cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 144 Documents
Tarik Menarik Kepemimpinan Dan Manajemen Aziz, Mohamad; Al Maimunah; Laila, Alif; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin adalah seorang yang memiliki kemampuan memimpin artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengndahkan bentuk alasannya. Kepemimpinan dalam pendidikan memiliki peran yang sangat penting, karena pemimpin merupakan pengendali dan penentu arah yang dapat menentukan tercapai tidaknya tujuan pendidikan.dalam mengelolah kepemimpinannya seorang pemimpin wajib paham mengenai manajemen karena Manajemen adalah suatu ilmu juga seni untuk membuat orang lain mau dan bersedia berkerja untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan bersama . keduanya harus berkontribusi dengan baik agar suatu lembaga yang di pimpin tertata secara efektif dan juga efesian dalam mencapai tujuan lembaga tersebut. Suatu organisasi akan berhasil atau gagal sebagian besar ditentukan oleh pemimpin dan kepemimpinannya. Pemimpinlah yang bertanggung jawab atas keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Keberhasilan atau kegagalan yang dialami sebagian besar organisasi ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang dimiliki orang-orang yang diserahi tugas memimpin organisasi atau lembaga.
Bagaimana Peran Kepemimpinan dalam Peningkatan Mutu Sekolah/Madrasah? Maulida, Siti Zahara; Putri , Selvia Berliana; Jatnika, Haekal Maulana; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah penggerak perubahan dalam perbaikan sekolah. Selama beberapa dekade terakhir, penelitian tentang kepemimpinan sekolah mengembangkan basis pengetahuan yang diinformasikan secara teoretis yang menunjukkan bahwa kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan pembelajaran siswa melalui tindakan strategis yang berfokus pada perubahan konstelasi proses sosiokultural, struktural, dan akademik. Sebagai pimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Kepala sekolah melalui peran dan tanggung jawabnya mendelegasikannya kepada pembantu dan bagian lain. Kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan meliputi: gaya kepemimpinan instruktif, gaya kepemimpinan konsultatif, gaya kepemimpinan partisipatif, gaya kepemimpinan delegatif, dan mutu pendidikan melalui proses penentuan proses in-put dan out-put (lulusan).
Bagaimana Kepemimpinan Pada Lembaga Pendidikan Swasta? Andriansyah, Jidan; Masfu’ah, Utami Syifa; Alawiyah, Siti Muhayah; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Negara Indonesia, Lembaga pendidikan terdiri atas lembaga pendidikan negeri dan lembaga pendidikan swasta. Kepemimpinan pada lembaga pendidikan. Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan yang ada di lembaga swasta baik di sekolah maupun di perguruan tinggi pada hakikatnya diperoleh melalui tahapan yang telah ditetapkan oleh peraturan pemerintah dan disesuaikan dengan kebijakan atau peraturan lembaga swasta tanpa mengurangi apa yang telah ditetapkan di dalam peraturan pemerintah untuk dijadikan sebagai pedoman. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengetahuan kepemimpinan dalam kependidikan pada lembaga pendidikan swasta berkenaan dengan cara perolehannya dan bagaimana tanggungjawabnya dalam memimpin. Dalam penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan menggali informasi melalui literatur yang berkaitan dengan kepemimpinan dan pendidikan untuk menjawab fokus kajian penelitian ini. Hasil dari penelitian menunjukkan, bahwa lembaga pada lembaga pendidikan swasta berkenaan dengan dengan asal-usul perolehan kepemimpinan yang pada umumnya menyimpang dari teori-teori asal usul kepemimpinan yang dikemukakan para ahli. Karena perolehan kepemimpinan yang lebih banyak mengutamakan kedekatan dengan pemilik lembaga pendidikan swasta serta peran utama yang dijalankan pada umumnya. Hal ini berpengaruh pada budaya organisasi yang tidak sehat serta kualitas lembaga kewenangan berdasarkan faktor kedekatan perlu meningkatkan diri dan menjalin hubungan kerja yang baik dengan para tenaga pendidik.
