Saturday Night). Hal ini tidak terlepas dari upaya Masjid Muslim United dalam memasarkan programnya dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk menjawab atau mendeskripsikan bagaimana penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Artikel ini  memfokuskan  pada penerapan strategi pemasaran program Kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight. Dalam teknik pengumpulan data penulis melakukan wawancara dan observasi. Hasil dalam artikel ini, langkah awal pemasaran memahami lingkungan internal dan eksternal masjid, kedua merancang strategi dengan hasil segmentasi program Satnight berdasarkan pada usia dan wilayah Jogjakarta, dengan target jamaah anak muda offline wilayah jogja dan jamaah online, positioning pada program Satnight ini adalah program kajian yang dikhususkan untuk anak muda yang tidak dimiliki oleh masjid lain, ketiga membangun program pemasaran melalui strategi bauran pemasaran, keempat membangun hubungan melalui sharing dan hearing, kelima membangun nilai jamaah dengan nilai lebih pada program berupa administrasi gratis, fasilitas gratis pada program Satnight.
Analis Dakwah Menggunakan Nasyid Ning Umi Laila Perspektif Syaikh Jum’ah Amin Ifansyah, M. Syukur; Aidah, Ummi; Anwari, Norfaidi; Halimatus, Nur; Jumali, Jumali; Aziz, Muh Ali; Yaqin, Ainul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.115

Abstract

Perkembangan teknologi membuat manusia dapat mengakses informasi tentang fenomena di dunia menjadi lebih mudah. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi memiliki dampak negatif, antara lain remaja belum bisa menyaring konten-konten di media sosial yang bertentangan dengan syariat Islam. Oleh karena itu, pendakwah harus mengembangkan metode atau strategi dalam menyampaikan dakwah dengan memperhatikan mitra dakwah di era 5.0, agar dakwah tidak terkesan membosankan dan monoton. Peran pendakwah sangatlah penting dalam mengawal perubahan mitra dakwah dengan menginovasi metode dakwahnya, sehingga pendakwah memiliki daya tarik dalam berinterkatif dengan mitra dakwah. Salah satunya Ning Umi Laila yang terus mengembangkan metode dengan inovasi dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dan sekunder didapat dengan wawancara, dokumentasi, dan analisis beberapa artikel dan konten di media sosial dengan perspektif prinsip dakwah Syaikh Jum’ah Amin. Adapun hasil dari analisis penelitian ini adalah metode dakwah Ning Umi Laila menjadi daya tarik untuk mitra dakwah dengan menyelipkan humor dan nasyid sebagai sarana dakwah dalam mempermudah mitra dakwah untuk menerima pesan dakwahnya. Penelitian ini juga menemukan enam prinsip yang sudah ada di dalam pribadi Ning Umi Laila dari sepuluh prinsip dakwah Syaikh Jum’ah amin, yaitu a) Bertahap dalam pembebanan, b) Memudahkan bukan menyulitkan, c) Masalah yang pokok bukan yang kecil, d) Membesarkan hati sebelum memberikan peringatan, e) Memberikan pemahaman bukan mendikte, f) Muridnya guru bukan muridnya buku.
Implementasi Manajemen Masjid Di Masjid Agung Darussalam Cilacap Hakim, Lukmanul; Safitri, Anis Fauzia; Susanto, Dedy
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.126

Abstract

Masjid diartikan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Fungsi utama masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, tempat shalat dan tempat beribadah kepada-Nya. Selain sebagai sarana tempat ibadah tentunya masjid juga berfungsi membina serta mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Setiap masjid tentunya mereka mempunyai sebuah sistem manajemen yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap masjid memiliki perbedaan dalam mengelola masjid.maka perlu dilakuakan implementasi manajemen masjid di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Agung Darussalam Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun dibidang idarah bagian keuangan sebenarnya masjid sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya saja itu tidak rutin disetiap bulannya, dan masjid memiliki pemasukan keuangan dana dari infaq dan shadaqah, selain itu di bidang imarah pembinaan remaja belum berjalan dengan baik dimana remaja masjid hanya ada disetiap bulan ramadhan karena di era digital ini masjid kesulitan untuk membuat remaja tertarik untuk membantu memakmurkan kegiatan masjid. Sedangkan dibidang ri’ayah prasarana dan sarana masjid sudah cukup berjalan dengan baik dan maksimal karena masjid memiliki fasilitas-fasilitas perlengkapan sebagai mana mestinya yang harus dimiliki oleh setiap masjid.
Inovasi dan Penerapan Strategi Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Tabungan Kurban Berbasis Masjid Muiz, Ahmad Habibul; Nashirudin, Muhammad; Wibowo, Hari Santoso
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.128

