cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
sukmadewi2004@gmail.com
Phone
+6289360133423
Journal Mail Official
juminten@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya, (60294) Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27214079     DOI : https://doi.org/10.33005/juminten.v2i2
Journal of Management Industry and Technology , National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 437 Documents
Analisa Penerapan Lean Warehousing serta 5S pada Pergudangan PT. Sier Untuk Meminimasi Pemborosan Febridan Dzulkifli; Dira Ernawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.243

Abstract

Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) adalah sebuah perusahaan milik negara yang didi-rikan di Surabaya pada tanggal 28 Februari 1974 untuk mendukung dan mengembangkan kawa-san industri di Indonesia khususnya Jawa Timur. Dalam pengelolaan pergudangan (warehouse management system) PT. SIER sering mengalami pemborosan yang berlebih pada gudang bahan kimia karena pada gudang bahan kimia tersebut melakukan proses loading dan unloading menggunakan tenaga kerja manual sehingga memiliki waktu aktivitas yang lebih lama diantara gudang lainnya. Permasalahan yang sering terjadi yaitu adanya keterlambatan pengiriman dari gudang ke konsumen. kemudian juga terjadi keterlambatan dalam penerimaan barang masuk sehingga menyebabkan antrean oleh karena itu pergudangan PT.SIER diharapkan melakukan perbaikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meminimasi pemborosan yang terjadi pada ak-tivitas pergudangan PT. SIER. PT. SIER dapat melakukan perbaikan dengan beberapa metode yaitu menggunakan pendekatan Lean Warehousing, Value Stream Mapping (VSM), pembuatan Process acticity mapping (PAM), serta didukung data terkait yang diperoleh langsung dari pengelola gudang sehingga dapat diidentifikasi pemborosan (waste) yang terjadi pada proses pergudangan. Lalu dilakukan usulan perbaikan dan penerapan 5S yaitu seiri (ringkas), seiton (rapi), seiso (resik), seiketsu (rawat), dan shitsuke (rajin). Dari hasil penelitian didapatkan usulan perbaikan, penerapan 5S, serta penyederhanaan aktivitas didapatkan total aktivitas yang baru yaitu sebanyak 34, dibandingkan dengan aktivitas yang lama sebanyak 45 aktivitas sehingga ter-jadi pengurangan sebanyak 11 aktivitas. Kemudian waktu yang didapatkan 294 menit yang sebe-lumnya 312 menit sehingga menghemat waktu sebanyak 18 menit.
Perencanaan Rute Distribusi yang Optimal dengan Metode Algoritma Differential Evolution (DE) PT. XYZ Aprilia Kurnia; Dira Ernawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.244

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan milik negara yang berperan dalam mengelola dan mengem-bangkan kawasan industri khususnya di Jawa Timur. Selain pengembangan lokasi, PT XYZ juga melakukan pengelolaan di bidang pergudangan dan logistik yang mana kedua hal ini sangat erat kaitannya dengan aktivitas distribusi. Sistem distribusi cukup penting untuk diperhatikan guna ke-lancaran perusahaan dalam bidang logistik. Siklus distribusi pada PT XYZ memiliki rute yang cukup panjang dan mengalami permasalahan berupa keterlambatan pengiriman produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan rute distribusi yang optimal di PT XYZ berdasarkan jarak tempuh dan waktu tempuh yang minimal, yang nantinya akan berdampak terhadap perubahan rute dan waktu distribusi. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan kembali perencanaan rute dengan metode Algoritama Differential Evolution (DE) guna mendapatkan rute yang optimal dan memperbaiki sistem yang ada. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa metode Algoritma Differential Evolution mampu menghasilkan usulan perbaikan rute distribusi yang opti-mal dengan penghematan jarak tempuh sebesar 68,4 km dan waktu tempuh sebanyak 102,6 menit dengan persentase penghematan jarak tempuh 4,36% dan waktu tempuh 4%.
Analisis Resiko Keselamatan Kerja pada Departemen Perawatan Mesin Potong PT. XYZ dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Safira Rahmi Putri; Endang Pudji Widjajati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.246