Bagaimana Kepemimpinan Pendidikan Berbasis Keterampilan Teknis ? fadilah, Laila Rahmawati; Safira; Ma’ali, Padilatul; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan pintu gerbang dan jembatan emas bagi setiap individu manusia untuk mengembangkan nilai-nilai kehidupan dan peradabannya. lembaga pendidikan sebagai organisasi sangat membutuhkan figur pemimpin yang memiliki kepemimpinan pendidikan basis kepemimpinan pendidikan sangat mendasar dan mempengaruhi kapasitas dan kapabilitas organisasi pendidikan itu. maka setiap lembaga pendidikan perlu meletakkan basis kepemimpinan pendidikan yang unggul. dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaannya, seorang pemimpin pendidikan sangat membutuhkan keterampilan yang terkait dengan bidang pekerjaannya yang disebut sebagai keterampilan teknis. tampilan teknis yaitu kemampuan untuk menggunakan alat-alat, prosedur dan teknik suatu bidang khusus.
Tahapan Dan Scenario Kebijakan Pendidikan Makro, Messo, Dan Mikro Nursehah, Ani; Diana Putri, Ratu Ananda; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, tahapan dan skenario kebijakan pendidikan makro, meso, dan mikro mencakup berbagai aspek yang saling terkait. Pada tingkat makro, kebijakan pendidikan mencakup kerangka kerja nasional yang meliputi undang-undang, peraturan, dan standar pendidikan yang berlaku di seluruh negara. Kebijakan makro ini menjadi landasan bagi pembentukan kebijakan pada tingkat meso dan mikro. Namun, meskipun kerangka kerja makro telah ditetapkan, masih terdapat tantangan dan kesenjangan yang perlu diatasi. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kesenjangan aksesibilitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta antara kelompok sosial ekonomi yang berbeda. Selain itu, kualitas pendidikan juga menjadi perhatian utama, termasuk kurangnya ketersediaan fasilitas dan tenaga pendidik yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif yaitu penelitian literatur atau analisis literatur. Analisis literatur dalam metode kualitatif biasanya berfokus pada pemahaman mendalam tentang konsep, teori, dan prinsip yang terkait dengan topik penelitian. Hasil yang diperoleh yaitu diperlukan solusi yang komprehensif dan terkoordinasi di berbagai tingkatan kebijakan. Pada tingkat meso, pemerintah daerah dan lembaga pendidikan regional dapat mengembangkan program-program khusus yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan. Sementara itu, pada tingkat mikro, lembaga pendidikan seperti sekolah dan madrasah perlu mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pengembangan potensi individu serta memastikan adanya lingkungan belajar yang inklusif dan berdaya saing. Salah satu cara untuk merencanakan strategi secara efektif adalah dengan menggunakan analisis SWOT, yang menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh sebuah organisasi. Selain itu, CBA digunakan untuk membandingkan biaya dan manfaat dari berbagai alternatif dalam pengambilan keputusan.
Aktualisasi Keterampilan Interpersonal Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Aktivitas Kinerja Guru Zahra, Sania; Dalalah, Lala; Rozak, Fatan Abdul; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dari seorang pemimpin pendidikan adalah menciptakan suatu organisasi yang efektif dan efisien. Seorang pemimpin dalam sekolah disebut juga dengan kepala sekolah, dimana kepala sekolah mempunyai tugas dan tanggung jawab yang penting dalam mengatur dan mengelola kondisi dan keadaan sekolah agar dapat berjalan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mempunyai komunikasi interpersonal yang baik antara guru dan staff lainnya. Komunkasi interpersonal sangatlah dibutuhkan seorang guru dengan kepala sekolah supaya terciptanya keadaan yang baik. Seorang guru jangan dibiarkan bekerja tanpa adanya komunikasi dengan kepala sekolah atau pemimpinnya. Dengan adanya komunikasi yang baik akan meningkatkan efektifitas dan kinerja guru dalam mengajar.
Bagaimana Kepemimpinan Pada Lembaga Pendidikan Negeri? Nida Alifya; Dianatu Zuhroh; Wildan Laedi Ramadhani; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 (2024) : Desember 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan suatu lembaga pendidikan. Kepemimpinan pendidikan merupakan sikap yang ada pada diri seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya dalam sebuah lembaga pendidikan. Seorang pemimpin harus memeiliki jiwa kepemimpinan yang nantinya akan dicontoh oleh orang orang yang dibawahnya. Selain itu, pemimpin adalah orang yang memiliki keterampilan dan kelebihan dalam berbagai bidang, sehingga mampu untuk membawa orang-orang yang di bawah kepemimpinannya untuk bersama-sama melakukan suatu kegiatan yang telah direncanakan demi mencapai tujuan yang akan dituju. Intinya, seorang pemimpin harus mempunyai kualitas kepemimpinan yang baik karena itu menentukan arah keberhasilan lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan di Indonesia sendiri terdiri atas lembaga pendidikan negeri dan lembaga pendidikan swasta. Kepemimpinan pada lembaga pendidikan negeri baik pada tingkat sekolah atau pada perguruan tinggi pada dasarnya diperoleh melalui proses yang telah ditentukan oleh peraturan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepemimpinan pendidkan pada lembaga pendidikan Negeri.
Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter Religius di Sekolah Lismiyah; Sanusi, Lutfia; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi salah satu fokus yang dituju terhadap pembentukan karakter. Jika seorang anak tumbuh di lingkungan pendidikan yang baik, maka besar kemungkinan juga anak tersebut akan tumbuh dengan kebiasaan yang ada di sekitarnya. Begitupun sebaliknya. Walaupun tidak sedikit yang tetap teguh dengan berusaha mencari lingkungan sekitar yang baik. Kemajuan teknologi komunikasi, khususnya digital sangat mudah mempengaruhi mental dan psikis anak. Paper ini bertujuan untuk memahami konsep pendidikan islam di dalam lingkungan sekolah, mengetahui upaya dalam membentuk karakter religius di sekolah, dan mengetahui faktor penghambat dalam konsep pendidikan islam dalam membentuk karakter yang religius. Media internet diklaim menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam mempengaruhi karakter anak bangsa. Pendidikan karakter mempunyai makna bagaimana menanamkan kebiasaan mengenai hal-hai yang baik dalam kehidupan sehingga anak memiliki kesadaran dan pemahaman yang tinggi serta kepedulian dan komitmen untuk menerapkan hal-hal yang baik tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. Penanaman nilai karakter tersebut dapat diupayakan melalui mata pelajaran yang ada di sekolah. Salah satu mata pelajaran yang memiliki keterakaitan yang erat dangan karakter adalah Pendidikan Agama Islam. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu sarana yang mampu untuk memberikan konstribusi dalam penanaman nilai karakter, pembentuk karakter yang sesuai dengan ajaran dan norma yang ada
Manajemen Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Smk Negeri 3 Kota Serang Fauzi, Anis; Basara, Albi; Nurpandini
An-Nidhom Vol 7 No 2 (2022): Vol 7 No 2 (2022) : Desember 2022
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan manajemen perpustakaan, pengembangan koleksi buku, faktor pendukung dan penghambat serta peningkatan minat baca peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan, yaitu pustakawan, koleksi, manajemen pengelolaan dan meningkatkan minat baca siswa SMKN 3 Kota Serang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perencanaan, pengadaan, pemakaian, penginventarisasian, penghapusan, faktor penghambat dan penunjang perpustakaan di SMKN 3 Kota Serang . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memakai metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui penafsiran deskriptif, uji keabsahan data, perpanjangan keikutsertaan, dan auditing. Perencanaan perpustakaan dilakukan dengan musyarawah, pengorganisasian dilakukan dengan pemilihan dan disepakati secara bersama, pelaksanaan dilakukan sesuai dengan rencana dan sesuai tugasnya masing- masing serta pengawasan dilakukan tiap hari seperti pengawasan layanan sirkulasi dan kebersihan, kerapihan dan kedisiplinan. Pengembangan koleksi dilakukan dengan musyawarah dan pengajuan dari pemustaka, faktor pendukung adalah fasilitas yang cukup memadai, faktor penghambatnya bahwa pustakawan yang tersedia bukan lulusan dari bidangnya.
Minat Dan Motivasi Belajar Siswa Dan Mahasiswa Bahri , Samsul; Oktavia , Dewi
An-Nidhom Vol 7 No 2 (2022): Vol 7 No 2 (2022) : Desember 2022
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan satu sistem lingkungan belajar yang terdiri atas komponen tujuan, bahan pelajaran, strategi, alat, siswa, dan guru. Sebagai satu sistem komponen-komponen tersebut berkaitan erat, saling mempengaruhi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui apakah minat dan motivasi Belajar siswa lebih besar dari minat dan motivasi belajar mahasiswa. Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok, yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory). Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi).