cover
Contact Name
Atqo Akmal
Contact Email
akmal.atqo@uinib.ac.id
Phone
+6282384572716
Journal Mail Official
tarikhuna@uinib.ac.id
Editorial Address
Jalan Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat Kode pos: 25171
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarikhuna: Journal of History and History Education
ISSN : 27771105     EISSN : 27973581     DOI : -
Tarikhuna: Journal of History and History Education (THJE) is an academic journal of studies in history education and Indonesian history. It is published biannually (May & November) by the Departement of Social Science Education, Imam Bonjol State Islamic University. Tarikhuna aims to provide quality papers in history education and Indonesian history, even though it also considers articles in the field of education and social science for publication. Tarikhuna accepts various formats includes articles from research reports, scientific forums, and book reviews.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 9 Documents clear
Pendidikan Perempuan di Minangkabau pada Era Politik Etis (1901-1942) Nisa Ulaini; Sri Handayani
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7339

Abstract

Ethical politics carried out by the Dutch colonial government towards the Minangkabau community provided great opportunities for the advancement of Minangkabau education. One of the striking Dutch policies was its education, and this education policy became the core of this colonial policy. Therefore, at the beginning of the 20th century in Minangkabau, there was a movement carried out by several women, one of which was Rahmah El Yunus. This research is a literature study that uses a philosophical approach and a historical approach. The data analysis techniques used in this study are descriptive analysis techniques and content analysis. From the results of this research on Women's Education in Minangkabau in the Era of Ethical Politics, there is a girls' school in Minangkabau, namely Diniyyah Puteri Padang Panjang founded by Rahmah El Yunus. Rahmah El Yunus was very motivated to make Minangkabau women more advanced and intelligent by establishing a special school for girls, namely the Diniyyah Putri Padang Panjang school. The importance of education is not only for men, but also for women. A woman who gets an education will be an example for her child and also her family.
Mengenal Struktur Bangunan Candi Sukuh sebagai Jejak Peninggalan Majapahit Widya Arumsari
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan ragam peninggalan sejarah kerajaan Majapahit pada situs Candi Sukuh di Karanganyar, Jawa Tengah. Metode penelitian yang dilakukan pada jurnal ini yaitu pertama Heuristik dilakukan dengan observasi ke situs Candi Sukuh, wawancara dengan pamong Balai Konservasi dan cagar budaya Jawa Tengah serta studi pustaka. Tahap kedua Kritik sumber yaitu menguji validitas sumber sejarah berupa benda peninggalan sejarah, hasil wawancara dan studi pustaka untuk mendukung validitas data penelitian. Tahap ketiga melakukan Intepretasi atau menafsiran terhadap data atau sumber sejarah yang sudah diverfikasi tersebut. Tahap keempat yaitu melakukan Historiografi atau menyusun hasil analisis dalam bentuk tulisan sejarah secara kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs Candi Sukuh menunjukkan corak peninggalan kerajaan Majapahit yang beragama Hindu dilengkapi dengan cerita mitologi Jawa klasik. Kesimpulan penelitian ini adalah situs Candi Sukuh merupakan salah satu benda cagar budaya yang ada di lereng Gunung Lawu, perbatasan Kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Candi sukuh memiliki karakteristik mirip dengan pundek berundak dengan pola seperti piramida dan di halaman candi dipenuhi dengan relief cerita mitologi Hindu Jawa klasik yang menceritakan kehidupan manusia.
Perbedaan Hasil Belajar Sejarah Menggunakan Model Tipe Kooperatif Jigsaw Berbantuan Media Grafis dengan Model Konvensional Fatmi Fauzani Duski
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7394