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi furniture di Indonesia. Perma-salahan yang terdapat pada departemen perawatan di PT. XYZ masih ditemukan beberapa kasus kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor peralatan atau mesin yang digunakan pada saat proses produksi. K3 bertujuan untuk mencegah kecelakaan, kebakaran, ledakan, polusi, penyakit, Operasi selama perbaikan dan pemeliharaan dapat menyebabkan kecelakaan kerja karena kondisi tidak aman dengan mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya dan risik. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Hazard And Operability Study (HAZOP). Metode HAZOP merupakan teknik untuk mengidentifikasi bahaya dan penggulangannya yang digunakan dalam proses industri dan kegiatan industri lainnya. Hasil analisa terdapat potensi bahaya kecelaan kerja yang ditemukan diantanya: tangan tersayat mata pisau sebesar 48%, tangan terpotong mata pisau sebesar 24%, ititasi mata akibat debu serpihan kayu sebesar 11%, dan tangan terjepit lengan atas bagian mesin sebesar 6%. Serta tingkat risiko potensi bahaya program keselamatan kerja pada PT. XYZ terbagi menjadi tiga kategori yaitu 58% dengan tingkat risiko ekstrim (merah), 38% dengan tingkat risiko tinggi (kuning), dan 3% dengan tingkat risiko sedang (hijau). Rekomendasi atau usulan dalam rancangan pencegahan terjadinya potensi bahaya diantaranya: tidak memperker-jakan yang kurang berpengalaman dalam merawat atau memperbaiki mesin, tidak memperkerjakan yang kurang berpengalaman dalam merawat atau memperbaiki mesin dan penggunaan APD sesuai dengan standrt K3
Meminimasi Cacat Produk Bogie Tipe S2E-9C Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada PT XYZ Kamal Husein; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.250

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi. Salah satu hasil produksi perusahaan ini adalah Bogie atau roda kereta api. Dalam proses produksi masih dihadapkan dengan defect yang sering terjadi seperti crack, pinhole, sinter, dan juga roughness yang memberi pengaruh besar hingga melebihi batas standart perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kecacatan, faktor utama penyebab kecacatan dan dampak/efek yang ditimbulkan, serta memberikan usulan perbaikan yang tepat untuk meminimasi permasalahan kualitas pada produk bogie pada perusahaan ini. Metode yang diusulkan adalah Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Adapun alat SQC yaitu Checksheet, Histogram, Diagram Pareto, Scatter diagram, Control Chart, dan Cause and Effect Diagram. Untuk FMEA digunakan sebagai rekomendasi perbaikan mengacu dari Cause and Effect Diagram. Hasil dari penelitian ini adalah defect yang paling berpengaruh terhadap kualitas bogie yaitu Crack (52,2%), diikuti Pinhole (28,9%), Sinter (11,6%), dan Roughness (7,2%). Penyebab terjadinya kecacatan pada produk disebabkan oleh faktor manusia, mesin, metode, dan material. Berdasarkan FMEA diketahui penyebab kecacatan dengan RPN tertinggi sebesar 392 yaitu pekerja kurang hati-hati saat memotong raser. Adapun rekomendasi perbaikan, dapat memberikan pelatihan kepada pekerja agar terampil dalam melakukan pemotongan raser, dan juga dapat dengan menentukan batasan waktu istirahat dalam melakukan pemotongan raser agar tidak terjadi overheating.
Analisis Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index Untuk Menentukan Strategi Pemasaran Menggunakan Analisis SWOT di Kafe XYZ Agus Wahyu Abdirrahman; Sumiati
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.251

Abstract

Kafe XYZ adalah salah satu pelaku usaha di Bidang Warung kopi di kawasan Kota Gresik yang mengarah ke semua kalangan dengan harga yang sangat mudah dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat. Di Kafe XYZ belum pernah dilakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan sebe-lumnya. Dan permasalahan eksternal yang dihadapi saat ini adalah maraknya bermunculan pe-saing dengan konsep sejenis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kepusan pelanggan dan menentukan startegi pemasaran yang sesuai untuk kafe XYZ. Berdasarkan permasalahan dan tujuan, metode yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan SWOT. Metode CSI digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan sedangkan SWOT digunakan untuk meru-muskan strategi pemasaran yang akan di terapkan perusahaan. Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode CSI terhadap lima dimensi kualitas pelayanan menunjukkan angka 74,20% atau 0,7420. Angka tersebut menujukkan bahwa pelanggan sudah merasa puas dengan pelayanan yang telah dibelikan oleh Kafe XYZ. Dari hasil analisa SWOT didapatkan strategi ST (Strength dan Threats) yang berisikan strategi meningkatkan promosi, pembacaan tren atau fenomena, mengamati langkah pemasaran pesaing, dan meningkatkan cita rasa khas.
Analisis Reliabilitas, Laju Kerusakan, dan Analisis Biaya pada Mesin Penenun Menggunakan Metode LCC di PT XYZ Mojokerto Ichwan Putra Cahyadi; Endang Pudji Widjajati
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.257

