cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
sukmadewi2004@gmail.com
Phone
+6289360133423
Journal Mail Official
juminten@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya, (60294) Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27214079     DOI : https://doi.org/10.33005/juminten.v2i2
Journal of Management Industry and Technology , National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 437 Documents
Pengembangan Produk Mesin Pencuci Telur Bebek Secara Semi Otomatis dengan Metode Design For Manufacture and Assembly (DFMA) Ardianto; Akmal Suryadi
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.231

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan hasil pertanian peternakan dan perikanan. Bebek merupakan salah satu komoditas unggas, sebagai penghasil telur dan daging memegang peranan penting dalam mendukung penyediaan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Melalui desain dan evaluasi produk yang berkelanjutan, dimungkinkan untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh pelaku usaha maupun industri yang bergerak dibidang peternakan. Mesin Pencuci Telur Bebek secara semi otomatis merupakan sebuah alat yang dirancang untuk lebih efesien, praktis dan ekonomis sehingga dalam membersihkan telur tersebut dapat lebih muda dan cepat. Untuk proses pencucian serta sangat memakan cukup banyak waktu dan biaya listrik. Pada tahap pengembangan secara semi otomatis peneliti menambah kapasitas dan mengurangi komponen yang tidak di perlukan dari sebuah Mesin Pencuci Telur Bebek yang semula hanya memiliki kapasitas pencucian 4 butir telur menjadi 12 butir telur sehingga penjualan dan harga jual telur semakin meningkat. Perancangan dan pengembangan produk Mesin Pencuci Telur Bebek secara semi otomatis ini menggunakan metode DFMA. Metode DFMA merupakan metode yang sering digunakan dalam desain produk. Mesin Pencuci Telur yang dikembangkan di penelitian ini memiliki desain fungsional yang diharapkan dapat membantu pembersihan telur dengan hasil efisiensi waktu dan tenaga bagi peternak bebek.
Analisa Produktivitas Pada Produk Stoples Plastik dengan Metode American Productivity Center (APC) Di PT. XYZ Nova Nadia Firdaus; Budi Santoso
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.232

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri stoples plastik yang diantaranya menghasilkan stoples plastik tipe SPR 255 D dan tipe SPR 505 D. Permasalahan yang ada di PT. XYZ selama ini produksinya banyak tetapi keuntungan masih tidak stabil, serta perusahaan belum pernah melakukan produktivitas pada produk hanya saja mengandalkan keuntungan dari hasil penjualan. Selain itu pada saat proses produksi perusahaan mengalami pengunaan sumber daya yang kurang baik sehingga menimbulkkan efisiensi penggunaanya lebih rendah. Berdasarkan penjelasan diatas maka metode APC (American Productivity Center) diperlukan untuk mengetahui tingkat produktivitas serta memantau produktivitas pada produksi stoples plastik tipe SPR 255 D dan SPR 505 D. Maka hasil penelitian ditunjukkan tingkat produktivitas periode tahun 2018 terhadap tahun 2019 mengalami penurunan perubahan indeks produktivitas total diperoleh sebesar -3,36%. Pada tahun 2020 mengalami penurunan diperoleh sebesar -5,88%. Hasil tingkat profitabilitas periode tahun 2018 terhadap tahun 2019 mengalami peningkatan perubahan indeks profitabilitas total diperoleh sebesar 33,3% Pada tahun 2020 mengalami penurunan diperoleh sebesar -10,68%. Sedangkan hasil tingkat indeks perbaikan harga total periode tahun 2018 terhadap tahun 2019 mengalami peningkatan diperoleh sebesar 1,38. Pada tahun 2020 mengalami penurunan diperoleh sebesar 0,95. Evaluasi Produktivitas ini didapatkan faktor atau penyebab yang mempengaruhi perkembangan tingkat nilai produktivitas diantaranya adanya pemborosan penggunaan bahan baku dan mengalami reject raw material¸ pekerja yang terbatas, kurang disiplinnya karyawan serta operator, konsumsi listrik yang meningkat, terbatasnya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan dan faktor usia mesin.
Perancangan Alat Kupas Kulit Kelapa Muda Untuk Memudahkan dan Mempercepat Pekerjaan Penjual Kelapa dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Dwi Novianto; Sunardi
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.233

