cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019" : 17 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KARTU BPJS DI PUSKESMAS MAPADDEGAT KABUPATEN MENTAWAI 2018 FACTORS CONNECTED WITH USE OF THE CARDS OF BPJS IN PUSKESMAS MAPADDEGAT DISTRICT OF MENTAWAI 2018 Alfita Dewi; Ropendi Pardede; Dewi Krisnawati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.583

Abstract

ABSTRAK Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran, masih belum validnya data serta masih ditemuinya masyarakat miskin yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Hal tersebut saat ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah untuk segera melakukan pendataan ulang. Tujuan dari penelitian ini adalah Faktor-faktor yang berhubungan dengan Penggunaan Kartu peserta BPJS di Puskesmas Mapaddegat Kabupaten Mentawai tahun 2018” Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitiian ini dilakukan di Puskesmas Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai selama 10 hari, dengan sampel 97 orang yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan Terlihat bahwa dari 60 responden terdapat responden pada Pengguna BPJS sebanyak 30 (50,0%) dan pada Non Pengguna BPJS sebanyak 30 (50,0%), Terlihat bahwa pada Pengguna BPJS pendidikan yang rendah sebanyak 8 (26,7%), sedangkan pada Non Pengguna BPJS sebanyak 6 (20,0%) responden pendidikan rendah, terlihat bahwa pada Pengguna BPJS Sikap yang Negatif sebanyak 11 (36,7%), sedangkan pada Non Pengguna BPJS sebanyak 22 (73,3%) responden Sikap Negatif, ada hubungan bermakna antara pendidikan dengan Keikut sertaan BPJS pada Non Pengguna BPJS dan kasus, ada hubungan bermakna antara Sikap dengan Keikutsertaan BPJS, ada hubungan bermakna antara Perilaku petugas kesehatn dengan Keikutsertaan BPJS di Puskesmas Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Saran dari penelitian ini adalah Program penyuluhan kepada masyarakat, khususnya mengenai pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS mulai dari preventif sampai rehabilitative untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap peserta, dan Agar meneliti lebih jauh tentang faktor yang berhubungan dengan Penggunaan di Puskesmas oleh peserta BPJS dengan variabel yang berbeda dan juga dengan melihat arah dan kekuatan hubungan tersebut dengan uji yang berbeda. Kata kunci: BPJS ; Sikap ;  Perilaku Petugas ABSTRACT All residents of Indonesia are required to become health insurance participants managed by BPJS including foreigners who have worked for a minimum of six months in Indonesia and have paid dues, still not valid data and still meet the poor who have not received health insurance. It is now a homework for both central and local governments to immediately re-register. The purpose of this study are Factors related to the use of participant BPJS Card at Mapaddegat Public Health Center of Mentawai Regency 2018 "Quantitative research type with case control approach. This research was conducted at Puskesmas Mapaddegat Regency Mentawai Islands for 10 days, with sample 97 people taken by purposive sampling. The result showed that from 60 respondents there are respondents on User BPJS as much as 30 (50,0%) and on Non User BPJS as much as 30 (50,0%), It is seen that at User of low education BPJS equal to 8 (26,7% ), whereas in Non User BPJS as much as 6 (20,0%) low education respondents, it can be seen that on User of BPJS Negative Attitude is 11 (36,7%), whereas in Non User BPJS counted 22 (73,3%) respondent Negative attitude, there is a significant relationship between education with the participation of BPJS on Non User BPJS and case, there is a significant relationship between Attitudes with the participation of BPJS, there is a meaningful relationship between the behavior of health officers with the participation of BPJS in Mapaddegat District Health Center Mentawai Islands District. Suggestion from this research is extension program to society, specially about health service which can be exploited by BPJS participant start from preventive to rehabilitative to improve knowledge and attitude of participant, and to examine more about factors related to use in health center by participant of BPJS with variable which is different and also by looking at the direction and strength of the relationship with different test Keywords: BPJS ; Attitude ; Behavior Officer 
ANALISA BERAT BAYI LAHIR RENDAH BERDASARKAN KADAR HB IBU DI RUMAH SAKIT M.DJAMIL LOW BIRTHDAY BABY ANALYSIS BASED ON MOTHER'S HB LEVEL IN M.DJAMIL HOSPITAL Melia Pebrina; Fenny Fernando
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.347

