cover
Contact Name
Erna Muliana
Contact Email
erna.muliana@unimal.ac.id
Phone
+6282366792658
Journal Mail Official
arsitekno@unimal.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Universitas Malikussaleh Jalan Samudera Lama/Sultanah Nahrasiyah Lancang Garam Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Arsitekno
ISSN : 2301945X     EISSN : 27767841     DOI : https://doi.org/10.29103/arj.v7i7.1211
Arsitekno is engaged in several scopes, namely: Architecture and Design Urban Design Landscape Architecture History, Theory & Critic Architecture Building Science and Technology Housing and Human Settlement
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI ANTROPOMETRI DALAM ARSITEKTUR Alaydrus, Sayf Muhammad
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.11007

Abstract

Antropometri adalah salah satu terapan dari antropologi biologi yang mempelajari metode pengukuran manusia. Antropometri dapat dimanfaatkan dalam konteks arsitektur, terutama terkait dengan fungsionalitas dan kenyamanan manusia dalam ruang tertentu. Dengan metode telaah pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi antropometri dalam arsitektur, mulai dari arsitektur rumah adat, arsitektur ramah anak, arsitektur ruang publik, dan arsitektur ramah lansia. Setelah meninjau 15 sumber literatur dan menggolongkannya dalam lima subbab, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan antropometri terbukti sangat berguna dalam konteks arsitektur karena berkaitan erat dengan kenyamanan pengguna dan pemanfaatan ruang secara optimal. Pendekatan antropometri bisa dijadikan referensi untuk menilai apakah suatu objek arsitektur dapat menciptakan kenyamanan bagi manusia. Tidak hanya di bangunan modern, bangunan tradisional juga dibangun dengan prinsip antropometri tradisional yang unik dari satu kebudayaan dengan yang lainnya. Perlu digarisbawahi bahwa studi mengenai antropometri dalam konteks arsitektur nampaknya sedang populer di Indonesia, terlihat dari tahun publikasi yang relatif baru (10 tahun terakhir). Sayangnya, masih banyak bangunan-bangunan yang tidak menerapkan konsep ergonomi yang sesuai dengan antropometri, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas. Penulis merekomendasikan perluasan penelitian antropometri dan ergonomi dalam konteks arsitektur untuk mengevaluasi aspek kenyamanan pengguna dalam ruang-ruang arsitektur tertentu.
KAJIAN PENGARUH LANGGAM ARSITEKTUR ISLAM PADA MASJID AGUNG KOTA BINJAI Dafrina, Armelia; Fidyati, Fidyati; Amalia, Ulfa Dwi
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.9522

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang mempunyai mayoritas penduduk penganut agama Islam. Kedatangan dan perkembangan Islam di Indonesia telah membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat luas. Langgam Arsitektur mempunyai ciri khas tersendiri pada setiap masjid. Masjid Agung Kota Binjai adalah salah satu bangunan tertua dan terbesar di Kota Binjai, yang telah mengalami perubahan atau perenovasian terhadap bangunannya. Pada Masjid Agung Kota Binjai juga menggunakan konsep kombinasi berlanggam arsitektur Islam lebih dominan dan Arsitektur Melayu terlihat pada fasad bangunan, kolom, gapura, pewarnaan bangunan, juga pintu bukaan yang luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara juga kepustakaan. Kemudian nantinya dapat mengkaji  karakteristik langgam yang meliputi massa bangunan, elemen pembentukan arsitektur Islam dan ragam hias.  Berdasarkan  hasil observasi yang didapat, terdapat banyak ragam hias berbentuk geometri, kaligrafi, motif floral (arabesque) yang menerapkan sifat-sifat garis, bidang, dan dapat menambah kesan estetika khas arsitektur Islam. Secara fungsi, Masjid Agung sebagai tempat beribadah dan persinggahan para musafir. Kini Masjid Agung dapat menampung lebih banyak lagi pengunjung dan jamaah yang ingin beribadah didalamnya.
ANALISIS KENYAMANAN AEROLIQUE PADA RUANG KELAS DI DAERAH IKLIM TROPIS DENGAN METODE STUDI PUSTAKA Zafira, Salma Hafni; Prianto, Eddy
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.11524

