Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kualitas Marmer Cake Dengan Substitusi Tepung Talas Sebagai Kualitas Bahan Alternatif Tepung Terigu Rezeki Nur Aini; Ezi Anggraini; Elida; Yolanda Intan Sari
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh susbtitusi tepung talas terhadap kualitas marmer cake. Penelitian ini dilaksankan dengan mengaplikasikan metode eksperimen yang melibatkan satu faktor perlakuan dengan tiga kali ulangan, yaitu tingakt substitusi tepung talas terhadap tepung terigu sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60%. Parameter yang diamati meliputi karakteristik organoleptik yang mencakup bentuk, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian kualitas produk dilakukan melalui uji hedonik yang melibatkan panelis terlatih. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANAVA) pada tingkat kepercayaan 95%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung talas memberikan pengaruh yang signifikan (p<0,05) terhadap kualitas marmer cake. Perlakuan dengan substitusi 50% dan 60% menghasilkan skor tertinggi pada indikator warna, aroma, dan rasa. Sebaliknya, substitusi 50% memberikan tingkat kesukaan tertinggi pada aspek warna,aroma, tekstur, dan rasa. Substitusi pada tingkat yang lebih tinggi cenderung mengakibatkan penurunan tingkat penerimaan panelis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tepung talas berpotensi dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian tepung terigu dalam proses pembuatan marmer cake pada tingkat substitusi tertentu, dengan tujuan menghasilkan produk yang memiliki karakteristik sensorik yang maksimal sekaligus mendukung optimalisasi pemanfaatan pangan bersumber dari lokal.
Sensory test Quality of White Tofu Nuggets and Sumedang Tofu Nuggets Hilza Mussi Faradilla; Cici andriani; Rahmi Holinesti; Sari Mustika; Riski Gusri Utami; Yolanda Intan Sari
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v6i3.26954

Abstract

The high public demand for healthy and economical fast food encourages innovation in plant-based food products, one of which is tofu nuggets. White tofu and Sumedang tofu as potential raw materials have different physical and chemical characteristics. However, research analyzing their impact on nugget quality is still limited. This study aims to analyze the differences in the quality of nuggets produced from the use of white tofu and Sumedang tofu. This study used a pure experimental method (true experimental) with a completely randomized design (CRD). The treatment consisted of two variables, namely white tofu nuggets (X1) and Sumedang tofu nuggets (X2). Primary data were collected through organoleptic tests conducted by 15 semi-trained panelists to assess the quality of the aspects of shape, color, aroma, texture, and taste. Data analysis was performed using the Independent Sample t-Test. The results showed a significant difference in quality (p<0.05) between the two treatments in terms of volume, inner color, and texture. Nuggets made from Sumedang tofu exhibited superior qualities in terms of denser volume, a more yellowish-white interior, and a softer, chewier texture. Conversely, no significant differences were found in shape, outer skin color, aroma, or flavor. In conclusion, the type of tofu used as the base ingredient significantly influences the volume, inner color, and texture of tofu nuggets. The use of Sumedang tofu resulted in nuggets with several better sensory characteristics than white tofu.
The Relationship Between Students’ Creativity and Learning Outcomes in Fusion Food Learning at SMKS Aisyiyah Duri Nur Rahmah Jamil; Wiwik Gusnita; Cici Andriani; Yolanda Intan Sari
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v7i1.27146

Abstract

This study aims to analyze the relationship between students’ creativity and learning outcomes in fusion food learning in class XII of SMKS Aisyiyah Duri. The research method uses a correlational approach. The research sample consisted of 17 students with an r-table value of 0,482, using a saturated sampling technique, where all members of the population were taken as sample. Data was measured using a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using normality test (Shapiro-Wilk), linearity tests, Pearson product-moment correlation, and t-tests. The results showed that students’ creativity perception was in the medium to high category, while the learning outcomes of fusion food learning outcomes were in the medium category. The t-test showed a significance value of 0,003 < 0,05, which indicates that there is a relationship between student creativity and learning outcomes. The value of the correlation coefficient r is -0,674 and the value of sig. 0,002 which indicates a strong and significant linear relationship between student creativity and learning outcomes with the direction of negative relationships. It shows that the higher the student’s creativity, the lower the learning outcomes scores tend to be, and vice versa. Therefore, it is necessary to consider teaching strategies and assessments that balance the creative process and competence achievement.
Perbedaan Umur Simpan Donat Dengan Substitusi Tepung Jagung Rahmayani Harnesia; Elida; Kasmita; Yolanda Intan Sari
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1413

