cover
Contact Name
I Gde Adi Suryawan Wangiyana
Contact Email
jurnalsilvasamalas@gmail.com
Phone
+6281907005728
Journal Mail Official
jurnalsilvasamalas@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Silva Samalas: Journal of Forestry and Plant Science
ISSN : 26216779     EISSN : 27767175     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Silva Samalas intended as a medium for communication between researchers about their work. This journal accepted scientific papers on various topics including forestry, agriculture, botany, and environmental science. Jurnal Silva Samalas also accepted various types of scientific paper including research paper, systematic reviews, and short communication.
Articles 154 Documents
KAJIAN PENERAPAN AGROFORESTRI TERHADAP PRODUKSI TEGAKAN DAN KESEJAHTERAAN PETANI NAUNGAN KPH RINJANI TIMUR DI RESORT SEMBALUN DESA MADAYIN KECAMATAN SAMBELIA Harun Maulana; Husnul Jannah; Nita Eriesta
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam akibat pertumbuhan penduduk dan eksploitasi lahan secara intensif, berbagai permasalahan mulai muncul seperti erosi tanah, degradasi lahan, penurunan kesuburan tanah dan menurunnya produktivitas pertani. Hal ini berimplikasi langsung terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di Desa Madayin. Agroforestri diyakini mampu memberikan manfaat ganda, yaitu dari segi ekologis dan ekonomi. termasuk di Desa Madayin. Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui penerapan sistem agroforestri yang berpengaruh terhadap produksi tegakan dan kesejahteraan petani di Resort Sembalun Desa Madayin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini data di analisis menggunakan statistik deskriptif dengan mencari rata-rata, nilai maksimum, dan nilai minimum. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, kuesioner skala likert, dan mengukur volume tegakan. Dilakukan wawancara dan pembagian kuesioner skala likert kepada 10 responden yang dipilih dengan metode random sampling. Dan peneliti mengukur volume tegakan jati putih, jati merah, dan mahoni di 5 lahan petani secara langsung dengan pemilihan sampel menggunakan metode purposive. Hasil menunjukkan bahwa penerapan agroforestri terhadap kesejahteraan petani nilai rata-rata tertingginya senilai 3,18 yaitu pada aspek sosial dan pada produksi tegakan nilai rata-rata tertingginya 4,18 m3 pada tegakan mahoni di lahan 2, hal ini menunjukkan bahwa agroforestri memberikan pengaruh baik dan positif. Berdasarkan hasil analisis yang di lakukan, dapat di simpulkan bahwa penerapan agroforestri terhadap produksi tegakan dan kesejahteraan petani di Desa Madayin berdampak baik dan positif untuk para petaninya.
STUDI NUMERIK FENETIK DIVERSITAS MINYAK GAHARU DARI GENUS AQUILARIA BERDASARKAN PROFIL GC-MS I Gusti Agung Ayu Hari Triandini; Hairani; I Gde Adi Suryawan Wangiyana
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi diversitas melalui analisis numerik fenetik terhadap kromatogram GC-MS minyak gaharu dari genus Aquilaria. Data kromatogram hasil GC-MS 4 spesies Aquilaria yaitu: A. malaccensis, A. crassna, A. sinensis dan A. subintegra diperoleh dari database online dan ditabulasi dalam tabel n x t. Sebanyak 5 indeks similaritas (Simple Matching Coefficient, Jaccard’s Coefficient, Nei & Li Coefficient, Sorensen’s Coefficient, dan Baroni-Urbani Buser Coefficient) dan 3 algoritma klasterisasi (Nearest Neighbor, UPGMA dan Farthest Neighbor) digunakan dalam analisis klaster. Analisis kofenetik kovarian dilakukan untuk menentukan indeks similaritas dan algoritma optimum berdasarkan nilai r sebagai dasar dalam konstruksi dendrogram. Analisis principal coordinate (PCoA) dilakukan dengan menggunakan algoritma Euclidean dan pendekatan Kaiser’s rule sebagai tambahan analisis yang lebih komprehensif. Sebanyak 68 komponen senyawa berhasil ditabulasi dalam tabel n x t yang dikonversi menjadi angka biner untuk analisis klaster. Hasil analisis kofenetik kovarian menunjukkan nilai r terbesar dan sangat signifikan (α=0,05) dihasilkan dari indeks similaritas simple matching dan algoritma klasterisasi UPGMA sehingga kedua parameter ini digunakan dalam konstruksi dendrogram. Topologi dendrogram menunjukkan similaritas yang rendah antar spesies Aquilaria dengan similaritas tertinggi dimiliki oleh klaster A. subintegra dan A. malaccensis. Grafik 3 dimensi dari PCoA juga menunjukkan hasil releven dengan dendrogram dengan plotting keempat spesies Aquilaria tersebar pada 3 kuadran yang berjauhan sehingga menunjukkan jarak similaritas yang juga berjauhan. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan analisis numerik fenetik, minyak gaharu dari A. crassna, A. malaccensis, A. subintegra dan A. sinensis memiliki karakteristik fitokimia berupa kromatogram GC-MS yang unik dengan diversitas yang tinggi.