Abstract

ABSTRAKIndonesia adalah salah satu Negara berkembang yang menempati urutan ke tiga sebagai Negara dengan prevelensi BBLR tertinggi, (11,1%), setelah India (27,6%), dan Afrika Selatan (13,2%). Angka kematian bayi menjadi indikator utama dalam menentukan derajat kesehatan anak, karena merupakan cerminan dari status anak saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisa berat bayi lahir rendah berdasarkan kadar Hb ibu di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin  di RSUP Dr. .M Djamil Padang yang berjumlah 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data diambil dari responden menggunakan lembar check list. Data yang terkumpul diolah dan dianalisa dengan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan (35,6%)  responden dengan kejadian BBLR, sebesar (28,9%) ibu memilki umur beresiko, sebesar (26,7%) ibu dengan paritas beresiko, sebesar (35,6%) ibu dengan kadar Hb yang anemia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih adanya kejadian BBLR, memiliki umur beresiko memiliki paritas beresiko, dan memilki kadar Hb anemia, oleh karena itu, tenaga kesehatan harus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk menekan angka BBLR, dan lebih banyak memberikan  promosi kesehatan dalam mempersiapkan kehamilan dan persalinan, dan mengurangi angka kejadian BBLR. Kata Kunci : BBLR ABSTRACT               Indonesia is one of the developing countries which ranks third as the country with the highest LBW prevalence, (11.1%), after India (27.6%), and South Africa (13.2%). The infant mortality rate is the main indicator in determining the child's health status, because it is a reflection of the child's current status. The purpose of this study was to determine the analysis of low birth weight based on maternal Hb levels in Dr. RSUP M. Djamil Padang in 2017. This research is a descriptive type of research, while the population in this study were all mothers giving birth at Dr. .M Djamil Padang totaling 45 people. Sampling uses total sampling. Data collection was taken from respondents using the check list sheet. The collected data was processed and analyzed by univariate analysis. Based on the results of the research in getting (35.6%) respondents with LBW incidence, as big as (28.9%) mothers have a risky age, amounting to (26.7%) mothers with risky parity, amounting to (35.6%) mothers with levels Anemic anemia.Based on the results of the study it can be concluded that there are still LBW events, having an age at risk of having parity at risk, and having anemia Hb levels, therefore, health workers must improve health services to reduce LBW rates, and provide more health promotion in preparing for pregnancy and childbirth , and reduce the incidence of LBW.  Keywords: LBW
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN OLEH PESERTA BPJS DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI FACTORS RELATED TO THE UTILIZATION OF HEALTH SERVICES BY BPJS PARTICIPANTS IN THE STREET INSTALLATION OF RSUD REGENCY, MENTAWAI ISLANDS Nurul Abdillah; Ahatta Eka Hosnan D
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.586