Abstract

Tingkat keandalan pada suatu mesin merupakan hal yang sangat penting bagi produktivitas se-buah perusahaan manufaktur. PT XYZ merupakan salah satu perusahaan textile terbesar di Indo-nesia dan mempunyai banyak cabang, salah satunya di Mojokerto. Salah satu mesin vital di PT XYZ Mojokerto, yakni mesin penenun memiliki tingkat kerusakan mendadak yang cukup tinggi dan hal ini mengganggu produktivitas di PT XYZ Mojokerto. Sejak bulan November 2019 – November 2020 tercatat mesin penenun di PT XYZ Mojokerto mengalami 18 kali kerusakan mendadak. Dalam melakukan preventive maintenance perusahaan tidak pernah melakukan perhitungan jadwal pre-ventive maintenance dan hanya mengikuti instruksi buku panduan perawatan mesin sehingga jad-wal perawatan yang ada belum optimal karena tidak berdasarkan kondisi aktual mesin saat ini dan menyebabkan biaya perawatan meningkat. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka dil-akukan penelitian untuk menganalisa keandalan dan laju kerusakan pada mesin penenun guna menghasilkan penjadwalan perawatan yang efisien dan total penggunaan biaya yang minimum pada mesin penenun dengan tingkat keandalan terendah di PT XYZ Mojokerto menggunakan metode LCC. LCC (Life Cycle Cost ) adalah jumlah semua pengeluaran yang berkaitan dengan item tersebut sejak dirancang sampai tidak terpakai lagi. Pada hasil perhitungan didapatkan jadwal perawatan yang efisien sebaiknya dilakukan setiap 6 hari dan nilai LCC terendah sebesar Rp450.864.539,85 dengan umur optimal pada mesin 6 tahun dan jumlah mekanik sebanyak 1 orang
Analisis Sistem Kerja Untuk Mengurangi Kelelahan Pekerja Bagian Produksi dengan Metode Cardiovascular Load (CVL) dan Bourdon Wiersma di PT. XYZ Nico Aliffian Vollytanio Putra; Sunardi
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.259

Abstract

Kelelahan kerja yang terjadi saat kegiatan produksi berlangsung dapat mengakibatkan penurunan efisiensi kerja, keterampilan, kebosanan, dan peningkatan kecemasan. PT. XYZ adalah salah satu BUMD di Jawa Timur yang bergerak di bidang manufaktur khsususnya pembuatan produk batu tahan api. Selama proses produksi berjalan perusahaan ini menerapkan dua shift kerja menimbulkan adanya gejala kelelahan pada perkerja khususnya pada bagian pemecahan agregat, pencetakan batu dan pembakaran batu yang ditunjukkan dengan adanya penurunan hasil kerja serta seringnya terjadi kesalahan dalam bekerja. Dengan adanya permsalahan tersebut penelitian ini menggunakan Cardiovascular Load dan Bourdon Wiersma untuk memperlambat kelelahan pekerja dan diharapkan dapat membantu untuk mengukur kelelahan pekerja sehingga dapat memberikan solusi dalam memperlambat kelelahan pekerja. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 pekerja. Hasil yang diperoleh dari analisis sistem kerja ini adalah shift 1 dan shift 2 memiliki tingkat kelelahan yang berbeda, yaitu shift 1 kategori tinggi dan shift 2 kategori rendah, demikian juga beban mentalnya shift 1 tergolong rendah sedangkan shift 2 tergolong tinggi oleh karena itu shift 1 perlu perbaikan pada beban fisiknya sedangkan shift 2 perlu perbaikan beban mentalnya. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan pada shift 1 adalah menambahkan waktu istirahat dari sebelumnya 45 menit menjadi 60 menit, melakukan sistem rolling pekerja, dan memperbaiki kondisi tempat kerja agar lebih ergonomis. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan pada shift 2 adalah pemberian musik, mengatur shift kerja seperti rolling shift, dan menambahkan waktu istirahat.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) di PT. Jawa Gas Indonesia Galang Karisma Angkasa; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.260