Abstract

Suatu produk akan selalu mengalami inovasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Desain dan perancangan merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses pembuatan alat. Jumlah komponen dan sistem perakitan berpengaruh terhadap keefisienan dan lama perakitan. Setiap produk memiliki komponen penyusun antara lain ukuran dan fungsi. Tahap penyusunan pertama terdapat spesifikasi dari desain produk seperti pisau pengupas bagian atas, pisau pengupas bagian tengah, pisau pengupas bagian bawah, cekam dudukan kelapa dan tempat pembuangan limbah. Tahap penyusunan kedua terdapat spefisikasi dari produk alat kupas kulit kepala muda seperti bahan, kualitas dan harga. Untuk mengatasi masalah hal tersebut perlu adanya desain mesin mesin pengupas kelapa muda yang lebih efisien, mesin ini di desain menggunakan bahan yang lebih murah sehingga bisa dijangkau oleh semua masyarakat terutama yang mempunyai usaha penjualan kelapa muda. Pada proses perancangan alat kupas kulit kelapa muda peneliti menganalisa dengan metode Quality Function Deployment (QFD). Dari hasil analisa didapatkan data nilai mean Importance To Customer alat kupas kulit kelapa muda awal 3,5dan nilai mean Importance To Customer alat kupas kulit kelapa mudausulan 4,5. Maka, alat kupas kulit kelapa muda usulan lebih ergonomis dibandingkan dengan alat kupas kulit kelapa muda awal.
Analisis Beban Kerja Bagian Produksi dengan Metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS) dan Modified Cooper Harper (MCH) di PT. Sendang Biru Tuban Andhini Ayu Widyasti; Sunardi; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.234

Abstract

PT. Sendang Biru adalah perusahaan manufaktur penghasil bahan campuran pupuk salah satunya adalah clay. Dengan target produksi 100 ton tiap harinya dengan jam kerja hamper 24 jam dengan sistem kerja shift dan menggunakan alat produksi yang sama mengakibatkan sering terjadinya trouble mesin sehingga proses produksi terhambar dan terjadilah kerja lembur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja yang dialami pekerja kemduian membandingkan beban kerja antar shift serta untuk mengetahui perbaikan apa yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS) dan akan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode Modified Cooper Harper (MCH) untuk mengukur beban kerja dan mengetahui aktivitas apa saja yang berpengaruh di dalamnya. Berdasarkan metode DRAWS didapatkan perbandingan beban kerja yang berbeda-beda setiap shiftnya yaitu shift 1 60,47%, shift 2 64,61% dan shift 3 70,32% (Overload) dan berdasarkan metode MCH didapatkan hasil 6 aktivitas yang tergolong overload. Variabel Input Demand menjadi penyebab tertinggi adanya beban kerja dan tergolong dalam beban kerja fisik (shift 1), Time Pressure sebagai beban kerja mental (shift 2),dan Time Pressure sebagai beban kerja mental (shift 3) Perbaikan sistem kerja shift menjadi linta-san, penambahan personil, juga perbaikan kondisi lingkungan kerja dirasa perlu sebagai usulan per-baikan guna menghasilkan proses produksi yang lebih baik.
Analisis Penerapan Konsep Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Stainless Steel Coil Untuk Mereduksi Pemborosan (Waste) di PT. XYZ Ivonne Rakha Salsabila; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.235

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi Stainless Steel Coil. PT. XYZ berharap dapat mengurangi pemborosan dalam proses produksinya, sehing-ga perusahaan dapat mendapatkan laba yang lebih besar dan mampu bersaing di industri saat ini. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi, mereduksi dan mem-berikan usulan perbaikan terhadap pemborosan (waste) pada proses produksi Stainless Steel Coil. Metode yang digunakan adalah konseplean manufacturing dengan tools value stream mapping dan bantuan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil penelitian pada value stream mapping didapatkan reduksi waktu dari 461 menjadi 416 menit. Berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diketahui akar penyebab masalah pada pemborosan (waste) tertinggi ada-lah Set up hot bucket yang kurang sesuai dan terjadi un-planned downtime atau kurang perawatan mesin. Rekomendasi perbaikan yang dapat diusulkan yaitu pembuatan jadwal pengurasan atau pembersihan hot bucket serta pengetatan terhadap set-up waktu hot bucket dan memperketat jadwal perawatan atau maintainance pada mesin Roll-ing Mill.
Redesign Penyemprot Desinfektan dengan Metode Design For Assembly Nanang Teguh Wijaya; Dira Ernawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.236

