cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 144 Documents
Analisis Teori Manajemen Tenaga Kependidikan Dan Implementasinya Pada Lembaga Kependidikan Di Daerah Sulaiman, Eman
An-Nidhom Vol 8 No 2 (2023): Vol 8 No 2 (2023) : Desember 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh peran tenaga kependidikan pada lembaga pendidikan dan daeran. Tenaga kependidikan merupakan orang-orang yang mengabdikan diri untuk terlibat dan ikut serta menunjang proses kegiatan pendidikan, yang memenuhi persyaratan tertentu sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Tenaga kependidikan terdiri dari kepala satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya yang mana di dalamnya memuat bagian-bagian yang memiliki tugas dan wewenang masing-masing. Pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan dilaksanakan guna memajukan dan meningkatkan produktivitas kerja para tenaga kependidikan. Langkah-langkah yang ditempuh dalam pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan meliputi kegiatan menganalisis kebutuhan, menyusun rancangan instruksional, mengesahkan program latihan, tahap implementasi, serta tahap evaluasi dan tindak lanjut. Sedangkan pemberhentian tenaga kependidikan terdiri dari pemberhentian dengan hormat, pemberhentian dengan tidak hormat, serta pemberhentian sementara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan studi pustaka.
Implementasi Pendidikan Karakter Siswa Dalam Pembelajaran Tatap Muka Maulina, Meitha; Ahmad, Dimas Zuhri
An-Nidhom Vol 8 No 2 (2023): Vol 8 No 2 (2023) : Desember 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan penciptaan lingkungan sekolah yang membantu siswa dalam perkembangan etika, tanggung jawab melalui model, dan pengajaran karakter yang baik melalui nilai-nilai universal. Basis pendidikan karakter yang dilaksanakan berdasarkan teori Khan yaitu pendidikan karakter berbasis nilai religius, nilai budaya, nilai lingkungan dan potensi diri. Adapun objek peneitian ini adalah SD Islam Modern Darunnajah Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang didukung melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi . Penelitian ini menggambarkan Implementasi pendidikan karakter siswa berdasarkan ke empat indikator tersebut.informan pada penelitian ini diantaranya Kepala sekolah, Divisi Kesiswaan, dan Wali Murid. Adapun penelitian ini adalah SD Islam Modern Darunnajah Serang. Hasil penelitian menunukkan bahwa, 1) Secara nilai religius, SD Islam Modern Darunnajah menerapkan pembinaan karakter disiplin terhadap siswa-siswanya sesuai dengan kaidah-kaidah Islam melalui Sholat Dhuha berjamaah, Mentoring dan Tahfidz 2) Secara nilai budaya, sekolah tersebut melaksanakan kegiatan sesuai dengan nilai-nilai budaya yang menjadi dasar pendidikan karakter melalui budi pekerti, upacara kemerdekaan, dan lomba 17 Agustus 3) SD Islam Modern Darunnajah mengintegrasikan niai pendidikan karakter berbasis lingkungan melalui Program Green, membuang sampah di tempatnya, dan menanam pohon 4) Pendidikan karakter berbasis potensi diri di SD Islam Modern Darunnajah diimplementasikan melalui program Self-assessment, kegiatan ekstrakurikuler seperti sains, robotik, klub musik, dan klub olahraga , dan Program mentoring
Bagaimana Kepemimpinan Dalam Peningkatan Mutu Sekolah/Madrasah? Maulida, Siti Zahara; Putri, Selvia Berliana; Jatnika, Haekal Maulana
An-Nidhom Vol 8 No 2 (2023): Vol 8 No 2 (2023) : Desember 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah penggerak perubahan dalam perbaikan sekolah. Selama beberapa dekade terakhir, penelitian tentang kepemimpinan sekolah mengembangkan basis pengetahuan yang diinformasikan secara teoretis yang menunjukkan bahwa kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan pembelajaran siswa melalui tindakan strategis yang berfokus pada perubahan konstelasi proses sosiokultural, struktural, dan akademik. Sebagai pimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Kepala sekolah melalui peran dan tanggung jawabnya mendelegasikannya kepada pembantu dan bagian lain. Kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan meliputi: gaya kepemimpinan instruktif, gaya kepemimpinan konsultatif, gaya kepemimpinan partisipatif, gaya kepemimpinan delegatif, dan mutu pendidikan melalui proses penentuan proses in-put dan out-put (lulusan).