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kenyamanan aerolique pada ruang kelas yang ada di daerah iklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar kenyamanan aerolique dan mencari solusi dari permasalahan kenyamanan aerolique pada ruang kelas di daerah iklim tropis dengan menggunan metode analisis studi pustaka. Penelitian ini menghasilkan temuan yang menyatakan bahwa kondisi ruang kelas tidak memenuhi standar kenyamanan aerolique. hal ini disebabkan oleh pemilihan sistem ventilasi, ukuran bukaan, ukuran dan volume ruang, dan posisi ruang. Selain itu, kondisi pasca pandemic COVID-19 juga mempengaruhi kenyamanan aerolique pada ruang kelas.
PENERAPAN ELEMEN BATIK JEUMPA PADA PRA-RANCANGAN FASAD PERPUSTAKAAN DI KOTA LHOKSEUMAWE Mariam, Siti
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.10524

Abstract

Era digital saat ini memudahkan manusia untuk mengakses informasi dari berbagai dunia melalui media di internet. Hal ini juga berlaku bagi dunia pendidikan, yaitu masyarakat yang membutuhkan sumber bacaan berupa buku atau artikel yang saat ini sudah bisa di akses melalui perpustakaan digital. Bangunan perpustakaan saat ini tidak mengalami peningkatan kualitas dan kuantitas koleksi bahan bacaan serta bangunannya. Sebagai salah satu media yang bisa menjadi faktor pendukung untuk keberhasilan para pelajar diperlukan fasilitas perpustakaan yang bisa meningkatkan minat baca dan minat belajar. Sehingga, untuk perancangan bangunan perpustakaan kali ini mengusung konsep identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif, dimulai dari observasi, pengumpulan data dan informasi terkait topik penelitian. Metode metafora digunakan untuk mengimplementasikan bunga jeumpa dan batik bunga jeumpa pada bangunan. Bunga  jeumpa  juga diaplikasikan  sebagai  kulit ganda  pada bangunan.  Hal  ini juga  bertujuan  untuk  membuat  pengunjung semakin mengenal budaya tradisional Aceh. Dilakukan penambahan dan pengurangan pada beberapa sisi untuk menyesuaikan bentuk bangunan terhadap lokasi tapak. Selain menambah keindahan bangunan kulit ganda memiliki beberapa fungsi lainnya seperti menjaga suhu ruang di dalam bangunan, mengurangi sinar matahari berlebih masuk ke dalam bangunan, menjaga privasi bangunan, dan bisa digunakan sebagai media tanaman rambat pada dinding bangunan.
IDENTIFIKASI LANGGAM ARSITEKTUR KOLONIAL PADA BANGUNAN RUMAH ULEEBALANG SAWANG Ismuhadi, Ikhsan; Safyan, Adi
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.13579

Abstract

Warisan budaya merupakan sebuah akar di dalam identitas sebuah bangsa. Arsitektur kolonial Belanda merupakan bukti sejarah besar dan merupakan karya budaya yang tercipta dari akulturasi dua kebudayaan. Rumah Uleebalang merupakan bangunan pemberian atau bentuk dari sebuah hadiah yang diberikan penjajah Belanda kepada pemimpin daerah (Uleebalang). Rumah uleebalang Sawang dibangun pada tahun 1904 oleh penjajah Belanda kepada Raja teuku Keujreun Ali yang merupakan anak terakhir dari Raja Sawang (Teuku Laksamana Sawang). Keberadaan kebudayaan Belanda memberikan pengaruh yang besar pada struktur bangunan rumah uleebalang Sawang. Sehingga pada hal ini diperlukan adanya penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi langgam bangunan yang ada pada bangunan rumah uleebalang Sawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif-kualitatif melalui observasi, serta studi kepustakaan. Penelitian ini berfokus pada langgam dan elemen bangunan rumah uleebalang Sawang. Identifikasi yang dilakukan menyimpulkan bahwa bangunan rumah rumah uleebalang Sawang bercorak Arsitektur Peralihan/transisi dengan mengadopsi gaya bangunan Belanda dan gaya lokal. Gaya Belanda pada bangunan dapat dilihat pada aspek dimensi dan proporsi bangunan, aspek tersebut seperti bentuk keteraturan, pengulangan, dan kesamaan komponen visual seperti bukan, hiasan, dan perletakan. Sementara unsur local dapat dilihat pada aspek kenyamanan ruang yaitu penghawaan, material kayu, pencahayaan alami sebagai penyesuaian terhadap iklim tropis.
COVER, EDITORIAL DAN DAFTAR ISI Arsitekno, Arsitekno
Arsitekno Vol. 10 No. 2 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i2.21356

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 6