cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 144 Documents
Andragogi; Pendidikan Seumur Hidup Himayatul Mu'minin
An-Nidhom Vol 2 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i1.4443

Abstract

Istilah andragogi telah digunakan untuk menunjukkan perbedaan antara pendidikan yang diarahkan diri sendiri dengan paedagia yang berarti pendidikan melalui pengajaran oleh orang lain, atau dalam konsepsi lainnya adalah jenjang pendidikan informal yang dilakukan secara sadar oleh orang dewasa pada usia pasca wajib belajar. Terlepas dari pengertiannya, semua kalangan sepakat bahwa pendidikan pada atau menurut teori apapun semuanya sepakat bahwa pendidikan adalah satu hal yang amat penting bagi diri manusia. Kedudukannya sebagai manifestasi rasa syukur manusia atas akal dan pengetahuan yang diberikan Allah kepada mereka serta sebagai tolak ukur tinggi rendahnya derajat mereka di antara sesama mahluk Allah yang lainnya. Dan oleh karena sepanjang hidup manusia akan selalu berhadapan dengan kendala, masalah, atau bahkan tantangan yang berbeda pada setiap tempat dan situasinya dalam hal memenuhi kebutuhan hidup mereka itu, maka mutlak pendidikan memiliki masa yang amat panjang. Selain daripada itu, terkadang hak untuk mendapatkan pendidikan, kesempatan yang sama untuk mengecap pendidikan formal tidak selalu bisa tercukupi oleh lembaga-lembaga pendidikan Sekolah, institute, maupun perguruan tinggi yang memang memiliki batasan jenjang dan waktu yang singkat padahal idealnya belajar tidaklah terbatas ruang dan waktu artinya; setiap orang bisa belajar kapanpun, orang bisa belajar dari apa yang dilihatnya, didengarnya, dirasakannya, dialaminya dan lain sebagainya Dengan demikian kiranya dari sinilah kesakralan konsep “Belajar Sepanjang Hayat atau Pendidikan Seumur Hidup(Lifelong Education)” ini bermula.
Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren Salafi Himayatul Mu`minin
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4459

Abstract

Dalam budaya pesantren, seorang kiai memiliki berbagai macam peran, baik sebagai pemimpin, pengasuh pondok, guru dan pembimbing bagi para santri serta suami dan ayah dalam keluarga sendiri yang juga menentap di pondok. Peran yang begitu kompleks menuntut kiai untuk bisa memposisikan dirinya dalam berbagai situasi yang dijalaninya. Sehingga dibutuhkan sosok kiai yang mempunyai kemampuan, dedikasi dan komitmen yang tinggi untuk bisa menjalankan peran-peran tersebut. Posisi kiai sebagai pemimpin pesantren dituntut juga untuk mememgang teguh nilai-nilai luhur yang menjadi acuannya dalam bersikap, bertindak dan mengembangkan pesantren. Nilai-nilai luhur menjadi kenyakinan kiai dalam hidupnya sehingga dalam memimpin pesantren bertentangan atau menyimpang dari nilai-nilai luhur yang diyakininya, baik langusng maupun tidak langsung kepercayaan masyarakat terhadap kiai atau pesantren akan pudar. Karena sesungguhnya nilai-nilai luhur yang diyakini kiai atau umat Islam menjadi kekuatan yang diyakini merupakan anugrah dari Allah Swt. Keberadaan kiai sebagai pemimpin pesantren sangat unik untuk diteliti, dikarenakan dilihat dari sudut tugas dan fungsi seorang kiai yang tidak hanya sekedar menyusun kurikulum, membuat sistem evaluasi dan merumuskan tata tertib lembaga, melainkan lebih menata kehidupan seluruh komunitas pesantren sekaligus sebagai pembina masyarakat. Oleh karena itu, sebagai elemen yang sangat esensial dari pesantren, seorang kiai dalam tugas dan fungsinya ditunut untuk memiliki kebijaksanaan dan wawasan yang luas, terampil dalam ilmu-ilmu agama dan menjadi suri tauladan pemimpin yang baik, bahkan keberadaan kiai sering dikaitkan dengan fenomena kekuasaan yang bersifat ‘supranatural’, yakni seorang kiai dianggap sebagai pewaris risalah kenabian, sehingga keberadaan kiai nyaris dikaitkan dengan sosok yang memiliki hubungan dekat dengan Tuhan
PENGARUH PELATIHAN DAN PENGALAMAN MENGAJAR TERHADAP PROFESIONALISME GURU Mujiati Mujiati
An-Nidhom Vol 5 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v5i2.4399