Model Keteladanan Pengelolaan Pendidikan Islam K. H. Hasyim Asyari Suhada; Fauzi, Anis; Firadaos, Rijal
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian pendidikan Islam dan menjelaskan dampak intelektual K. H. Hasyim Asyari terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yang mencakup kegiatan membaca, menulis, dan menganalisis bahan penelitian, serta memanfaatkan strategi pengumpulan informasi yang berpusat di perpustakaan. Penulis menggunakan analisis isi sebagai metode untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Analisis isi digunakan untuk membandingkan temuan suatu penelitian dengan penelitian lain yang berkaitan dengan isu yang sama. Buku teks dan artikel Jurnal berfungsi sebagai sumber pengetahuan yang digunakan untuk penyusunan artikel ini. Permasalahan penelitian berkisar pada dua pertanyaan kunci: “Bagaimana definisi pendidikan Islam yang dikemukakan oleh K. H. Hasyim Asyari?” dan “Apa dampak intelektual spesifik K. H. Hasyim Asyari terhadap kemajuan pendidikan Islam kontemporer?”. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa gagasan K. H. Hasyim Asyari tentang konseptualisasi pendidikan Islam sebagaimana ditemukan dalam kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim dan dampak gagasan K. H. Hasyim Asyari terhadap pelaksanaan pendidikan Islam dapat ditemukan dalam rumusan Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional Indonesia.
Kedudukan Teori Ilmu Manajemen Dan Menganalisa Teori Manajemen Pendidikan Supian, Sopwan; Fauzi, Anis; Hidayat, Wahyu
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perspektif Islam, kedudukan ilmu sangat agung dan mulia. Ayat Al-Qur’an dan hadis Rasulullah ﷺ telah banyak menjelaskannya. Demikian pula para ulama yang telah banyak menegaskan urgensi ilmu dalam karya-karya mereka. Ilmu adalah komponen terpenting yang harus dimiliki setiap manusia. Tak ada satu pun peran dan fungsi yang dapat dilakukan oleh seseorang tanpa bekal ilmu. Demikian pula halnya dalam dunia pendidikan, bekal kompetensi berupa ilmu adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh seorang pendidik. Seorang yang berilmu (ahlu al-ilm) harus memiliki adab yang dengannya ia akan dapat bersikap dengan tepat dalam menyikapi segala sesuatu. Betapapun tingginya kadar keilmuan yang dimiliki, tidak menjadikannya takabbur dengan mengandalkan logika semata dalam memahami hakikat sesuatu. Dengan adab Islami pula mereka mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah
Telaah Epistemik Kapita Selekta Pendidikan Islam: Belajar Sepanjang Hayat Siti Inayatulloh
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam tidak akan dinilai cukup dan selesai dengan usia tertentu, pada setiap rentang usia akan diperlukan pengetahuan keagamaan. Secara factual akan terus memperoleh pengetahuan baru seiring aktivitas hidup. Dalam perkembangan tersebut, pengertian pendidikan dibatasi dengan pengaruh paradigma yang dikembangkan. Pendidikan Islam mulai dikonstruksikan secara struktural ke dalam jenis tahapan berjenjang, melibatkan sifat administrative dan sistematik. Seolah pendidikan Islam hanya terentang dalam satu rantai tahapan sebagaimana dikenalkan dalam kapita selekta pendidikan Islam. Dilihat dari sudut pandang episteme pendidikan, pendidikan Islam merupakan format Pendidikan sepanjang hayat yang merentang dari pendidikan formal, nonformal hingga informal, namun telah mengalami bias. Bias yang dipengaruhi oleh sejarah pendidikan dan pragmatisme modern. Oleh karena itu dapat diajukan pertanyaan terkait konsekuensi-konsekuensi apa saja yang akan muncul akibat kekeliruan paradigm dalam pemaknaan pendidikan Islam di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut digunakan pendekatan heuristic teoritical untuk menganalisis dasar paradigmatic Pendidikan Sepanjang Hayat di Indonesia..
Digitalisasi Karya Ilmiah, Kompleksitas Dan Ketimpangan Izzatin, Alvina; Rohayani, Yeyen; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah proses yang luas dan kompleks yang melibatkan transfer pengetahuan, keterampilan, nilai, dan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Lebih dari sekadar pembelajaran di sekolah, pendidikan mencakup pengalaman belajar sepanjang hidup, baik formal maupun informal, yang terjadi di berbagai konteks seperti keluarga, masyarakat, dan tempat kerja. Kebijakan pendidikan nasional memegang peranan penting dalam mengarahkan perkembangan dan peningkatan sistem pendidikan suatu negara, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, inklusif, dan berdaya saing. Namun, dengan munculnya revolusi industri keempat, digitalisasi dalam pendidikan menjadi semakin penting. Pendidikan digital memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien melalui penggunaan teknologi digital, termasuk platform online dan media interaktif. Selain itu, digitalisasi karya ilmiah dalam konteks pendidikan nasional juga membawa dampak positif dengan memperluas akses terhadap pengetahuan ilmiah dan memfasilitasi kolaborasi antar peneliti. Namun, implementasi digitalisasi menghadapi beberapa kompleksitas, terutama terkait infrastruktur, keterampilan, dan akses. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi untuk mengatasi disparitas dalam digitalisasi karya ilmiah, seperti meningkatkan infrastruktur teknologi dan memberikan pelatihan keterampilan digital bagi pendidik dan peneliti. Selain itu, kebijakan yang mendukung aksesibilitas dan inklusivitas dalam pendidikan digital juga penting untuk memastikan bahwa semua individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan dan pengetahuan.