Abstract

Desain produk merupakan fase awal dari proses produksi. Besarnya biaya produksi suatu produk sangat bergantung pada desain dari produk tersebut. Banyaknya komponen suatu produk serta perakitan komponen tersebut mempengaruhi besarnya komponen biaya dan durasi proses pe-rakitan. Suatu produk terdiri dari beberapa komponen penyusun.Pada masa pandemic Covid 19 saat ini, alat penyemprot desinfektan banyak kita temui di hampir semua perusahaan. Pada penelitian ini, akan dilakukan pengembangan alat penyemprot desinfektan yang dilengkapi dengan sensor gerak menggunakan metode Design for assembly. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah biaya pembuatan alat ini yang lebih terjangkau dari pada produk sebelumnya dengan selisih harga Rp. 627.000,00. Selain hal tersebut, produk yang dihasilkan dari penelitian ini juga memiliki keunggulan lain diantaranya, produk ini dilengkapi dengan adanya sensor gerak untuk dapat mendeteksi pergerakan orang yang keluar masuk serta dilengkapi juga dengan sensor suhu yang disambungkan dengan handphone.
Analisis Kualitas Layanan Berdasarkan Perilaku Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index (CSI) Dan Potential Gain in Customer Value (PGCV) di PT. Ustegra (Usaha Tehnik Grafika) Nadia Sarasabella; Sumiati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.237

Abstract

PT. Ustegra adalah sebuah perusahaan swasta nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 2018. PT. Ustegra bergerak di bidang pembuatan roll karet baru dan pelayanan perbaikan. Permasalahan pada PT. Ustegra terdapat pada bidang pemasaran khusunya pada bagian sales. Terdapat pernyataan-pernyataan sales yang tidak ditepati seperti proses pengerjaan yang cepat, tepat dan sesuai dengan keinginan sehingga menyebabkan pelanggan merasa tidak nyaman dengan pelayanan di PT. Ustegra. Penelitian ini menggunakan metode CSI untuk memahami kepuasan pelanggan perusahaan dan kualitas layanan yang diberikan oleh perusahaan dan PGCV untuk memberikan usualan perbaikan. Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari konsumen dengan pembagian kuisioner. Dengan menggunakan metode CSI didapatkan nilai IKP yaitu 42,73% atau 0,4273 yang berada pada kisaran 0,35 - 0,50 yang artinya kurang puas berdasarkan IKP. selanjutkan dilakukan pemeringkatan dengan metode PGCV maka diperoleh peringkat sebagai rekomendasi strategi perbaikan yaitu (D3) sebesar 14,3372, (D4) sebesar 13,794, (E1) sebesar 13,6406, (E2) sebesar 13,6406, (A2) sebesar 13,584.
Perancangan Meja Belajar Multifungsi Ergonomis dengan Metode Pahl And Beitz Guna Mendukung Aktivitas Belajar di Rumah Fathur Razaq K.S.; Akmal Suryadi; Erlina Purnamawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.238

Abstract

Meja belajar multifungsi merupakan salah satu produk furniture berbentuk meja yang memiliki banyak fungsi dan dapat menampung banyak barang. Work from Home adalah istilah untuk bekerja di rumah. WFH terkadang membuat sebagian mahasiswa merasa tidak nyaman belajar di rumah karena fasilitas yang tidak memadai. Oleh karena itu, dalam penelitian ini ide suatu produk furni-ture dirancang untuk meningkatkan kenyamanan saat WFH. Berdasarkan permasalahan tersebut, perancangan ini menggunakan metode Pahl dan Beitz untuk menyelesaikannya. Prinsip kerja metode Pahl and Beitz adalah dalam perancangan sebuah produk dibutuhkan gambaran produk yang akan melewati beberapa tahapan diantaranya perancangan konsep, perancangan bentuk dan perancangan detail produk. Dalam melakukan tahapan tersebut dilakukan pengujian melalui kuesioner yang akan diberikan kepada konsumen yang membutuhkan produk, agar perancangan ini sesuai apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Hasil yang diperoleh adalah sebuah rancangan meja belajar multifungsi dan produk inovasi yang ergonomis. Material dan bahan pada meja belajar ini adalah Multipleks dan Besi Persegi, dengan tipe finishing menggunakan cat duko. Dimensi kese-luruhan dalam panjang, lebar dan tinggi adalah 146,5×67×135,5 cm. Dimana dimensi yang di-peroleh dilakukan pengujian melalui kuesioner yang diberikan kepada konsumen yang membutuh-kan produk ini, agar perancangan ini sesuai apa yang dibutuhkan oleh konsumen
Analisis Kinerja Karyawan Berdasarkan Motivasi, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja di CV. XYZ Satrio Wahid Prayogo; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.239

