cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 144 Documents
Strategi Manajemen Jasa Layanan Perpustakaan Dan Arsip Bagi Generasi 4.0 (Milenial) Dikabupaten Pandeglang Aep Saepudin; Encep Syarifudin; Apud Apud
An-Nidhom Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v6i2.5376

Abstract

Strategi manajemen jasa layanan perpustakaan merupakan aspek kinerja individu dan intansi pelayanan perpustakaan, dimana indikatornya dapat dilihat dari empat aspek, yaitu strategi jasa layanan, jasa layanana, faktor pendukung dan penghambat strategi jasa layana, upaya dan langkah strategi pengelolaan. Kemudian penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hal tersebut, untuk memenuhi kepuasan pemustaka. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan manajerial yang sistematis, dimana data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik pengolahan dan analisis data yang dilakukan dengan melalui empat tahapan, data collection, data Reduction, data display dan concusion/verivikasi. Dari empat indikator Strategi manajemen jalasa layanan perpustakaan yang ditawarkan sehingga di peroleh tingkat penilaian narsumber dan temuan lapangan yaitu, Penilayan yang baik ditinjau dari pelayanan yang ramah sikap cepat tanggap yang diberikan. Adapun dari sisi lain indikator terkait strategi manajemen layanan yang ditawarkan masih belum baik, karena pengdaan anggaran yang minim sehingga mempengaruhi fasilitas, selain itu penantaan katalog yang belum maksimal. Sebagai implikasi, kemampuan individu seperti etika agar terus dipertahankan dan dikembangkan melalui program atau kegiatan pengembangan sumber daya manusia. Kata Kunci: Jasa Layananan, perpustakaan, arsip, generasi 4.0,
PERAN METODE GURU PAI DALAM MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR SISWA Latifah Latifah
An-Nidhom Vol 5 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v5i2.5725

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode guru PAI, untuk mengetahui kondisi belajar siswa, Untuk mengetahui peran metode guru PAI dalam mengatasi kejenuhan belajar di MAN 2 Kota Cilegon Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Metode guru PAI di MAN 2 Kota Cilegon masih terkesan monoton atau kurang bervariatif, sehingga masih banyak siswa yang merasakan kejenuhan dalam belajar akibatnya masih banyak siswa yang suka ngobrol di kelas dan banyak juga siswa yang izin keluar masuk pada saat jam pembelajaran berlangsung, Kondisi belajar siswa di MAN 2 Kota Cilegon belum maksimal, di karnakan guru selalu menggunakan metode ceramah saja tanpa menggunakan metode yang bervariatif, sehingga banyak siswa yang merasa jenuh dengan metode belajar yang di gunakan. Dari hasil Penelitian dan observasi di atas dapat peneliti simpulkan bahwa guru di MAN 2 Kota Cilegon ini perlu menggunakan metode yang bervariativ guna mengatasi kejenuhan belajar, bukan Cuma itu saja, guru di MAN 2 Kota Cilegon juga perlu melakukan pembelajaran dengan suasana baru seperti merubah tempat duduk siswa di kelas atau melakukan pembelajaran di luar kelas atau bisa juga di halaman belakang sekolah guna mendapatkan suasana baru dalam belajar, dengan demikian kejenuhan belajar bisa teratasi. Kata Kunci : Peran guru, Kejenuhan belajar siswa
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Ma At-Taqwa Yastu Pandeglang Isti Yulisti
An-Nidhom Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v3i1.4462

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan proses yang di dalamnya terdapat unsur mempengaruhi. Dengan adanya gaya kepemimpinan akan terjalin kerjasama serta adanya visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama. Gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam memimpin akan berdampak kepada kinerja guru serta suasana lingkungan madrasah yang kondusif. Oleh karena itu, gaya kepemimpinan yang digunakan haruslah tepat. kepemimpinan kepala madrasah secara baik dan terbuka akan mendorong tumbuhnya perilaku individu yang dipimpinnya ke arah perubahan yang diinginkan. Salah satu caranya dengan memotivasi guru, memberikan penghargaan kepada guru yang berprestasi dan memberikan pelatihan kepada para guru. Melalui program dan kegiatan tersebut, diharapkan guru bisa meningkatkan proses kerjanya dan mampu menghasilkan output yang baik sesuai program yang diselenggarakan.
Studi Tentang Tingkah Laku Pemimpin Junaedi Rasid
An-Nidhom Vol 3 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v3i2.4477