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Provinsi Banten Maemunah, Siti; Wardani, Wahyu Tirta; Mardiana, Siti; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua kegiatan pembelajaran utama dalam kurikulum merdeka adalah kegiatan kokurikuler seperti proyek penguatan profil siswa Pancasila, yang mengacu pada standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki peserta didik dan kegiatan intrakurikuler yang mengacu pada capaian pembelajaran yang harus dicapai siswa pada setiap mata pelajaran (Amalia, Sulastri, and Nurjayadi, n.d.). Ketimpangan akses dan kesenjangan digital menjadi masalah serius yang dapat menghambat implementasi kurikulum Merdeka. Efektivitas kurikulum dipengaruhi tidak hanya oleh desainnya tetapi juga oleh manajemen perubahan dan taktik yang digunakan untuk membantu unit pendidikan dan guru dalam mempraktikkannya, oleh karena itu perencana kebijakan harus menyadari kompleksitas. Kesenjangan atau ketimpangan digital dan akses yang tidak merata adalah masalah utama yang mungkin menghambat penerapan kurikulum Merdeka (Armando, Faizah, and Prawesti 2023). Kurikulum Merdeka berpotensi menjadi sarana pengajaran inovatif yang meningkatkan sistem pendidikan Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, sesuai analisis yang dilakukan. Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pertumbuhan kreativitas, kemandirian, dan kewirausahaan siswa, dapat berkontribusi pada produksi generasi yang lebih siap untuk memenuhi tantangan kontemporer. Namun masih ada kendala dengan implementasi Kurikulum Merdeka, seperti kesiapan guru dan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, untuk menuai manfaat sebesar-besarnya bagi pendidikan Indonesia, Kurikulum Merdeka harus terus dinilai dan ditingkatkan
Keterkaitan Antara Administrasi, Manajemen, Dan Kepemimpinan Virda , Muhammad; Rahayu, Indah
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi serta organisasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Semua elemen ini adalah wadah untuk mempermudah dalam mencapai apa yang menjadi cita-cita sebuah organisasi. Administrasi bersifat konsep menentukan tujuan dan kebijaksanaan umum secara menyeluruh sedangkan manajemen sebagai subkonsep yang bertugas melaksanakan semua kegiatan untuk mencapai tujuan dan kebijaksanaan yang sudah tertentu pada tingkat administrasi. Pekerjaan itu sangatlah sulit jika dikerjakan sendiri, sehingga solusinya adalah pembagian tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikannya. Pendidikan akan dapat memiliki kualitas yang baik apabila manajemen dan administrasinya diterapkan dengan baik. Pemimpin yang menguasai ilmu manajemen dan administrasi dengan baik serta mampu menerapkannya dalam organisasi maka akan meningkatkan daya guna dari potensi yang dimiliki. Manajemen adalah efisiensi menaiki tangga keberhasilan; kepemimpinan menentukan apakah tangganya bersandar pada dinding yang benar. Manajer memiliki pengaruh hanya dalam batasan formal, yang artinya dia akan memiliki pengaruh ketika dia secara formal diberikan jabatan seorang manajer.Kalau pemimpin memiliki pengaruh luas, kharismatik, dan energik dalam berpikir, bahkan ketika pemimpin itu sudah tidak jadi pemimpin lagi, pendapat-pendapatnya akan tetap di pertimbangkan dan diutamakan.
Aplikasi Diklat Pengembangan Kepemimpinan Dan Pengembangan Organisasi Zulva, Tantan Karimah; Hidayati; Fauzi, Anis
An-Nidhom Vol 9 No 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024) : Juni 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber Daya Manusia yang ada di perusahaan harus selalu dikembangkan secara kontinyu guna meningkatkan kemampuan agar sesuai dengan tuntutan lingkungan bisnis. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian karyawan yaitu dengan pendidikan dan pelatihan. Penggunaan keterampilan interpersonal yang efektif sangat penting untuk keberhasilan setiap pemimpin, karena banyaknya waktu yang dihabiskan para pemimpin untuk berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, interaksi sehari-hari yang ada antara pemimpin, tim, atau bawahan berkisar pada pengelolaan hubungan.Kepemimpinan yang efektif di tentukan oleh kemampuan seorang pemimpin untuk mempengaruhi dan mengarahkan bawahannya dalam organisasi. Kepemimpinan yang efektif ini berhubungan dengan pendekatan kekuasaan, perilaku, situasional, dan sifat. Pengembangan organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.