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya penggunaan model pembelajaran dalam proses belajar mengajar, serta kurang aktifnya peserta didik terhadap proses pembelajaran dalam mata pelajaran Sejarah kelas XI IPS MAN 2 Mukomuko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Sejarah Model Tipe Kooperatif Jigsaw Berbantuan Media Grafis Dengan Model Konvensional Kelas XI IPS MAN 2 Mukomuko Tahun Ajaran 2022/2023.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS MAN 2 Mukomuko terdiri dari 30 orang dari kelas kontrol dan 30 orang dari kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu berupa tes soal (pretest dan posttest). Hasil dari (pretest dan posttest) dianalisis mengunakan SPSS 25. Dari hasil penelitian diperoleh data pretest pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata sebesar 58,33 dengan nilai tertinggi 80 tingkat persentase 23,3%, sedangkan nilai dari kelas kontrol diperoleh rata-rata sebesar 57,83 dengan nilai tertinggi 80 tingkat persentasenya 26,6%. Dan data posttest pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata sebesar 83,55% dengan nilai tertinggi 100 tingkat persentase 53,3%, sedangkan nilai postest dari kelas kontrol diperoleh rata-rata sebesar 74,16% dengan nilai tertinggi 95 tingkat persentasenya 30%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya dengan Menggunakan Model Tipe Kooperatif Jigsaw Berbantuan Media Grafis bisa menjadi salah satu cara atau solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Sejarah siswa kelas XI IPS MAN 2 Mukomuko.
IDENTIFIKASI RUMAH ADAT ACEH SECARA KESELURUHAN DI ANJUNGAN ACEH TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) iha masfuha
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7729

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna Rumoh Aceh, rumah adat provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Kajian ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai nilai-nilai tradisional dan makna budaya yang terkandung dalam arsitektur Rumoh Aceh. Pengalaman dan pandangan masyarakat sekitar terhadap rumah adat tersebut dapat lebih dipahami melalui penggunaan metode kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) bahwa Rumoh Aceh merupakan rumah adat dengan ciri khas yang mencerminkan esensi budaya dan adat istiadat masyarakat Aceh. (2) Bahan bangunan alami seperti kayu, bambu, dan ijuk biasanya digunakan untuk membangun Rumoh Aceh. "Ilalang" adalah sebutan iuntuk atap tinggi melengkung pada struktur ini. (3) Ornamen dan ukiran yang terdapat pada rumah adat Aceh juga unik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan penerapan metode kualitatif dalam kajian arsitektur dan warisan budaya serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan dan pelestarian kekayaan warisan budaya Provinsi Aceh.
Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah Menengah Pertama Syahriani, Syahriani; Dirsa, Andika
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7509

Abstract

This research was motivated by the cause of juvenile delinquency in SMP Negeri 24 Padang is that not a few junior high school students in adolescence experience deviation by being disrespectful to teachers, saying, rude, not collecting assignments, and skipping classes and climbing fences some students, especially men, are caught smoking in the school environment. Therefore, it is proven as a form of concern for the development of the younger generation, and the increasingly shifting culture in people's lives. Sekolah Menengah Junior (SMP) Negeri 24 Padang is building a "Cultural Gallery". This is done as a means of awakening the stem of tarandam nan lamo dikana juo through extracurricular students of State Junior High School (SMP) 24 Padang.This study aims to: (1) Know the journey of Minangkabau Cultural Values in State Junior High School (SMP) 24 Padang. (2) Knowing the preservation of Minangkabau cultural values through extracurricular activities at SMP Negeri 24 Padang. (3) Knowing the obstacles faced in the preservation of Minangkabau culture in State Junior High School (SMP) 24 Padang. This research method uses qualitative research, data sources are principals, teachers, and learners. This study used data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation.Based on the results of this study, namely the preservation of Minangkabau cultural values through extracurricular activities at State Junior High School (SMP) 24 Padang. The learning process in class and outside the classroom includes extracurricular activities such as silat and traditional dances, Minangkabau pantun competitions, and Minang corners as well as programs to wear basiba clothes and use Minang language every Thursday.
MEMBANGUN PEMBELAJARAN BERARTI: PENERAPAN MODEL PJBL DAN PBL SEBAGAI UPAYA INOVASI DALAM PENGAJARAN SEJARAH DI SMA N 1 KUTASARI Agista agista
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7982