Abstract

ABSTRAK Penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelolaoleh BPJS, di RSUD Mentawai separuh dari peserta BPJS tidak memanfaatkan BPJS dalam memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta BPJS di instalasi rawat jalan RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai selama 10 hari. Populasi berjumlah 187 orang dengan sampel 72 orang yang diambil secara accedental sampling. Analisa data dilakukan secara bertahap yaitu analisa univariat dan bivariat. Lebih dari separuh (62,5%) peserta BPJS tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan, Lebih dari separoh responden (65,3%) yang memiliki pendidikan rendah lebih banyak, Lebih dari separuh (65,3%) peserta BPJS memiliki sikap negatif, Lebih dari separuh (62,5%) peserta BPJS fasilitas kesehatan masih tergolong buruk, lebih dari separuh (62,5%) peserta BPJS mengatakan perilaku petugas kesehatan masih kurang baik di RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini dapat disimpulkan Terdapat hubungan antara sikap dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta BPJS di RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai. Terdapat hubungan antara fasilitas kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta BPJS di RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai. Terdapat hubungan antara perilaku petugas kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta BPJS di RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kata Kunci: Puskesmas BPJS, Pendidikan, Sikap, Fasilitas Kesehatan, Perilaku Petugas Kesehatan  ABSTRACTIndonesian citizens are required to become health insurance participants managed by BPJS, in Mentawai District Hospital half of BPJS participants do not utilize BPJS in obtaining health care facilities. The purpose of this study is what factors are related to the utilization of health services by BPJS participants in outpatient installations in the Mentawai Islands District Hospital in 2018. Types of quantitative research with a cross sectional study approach. Mentawai Islands District Hospital for 10 days. The population of 187 people with a sample of 72 people taken by accedental sampling. Data analysis was carried out in stages, namely univariate and bivariate analysis. More than half (62.5%) BPJS participants did not use health services, More than half of respondents (65.3%) had more low education, More than half (65.3%) BPJS participants had negative attitudes, More than half (62.5%) BPJS participants in health facilities were still classified as poor, more than half (62.5%) BPJS participants said the behavior of health workers was still poor in the Mentawai Islands District Hospital. This study can be concluded that there is a relationship between attitude and utilization of health services by BPJS participants in the Mentawai Islands District Hospital. There is a relationship between health facilities and the utilization of health services by BPJS participants in Mentawai Islands District Hospital. There is a relationship between the behavior of health workers with the utilization of health services by BPJS participants in the Mentawai Islands District Hospital. Keywords: BPJS Puskesmas, Education, Attitudes, Health Facilities, Behavior of Health Workers
UJI SENYAWA FITOKIMIA BUAH PEDADA MERAH (Sonneratia casiolaris) DI KAWASAN HUTAN MANGROVE MANGGUANG KOTA PARIAMAN PHYTOCHEMISTRY COMPOUND TEST FROM RED SPRING (Sonneratia casiolaris) IN THE AREA OF FORESTRY MANGROVE MANGGUANG PARIAMAN CITY Niken .,; Irma Leilani Ekaputri; Feni Rahayu Gusti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.343

Abstract

ABSTRAK Indonesia mempunyai luas ekosistem maangrove terluas di dunia (21% luas mangrove dunia. Salah satu bentuk diversifikasi dari pemanfaatan buah mangrove adalah jenis Pedada merah (Sonneratia casiolaris) sebagai sumber bahan makanan. Sonneratia casiolaris merupakan satu dari banyak tanaman mangrove yang banyak ditemukan di pesisir pantai kawasan Mangguang Kota Pariaman. Buah dari tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan obat dan diyakini memiliki potensi sebagai sumber antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk pengujian fitokimia buah Sonneratia casiolaris. Metode analisis data adalah secara kualitatif yaitu dengan menggambarkan dan menjelaskan kandungan (positif atau negatif) senyawa fitokimia yang terdapat dalam buah Pedada Merah (Sonneratia casiolaris). Penelitian ini dilakukan bulan Desember-Januari 2019 di laboratorium LLDIKTI Wilayah X dan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan di kawasan hutan manggrove mangguang kota Pariaman. Hasil analisa fitokimia menunjukkan bahwa buah Sonneratia casiolaris mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik, tannin, dan steroid. Kata kunci: fitokimia, Sonneratia casiolaris, mangrove                                                                      ABSTRACT Indonesia has the largest area of mangrove ecosystem in the world (21% of the world's mangrove area. One form of diversification from the use of mangroves is the type of red Pedada (Sonneratia casiolaris) as a source of food. Sonneratia casiolaris is one of the many mangroves found on the coast Mangguang area of Pariaman City The fruit of this plant is widely used as a medicinal material and is believed to have potential as a source of antioxidants.The purpose of this study is to test the phytochemicals of Sonneratia casiolaris fruit.The method of analyzing data is qualitatively by describing and explaining the content (positive or negative) phytochemical compounds contained in the Red Pedada fruit (Sonneratia casiolaris) .This research was conducted in December-January 2019 in the LLDIKTI laboratory of Region X and Padang State University Laboratory. The study samples were taken in the mangrove forest area of the city of Pariaman. Phytochemical analysis showed that the Sonneratia casiolaris fruit contained alkaloid, flavonoid, phenolic, tannin and steroid compounds. Keywords : phytochemicals, Sonneratia casiolaris, mangroves 
HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI PETUGAS REKAM MEDIS DENGAN PERILAKU KUNJUNGAN PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH RELATIONSHIP OF ATTITUDE AND MOTIVATION OF MEDICAL RECORDER OFFICERS WITH PATIENT VISIT BEHAVIOR AT RSGM BAITURRAHMAH Chami Rahmatiqa; Fajarilhuda Yuniko; Wilda Hanalia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.584