Abstract

Penggunaan pangan lokal sebagai substitusi tepung terigu penting untuk mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi impor gandum. Tepung jagung merupakan alternatif potensial, namun studi mengenai masa simpan produk donat dengan substitusi ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan masa simpan donat dengan substitusi tepung jagung sebesar 25% dan 30%. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain observasional deskriptif. Sampel dipilih secara purposive dan data dikumpulkan melalui observasi sistematis serta dokumentasi terhadap perubahan organoleptik selama enam hari pada suhu ruang dalam wadah kedap udara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua formulasi memiliki pola penurunan kualitas yang serupa. Donat mempertahankan kualitas baik hingga hari kedua, mulai menurun pada hari ketiga, dan tidak layak dikonsumsi pada hari keempat yang ditandai dengan aroma asam, perubahan tekstur, pemudaran warna, serta pertumbuhan jamur. Tidak ditemukan perbedaan substansial antara tingkat substitusi 25% dan 30% dalam hal stabilitas penyimpanan. Disimpulkan bahwa donat dengan substitusi tepung jagung 25% dan 30% memiliki masa simpan praktis hingga tiga hari pada suhu ruang. Temuan ini memperluas literatur mengenai stabilitas penyimpanan produk berbasis tepung jagung.
Pelatihan Pembuatan Sandwich Sehat sebagai Alternatif Jajanan Anak PAUD di PAUD Al-Ghani pada Era Makanan Instan Ade Irferamuna; Nurhasanah Nurhasanah; Reska Mayefis; Nabila Tasrif; Yolanda Intan Sari
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i3.1384

Abstract

Meningkatnya popularitas makanan instan dan siap saji telah memengaruhi kebiasaan makan anak-anak sejak usia dini, sehingga semakin penting untuk memperkenalkan pilihan camilan yang lebih sehat, bergizi, dan menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PAUD Al-Ghani dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis guru dan anak-anak dalam menyiapkan sandwich sehat sebagai alternatif camilan untuk anak-anak prasekolah. Program ini menggunakan Pendekatan Participatory Training (Pelatihan Partisipatif) melalui pendidikan gizi, demonstrasi, dan kegiatan pembuatan sandwich secara langsung. Anak-anak didorong untuk aktif terlibat dalam memilih bahan, menyiapkan isian, dan membuat sandwich yang menarik bagi anak-anak sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi dasar. Sepanjang kegiatan, peserta yakni anak dan guru di PAUD Al-Ghani menunjukkan antusiasme dan minat yang besar dalam mempelajari cara-cara sederhana untuk menyediakan camilan yang lebih sehat menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Selain itu, kegiatan ini menciptakan peluang untuk diskusi tentang pentingnya nutrisi seimbang dan tantangan dalam menjaga kebiasaan makan sehat di lingkungan di mana makanan instan tersedia secara luas. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan yang sederhana, menyenangkan, dan interaktif dapat mendukung upaya untuk mempromosikan pilihan makanan yang lebih sehat bagi anak-anak usia dini. Sandwich sehat dapat menjadi alternatif praktis dan menarik pengganti camilan olahan komersial, membantu menumbuhkan kebiasaan makan yang positif sejak usia dini.
Analisis Kualitas Sensori Macaron dengan Penambahan Bubuk Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Pewarna Alami Hafez Adrian Marsaa; Yolanda Intan Sari; Kasmita; Rahmi Holinesti
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.996

Abstract

Penggunaan pewarna sintetis pada produk pangan masih banyak diterapkan karena memiliki warna yang stabil dan menarik, namun penggunaannya menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan pangan. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu alternatif pewarna alami kaya antosianin yang aman bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bubuk bunga telang terhadap kualitas sensorik macaron serta menentukan konsentrasi terbaiknya. Metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan konsentrasi bubuk bunga telang, yaitu 0 g (kontrol), 5 g, 10 g, dan 15 g. Penilaian kualitas dilakukan melalui uji organoleptic (uji jenjang) oleh panelis, lalu dianalisis menggunakan ANAVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bubuk bunga telang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas warna macaron (Fhitung = 9,07 > Ftabel = 3,49), sedangkan terhadap bentuk shell(cangkang) (Fhitung = 0,13), bentuk pied(kaki) (Fhitung = 0,16), aroma (Fhitung = 0,34), tekstur (Fhitung = 2,05), dan rasa (Fhitung = 1,67) tidak memberikan pengaruh yang signifikan (Fhitung < Ftabel). Secara deskriptif, penambahan bubuk bunga telang sebanyak 15gmenghasilkan kualitas warna terbaik di antara perlakuan penggunaan bunga telang, tanpa menurunkan kualitas sensorik lainnya. Dengan demikian, bubuk bunga telang berpotensi digunakan sebagai pewarna alami pada macaron karena mampu meningkatkan kualitas visual produk sekaligus mempertahankan karakteristik sensorik utama.
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG BERAS HITAM TERHADAP KUALITAS COOKIES Yolanda Intan Sari; Hendra Fauzi; Cici Andriani
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Edisi 3 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1791

Abstract

This study aims to analyze the effect of substitution of black rice flour as much as 25%, 50% and 75% on the quality of cookies including the quality of shape, color, aroma, texture and taste. This research was carried out with pure experimental research using a completely randomized design method. The data used were primary data from 25 semi-trained panelists by filling in organoleptic questionnaires. The data were analyzed using ANAVA, a duncan test was performed if Fcount Ftable. The results showed a significant effect on the quality of color and taste, and there was no significant effect on the quality of shape, aroma, and texture. The best results based on organoleptic tests were found in X_1 with a 25% substitution of black rice flour.