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kutasari, Kab.Purbalingga, Jawa Tengah yang membahas mengenai penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) dan PBL. Rumusan masalah pada artikel ini yaitu: 1) Bagaimana kondisi pembelajaran sejarah sebelum menggunakan model PJBL atau PBL, 2) Bagaimana respon siswa setelah diterapkan model PJBL atau PBL didalam kelas dalam pembelajaran sejarah, 3) Bagaimana gagasan inovasi dalam penerapan model pembelajaran di lingkungan SMA Negeri 1 Kutasari khususnya pada pembelajaran Sejarah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan jenis teknik pengumpulan data studi pustaka atau library research. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian hasil belajar siswa, mengetahui bagaimana siswa menyikapi dan membentuk kerangka berpikir yang kritis dalam suatu peristiwa sejarah yang menjadi topik dalam setiap pertemuan pembelajaran. Selain itu juga untuk bisa melakukan pengembangan model pembelajaran sejarah PBL dan PJBL supaya dapat lebih efektif dan efisien dalam penerapannya. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan model pembelajaran PJBL dan PBL di SMA Negeri 1 Kutasari yaitu penerapan model PJBL dan PBL memberikan gamabran yang lebih luas mengenai pembelajaran sejarah yang diajarkan dikelas, peserta didik diharapkan dapat berkontribusi dan berperan aktif dalam setiap pembelajaran serta dilakukan berbagai inovasi supaya peserta didik memiliki antusias dan minat ayang tinggi dalam setiap mata pelajaran yang ada sehingga hasil belajar peserta didik tinggi.
Implementasi Nilai Karakter dalam Perencanaan Pembelajaran Sejarah Refli Surya Barkara
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7531

Abstract

This research oriented from many behaviors phenomenon which is caused by low of students’ nasionalism attitude such as students less using Indonesian language well and correctly, it is found that many students do not want to participate in flag ceremony well and correctly. At the last appears the questions does history learning has been implemented well, then why students’ nasionalism attitude still low. Therefore, the purposes of this research are to define how the efforts of students nationalism building through history learning. The type of this research is qualitative research with case study approach. Based on the result acquired finding that Effort of students nasionalism building through history learning in SMAN 2 Lubuk Basung and ekstracurricular activity
Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS MAN 1 Pasaman Barat Ilhamdi Yusra; Fidya Nada
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7557

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di MAN 1 Pasaman Barat dikarenakan model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik saat ini kurang divariasikan sehingga peserta didik mengalami kejenuhan pada saat belajar. Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan motivasi belajar peserta didik, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick. Model pembelajaran ini lebih efektif dan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran sejarah di kelas XI IPS Madrasah Aliyah Negeri 1 Pasaman Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dan desain Static gruop Comparison dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPS di MAN 1 Pasaman Barat. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik sampling jenuh (total sampling) sehingga jumlah sampelnya adalah 60 orang peserta didik. Teknik analisis data penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan rata-rata hasil post angket di kelas eksperimen adalah 135, 00 sedangkan rata-rata hasil post angket di kelas kontrol adalah 99,80. Pada pengujian hipotesis diperoleh nilai sig (2 tailed) adalah sebesar 0.000 < 0.05. Maka Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran sejarah kelas XI IPS MAN 1 Pasaman Barat
Pelestarian Tradisi Baratan Kalinyamatan Jepara Pasca Pandemi Farikhah Bella Sejati
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7619

Abstract

This article aims to describe the preservation of the western traditions of Kalinyamatan Jepara after the pandemic. This research uses qualitative research methods, namely research that is presented descriptively by describing the events that occurred. This tradition is religious in nature and upholds Islamic teachings and respects local cultural traditions. Forms of the Western tradition include processions of offerings, reading tahlil, and praying together. The meaning of the Baratan tradition is as a form of self- purification to welcome the holy month of Ramadan, respect for Sultan Hadlirin, and a request for safety from Allah SWT. The pandemic caused western traditions to stop, because it was feared that they could spread widely, and western traditions began to be preserved after the pandemic in the spring and kriyan villages of Kalinyamtan Jepara. The function of the Western tradition is as a means of friendship, cultural preservation and tourism development. Keywords: Tradition; Baratan; Pandemic.

Page 1 of 1 | Total Record : 9