Abstract

Kepemimpinan baru dapat berjalan jika seorang pemimpin berusaha untuk mempengaruhi orang lain, baik lewat arahan, himbauan, saran, bimbingan, dan sebagainya. Gaya (perilaku) kepemimpinan yang mungkin ditampilkan merupakan hasil dari kombinasi perilaku tugas dan hubungan. Kombinasi tersebut menampilkan empat gaya: “ telling, selling, participating, delegating”. Orang-orang yang berada pada puncak pimpinan suatu organisasi seperti manajer, direktur, kepala dan sebagainya, memiliki kekuasaan power) dalam konteks mempengaruhi perilaku orang-orang yang secara struktural organisator berada di bawahnya. Sebagian pimpinan menggunakan kekuasaan dengan efektif, sehingga mampu menumbuhkan motivasi bawahan untuk bekerja dan melaksanakan tugas dengan lebih baik
ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN: PRO DAN KONTRA Himayatul Mu’minin
An-Nidhom Vol 1 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para ahli sejarah mencatat bahwa kemajuan ilmu pengetahuan di dunia barat (Eropa dan Amerika) sejak beberapa abad terakhir ini disebabkan antara lain dan terutama oleh paham sekularisme (melepaskan diri dari ikatan agama) dan gerakan sekularisasi yang mengakhiri apa yang kemudian disebut sebagai Zaman Kegelapan (Dark Ages). Asumsi ini memang ada benarnya, mengingat hubungan yang tidak harmonis sepanjang sejarah antara dogmatisme Gereja dan rasionalisme para ilmuwan. Ketegangan dan konflik antara keduanya begitu sengit sehingga seringkali satu pihak berusaha menjatuhkan dan menindas yang lain. Terjadilah praktek-praktek seperti eks-komunikasi, kondemnasi, persekusi, immurasi, inkuisisi, dan eksekusi. Tidak sedikit saintis yang dikucilkan, dikutuk, diburu, dikurung, diinterogasi, dan dijatuhi hukuman mati. Kasus Giordano Bruno, Galileo Galilei, dan Baruch Spinoza merupakan secuil “lembaran hitam” dalam sejarah ilmu pengetahuan di Barat. Awal kemunculan dan perkembangan ilmu pengetahuan di dunia lslam tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan Islam itu sendiri.
Analisis Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Budaya Organisasi (Studi Deskriptif Di Smpn 8 Kota Serang Dan Smpn 19 Kota Serang) Maya Mawaddah; Shobri Shobri; Yusaini Kamal
An-Nidhom Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v6i2.5384