Abstract

ABSTRAK Data kunjungan pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Baiturrahmah dalam satu tahun terakhir mengalami fluktuasi jumlah kunjungan pasien. Jumlah kunjungan terbanyak terjadi pada bulan bulan april yaitu 2635 pasien sedangkan yang paling rendah terjadi pada bulan bulan juli yaitu sebanyak 725 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi petugas rekam medis dengan perilaku kunjungan pasien di RSGM Baiturrahmah Kota Padang.  Desain penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penarikan sampel secara accidental sampling, dengan total sampel sebanyak 92 orang pasien yang berkunjung di RSGM Baiturrahmah. Pengambilan data dengan wawancara yang diolah dengan uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian pada 92 orang diperoleh analisis data sebagai berikut; (1) sikap petugas rekam medis yang negatif sebanyak 33 responden (35,9%), motivasi petugas rekam medis yang rendah sebanyak 46 responden (50%), perilaku kunjungan yang kurang baik sebanyak 15 responden (16,3%), hubungan sikap petugas rekam medis dengan perilaku kunjungan di dapat nilai p value = 0,00, dan analisis data antara motivasi petugas rekam medis dengan perilaku kunjungan didapat nilai p value = 0,022 dengan tingkat kepercayaan α<0,05. Kesimpulan penelitian ini adanya hubungan antara faktor sikap petugas rekam medis dan motivasi petugas rekam medis terhadap perilaku kunjungan pasien di RSGM Baiturrahmah Kota Padang. Kata Kunci : Sikap; Motivasi; Perilaku; Kunjungan ABSTRACT Data on patient visits at the Baiturrahmah Dental and Oral Hospital (RSGM Baiturrahmah) in the past year has fluctuated in the number of patient visits. The highest number of visits occurred in April of 2635 patients, while the lowest occurred in July of 725 patients. This study aims to determine the relationship between attitude and motivation of patient visit behavior at RSGM Baiturrahmah Padang. The study design was an analytic survey with a cross-sectional approach. Sampling was by accidental sampling with a total sample of 92 patients visiting RSGM Baiturrahmah. Data collection was through interviews processed with statistical tests using Chi-Square. The results of the study on 92 people were; (1) negative attitude of visit as many as 33 respondents (35.9%), low motivation of visits 46 respondents (50%), unfavorable visit behavior 15 respondents (16.3%), the relationship between attitude with visit behavior in the p value was 0.00, and analysis of data between visit motivation with visit behavior obtained p value = 0.022 with a level of confidence α<0.05. This study concludes that there is a relationship between the factors of attitude and motivation to the patient visit behavior at RSGM Baiturrahmah Padang.  Keywords: Attitude; Motivation; Behavior; Visit 
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG TAHUN 2018 THE EFFECT OF GIVING AVOCADO LEAVES TO HYPERTENSION PATIENTS BLOOD PRESSURE IN THE WORKING AREAS OF ANDALAS HEALTH CENTER, PADANG CITY IN 2018 Siti Aisyah Nur; Siska Sakti Anggraini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.348

