cover
Contact Name
Nady Febri Ariffiando
Contact Email
unib.press@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.s2pendas@unib.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bengkulu, Gedung Pembelajaran, Jln. WR Supratman, Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar (JP3D)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26542870     EISSN : 26865483     DOI : 10.33369/dikdas
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar (JP3D) menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain. Tulisan hendaknya berkenaan dengan permasalahan di bidang pendidikan dasar, baik yang berkaitan dengan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) maupun pendidikan di sekolah dasar. Teknis dan sistematika penulisan mengacu pada pedoman penulisan artikel sebagaimana tercantum halaman akhir jurnal ini. Seluruh naskah yang masuk akan dibahas dan disunting kelayakannya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: November 2020" : 10 Documents clear
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Himpunan oleh Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Unib Hanifah Hanifah Hanifah
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil postes dan kemampuan pemecahan masalah soal cerita himpunan oleh mahasiswa. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa kelas B semester 1 Pendidikan Matematika FKIP UNIB TA 2019/2020 yang berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes, dan angket terbuka. Alat analisisnya adalah tahapan pemecahan masalah menurut Polya yang terdiri dari: 1) Memahami Masalah; 2) Membuat Rencana; 3) Melakukan Rencana; dan 4) Melihat Kembali. Metode atau alur yang digunakan adalah: melaksanakan postes; memeriksa jawaban menggunakan tahapan pemecahan masalah Polya, menghitung prosentase tiap tahapan. Hasil penelitian menunjukkan: Nilai rata-rata hasil postes = 61,82. 21,21 % jawabannya benar; 6,06 % jawabannya kosong; 72,73 % jawabannya salah. Bentuk kesalahannya adalah: 48,48 % salah isi diagram Vennnya; 72,73% salah operasi himpunannya; dan 36,36 % salah operasi aritmatikanya. Berdasarkan tahapan Polya disimpulkan: 1) Memahami Masalah: ada 66,67 % tidak menuliskan apa yang diketahui; 2) Membuat Rencana: 100 % tidak menuliskan rumus untuk mengisi diagram Venn; 3) Melakukan Rencana; 100 % menjawab pertanyaan berdasarkan gambar diagran Venn tanpa menuliskan rumusnya; 4) Melihat Kembali; 72, 73% tidak melihat kembali jawabannya. Disimpulkan bahwa mahasiswa belum terbiasa menggunakan tahapan Polya dalam menyelesaikan soal cerita.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecakapan Kerjasama pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri 32 Bengkulu Tengah Sri Hartati Hartati; Irwan Koto Koto; Daimun Hambali Hambali
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model discovery learning sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kecakapan kerjasama siswa pada pembelajaran IPA. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 32 Bengkulu Tengah berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi kecakapan kerjasama siswa. Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi dan tes. Data observasi dianalisis rata-rata skor, skor tertinggi, skor terendah dan persentase ketuntasan belajar klasikal, sedangkan data tes menggunakan rumus rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah pada indikator memfokuskan pertanyaan sebesar 81%. Indikator menjawab pertanyaan tentang suatu penjelasan sebesar 82%. Indikator membangun keterampilan dasar sebesar 90%. Indikator menyimpulkan sebesar 80%. Kecakapan kerjasama siswa pada indikator memberikan pendapat dalam kerja kelompok sebesar 87% dengan kategori baik. Indikator memberi dan mendengarkan pendapat temannya sebesar 82% dengan kategori baik. Indikator ikut dalam kegiatan sosial sebesar 87% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecakapan Kerjasama Pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri 32 Bengkulu Tengah.
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa dalam Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SDN 9 Bengkulu Tengah Julimah Julimah Julimah; Endang Widi Winarni; Daimun Hambali Hmbali
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas, kemampuan berpikir kritis, dan sikap ilmiah siswa pembelajaran IPA melalui model inkuiri terbimbing di kelas V SDN 9 Bengkulu Tengah. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research) sebanyak 3 siklus. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas pembelajaran, tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi sikap ilmiah. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu: (1) aktivitas pembelajaran siklus I sebesar 63,64% dengan kategori Cukup, siklus II sebesar77,27% dengan kategori Baik, dan siklus III sebesar 90,91% dengan kriteria Sangat Baik; (2) kemampuan berpikir kritis untuk indikator memfokuskan pertanyaan siklus I sebesar 76,25%, siklus II sebesar 86,25%, dan siklus III sebesar 95%, indikator menjelaskan secara sederhana siklus I sebesar 58,33%, siklus II sebesar 72,50%, dan siklus III sebesar 76,67%, indikator membangun keterampilan dasar siklus I sebesar 60%, siklus II sebesar 81,67%, dan siklus III sebesar 88,33%, indikator menyimpulkan siklus I sebesar 91,25%, siklus II sebesar 97,50%, dan siklus III sebesar 100%; (3) sikap ilmiah siklus I untuk indikator rasa ingin tahu yang tinggi sebesar 76,20%, siklus II sebesar 79,30%, dan siklus III sebesar 82,95% siklus I untuk indikator ulet dan tidak putus asa siklus I sebesar 76,45%, siklus II sebesar 79,40%, dan siklus III sebesar 83,80%, indikator kreatif siklus I sebesar 72,85%, siklus II sebesar 77,05%, dan pada siklus III sebesar 82,95%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa Kelas V SDN 9 Bengkulu Tengah.
Pengaruh Kemampuan Komunikasi Interpersonal dan Kecerdasan Sosial Terhadap Prestasi Belajar PKN Siswa SD Kelas V nada suherli; puspa djuwita; osa juarsa
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.11817

Abstract

This study aims to determine the effect of interpersonal communication skills and social intelligence on the PKn learning achievement of elementary school students in class V of the Cluster IX Lubuklinggau. This type of research is quantitative research using multiple linear regression models. The population in this study were all elementary school students in Group IX of Lubuklinggau accredited A as many as 2 elementary schools with 115 students. The sample in this study were 58 students taken proportionally. Data collection techniques and instruments in this study using a questionnaire. Data analysis techniques using multiple linear regression formula and t test. The results of this study indicate that Fcount (27.495) is greater than Ftable (4.02) at a significant level ? = 0.05. This shows that interpersonal communication (X1) and social intelligence (X2) together influence the learning achievement. Thus it can be concluded that there is an influence of interpersonal communication skills and social intelligence on the learning achievement of PKn students in the fifth grade of Class V Cluster IX Lubuklinggau. This type of research is quantitative research using linear regression models.
Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Higher Order Thinking (Hot) Pelajaran Matematika Kelas IV Sekolah Dasar Andy Rusdianto Rusudianto; Agus Susanta Susanta; Abdul Muktadir Muktadir
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bagaimana pengembangan instrumen penilaian berbasis HOT, serta untuk menghasilkan instrumen penilaian berbasis HOT pelajaran Matematika kelas IV sekolah dasar yang valid dan reliabel. Penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari model Borg dan Gall. Prosedur penelitian mencakup: penelitian dan pengumpulan informasi; perencanaan; pengembangan produk awal; uji coba terbatas; revisi produk awal; dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian berbasis HOT yang dikembangkan berupa 15 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian pada aspek materi, konstruksi dan bahasa dinyatakan valid secara teoritis berdasarkan judgment ahli dan secara empiris instrumen valid dan reliabel berdasarkan hasil analisis ujicoba lapangan. Pada soal pilihan ganda rata-rata validitas butir soal 0,46 “cukup baik”, koefisien reliabilitas sebesar 0,73 “baik”, sedangkan soal uraian rata-rata validitas butir soal 0,76 “baik”, koefisien reliabilitas sebesar 0,81 “baik”. Secara umum instrumen penilaian yang dikembangkan telah memenuhi kriteria tes yang baik, yaitu valid dan reliabel.
Penerapan Model Guided Inquiry Pada Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IVA SD Negeri 1 Bengkulu Tengah Renny Erzaita Erzaita; Irwan Koto Koto; Puspa Djuwita Djuwita
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12306

Abstract

Pembelajaran tematik dengan model guided inquiry bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam aspek afektif dan kognitif. Metode penelitian tindakan kelas (PTK)  dilaksanakan dalam 3 siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian  dilakukan di kelas IVA SDN 1 Bengkulu Tengah yang  terdiri dari 10  laki-laki dan 10  perempuan. Data diperoleh dari (1) pengamatan langsung kegiatan guru dalam pelaksanaan pengajaran model guided inquiry dan siswa dalam proses pembelajaran dengan guided inquiry dan (2) tes hasil belajar dalam aspek afektif dan kognitif. Data dianalisis menggunakan nilai rata-rata,  ketuntasan belajar dan pengkategorian. Aktivitas guru siklus I mencapai kategori cukup, siklus II  menjadi kategori baik dan  siklus III meningkat  dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I kategori kurang, siklus II  menjadi kategori baik dan siklus III meningkat menjadi sangat baik. Hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata nilai 69,25, pada siklus II menjadi 84,75 dan meningkat lagi pada siklus III menjadi 88,75. Hasil  belajar siswa secara individu pada siklus I dengan rata-rata  68,6, pada siklus II  sebesar 74,75 dan pada siklus III  lagi sebesar 81,85. Pada penilaian sikap spiritual dan sosial terjadi peningkatan persentase pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model guided inquiry mampu meningkatkan proses belajar dan hasil belajar siswa.
Penerapan Strategi Pembelajaran Quick On The Draw untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II D SDN 69 Kota Bengkulu Fitria Ekawati Ekawati; Agus Susanta Susanta; Daimun Hambali Hambali
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12299