STRATEGI ANTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN KALELA DI DESA BERU KECAMATAN JEREWEH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Vivi Fahira Wahida Nur; Lalu Suhirsan Masrilurrahman; Irna Ningsi Amalia Rachman
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat merupakan pendekatan yang efektif dalam pengelolaan destinasi wisata alam secara berkelanjutan dengan menekankan partisipasi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta manfaat sosial ekonomi. Air Terjun Kalela yang terletak di Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi wisata alam yang besar, namun pengelolaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi antisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam Air Terjun Kalela serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 53 responden yang terdiri atas masyarakat sekitar, pengelola wisata, pengunjung, dan aparat desa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi antisipasi masyarakat meliputi penguatan partisipasi masyarakat, pelestarian lingkungan, peningkatan fasilitas dasar wisata, serta optimalisasi promosi berbasis media digital. Adapun faktor penghambat pengembangan wisata antara lain keterbatasan sarana prasarana, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, minimnya pendanaan, dan lemahnya dukungan kelembagaan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pengelolaan berbasis masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung pengembangan wisata Air Terjun Kalela secara berkelanjutan.
MORPHOLOGICAL IDENTIFICATION OF ARBUSCULAR MYCHORRIZAL FUNGI ISOLATED FROM THE RHIZOSPHERE OF Jatropha gossypiifolia L. IN TAMBORA INDONESIA Wahyu Yuniati Nizar
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The morphological analysis allows identifying the characteristics of AMF spores, while molecular analysis identifies the species and taxonomy position. Thus, both methods are necessary to create a complete and successful taxonomy of AMF. Soil samples taken under Bellyache bush stands in Tambora, Dompu West Nusa Tenggara Indonesia (08˚26’50,278” S and 117˚59’1,999” E). Root sample taken randomly ± 1 g/sample then washed until clean and put in a bottle film. In summary, the roots are cleaned of cytoplasm with 10% KOH solution, then acidified with 1% HCl solution and then stained with 0.05% trypan blue. The results of calculating the percentage of root colonization show that the characteristics of each different mycorrhizae give percentages various colonization. Colonization percentage each the samples experienced differences, namely at P1 25%, P2 40%, P3 50%, P4 40%, P5 60%, P6 55%, P7 100%, P8 35%, P9 55% and P10 25%. Colonization percentage values on the root is moderate. The percentage is affected by circumstances location, such as litter thickness and soil color. On Tambora, Dompu District locations have a thin litter thickness and color reddish brown soil indicating level high levels of iron (Fe). Based on the results of research conducted then it can be concluded that the Genus of spores found at the research location both on soil samples and roots namely Glomus, Acaulospora and Gigaspora. Glomus spores have relative abundance highest. Percentage of mycorrhizal colonization in Tambora Dompu District is classified as moderate.
PENGARUH JARAK ANTAR BARIS DAN JARAK TANAM SORGUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU DALAM SISTEM TUMPANGSARI SISIPAN Nur Masari Utami; Wayan Wangiyana; I Ketut Ngawit
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak antar baris dan jarak tanam sorgum terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau dalam sistem tumpangsari sisipan. Percobaan dilaksanakan di Unram Farming, Narmada, Lombok Barat, yang ditata menurut Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor dan tiga ulangan. Kacang hijau, dari jarak tanam 25x20 dan 35x20 cm diubah menjadi barisan kembar 20x20 cm dan antar barisan kembar ini disisip tanaman sorgum (arah barisan timur-barat) dengan jarak antar baris menjadi 70 dan 50 cm (faktor I) dan jarak tanam dalam barisan 20, 40 dan 60 cm (faktor II), yang ditata secara faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak antar baris sorgum lebih banyak berpengaruh signifikan dibandingkan jarak dalam barisan, terutama terhadap komponen hasil kacang hijau, namun terdapat pengaruh interaksi terhadap jumlah daun 14 HST dan laju pertumbuhan tinggi tanaman kacang hijau. Dari komponen hasil kacang hijau, hanya jumlah biji per rumpun yang lebih tinggi pada antar jarak baris sorgum 70 cm dibandingkan 50 cm, tetapi per m2 lebih tinggi pada jarak antar baris 50 cm. Hasil biji kacang hijau per rumpun tidak berbeda nyata tetapi per m2 lebih tinggi (143,80 g/m2) pada jarak antar baris sorgum 50 cm dibandingkan 70 cm (109,65 g/m2).
STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN DESA AIQ BERIQ KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Irna Ningsi Amalia Rachman; Baiq Arriyadul Badi'ah; Kemas Usman
Jurnal Silva Samalas Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the development strategy of community-based ecotourism (CBET) in Aiq Beriq Village, Batukliang Utara District, Central Lombok Regency. The village possesses rich natural and cultural tourism potential, notably the Benang Stokel and Benang Kelambu waterfalls, which serve as valuable assets for sustainable tourism development. This research employed a qualitative exploratory case study approach, using data collection methods including participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed through reduction, thematic categorization, source triangulation, and SWOT analysis. The findings indicate that community participation through Pokdarwis (Tourism Awareness Groups), village authorities, and local managers plays a crucial role in improving local livelihoods while promoting environmental conservation. The SWOT analysis reveals that the main strengths of the area lie in its natural beauty, local wisdom, and institutional support from the village government, whereas weaknesses include limited human resources and inadequate infrastructure. Development strategies are directed toward strengthening community capacity, enhancing digital tourism promotion, and establishing environmental conservation regulations. This study concludes that the ecotourism development in Aiq Beriq represents a concrete practice of sustainable development, integrating economic, social, cultural, and ecological dimensions in a synergistic manner.
THE EFFECT OF COMPETENCY ON INCREASING HUMAN RESOURCE PRODUCTIVITY AT THE PALM OIL MILL OF PT. TASIK RAJA Sheliawati Siregar; Yose Andre Sinuhaji
Jurnal Silva Samalas Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the importance of human resources as a key factor in improving productivity at the Palm Oil Mill of PT. Tasik Raja, which still faces issues related to the alignment of competencies, technical skills, and employees' work capabilities. The purpose of this research is to analyze the effect of competence on employee work productivity using a quantitative approach and an associative research design, where data were collected through questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression, and hypothesis testing. The results show that competence has a positive and significant effect on human resource productivity, indicating that higher levels of knowledge, skills, and work attitudes lead to increased productivity; therefore, the company is advised to enhance training programs, skill development, and continuous competency evaluation to support the achievement of production targets. Keywords: Competence, Human Resource Productivity, Palm Oil.
SOLID POTENTIAL IN DECANTER DEVICES IN PALM OIL MILLS WITH DIFFERENT FRESH FRUIT BUNCH PROCESSING CAPACITIES AS A SUPPLIER OF NUTRIENTS IN OIL PALM PLANTATIONS Zain Arrasyid Munthe; Ika Ucha Pradifta Rangkuti
Jurnal Silva Samalas Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the potential of solids from decanter mills (PKS) with capacities of 30 tons/hour and 60 tons/hour as a nutrient source for oil palm plants. This research is part of the final assignment for the Plantation Product Processing Technology Study Program at the Indonesian Palm Oil Institute (IPT) and was conducted under the guidance of Ika Ucha Pradifta Rangkuti. The research method used was descriptive quantitative through laboratory analysis of the macro- and micronutrient content in the solids from decanters. Samples were taken from the decanter output of each PKS and then analyzed for Nitrogen (N), Phosphorus (P), Potassium (K), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), and micronutrients such as Iron (Fe), Manganese (Mn), Zinc (Zn), Copper (Cu), and Boron (B). The analysis data were analyzed using an Independent T-Test to determine differences in nutrient content between the two PKS capacities. The results of the study showed that the solids from both PKS contain complete macro and micro nutrients so they have the potential to be used as organic fertilizer in oil palm plantations. Solids from the PKS with a capacity of 30 tons/hour have higher contents of Potassium (K), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Iron (Fe), and Manganese (Mn) so they better support the generative phase of plants, while solids from the PKS with a capacity of 60 tons/hour have higher Nitrogen (N) content so they are more suitable for supporting the vegetative phase. Solid production also increased with increasing plant capacity, namely by 4.35 tons/hour in the PKS with a capacity of 30 tons/hour and 8.70 tons/hour in the PKS with a capacity of 60 tons/hour. The results of statistical tests showed that all nutrient parameters were significantly different (p < 0.05), which indicates that plant capacity has a significant effect on the quality of the solid nutrients produced. Keywords: solid palm oil, macro and micro nutrients, decanter, organic fertilizer, PKS 30 tons/hour, PKS 60 tons/hour.
