cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 765 Documents
EFEKTIFITAS SENAM ERGONOMIS TERHADAP NILAI PROTEIN URINE PADA PENATALKASANAAN KEGAWATDARURAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG sukron sukron
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.555

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Nefropati Diabetik merupakan suatu keadaan dimana ginjal mengalami penurunan fungsi dan terjadinya kerusakan pada selaput penyaring darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi. Nefropati diabetik dijumpai pada 35-45% pasien diabetes melitus yang dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal terminal dan menjadi penyebab utama kematian tertinggi pada pasien diabetes melitus. senam ergonomis merupakan olahraga yang gerakannya sesuai dengan fungsi dari fisilogis dan psikologi pada penderita DM, yang mampu meninkatkan metabolisme sehingga tubuh dalam keadaan segar dan bugar serta dapat menjadikan pikiran lebih rileks. Tujuan: Mengetahui Efektifitas senam ergonomis terhadap nilai protein urine pada Penatalaksanaan Kegawatdaruratan pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan pre experiment dengan pendekatan pretest-posttest one group design without control. Populasi meliputi semua pasien diabetes melitus tipe 2 pada 11 Maret- 30 April 2023 dengan sampel 39 responden dan diambil dengan cara purposive sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan Paired Samples T-test berupa t-test dependen dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil : rata – rata sebelum dilakukan intervensi nilai protein urine positif 2.69 dengan standar deviasi 0.47 dan rata rata setelah diberikan intervensi adalah positif 2.08 dengan standar deviasi 0.46 hasil uji statistik didapatkan bahwa nilai p value 0.000 yang berarti ada pengaruh senam ergonomis terhadap nilai protein urine pada pasien dm tipe 2. Kesimpulan: Pasien Diabetes Tipe 2 yang diberikan intervensi senam ergonomis memiliki nilai protein urine yang lebih rendah dibandingkan yang tidak diberikan intervensi di Rumah Sakit Muhammadiah Palembang.
PENGARUH TEKNIK SIMULASI AUDIOVISUAL TABLETOP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PMR TENTANG PENATALAKSANAAN KEGAWATDARURATAN BENCANA BANJIR Windy Astuti Cahya Ningrum
Masker Medika Vol 12 No 1 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i1.556

Abstract

Introduction: The high intensity of rainfall makes Indonesia a flood-prone area. Objective: To determine the effect of Tabletop Audiovisual Simulation Techniques on the Knowledge of PMR Adolescents on Emergency Management of Flood Disasters at SMPN 30 Palembang. Methods: The design of this study was a pre-experiment with a one group pretest posttest design without a control group design. The population in this study were students of SMPN 30 Palembang who were members of PMR with a sample of 30 respondents. The sampling technique used consecutive sampling which was carried out from January to June 2023. The research results were analyzed using the Wilcoxon test. Results: there is an effect of providing tabletop audiovisual simulations on the emergency management of flood disasters on the knowledge of PMR students at SMPN 30 Palembang (p value = 0.000). Conclusion: tabletop audiovisual simulation can increase knowledge about flood disaster emergency management. So that tabletop audiovisual simulations can be used as an effective method for increasing knowledge and preparedness for flood disaster management that is interesting and easy to understand.
PENGARUH MASA KERJA DAN USIA TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA KARYAWAN PT HEVEA MK I PALEMBANG Rahmi Garmini
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.558

Abstract

Introduction: Every company is always required to suppress and provide optimization to human resources so that they are able to have high skills or abilities. Employees are one of the assets that are very important for the continuity of an organization to get high productivity. One of the factors that have an influence on employee productivity is the factor of age and years of service. Research Method: The research method used is an analytic survey with a cross sectional approach with a sample of 49 workers. Data analysis used the chi-square test. Results: There is a relationship between years of service (p value = 0.032) and age (p-value = 0.003) with work productivity. Conclusion: Years of service and age affect the level of employee productivity.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA KORBAN PASCA BANJIR DI KELURAHAN SUKAMAJU PALEMBANG Apriyani Apriyani
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.559