Abstract

Manajemen Berbasis Sekolah membuat sekolah memiliki peranan yang penting untuk mengembangkan mutu sekolah sehingga sekolah tersebut memiliki apa yang disebut grand design ketika mengelola pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang sesuai dengan keadaan masyarakat. Lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi karena menjadi wadah yang didalamnya telah berkumpul orang-orang secara struktural serta memiliki tujuan bersama yang harus dicapai dan sebuah organisasi tentu memiliki budayanya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMPN 8 Kota Serang dan SMPN 19 Kota Serang, (2) Budaya Organisasi di SMPN 8 Kota Serang dan SMPN 19 Kota Serang, (3) Hasil Analisis Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Organisasi di SMPN 8 Kota Serang dan SMPN 19 Kota Serang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sedangkan pengumpulan data dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara, adapun subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, bidang Kurikulum, bidang Sarana Prasarana, bidang Humas, Guru serta Pembina Osis di SMPN 8 Kota Serang dan SMPN 19 Kota Serang. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, triangulasi, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari analisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Organisasi di SMPN 8 Kota Serang dan SMPN 19 Kota Serang ini sudah baik selama seluruh warga sekolah mengetahui tupoksi masing-masing karena manajemen berbasis sekolah dan budaya organisasi memiliki keterkaitan yang kuat. Kata Kunci: Implementasi, Manajemen Berbasis Sekolah dan Budaya Organisasi
MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN Nana Suryapermana
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah pembelajaran, seperti yang dikemukakan Romiszowski, merujuk pada proses pengajaran, yang berpusat pada tujuan atau goal directed teaching process yang dalam banyak hal dapat direncanakan sebelumnya ( pre-planned). Karenanya proses belajar yang terjadi adalah proses perubahan perilaku dalam konteks pengalaman yang memang sebagian besar telah dirancang. Oleh karena itu istilah instruction sering diartikan sebagai proses pembelajaran, yakni proses membuat orang melakukan proses belajar sesuai dengan rancangan. Begitu juga apa yang berkecamuk di dalam benak Winkel, yang dituturkan kembali oleh Siregar dan Nara (2010; 27) bahwa pembelajaran adalah seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperthitungkn kejadian –kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa. Dalam alam fikiran yang berbeda, Gagne (1992; 132) masih mampu untuk melantunkan sebait makna tentang pembelajaan, dan beliau berucap bahwa; pembelajaran sebagai pengaturan peristiwa secara seksama dengan maksud agar terjadi belajar dan memuatnya berhasil guna. Lalu Gagne (1997; 78 ) menyempurnakan fikirannya dengan mengartikan pembelajaran: Instruction as a set external events designt to support the several processes of learning, wich are internal (dalam arti; pembelajaran adalah seperangkat peristiwa –peristiwa eksternal yang dirancang untuk mendukung beberapa proses belajar yang sipatnya internal. Kemudian dengan hati yang tak bosan Gagne (1985: 29) mengurai angannya untuk menyempurnakan fikirannya tentang pembelajaran, dan beliau berkata ; Instruction is intended to promote learning, external situation need to be arranged to activate,support and maintain the internal processing that constitutes weach learning event.
URGENSI KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM Ila Kholilah
An-Nidhom Vol 1 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika dalam dinasti Islam mendapat perhatian serius dari para pemikir Muslim di masa lalu, dan mereka berusaha merumuskan konsep kepemimpinan ideal sesuai dengan Islam. Penelitian ini melihat bagaimana kepemimpinan memiliki arti besar bagi umat Islam dan Islam. Menurut Islam, titik urgensi terletak pada kenyataan bahwa kepemimpinan merupakan faktor penting untuk mencapai tujuan hidup masyarakat itu. Meskipun latar belakang sosial-politik pemikir muslim berbeda, studi ini menemukan benang merah, bahwa dalam kepemimpinan, orang menyadari bahwa masyarakat bisa eksis dengan nilai-nilai berdasarkan Islam. Kepemimpinan memiliki nilai-nilai kesakra-lan karena terkait erat dengan bagaimana memberlakukan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Kepemimpinan bukan kekuasaan, bukan jabatan dan kewenangan yang mesti dibanggakan. Kepemimpinan bukan pula barang dagangan yang dapat diperjual belikan. Hakekat kepemimpinan dalam pandangan Islam adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik dan dipertanggungjawabkan bukan saja di dunia tapi juga di hadapan Allah nanti di akhirat. Kepemimpinan yang tidak dijalankan secara professional dan proporsional adalah penghianatan terhadap Allah dan Rasul-Nya.
Pengaruh Supervisi Kepala Madrasah Dan Kompetensi Guru Terhadap Sarana Prasarana Ayadi Ayadi; Anis Fauzi; Nana Suryapermana
An-Nidhom Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v6i2.5377