PERAN ELIT LOKAL DALAM TRANSFORMASI PERTANIAN PADA MASYARAKAT MATRILINEAL DAN EKS-TRANSMIGRASI PATRILINEAL DI KABUPATEN DHARMASRAYA, SUMATERA BARAT Humaidi; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfi; Indraddin
Jurnal Silva Samalas Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pertanian menunjukan dinamika yang berbeda antara masyarakat matrilineal dan eks-transmigrasi patrilineal di Kabupaten Dharmasraya. Penjelasan mengenai bagaimana elit lokal dalam menjalankan perannya dalam konteks dua sistem budaya yang berbeda belum memadai. Keterbatasan kajian ini menimbulkan kesenjangan pengetahun tentang hubungan antara kepemimpinan lokal, struktur sosial dan transformasi pertanian di pedesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran elit lokal dalam transformasi pertanian pada masyarakat matrilineal dan eks-transmigrasi patrilineal di Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan triangulasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat Dinas Pertanian, elit lokal, penyuluh pertanian lapangan, ketua kelompok tani dan petani. Analisa data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran elit lokal dalam transformasi pertanian pada dua komunitas memiliki karakteristik yang berbeda. Pada masyarakat matrilineal, transformasi pertanian didominasi oleh aktor eksternal yakni penyuluh pertanian lapangan, sementara keberadaan elit lokal lebih pada fungsi mediator administratif. Sebaliknya pada eks-transmigrasi patrilineal, elit lokal memiliki posisi yang dominan sebagai pengarah, mediator, pengontrol dan agen perubahan dalam transformasi pertanian. Dapat disimpulkan bahwa percepatan transformasi pertanian, peningkatan kapasitas kelembagaan petani dan perubahan orientasi pertanian dari subsisten menuju komersial sangat dipengaruhi oleh keaktifan keterlibatan elit lokal.
UJI PROKSIMAT DAN TINGKAT KESUKAAN PRODUK JELLY DRINK DARI DAUN TANAMAN GAHARU (Gyrinops versteegii) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI KONYAKU Saipul Fahmi; Lalu Suhirsan Masrilurrahman
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Jelly Drink Gaharu, yang berbahan dasar teh gaharu dari jenis Grynops versteegii, merupakan modifikasi yang dikembangkan dari teh gaharu Grinops. Selain menghasilkan tekstur berbeda, produk jelly drink ini juga mengenyangkan. Adapun bahan pemadat yang digunakan adalah koyaku. Akan tetapi, konsentrasi koyaku dapat menentukan tingkat kepadatan terhadap produk jelly drink Gaharu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan proksimat dan tingkat kesukaan responden terhadap produk jelly drink gaharu hasil seduhan teh gaharu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK). Ada empat perlakuan penambahan koyaku yaitu: K1 (0,5 g), K2 (1,0 g), K3 (1,5 g), K4 (2,0 g). Selain itu, uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kandungan kadar abu, kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan karbohidrat pada Produk Jelly Drink Gaharu. Uji hedonik melibatkan 30 responden dengan rentang usia 20-30 tahun. Prameter uji hedonik diukur dari tingkat warna, aroma, rasa, dan tingkat tekstur dengan menggunakan skala hedonic tingkat 9 (sangat suka sekali (9), sangat suka (8), agak suka (7), sedikit suka (6), netral (5), sedikit tidak suka (4), agak tidak suka (3), tidak suka (2), sangat tidak suka (1). Hasil penelitian menunjukan bahwa uji Proksimat dari produk jelly drink dengan seduhan daun gaharu memiliki kadar air sebesar 92,8192,% kadar abu sebesar 0,2112,% kadar protein sebesar 0,0013%, dan karbohidrat yaitu 7,0870.% Uji proksimat tersebut menunjukkan kadar air merupakan kandungan paling dominan di dalam Produk Jelly Drink, diikuti kandungan karbohidrat, kadar abu, protein dan lemak. Adapun hasil dari uji hedonic menunjukkan penilaian responden tidak berbeda signifikan pada parameter warna, aroma, dan tekstur. Sementara itu terdapat sampel yang berpengaruh terhadap penilaian responden pada parameter rasa.yang menunjukan ke 30 responden memeberikan nilai yang bervariasi terhadap produk jelly drink.