Abstract

The purposes of this study are to reveal how the correlation of training and teaching experience with teacher professionalism at Prisma Vocational School and Pasundan 1 Vocational School in Serang City. There are three hypotheses tested, including: 1) training influences teacher professionalism; 2) teaching experience influences teacher professionalism; 3) teaching experience and training influence teacher professionalism were simultaneously. The study population was all teachers of Prisma Vocational School and Pasundan Vocational School with a total of 65 teachers selected as research samples. Research data were collected through a quantitative methode using questionnaires. Data analysis using validity test, reliability test and analysis prerequisite tests include normality test, multicollinearity test, heterokedasticity test. Hypotheses are tested using the coefficient of determination, Goodness of fit (Statistical Test F) and the Significance of Individual Parameters (Statistical Test t). The results showed that: a) the training had a significant effect on teacher professionalism, indicated by the value of Fcount > Ftabel (9.896 > 1.669); b) teaching experience does not affect the professionalism of teachers shown by the value of Fcount < Ftabel (1.041 < 1.669); c) Furthermore, Training and Teaching Experiences have effect (91.3%) on teacher professionalism. The conclusion of this research are: training influences teacher professionalism and has a strong value while teaching experience on teacher professionalism does not have a significant effect but together contributes to the improvement of teacher professionalism.
Masalah Penelitian Dalam Manajemen Pendidikan Duyung Dayani
An-Nidhom Vol 3 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v3i2.4475

Abstract

Penelitian akan menjadi lebih dinamis apabila dilakukan secara terus menerus yang bertujuan untuk memperbaharui kesimpulan yang telah ditemukan. Tanpa adanya penelitian itu ilmu pengetahuan akan berhenti dan menjadi tidak valid, bahkan akan surut kebelakang. Alasan perlu dilakukannya penelitian adalah: Karena pengetahuan, pemahaman dan kemampuan manusia sangat terbatas, manusia memiliki dorongan untuk mengetahui apa saja, manusia dalam kehidupannya selalu dihadapkan kepada masalah, tantangan, ancaman, kesulitan, manusia merasa tidak puas dengan apa yang telah dicapai, dikuasai dan dimilikinya.
Perspektif Kepemimpinan Pendidikan Fairus Athiyah
An-Nidhom Vol 4 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v4i1.4424

Abstract

Peran institusi pendidikan nasional baik formal maupun informal seperti keluarga, masyarakat, organisasi, sekolah, dan sebagainya sangat penting sehingga kualitas pendidikan menentukan kualitas pemimpin masa depan. Pendidikan akan membawa angin segar bagi seluruh umat manusia. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan yang dicapai oleh dunia Pendidikan, khususnya perkembangan meningkatnya mutu Pendidikan ke arah yang lebih baik, kepemimpinan visioner dianggap mampu mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan dan tuntutan Pendidikan akan pemberdayaan dan kemandirian, menuju mutu Pendidikan masa depan yang lebih baik. Kepemimpinan visioner adalah kepemimpinan yang kerja pokoknya difokuskan pada rekayasa masa depan yang penuh tantangan.
Peningkatan Kinerja Guru Pembimbing Ekstrakurikuler Melalui Diskusi Curah Gagasan Di Smp Negeri 2 Japara Kabupaten Kuningan dede dahyo
An-Nidhom Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v3i1.4470

Abstract

Kegiatan ekstra kurikuler merupakan implementasi dari pembinaan kesiswaan yang termuat pada kegiatan pengembangan diri sekaligus untuk meningkatkan soft skill siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru pembimbing ekstrakurikuler dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Japara Kabupaten Kuningan Jawa Barat melalui diskusi curah gagasan.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Instrumen yang digunakan antara lain penugasan dan observasi. Penugasan merupakan konsekwensi dari tugas dan fungsi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai pembimbing ekstrakurikuler. Selanjutnya observasi bertujuan untuk memperoleh gambaran atau data pelaksanaan diskusi curah gagasan dan implementasinya dalam kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dansiklus II yang dilaksanakan selama 3 bulan dari oktober sampai dengan Desember 2015.Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kinerja guru pembimbing kegiatan ekstrakurikuler dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Japara Kabupaten Kuningan melalui diskusi curah gagasan
Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah Eman Sulaeman
An-Nidhom Vol 4 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v4i1.4419