Abstract

Sumber daya manusia menjadi elemen penting pada sebuah perusahaan dimana sumber daya yang berkualitas dapat mempermudah perusahaan dalam menjalankan strategi usaha untuk mencapai target dan tujuan perusahaan. CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan molding dan sparepart mesin industri sejak tahun 2009. CV. XYZ seringkali menghadapi permasalahan terkait kinerja karyawan. Lingkungan kerja yang tidak mendukung kegiatan karyawan dalam bekerja serta tidak tercapainya target perusahaan karena kinerja karyawan yang tidak optimal khususnya pada produksi palang tol dan Cutter autoloader. Melihat permsalahan tersebut peneliti akan menganalisis kinerja karyawan berdasarkan motivasi, lingkungan kerja, dan disiplin kerja dengan menggunakan Regresi Linier Berganda dengan dukungan software SPSS. Dilaksanakannya penelitian ini diharpakan dapat mengetahui pengaruh kinerja karyawan berdasarkan motivasi, lingkungan dan dispilin kerja yang sedang berjalan serta memberikan usulan perbaikan sehingga kinerja karyawan dapat optimal. Hasil perhitungan kinerja karyawan yang diperoleh yakni sebesar 33,4% oleh variabel independen yaitu Motivasi, Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja. Sedangkan 66,6% variasi kinerja karyawan CV. XYZ dijelaskan oleh variabel-variabel diluar variabel independen penelitian. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan meliputi penerangan ruang kerja, penataan ruang kerja agar menurunkan kebisingan, serta melakukan peningkatan standar rekruitmen pegawai dengan tes berbasis kompetensi.
Analisis Performance Mesin Hammer Mill Menggunakan Metode Reliability Availability Maintainability (RAM) di PT. XYZ Raditya Chavvah Hesa Putra; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.240

Abstract

PT. XYZ merupakan satu dari sekian banyak perusahaan unggas terbesar di negara ini dan merupakan perusahaan penghasil makanan ternak. membagi proses produksinya menjadi empat bagian yaitu bagian intake, batching, pellet dan packing. Diantara ke empat bagian tersebut bagian batching adalah yang memiliki resiko downtime mesin terbesar. Setiap mesin di batching section memiliki jumlah yang bervariasi kecuali mesin mixer dan hammer mill yang hanya berjumlah 1. Mesin hammer mill memiliki jumlah downtime yang sangat besar jika dibandingkan dengan mesin yang lain. Hammer mill adalah mesin yang digunakan untuk menggiling berbagai padatan. Mesin ini merupakan salah satu key equipment yaitu kelangsungan proses produksi sangat bergantung pada kelancaran mesin tersebut. Mesin hammer mill dalam kegiatannya tidak dapat bekerja secara optimal atau belum memiliki performansi yang baik dikarenakan tidak adanya jadwal pemeliharaan yang tepat yang dilakukan perusahaan. Metode yang dipakai adalah Reliability Availability Maintainability (RAM). Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keandalan, ketersediaan dan kemampuan perawatan mesin hammer mill yang memenuhi standar sehingga dapat menghasilkan jadwal pemeliharaan yang tepat. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapatkan nilai reliability system sebesar 81,37% pada R(t) = 336 jam, nilai maintaibility system 82% dengan minimal waktu perbaikan M(t) = 11 jam, nilai inherent availability 99,23% dan nilai operational availability 98,75%.

Filter by Year

2020 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 2 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 4 No 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 3 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 2 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 3 No 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 2 (2020): JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol 1 No 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi More Issue