Abstract

Kurban adalah salah satu diantara sekian banyak ibadah di dalam agama Islam yang selain berbasis spiritual, juga berbasis sosial. Untuk memberikan fasilitas dan kemudahan dalam ibadah kurban bagi masyarakat, Masjid Darussalam Kedungrejo merumuskan sebuah program, yaitu PTQ (Program Tabungan Qurban). Artikel ini untuk mendekripsikan proses pengelolaaan program tabungan kurban di masjid Darussalam Kedungrejo khususnya pada bagian efektivitas penagihan. PTQ (Program Tabungan Qurban) Masjid Darussalam memiliki program yang berangsur, sehingga untuk menghindari agar program tidak terbengkalai, kelalaian peserta dalam partisipasinya dan kelalaian panitia disebabkan program yang dirilis masih jauh dari waktu Hari Raya Kurban dan juga sebagai ajang promosi bagi Masjid Darussalam, maka dibutuhkan strategi dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan (action research). Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan efektif dalam PTQ Darussalam karena telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, yaitu minimal 80% dari peserta telah menyetorkan tabungannya. Namun, jika dilihat dari segi jumlah pendaftar yang masih kurang dari target, maka disimpulkan bahwa program PTQ Darussalam tidak efektif jika dirilis terlalu jauh sebelum hari raya kurban, namun program tetap harus dipertahankan agar tetap bisa memberi fasilitas kepada jamaah yang ingin membayarkan tabungannya secara bertahap, hal tersebut untuk keefektifan biaya, waktu dan SDM.
Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Spiritualitas Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lamongan Taroid, Firyal Salsabila; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.102

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan upaya untuk me- maksimalkan kemampuan pegawai dalam bekerja. Upaya yang diberikan me- lalui pengasahan kompetensi, bakat, dan perubahan perilaku. Maka , pengem- bangan SDM bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti kegiatan spiritu- alitas. Di Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Lamongan, spirit- ualitas dapat mendorong pegawai untuk meningkatkan dan mengubah perilaku menjadi lebih baik. Saat pandemi Covid-19, pelaksanaan pengembangan SDM berbasis spiritualitas mengalami keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Di penelitian ini, telah ditemukan hasil, yaitu pertama, bentuk-bentuk pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, meliputi Shalat Dhuha, Tadarus al-Qur’an Selama Bulan Ramadhan, Zakat setiap bulan, shalat dzuhur, Shalat Ashar, kultum ramadhan dan pembagian Nasi Setiap Hari Jum’at. Kedua, faktor pendukung pengembangan SDM berbasis spiritualitas pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, yaitu Keikhlasan, Kesabaran, dan Tanggung Jawab. Sedangkan, faktor pengham- batnya yaitu Perubahan aturan pemerintah yang mempengaruhi suasana dan pola kerja pegawai. Di masa pandemi Covid-19, Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan memberlakukan WFH dan WFO. Pelaksanaan WFH menyebabkan pegawai merasakan suasana dan pola kerja yang berbeda. Ketika WFH, kegiatan berdiskusi tidak bisa dilakukan secara optimal. Penerapan WFH dan WFO juga mempengaruhi menurunnya mental pegawai. Keterbatasan jumlah pegawai yang WFO, membuat pegawai mengalami kecemasan, bahkan kuwalahan da- lam melaksanakan tugas. Hal ini juga berdampak pada spiritualitas pegawai menjadi turun.
Strategi Marketing Program Kajian Pada Masjid Anak Muda Wibowo, Hari Santoso; Muiz, Ahmad Habibul; Yudoyono, Nizar Ndaru
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.106

Abstract

Masjid Muslim United merupakan Masjid yang terletak di Sleman, Yogyakarta. Masjid ini memiliki banyak program yang diminati dan diikuti oleh anak muda, salah satu programnya yakni program Satnight (Saturday Night). Hal ini tidak terlepas dari upaya Masjid Muslim United dalam memasarkan programnya dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk menjawab atau mendeskripsikan bagaimana penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Artikel ini  memfokuskan  pada penerapan strategi pemasaran program Kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight. Dalam teknik pengumpulan data penulis melakukan wawancara dan observasi. Hasil dalam artikel ini, langkah awal pemasaran memahami lingkungan internal dan eksternal masjid, kedua merancang strategi dengan hasil segmentasi program Satnight berdasarkan pada usia dan wilayah Jogjakarta, dengan target jamaah anak muda offline wilayah jogja dan jamaah online, positioning pada program Satnight ini adalah program kajian yang dikhususkan untuk anak muda yang tidak dimiliki oleh masjid lain, ketiga membangun program pemasaran melalui strategi bauran pemasaran, keempat membangun hubungan melalui sharing dan hearing, kelima membangun nilai jamaah dengan nilai lebih pada program berupa administrasi gratis, fasilitas gratis pada program Satnight.
Analis Dakwah Menggunakan Nasyid Ning Umi Laila Perspektif Syaikh Jum’ah Amin Ifansyah, M. Syukur; Aidah, Ummi; Anwari, Norfaidi; Halimatus, Nur; Jumali, Jumali; Aziz, Muh Ali; Yaqin, Ainul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.115