Abstract

Ayadi. NIM: 182630010, “Pengaruh Supervisi Kepala Madrasah dan Kompetensi Guru Terhadap Kualitas Sarana Prasarana” (studi di MAN 1 Kab. Serang dan MA Darul Hikmah Kab. Serang). Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana UIN “Sultan Maulana Hasanudin Banten” 2021. Kinerja seorang sangatlah penting karena sangat menentukan keberhasilan pesertadidik dan menciptakan tujuan pendidikan di Madrasah. Salah satu cara mengukur kinerja kegiatan madrasah diukur dari keadaan sarana prasarana madrasah. Sedangkan kompetensi di antaranya supervisi kepala madrasah, kompetensi guru. Tujuan penelitian ini. (1) mengetahui pengaruh supervisi kepala madrasah terhadap sarana prasarana di MAN 1 Kab. Serang dan MA Darul Hikmah Kab. Serang. (2) megetahui kompetensi guru terhadap kualitas sarana prasarana di MAN 1 Kab. Serang dan MA Darul Hikmah Kab. Serang. (3) apakah terdapat pengaruh antara pengaruh supervisi kepala madrasah dan kompetensi guru terhadap kualitas sarana prasarana di MAN 1 Kab. Serang dan MA Darul Hikmah Kab. Serang? Populasi penelitian adalah 87. MAN 1 Kab. Serang dan MA Darul Hikmah Kab. Serang. Sampel penelitian ini 85 guru dan 2 kepala madrasah. Data dikumpulkan dengan angket yang diolah dengan menggunakan metode statistik inferensial yang diperoleh melalui perhitungan regresi sederhana. Regresi ganda dan uji hipotesis terhadap variabel yang pengolahan analisis data dihitung mengunakan Microsoft excel sebagai hitungan manual dan melaluhi hasil output aplikasi SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian diketahui bahwa (1) terdapat pengaruh signifikan pengaruh supervisi kepala madrasah terhadap kualitas sarana prasarana korelasi sebesar 0,771 dan berpengaruh sebesar 0,594 atau 59,4% (2) terdapat pengaruh signifikan kompetensi guru terhadap kualitas sarana prasarana yang dinyatakan dengan korelasi sebesar 071 dan berpengaruh sebesar 0,504 atau 50,4% (3) terdapat pengaruh signifikan pengaruh supervisi kepala madrasah dan kompetensi guru yang dinyatakan dengan persamaan 68,877 > 3,11 dengan korelasi sebesar 0,788 dan berpengaruh besar 0,621 atau 621% terhadap kualitas sarana prasarana. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pengaruh supervisi kepala madrasah dan kompetensi guru tidak terlepas dari kualitas sarana prasaran madrasah yang ditunjang untuk kegiatan madrasah. Kata Kunci: Supervisi Kepala Madrasah, Kompetensi Guru dan Sarana Prasarana.
PENTINGNYA PERAN PEMIMPIN DALAM PERMASALAHAN SOSIAL Abdul Basyar
An-Nidhom Vol 1 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu permasalahan sosial akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan. Suatu ungkapan yang mulia mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggungjawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahkan suatu ungkapan yang mendudukkan posisi pemimpin dalam suatu permasalahan pada posisi yang terpenting. Demikian juga pemimpin dimanapun letaknya akan selalu mempunyai beban untuk mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Dari waktu ke waktu kepemimpinan menjadi perhatian manusia. Kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kelebihan tertentu pada manusia.Dalam pengertian lain kepemimpinan adalah kemampuan dan keterampilan seseorang yang menduduki jabatan sebagai pimpinan satuan kerja untuk mempengaruhi orang lain, terutama bawahannya, untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. Sedangkan penertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya dari anggota organsasi serta penggunaan semua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujaun organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Manusia adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalau berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Manusia hidup berkelompok baik dalam kelompok besar maupun dalam kelompok kecil. Hidup dalam kelompok tidak mudah. Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati dan menghargai. Keteraturan hidup perlu selalu dijaga. Hidup yang teratur adalah impian setiap insan. Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi dibanding makhluk Tuhan lainnya. Manusia di anugerahi kemampuan untuk berpikir, kemampuan untuk memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kelebihan itulah manusia seharusnya mampu mengelola lingkungan dengan baik.

Page 7 of 15 | Total Record : 144