cover
Contact Name
Rangga Prayitno
Contact Email
ranggaprayitno0@gmail.com
Phone
+6282287504359
Journal Mail Official
lppm@ejurnal-unespadang.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran No.26B, Purus, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP)
Published by Universitas Ekasakti
ISSN : 27467538     EISSN : 27470369     DOI : https://doi.org/10.31933/ejpp
Core Subject : Health, Science,
Jurnal akademik yang mematuhi standar ulasan sejawat tertinggi. Jurnal ini fokus pada Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal ini memiliki "karakter" terbuka dan berkontribusi dari hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan menjelaskan dalam membimbing karakteristik masyarakat, bangsa, dan ideologi. Ethos Journal adalah jurnal ilmiah yang dikhususkan sebagai media studi ilmiah yang dihasilkan dari penelitian dan studi analisis kritis tentang masalah perkembangan kontemporer. Jurnal ini dikelola dan di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti, Padang (UNES).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 214 Documents
Kualitas Pizza Dengan Subtitusi Tepung Talas (Colocasia Esculental) Sebagai Bahan Alternatif Tepung Terigu Keflin Febriwanti; Ezi Anggraini; Anni Faridah; Rahmi Holinesti
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2025 - April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan penggunaan tepung terigu pada produk roti, khususnya pizza, serta rendahnya pemanfaatan bahan pangan lokal seperti talas (Colocasia esculenta). Diversifikasi pangan melalui substitusi tepung talas diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah bahan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas terhadap kualitas pizza ditinjau dari aspek bentuk, warna, tekstur, aroma, rasa, dan daya terima konsumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan variasi substitusi tepung talas sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60%. Populasi penelitian adalah produk pizza hasil perlakuan, dengan sampel berupa pizza dari masing-masing tingkat substitusi yang diuji oleh panel agak sensitif. Instrumen penelitian menggunakan lembar uji organoleptik (uji sensori dan uji hedonik). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan substitusi tepung talas terhadap kualitas bentuk, tekstur, rasa, aroma, dan warna pizza. Substitusi terbaik diperoleh pada persentase 40%. Disarankan penggunaan substitusi tepung talas pada tingkat optimal untuk mempertahankan kualitas dan meningkatkan pemanfaatan pangan lokal.  
Analisis Yuridis Kekuatan Pembuktian Sertifikat Hak Milik Sebagai Alat Bukti Dalam Sengketa Kepemilikan Tanah: Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 4690 K/Pdt/2024 Putri, Amelia; Aflah; Chairi, Zulfi
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2025 - April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1393

Abstract

Sertifikat Hak Milik merupakan salah satu bentuk alat bukti yang memiliki kedudukan penting dalam sistem hukum pertanahan di Indonesia. Keberadaan sertifikat tidak hanya berfungsi sebagai tanda bukti kepemilikan atas tanah, tetapi juga memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemegang hak. Namun dalam praktiknya, sengketa kepemilikan tanah masih sering terjadi meskipun telah diterbitkan sertifikat hak milik oleh instansi yang berwenang. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana kekuatan pembuktian sertifikat hak milik dalam menyelesaikan sengketa kepemilikan tanah di pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur jual beli tanah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, mengkaji kekuatan sertifikat hak milik sebagai alat bukti dalam sengketa kepemilikan tanah, serta menganalisis pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 4690 K/Pdt/2024 terkait kekuatan pembuktian sertifikat hak milik dalam sengketa kepemilikan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan jual beli tanah di Indonesia diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, terutama Undang-Undang Pokok Agraria, Peraturan Pemerintah tentang Pendaftaran Tanah, serta ketentuan hukum perdata mengenai pembuktian. Sertifikat hak milik pada dasarnya memiliki kekuatan pembuktian yang kuat sebagai alat bukti kepemilikan tanah karena diterbitkan oleh pejabat yang berwenang melalui proses pendaftaran tanah. Namun demikian, sertifikat tersebut tidak bersifat mutlak dan masih dapat digugat apabila dapat dibuktikan adanya cacat hukum dalam proses penerbitannya. Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 4690 K/Pdt/2024, hakim mempertimbangkan berbagai alat bukti serta fakta hukum yang terungkap di persidangan untuk menilai kekuatan pembuktian sertifikat hak milik dalam menentukan pihak yang sah sebagai pemilik tanah. Dengan demikian, sertifikat hak milik memiliki kekuatan pembuktian yang kuat namun tetap bersifat tidak absolut karena masih dapat diuji kebenarannya melalui proses peradilan.
Kualitas Marmer Cake Dengan Substitusi Tepung Talas Sebagai Kualitas Bahan Alternatif Tepung Terigu Rezeki Nur Aini; Ezi Anggraini; Elida; Yolanda Intan Sari
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2025 - April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh susbtitusi tepung talas terhadap kualitas marmer cake. Penelitian ini dilaksankan dengan mengaplikasikan metode eksperimen yang melibatkan satu faktor perlakuan dengan tiga kali ulangan, yaitu tingakt substitusi tepung talas terhadap tepung terigu sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60%. Parameter yang diamati meliputi karakteristik organoleptik yang mencakup bentuk, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian kualitas produk dilakukan melalui uji hedonik yang melibatkan panelis terlatih. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANAVA) pada tingkat kepercayaan 95%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung talas memberikan pengaruh yang signifikan (p<0,05) terhadap kualitas marmer cake. Perlakuan dengan substitusi 50% dan 60% menghasilkan skor tertinggi pada indikator warna, aroma, dan rasa. Sebaliknya, substitusi 50% memberikan tingkat kesukaan tertinggi pada aspek warna,aroma, tekstur, dan rasa. Substitusi pada tingkat yang lebih tinggi cenderung mengakibatkan penurunan tingkat penerimaan panelis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tepung talas berpotensi dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian tepung terigu dalam proses pembuatan marmer cake pada tingkat substitusi tertentu, dengan tujuan menghasilkan produk yang memiliki karakteristik sensorik yang maksimal sekaligus mendukung optimalisasi pemanfaatan pangan bersumber dari lokal.
The Role of Wedding Gifts in Bugis Customary Law in Polewali Mandar as a Legal Mechanism for the Transfer of Land Rights Nurul Firdaus; Benny Djaja
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2025 - April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1394

Abstract

Dowry is one of the components of a Bugis customary wedding ceremony. Dowry is given by man to woman as a source of livelihood for couple. In Bugis weddings, there is a term for the money used for wedding reception, called uang panaiq, and there is money for dowry, called uang mahar or sompa. Both are considered as grants or gifts without any expectation of return. Gifts for marriage can be in the form of movable or immovable property. Typically, transfers of immovable property, particularly land, as wedding gifts are conducted according to customary practices or communi-cated verbally. When documentation is provided, it is often limited to a handwritten letter rather than an authentic deed, which renders such transfers legally powerless and incomplete in formal validity. The main source of data is the Decision of the Polewali Court Number 32/Pdt.G/2024/PN POL on a dispute over land granted as a wedding gift. The results of the study based on the decision of the Polewali Mandar Regional Court judge ruled in favour of the defendant as the holder of an authentic deed in the form of a Deed of Will.