Abstract

PT. Jawa Gas Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang gas medis dan gas industri. Produk gas yang dihasilkan yaitu C2H2 (gas asetilen), CO2 (karbon dioksida), O2(Oksigen), Ar (gas aron), N2 (nitogren) yang digunakan dalam dunia medis dan industri. Dalam prosesnya pengisian tabung dan pemindahan tabung gas dilakukan oleh operator secara manual sehingga pada indsutri gas memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi baik pada proses operasional maupun lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya keselamatan dan kesehatan perkerja, meninjau risiko bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan selama bekerja dan memberikan pengendalian penanganan dari faktor-faktor risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Jawa Gas Indonesia yaitu sebesar 74,07% yang termasuk dalam kategori sedang (kuning). Sedangkan indentifikasi mengenai potensi bahaya pada perusahaan terdapat 11 potensi bahaya yang terdiri dari 2 potensi bahaya tingkat rendah, 2 potensi bahaya tingkat sedang, 6 potensi bahaya tingkat tinggi dan 1 potensi bahaya tingkat extreme. Rekomendasi rancangan pencegahan potensi bahaya didapatkan total 19 usulan yang terdiri dari pengendalian eliminasi 3 usulan, pengendalian substitusi 3 usulan, pengendalian administrasi 9 usulan, dan pengendalian APD 4 usulan.
Analisa Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode Servqual dan Swot pada King Boba Medokan Adhimas Putra Pradana; Budi Santoso
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.261

Abstract

Boba drink adalah satu dari sekian minuman yang cukup populer di Indonesia. Gerai minuman ini dibuka hampir di setiap kota besar yang ada di Indonesia. Salah satu gerainya adalah King Boba Medokan yang berlokasi di Surabaya. Pada akhir-akhir ini, pemilik sering mengeluhkan turunnya omset penjualan. Pemilik menduga turunnya omset penjualan yang terjadi dikarenakan menurunnya kualitas layananan yang diberikan serta strategi pemasaran yang digunakan kurang tepat. Oleh karena itu untuk meningkatkan pelayanan serta mendapatkan metode pemasaran yang tepat, pada penelitian ini digunakan metode service quality (Servqual) dan SWOT. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa kualitas layanan yang diberikan saat ini sudah cukup baik. Adapun terkait strategi pemasaran yang ditawarkan pada penelitian ini antara lain dengan memberikan harga yang lebih murah, memberikan promosi, membuat iklan pemasaran produk, serta mengusulkan inovasi produk
Analisis Pengukuran Kinerja Supply Chain Management dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operation Referance (SCOR) Berbasis ANP Dan OMAX (Studi Kasus pada PT. Karya Giri Palma) Mahardika Brave Revaldiwansyah; Dira Ernawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.266

Abstract

PT. Karya Giri Palma merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang menerapkan konsep Supply Chain Management (SCM) untuk mengatur proses aliran material. Sejauh ini selama proses penge- lolaan rantai pasoknya, perusahaan tidak pernah melakukan pengukuran kinerja rantai pasok yang melibatkan semua pihak terkait. Metode untuk mengukur kinerja rantai pasok ini adalah Supply Chain Operation Reference (SCOR). SCOR adalah model referensi proses operasi rantai pasokan, yang terbagi menjadi lima proses dasar manajemen rantai pasokan, yaitu plan, source, make, deliver dan return. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini juga didukung oleh metode An-alytic Network Process (ANP) dan Objective Matrix (OMAX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pencapaian keseluruhan dari kinerja rantai pasok perusahaan adalah 7,94. Dengan menggunakan pembobotan ANP dan menggunakan OMAX untuk menghitung sistem scoring, dapat diketahui bahwa terdapat 7 indikator kinerja rantai pasok yang memerlukan tindakan perbaikan segera, yaitu tingkat ketepatan material yang dibutuhkan, lama waktu supplier dalam merespon permintaan, produk cacat pada proses produksi, energi untuk memproduksi produk, waktu pengi-riman produk ke konsumen, waktu dalam pengiriman order tambahan serta bahan bakar untuk de-livery.

Filter by Year

2020 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 2 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 4 No 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 2 (2020): JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi More Issue