Abstract

ABSTRAKPenyakit hipertensi tahun demi tahun terus mengalami peningkatan, di Indonesia hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberculosis. Tingginya angka penderta hipertensi ini karena penduduknya mempunyai kebiasaan merokok yang telah menjadi budaya. Selain itu kebiasaan pola makanan yang tidak seimbang serta cenderung mengonsumsi lemak yang tinggi. Penelitain ini menggunakan rancangan Quasi Exsperiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Tujuan Penelitian ini adalah diketahui adanya  pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat dilakukan perlakuan eksperimen dengan cara membandingkan antara kelompok ekperimen yang menerima perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak menerima perlakuan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 302 orang dan pengambilan sampel di lakukan dengan teknik Quota Sampling yang berjumlah sebanyak 20 responden., yaitu 10 responden. kelompok eksperimen dan 10  kelompok kontrol, dimana drop out sebanyak 5 responden. Berdasarkan hasil di peroleh rata – rata tekanan darah responden sebelum dilakukan pemberian air rebusan daun alpukat pada kelompok ekperimen tekanan darah sistole adalah156,00 mmHg, Untuk tekanan darah diastole adalah 92,00 mmHg , diperoleh rata – rata tekanan darah sesudah pemberian air rebusan daun alpukat pada kelompok eksperimen, untuk tekan darah sistoleadalah133,00 mmHg untuk tekan darah systole adalah133,00 mmHg dan rata – rata tekanan darah diastole adalah  83,00 mmHg, pada kelompok eksperimen sebelum pemberian air rebusan daun alpukat di dapatkan tekanan darah systole dengan nila p value sebesar 0,001 (p<0,05) dan tekanan darah diastole dengan nilai p value sebesar 0,03 yang berarti (p < 0,05). terdapat pengaruh sesudah pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kepada responden hendaknya dapat terus melanjutkan pemberian air rebusan daun alpukat ini dan tetap juga mengkonsumsi obat hipertensi sebagai pengobatan medisnya. Kata kunci: Pengaruh pemberian, penurunan tekanan darah, hipertensi
PERBEDAAN KADAR ASAM URAT DENGAN IMT PADA REMAJA OBESITAS RELATIONSHIP OF URIC ACID LEVELS WITH BMI INDEX IN OBESITY ADOLESCENT Annita .,; Niken .,; Sri Wahyuni Handayani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.339

Abstract

ABSTRAK Obesitas yang terjadi pada anak-anak menggambarkan tingginya resiko mengalami obesitas pada usia dewasa yang berakibat pada besarnya kemungkinan orang tersebut akan mengalami penyakit metabolik dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kadar asam urat dengan IMT pada remaja obesitas. Jenis penelitian adalah penelitian observasional dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan pada 17 orang siswa obesitas dan 17 orang siswa non-obesitas dengan teknik Purposive sampling. Pengumpulan data dari hasil pemeriksaan IMT dan kadar asam urat. Data di olah dengan menggunakan uji t-test dependen dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam urat pada remaja obesitas cenderung lebih tinggi daripada remaja non-obesitas (7,0 mg/dl; 5,3 mg/dl). Terdapat perbedaan kadar asam urat yang signifikan pada remaja obesitas dan non-obesitas (p=0,000). Kata kunci : Asam Urat; IMT; Obesitas ABSTRACT Obesity that occurs in children illustrates the high risk of obesity in adulthood which results in the possibility that the person will experience metabolic disease in the future. This study aims to look at differences in uric acid levels with BMI in obese adolescents. This type of research is an observational study with a case control approach. This study was conducted on 17 obese students and 17 non-obese students with Purposive sampling techniques. Data collection from the results of BMI examination and uric acid levels. The data is processed using the dependent t-test with a significance level of α = 0.05. The results showed that uric acid levels in obese adolescents tended to be higher than non-obese adolescents (7.0 mg / dl; 5.3 mg / dl). There were significant differences in uric acid levels in obese and non-obese adolescents (p = 0,000).  Keywords: Uric Acid ; BMI; Obesity
HUBUNGAN PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS DENGAN PERILAKU KUNJUNGAN PASIEN DI RUMAH SAKIT SITI RAHMAH PADANG RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE OF MEDICAL RECORDER OFFICERS WITH PATIENT VISIT BEHAVIOR AT SITI RAHMAH PADANG HOSPITAL Nova Arikhman; Fajrilhuda Yuniko; Wilda Hanalia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.587