Abstract

Manajemen Berbasis Sekolah dapat dipandang sebagai suatu pendekatan dalam pengelolaan sekolah dalam rangka desentralisasi pendidikan yang memberikan kewenangan lebih luas kepada sekolah untuk mengambil keputusan mengenai pengelolaan sumber daya pendidikan sekolah (manusia, keuangan, material, metode, teknologi, wewenang dan waktu) yang didukung dengan partisipasi yang tinggi dari warga sekolah, orang tua, dan masyarakat, serta sesuai dengan kerangka kebijakan pendidikan nasional dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Manajemen berbasis sekolah pada intinya adalah memberikan kewenangan terhadap sekolah untuk melakukan pengelolaan dan perbaikan kualitas secara terus menerus. Dapat juga dikatakan bahwa manajemen berbasis sekolah pada hakikatnya adalah penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan mutu sekolah atau untuk mencapai tujuan pendidikan nasional
Implementasi Pengembangan Madrasah Berbasis Entrepreneurship Dalam Menjawab Tantangan Bonus Demografi munirudin munirudin
An-Nidhom Vol 6 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v6i1.4859

Abstract

Bonus Demografi dewasa ini sedang menjadi pembahasan dan isu yang hangat dalam perkembangan perekonomian Indonesia, karena Indonesia akan mengalami masa-masa yang tidak dimiliki oleh Negara lain, yaitu angkatan usia kerja atau usia produktif. Dari hasil penelitan Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020 – 2030 bahkan banten sudah memulainya pada tahun 2017 berdasarkan usia jumlah penduduk. Jika dalam rentang tahun 2020 – 2030 lapangan pekerjaan luas dan angkatan kerja banyak maka diprediksi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi lima besar dunia. Dibutuhkan perhatian dari semua kalangan terutama dunia pendidikan yang menjadi pilar penting bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara. Pendidikan Madrasah harus memiliki orientasi baru dalam menjawab zaman tentunya dengan menganalisa tantangan masa depan dan pengembangan madrasah berbasis entreprenueurship adalah salah satu solusi dalam menyiapak lulusannya yang mampu berdaya saing terutama di era bonus demografi.
Model Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Madrasah Tsanawiah Dan Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Pusat Menes Sulasi Rumadlan; Anis Zohriah; Jus’aini Kamal
An-Nidhom Vol 6 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v6i1.4864

Abstract

Kepemimpinan merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah/madrasah. Dalam Permendiknas nomor 13 tahun 2007, kompetensi kepemimpinan kepala sekolah/madrasah yang dimaksud adalah Kepemimpinan Pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model Kepemimpinan Pembelajaran kepala sekolah/mdrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis study kasus. Instrumen penelitan adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dan guru serta staf secara snowball. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah. Objek penelitian adalah pelaku, konsep, tempat, dan kegiatan. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa: Pertama, peran dan legalitas kepemimpinan pembelajaran kepala Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Pusat Menes; Kedua, gaya dan Nilai-nilai kepemimpinan pembelajaran kepala Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Pusat Menes; dan Ketiga, strategi Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Pusat Menes.
Hubungan Tingkat Kesejahteraan Dan Profesionalisme Guru Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Lilis Suherni
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4454

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat kesejahteraan terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang; mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang; mengetahui pengaruh kesejahteraan dan profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, model yang digunakan adalah metode survay, analisis jalur dengan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini ditemukan : (1) Kesejahteraan guru di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori cukup dengan persentasi sebesar 80 % , (2) Profesionalisme guru di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori baik dengan persentasi sebesar 90 %, (3) Mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori baik dengan persentasi sebesar 89 %,( 4) terdapat pengaruh langsung positif dari kesejahteraan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,481 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 4,81 %, (5) terdapat pengaruh langsung positif dari profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,795 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 7,95 %,(6) terdapat pengaruh langsung positif dari kesejahteraan guru dan profesionalisme terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,637 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 6,37 %. Simpulan dari penelitian ini bahwa Kesejahteraan dan profesionalisme guru secara bersama- sama berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan

Page 9 of 15 | Total Record : 144