Abstract

Latar Belakang :Hadirnya bencana banjir dalam kehidupan manusia, menyebabkan adanya kegoncangan psikologis pada diri manusia gangguan psikologis yang terjadi karena banjir dapat menimbulkan korban mengalami kecemasan akibat bencana tersebut. Kecemasan dapat diatasi dengan menggunakan terapi relaksasi benson. Relaksasi Benson merupakan salah satu teknik relaksasi yang mengaitkan agama atau kepercayaan serta ungkapan. Tujuan penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Tingkat Kecemasan Pasca Banjir di Kelurahan Sukamaju Palembang. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen, desain one group pre test and post test. Penelitian ini dilaksanakan pada 8 - 10 Maret 2023. Populasi penelitian ini adalah masyarakat korban bencana pasca banjir dengan jumlah sampel 65 responden. Hasil : hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden sebelum diberikan intervensi relaksasi benson mengalami kecemasan berat sebanyak 31 responden (47,7%). Sedangkan setelah diberikan teknik relaksasi benson reponden mengalami kecemasan ringan sebanyak 27 responden (41,5%). Kemudian responden rata-rata berusia 38,40 tahun dengan usia termuda 21 tahun dan usia tertua 65 tahun, sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (73,8%) dan sebagian besar responden adalah Pedagang (23,1%). Simpulan: terdapat pengaruh yang signifikan teknik relaksasi benson terhadap kecemasan pada korban pasca banjir dengan p-value 0,001.
Puji SR Rebusan Kunyit Asam Terhadap Dismenore Puji Setya Rini
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.560

Abstract

Rebusan Kunyit Asam Terhadap Dismenore
PENGARUH PENAMBAHAN BAYAM MERAH PADA OLAHAN PEMPEK IKAN TENGGIRI DITINJAU DARI SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KADAR ZAT BESI (Fe) Novianty Novianty
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.561

Abstract

Introduction: Pempek is a typical Palembang food whose main ingredients are fish meat and starch (tapioca flour). Pempek with the addition of red spinach can be put to good use as an alternative food source of iron. Purpose: aims to determine the effect of adding red spinach on organoleptic properties and levels of iron (Fe) in mackerel pempek. Methods: This study was an experimental study using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 repetitions. Treatment in the form of the addition of red spinach as much as 0%, 15% and 25%. The panelists used in this study were 30 semi-trained panelists. Analysis of the results of the organoleptic test used the Normality test with Excel while the results of the iron content test used the ANOVA and DMRT (Duncan Multiple Range) tests. Conclusion: (1) It is known that the acceptability of processed mackerel pempek based on color, aroma and taste assessment is more preferred by the panelists is P0 (Control) without the addition of red spinach with an average color result of (5.9), aroma of (5 ,6) and taste of (5,9) while based on texture assessment the panelists preferred P1 with the addition of 15% red spinach with an average texture yield of (5,8). (2) Based on the results of laboratory tests, it was known that the level of pempek with the addition of red spinach which had the highest iron content was pempek with the addition of 25% red spinach, which was 1.22 mg/100 g (P2) compared to (P1), which was 1.08 mg/100 g . And the ratio of iron levels between the two is equal to 0.14 mg.
PENGARUH DIMETIL SULFOKSIDA (DMSO) DAN SUHU PRESERVASI BERBEDA TERHADAP BAKTERI Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Kurniawan Kurniawan
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.563

Abstract

Introduction: S. aureus bacteria are bacteria that cause nosocomial infections in hospitals and that easily develop resistance to antibiotics, forming new strains such as MRSA bacteria that are resistant to the class of antibiotics methicillin (β-lactams). MRSA bacteria are pathogenic and carry a significant proportion of hazards, so it is necessary to maintain and store pure cultures of MRSA bacteria in the laboratory for the purposes of exploration and efforts to control and treat infectious diseases caused by these bacteria. One of the solutions used in bacterial preservation is dimethyl sulfoxide (DMSO) solution, which is universally used. This study aimed to determine the effect of DMSO solution and different temperatures on the preservation of MRSA bacteria. Methods: This study was a quantitative study using multivariate ANOVA test analysis conducted at the Microbiology and Biochemistry Laboratory, Biology Education Study Program, Teaching and Education Faculty (FKIP), Muhammadiyah University, Purwokerto, from July 2022 to October 2022. Results: DMSO solution concentration and temperature Different preservatives can affect the viability of MRSA bacteria, while the best temperature for preserving MRSA bacteria is between 4 oC and 20-28 oC with a significance value (p=0.048). Discussion: The research results show that the concentration of DMSO solution and different preservation temperatures can affect the viability of MRSA bacteria. The best temperature preservation was obtained at 4 oC. Keywords: Bacterial preservation, DMSO, MRSA, Temperature
IMPLEMENTASI TERKAIT KESIAPAN PETUGAS PANTI TERHADAP SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU (SPGDT) DI PANTI SOSIAL LANJUT USIA HARAPAN KITA PALEMBANG TRILIA WM
Masker Medika Vol 12 No 1 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i1.564