Abstract

ABSTRAK Dari data kunjungan pasien di Siti Rahmah dalam satu tahun terakhir terjadinya fluktuasi jumlah kunjungan pasien. Jumlah kunjungan terbanyak pada bulan bulan april yaitu 2635 pasien sedangkan yang paling rendah terjadi pada bulan bulan juli yaitu sebanyak 725 pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku kunjungan pasien di RS Siti Rahmah Kota Padang. Desain penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penarikan sampel secara accidental sampling dengan total sampel sebanyak 92 orang pasien yang berkunjung di RS Siti Rahmah. Pengambilan data dengan wawancara yang diolah dengan uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian pada 92 orang diperoleh analisis data Pengetahuan Petugas Rekam Medis yang rendah sebanyak 13 responden (14,1%), perilaku kunjungan yang kurang baik sebanyak 15 responden (16,3%), hubungan Pengetahuan Petugas Rekam Medis dengan perilaku kunjungan p value = 0,00. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan pasien terhadap perilaku kunjungan di RS Siti Rahmah Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku, Kunjungan ABSTRACT Based on the data of patient visits in Siti Rahmah in the past year, there was a fluctuation in the number of patient visits. The highest number of visits in April was 2635 patients, while the lowest occurred in July, as many as 725 patients. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge with the behavior of patient visits in RS Siti Rahmah, Padang City. The study design was an analytic survey with a cross-sectional approach. Sampling was done by accidental sampling with a total sample of 92 patients who visited RS Siti Rahmah. The data were collected through interviews processed with statistical tests using Chi Square. The results of the study on 92 people obtained data analysis of low visit knowledge of 13 respondents (14.1%), hostile visit behavior of 15 respondents (16.3%), the relationship of visit knowledge with visit behavior p value = 0.00. This research concludes that there is a significant relationship between patient knowledge of visiting behavior at RS Siti Rahmah, Padang City. Keywords: Knowledge, Behavior, Visits 
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA REMAJA CORRELATION OF BODY MASS INDEX (BMI) WITH CHOLESTEROL LEVELS IN ADOLESCENTS Rahmi Novita Yusuf; Ibrahim .,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.344

Abstract

ABSTRAK          Indeks massa tubuh yang disingkat menjadi IMT adalah suatu pengukuran sederhana dalam mengetahui status gizi seseorang. IMT normal adalah antara 20-25. Seseorang dikategorikan obesitas apabila IMT > 30, overweight bila IMT 25-30 dan underweight apabila IMT <20. Dengan tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Kolesterol Pada Remaja.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan Crossectional Study.dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian pengaruh variabel IMT terhadap variabel kolesterol adalah sebesar 69%, sedangkan 31% dipengaruhi oleh faktor lain. Berarti memiliki korelasi sangat kuat dengan nilai p= 0.0160. dengan kesimpulandiperoleh nilai rata-rata indeks massa tubuh remaja adalah 23.07,diperoleh nilai rata-rata kadar kolesterol ramaja adalah 237.87,terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar kolesterol pada remaja dengan nilai korelasi kuata yaitu p= 0.0160. Kata Kunci    :Indeks Massa Tubuh, Kadar Kolesterol, Remaja  ABSTRACT           The body mass index, abbreviated as IMT, is a simple measurement in knowing one's nutritional status. Normal BMI is between 20-25. A person is categorized as obese if BMI> 30, overweight if BMI is 25-30 and underweight if BMI <20. With the aim of the study was to determine the relationship of the Body Mass Index with Cholesterol Levels in Adolescents. This study was an observational study with a Crossectional Study approach. With a sample of 30 people. The results of the study the effect of BMI variables on the variable cholesterol was 69%, while 31% was influenced by other factors. Means it has a very strong correlation with a value of p = 0.0160. with the conclusion that the average body mass index of adolescents is 23.07, the average value of rama cholesterol level is 237.87, there is a significant correlation between BMI and cholesterol levels in adolescents with a quata correlation value, p = 0.0160Keywords: Body Mass Index, Cholesterol Levels, Adolescents 
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG ANALYSIS OF DRUG LOGISTIC MANAGEMENT IN LUBUK BUAYA PUSKESMAS PADANG Ilma Nuria Sulrieni; Silvia Rozalina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i2.585