Abstract

Perkembangan teknologi membuat manusia dapat mengakses informasi tentang fenomena di dunia menjadi lebih mudah. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi memiliki dampak negatif, antara lain remaja belum bisa menyaring konten-konten di media sosial yang bertentangan dengan syariat Islam. Oleh karena itu, pendakwah harus mengembangkan metode atau strategi dalam menyampaikan dakwah dengan memperhatikan mitra dakwah di era 5.0, agar dakwah tidak terkesan membosankan dan monoton. Peran pendakwah sangatlah penting dalam mengawal perubahan mitra dakwah dengan menginovasi metode dakwahnya, sehingga pendakwah memiliki daya tarik dalam berinterkatif dengan mitra dakwah. Salah satunya Ning Umi Laila yang terus mengembangkan metode dengan inovasi dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dan sekunder didapat dengan wawancara, dokumentasi, dan analisis beberapa artikel dan konten di media sosial dengan perspektif prinsip dakwah Syaikh Jum’ah Amin. Adapun hasil dari analisis penelitian ini adalah metode dakwah Ning Umi Laila menjadi daya tarik untuk mitra dakwah dengan menyelipkan humor dan nasyid sebagai sarana dakwah dalam mempermudah mitra dakwah untuk menerima pesan dakwahnya. Penelitian ini juga menemukan enam prinsip yang sudah ada di dalam pribadi Ning Umi Laila dari sepuluh prinsip dakwah Syaikh Jum’ah amin, yaitu a) Bertahap dalam pembebanan, b) Memudahkan bukan menyulitkan, c) Masalah yang pokok bukan yang kecil, d) Membesarkan hati sebelum memberikan peringatan, e) Memberikan pemahaman bukan mendikte, f) Muridnya guru bukan muridnya buku.
Implementasi Manajemen Masjid Di Masjid Agung Darussalam Cilacap Hakim, Lukmanul; Safitri, Anis Fauzia; Susanto, Dedy
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.126

Abstract

Masjid diartikan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Fungsi utama masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, tempat shalat dan tempat beribadah kepada-Nya. Selain sebagai sarana tempat ibadah tentunya masjid juga berfungsi membina serta mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Setiap masjid tentunya mereka mempunyai sebuah sistem manajemen yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap masjid memiliki perbedaan dalam mengelola masjid.maka perlu dilakuakan implementasi manajemen masjid di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Agung Darussalam Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun dibidang idarah bagian keuangan sebenarnya masjid sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya saja itu tidak rutin disetiap bulannya, dan masjid memiliki pemasukan keuangan dana dari infaq dan shadaqah, selain itu di bidang imarah pembinaan remaja belum berjalan dengan baik dimana remaja masjid hanya ada disetiap bulan ramadhan karena di era digital ini masjid kesulitan untuk membuat remaja tertarik untuk membantu memakmurkan kegiatan masjid. Sedangkan dibidang ri’ayah prasarana dan sarana masjid sudah cukup berjalan dengan baik dan maksimal karena masjid memiliki fasilitas-fasilitas perlengkapan sebagai mana mestinya yang harus dimiliki oleh setiap masjid.
Inovasi dan Penerapan Strategi Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Tabungan Kurban Berbasis Masjid Muiz, Ahmad Habibul; Nashirudin, Muhammad; Wibowo, Hari Santoso
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.128

Abstract

Kurban adalah salah satu diantara sekian banyak ibadah di dalam agama Islam yang selain berbasis spiritual, juga berbasis sosial. Untuk memberikan fasilitas dan kemudahan dalam ibadah kurban bagi masyarakat, Masjid Darussalam Kedungrejo merumuskan sebuah program, yaitu PTQ (Program Tabungan Qurban). Artikel ini untuk mendekripsikan proses pengelolaaan program tabungan kurban di masjid Darussalam Kedungrejo khususnya pada bagian efektivitas penagihan. PTQ (Program Tabungan Qurban) Masjid Darussalam memiliki program yang berangsur, sehingga untuk menghindari agar program tidak terbengkalai, kelalaian peserta dalam partisipasinya dan kelalaian panitia disebabkan program yang dirilis masih jauh dari waktu Hari Raya Kurban dan juga sebagai ajang promosi bagi Masjid Darussalam, maka dibutuhkan strategi dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan (action research). Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan efektif dalam PTQ Darussalam karena telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, yaitu minimal 80% dari peserta telah menyetorkan tabungannya. Namun, jika dilihat dari segi jumlah pendaftar yang masih kurang dari target, maka disimpulkan bahwa program PTQ Darussalam tidak efektif jika dirilis terlalu jauh sebelum hari raya kurban, namun program tetap harus dipertahankan agar tetap bisa memberi fasilitas kepada jamaah yang ingin membayarkan tabungannya secara bertahap, hal tersebut untuk keefektifan biaya, waktu dan SDM.

Page 1 of 1 | Total Record : 10