Abstract

Background: The Integrated Emergency Management System (SPGDT) is one of the health service innovations to handle emergency cases at the Harapan Kita Social Institution for the Elderly, Palembang. Residents of the orphanage still have complaints about the implementation of the SPGDT program, complaints are slow to handle, call center access is not easy to contact, the role of case management by the orphanage staff team is still slow. Purpose: to analyze the implementation related to the readiness of the nursing home staff regarding the integrated emergency response system (SPGDT). Methods: qualitative research with in-depth interviews and observation. There were 3 informants in the study consisting of the head of the orphanage, staff and employees at the Harapan Kita Palembang Social Home for the Elderly. The variables used to see the implementation of the readiness of the orphanage officers are communication, resources and infrastructure. The research was carried out for 3 months February-April 2023. Data analysis was processed according to the characteristics of content analysis, namely: data collection, data reduction, verification, data presentation and drawing conclusions. Research results: shows that the implementation related to the readiness of the orphanage staff has not gone as expected, efforts to increase knowledge and access have not been achieved, communication and coordination between teams have not been effective. Conclusion: the integrated emergency management system at Harapan Kita Social Institution Palembang is still not optimal and has not been supported by medical personnel and adequate infrastructure
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU (SPGDT) TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KELOMPOK RENTAN : LANSIA Maya Fadlilah
Masker Medika Vol 12 No 1 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i1.567

Abstract

Pendahuluan: Sistem Penanggulangan gawat darurat Terpadu (SPGDT) adalah sebuah sistem yang dibuat untuk menangani korban yang terkena suat Cedera, bencana, kecelakaan, dan kejadiaan yang dapat mengancam kehidupan, Penanganan SPGDT ini terdiri dari tiga waktu yaitu sebelum korban ke Rumah Sakit, Saat korban di Rumah Sakit, dan antar Rumah Sakit (rujuk). Dalam sistem penanganan gawat darurat terpadu ini, orang yang terlibat bukan hanya tim medis, tapi semua orang yang memungkinkan dapat membantu pasien, termasuk orang awam sekalipun (Depkes.2006). Lansia merupakan kelompok rentan yang mempunyai risiko lebih besar bila terjadi kondisi kegawatdaruratan medis yang tidak segera dilakukan pertolongan segera dengan benar. Beberapa keadaan kegawatdaruratan pada lansia antara lain stroke, diabetes tidak terkontrol atau gula darah terlalu rendah, trauma, hipertensi tidak terkontrol serta penyakit jantung, pada lansia kondisi tersebut memerlukan penatalaksanaan yang cepat dan tepat agar dapat mengurangi resioko penurunan fungsi organ atau terjadinya komplikasi. Metode: quasi eksperimen dengan one group pre-post desing untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) terhadap pengetahuan keluarga dengan kelompok rentan : lansia Hasil: Berdasarkan hasil analisis uji statistik dengan menggunakan uji T-Test Paired dengan nilai ρ value = 0.000 jika dibandingkan dengan α = 0,05 maka ρ value < α 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pendidikan kesehatan mengenai pengaruh pendidikan kesehatan tentang Sistem Penaggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dengan pengetahuan responden setelah diberikan pendidikan kesehatan yang dilakukan pada keluarga yang memiliki lansia di desa kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Diskusi: Menurut Lestari (2015), faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan adalah tingkat pengetahuan, informasi, pengalaman, budaya dan sosial ekonomi. Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Wardani, 2011) yang berjudul pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi remaja, dalam penelitian ini memiliki responden 61 dengan sampel 30 perlakukan dan 31 sampel kontrol didapatkan terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: SPGDT,Lansia,Pengetahuan Keluarga
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN (FLUOR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI DI SMP NU PALEMBANG Murbiah Murbiah
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.568

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan pada fisik, emosi, maupun psikis, salah satu perubahan fisik pada remaja putri yaitu menstruasi. Remaja kurang memperhatikan kebersihan organ genetalianya sehingga bakteri tumbuh dan berkembang biak yang dapat menyebabkan masalah kesehatan reproduksi seperti keputihan. Keputihan (fluor albus) merupakan keluarnya cairan dari vagina tetapi bukan darah, bewarna bening, kecoklatan, tidak berbau bahkan bisa sampai memiliki bau yang khas. Remaja putri lebih beresiko mengalami keputihan karena kurangnya informasi yang mereka dapatkan, sehingga mempengaruhi pengetahuan mereka tentang keputihan (fluor albus), salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja putri yaitu dengan pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet tentang keputihan (fluor albus). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang keputihan (fluor albus) pada remaja putri. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental menggunakan One Group Pretest dan Posttest dengan model penelitian kuantitatif dan menggunakan instrument penelitian kuisioner pengetahuan dengan 20 pernyataan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel 47 responden remaja putri. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil: Didapatkan nilai median pengetahuan sebelum intervensi 65,00 dan nilai median pengetahuan sesudah intervensi 85,00, berdasarkan uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai p value 0.001<0,05. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan mempunyai pengaruh terhadap pengetahuan tentang keputihan (fluor albus) pada remaja putri di SMP NU Palembang.