Abstract

ABSTRAK Penyimpanan stok obat di Puskesmas Lubuk Buaya belum disusun secara teratur dikarenakan gudang tempat penyimpanan obatnya kecil. Puskesmas Lubuk Buaya juga sering mengalami kekurangan obat, karena prosedur yang kurang baik. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai analisis manajemen logistik obat di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (Indepth Interview), telaah dokumen, dan tabel Checklist Observasi, analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis isi (Content analysis). Metode yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu metode triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian dilihat dari komponen input, didapatkan bahwa dari segi dana dan metode sudah cukup baik, namun untuk tenaga pengelola obat dan sarana prasarana belum memadai. Pada komponen proses, untuk perencanaan dan pengadaan obat masih terdapat permasalahan pada sistem E-katalog sehingga sering terjadinya kekosongan obat dan pada penyimpanan obat ukuran gudang tidak memenuhi standar dan obat belum disusun sesuai abjad. Komponen Output, Pengelolaan obat saat ini sudah berjalan dengan baik, namun dari segi pembagian tugasnya masih belum jelas. Pengelolaan obat di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2017 belum berjalan dengan baik. Disarankan kepada Kepala Puskesmas bisa membuat perhitungan terhadap beban kerja petugas gudang farmasi, sebagai pertimbangan dalam membuat deskripsi kerja petugas gudang dan pertimbangan penambahan jumlah petugas gudang dan apotik. Kata kunci: Manajeme, Logistik, Obat, Puskesmas  ABSTRACT Storage of medicinal stock at Lubuk Buaya Public Health Center has not been arranged regularly because the storage warehouse wash small. Lubuk Buaya health center also often lack of drugs, because the procedure wash less good. Therefore, research on the analysis of drug logistic management in Puskesmas Lubuk Buaya of Padang City wash conducted. The type of research used in this study wash qualitative, the determination of informants wash done by purposive sampling, data collection wash done by in-depth interviews (Indepth Interview), document review, and Observation Checklist table, data analysis wash done by using content analysis approach (Content analysis) . The method used to test the validity of the data wash the method of triangulation of sources and methods. The results of the study seen from the input component, found that in terms of funds and methods were good enough, but for drug management personnel and infrastructure facilities wash not adequate. In the process component, for the planning and procurement of drugs there are still problems in the E-catalog system so that often the occurrence of drug void and the storage of drugs the size of the warehouse did not meet the standards and drugs have not been prepared alphabetically. Output Components, Current drug management wash working well, but in terms of division of tasks wash still unclear. The management of medicines at Lubuk Buaya Community Center in Padang City in 2017 has not gone well. It wash suggested to Head of Puskesmas can make calculation to work load of pharmacy warehouse officer, as consideration in making job description of warehouse officer and consideration of increasing number of warehouse officer and pharmacy.  Keywords : Management, Logistic, Drugs, Puskesmas

Page 1 of 2 | Total Record : 17