Abstract

This study aimed to improve a) the activities of teachers and students, b) interest in learning mathematics students, c) the results of mathematics learning students of class II D SDN 69 Kota Bengkulu. The research method was classroom action research. This research was conducted in class II D SDN 69, Bengkulu City consisting of 25 students. The results of this study were an increase in teacher activity in the first cycle obtained an average score of 22.5, increased in the second cycle with an average score of 24.5, and increased in the third cycle to 28.5. Increased activity of students in the first cycle obtained an average score of 25.5, and increased in the second cycle to an average score of 27, and then increased again in the third cycle to 31.5. In students' interest in learning mathematics in the first cycle the percentage was 77.6%, increasing  in the second cycle by 86%, increasing again in the third cycle to 89.2%. The improvement  of cognitive cognitive  learning outcomes of students in the first cycle was average value (66.4) with classical learning completeness (44%), increased in the second cycle the average score (69.4) and classical learning completeness (64%), increased in cycle III (80.6) and classical learning completeness (88%). Then it could be concluded that the application of quick on the draw learning strategies could increase the interest and results of learning mathematics of students in class II D SDN 69 Kota Bengkulu.
Penerapan Pembelajaran Tematik Melalui Model Kooperatif Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN 12 Bengkulu Tengah Weni Rosalina Rosalina; Daimun Hambali Hambali; Abdul Muktadir Muktadir
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12307

Abstract

Pembelajaran tematik dengan menggunakan model kooperatif TPS bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam aspek afektif/ sikap, kognitif/ pengetahuan, dan psikomotor/ keterampilan. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang terdiri dari tahapan ditiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di kelas III SDN 12 Bengkulu Tengah data yang diperoleh melalui pengamatan pada guru dan siswa untuk mengetahuai aktivitas proses pembelajaran dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan nilai rata-rata, persentase ketuntasan belajar, kemuian dikategorikan. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siswa pada LKPD siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 66,66, meningkat pada siklus 2 menjadi 72,5, dan meningkat kembali pada siklus 3 78,87, nilai evaluasi pada akhir pembelajaran pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 71,25, meningkat pada siklus 2 menjadi 75, dan meningkat kembali pada sisklus 3 menjadi 78,33, nilai afektif/ sikap pada sisklus 1 memperoleh persentase cukup dengan interval tiap aspek (1,7-2,30, meningkat pada siklus 2 dengan persentase baik dengan interval tiap aspek (2,4-3), menjadi lebih baik lagi pada siklus 3, nilai psikomotor/ keterampilan pada siklus 1 memperoleh persentase cukup dengan interval tiap aspek (1,7-2,3), meningkat pada siklus 2 dengan persentase menjadi baik dengan interval tiap aspek (2,4-3), dan pada siklus 3 menjadi lebih baik lagi. Hal ini menunjukakan bahwa dengan penerapan pembelajaran tematik melalui model kooperatif TPS pada kelas III SDN 12 Bengkulu tengah dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Motivasi Belajar dalam Pembelajaran Tematik dengan Model Arias Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 27 Bengkulu Tengah Indah Nurralita Nurralita; Endang Widi Winarni; Irwan Koto Koto
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan penerapan model ARIAS, peningkatan kemampuan pemecahan masalah, peningkatan motivasi belajarpada pembelajaran tematik siswa.Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah Kelas IV SD Negeri 27 Bengkulu Tengah. Prosedur penelitian dengan metode siklus yakni siklus I sampai siklus III.Teknik pengumpulan data observasi, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan  pembahasannya,disimpulkan bahwa pembelajaran tematik dengan model ARIAS: (1) Dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran siswa, (2) Meningkatkan motivasi belajar, dan (3) Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SD Negeri 5 Kota Bengkulu Wiki Apriany Apriany; Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir Muktadir
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 3, No 2: November 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v3i1.12308

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas projek yang dihasilkan siswa setelah penerapan model pembelajaran PjBL pada mata pelajaran IPA kelas V SDN 5 Kota Bengkulu dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar kognitif siswa yang terdiri dari level pemahaman, penerapan, dan penalaran. Jenis penelitan yang digunakan dalam penelitian ini eksperimen semu dengan desain “The matching only pretestposttest control group design”. Sampel penelitian terdiri dari 76 siswa SDN 05 sebagai kelas eksperimen dan SDN 20 sebagai kelas control. Instrument penelitian ini yaitu lembar penilaian kualitas proyek dan soal tes. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kualitas projek yang dihasilkan siswa setelah penerapan model pembelajaran PjBL adalah baik. Berdasarkan indikator tampilan secara keseluruhan, komposisi bagian-bagian dari ekosistem, projek yang dihasilkan mempunyai estetika tinggi (perpaduan warna, keserasian dalam penempatan objek, kerapian produk), dan kualitas detail tiap-tiap bagian diorama; (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar kognitif siswa level pemahaman dengan hasil t hitung=3,020 > t tabel 1,66; (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar kognitif siswa level penerapan dengan hasil t hitung=5,667 > t tabel 1,66; dan (4) Terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar kognitif siswa level penalaran dengan hasil t hitung=0,61 < t tabel 1,66. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA.

Page 1 of 1 | Total Record : 10