cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
elbanyumasi@yahoo.co.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalprofesi2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Kota Bekasi
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
ISSN : 27970701     EISSN : 23018836     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan, menampung hasil penelitian dan kejian dalam bidang pendidikan dan keguruan
Articles 151 Documents
Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Inkuiri Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Kesebangunan Pada Siswa Kelas IX-1 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan Trihandaka, Herru
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang baik dan berkualitas adalah pembelajaran yang menggunakan metode dengan tepat dan mampu berinteraksi disaat pembelajaran berlangsung. Salah satu pembelajaran dimaksud adalah pembelajaran dengan penerapan metode inquiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah metode inquiri pada pembelajaran materi pokok kesebangunan dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas IX Semester-1 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan tahun pelajaran 2013-2014 dengan jumlah siswa yang dijadikan sampel sebanyak 22 orang dari jumlah siswa keseluruhan dalam kelas sebanyak 36. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap observasi, tahap evaluasi, dan tahap repleksi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi untuk memperoleh gambaran langsung tentang aktivitas belajar siswa melalui penerapan metode inquiri dan prestasi belajar siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Jakarta Selatan materi kesebangunan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inquiri pada pembelajaran materi pokok kesebangunan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas IX Semester-1 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan tahun pelajaran 2013-2014. Hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas siswa dan hasil evaluasi belajar siswa yang mana dari jumlah 22 siswa yang mendapat nilai > 65 sebanyak 20 siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Operasi Penjumlahan Bilangan Bulat Melalui Pendekatan Kontekstual Di Kelas V SD Negeri Petukangan Selatan 03 Jakarta Selatan Karti, Karti
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu melakukan perbaikan dan perubahan, agar pandangan mengenai matematika sebagai pelajaran yang sulit dan pelajaran yang tidak menyenangkan dapat dirubah. Selaku guru pendidik, guru mempunyai tanggung jawab dalam penyelesaian masalah tersebut. Guru sebagai arsitek pengembang kompetensi siswa harus memiliki strategi untuk mengoptimalkan kompetensi siswa dengan memperhitungkan faktor internal dan eksternal siswa tersebut. Berdasarkan pengamatan penulis di Kelas V SDN Petukangan Selatan 03 Jakarta, dapat diketahui bahwa guru masih menggunakan pendekatan konvensional dalam memberikan materi pelajaran matematika. Dampak nilai Ulangan Tengah Semester I Kelas V Tahun Pelajaran 2014/2015 untuk pelajaran matematika dengan standar ketuntasan belajar 5,2 adalah 43% atau tujuh belas siswa mendapat nilai antara 35 – 69, sebanyak 38% atau lima belas siswa berhasil meraih nilai antara 70 – 85 dan hanya 18% atau tujuh orang siswa yang berhasil meraih nilai antara 85 – 100 dari jumlah murid seluruhnya tiga puluh sembilan siswa. Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam proses belajar mengajar matematika, terutama dalam hal bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, kemudian dapat dilihat “Apakah pembelajaran melalui model kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika? Apabila siswa tertarik untuk belajar matematika diharapkan hasil belajar dapat meningkat, sehingga dapat tercipta sumber daya manusia yang handal dapat dipergunakan dalam kehidupan sehari – hari dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Himpunan Dengan Strategi Tanya Jawab Pada Siswa Kelas VII-4 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan Minista, Lafia
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan menyederhanakan bilangan matematika ke dalam notasi himpunan pada siswa kelas VII-4 memang perlu ditanamkan, salah satunya adalah melalui pelajaran matematika. Di kelas didapati bahwa siswa yang mampu memahami kebiasaan menyederhanakan bilangan matematika ke dalam notasi himpunan masih sedikit. Setidaknya dalam materi ini hanya terdapat beberapa siswa yang paham dan mengaplikasinya. Hal ini terbukti dengan rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal, dimana sebagian besar siswa memperoleh nilai 65 ke bawah. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk siklus, yaitu terdiri dari 2 siklus pembelajaran dan pada setiap siklus diakhiri dengan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian yang terjadi di siklus 2 menunjukkan adanya aktivitas yang menonjol tampak pada aspek responsif dalam pembelajaran konsep himpunan yang pada siklus 1 sebesar 41,18% meningkat menjadi 79,41% sehingga terjadi peningkatan sejumlah 38,23%. Kemudian aspek yang menonjol berikutnya adalah motivasi menjawab pertanyaan dibandingkan siklus sebelumnya sebesar 32,35% naik menjadi 73,53 atau mengalami peningkatan 43%. Untuk ketepatan menjawab soal-soal secara klasikal juga mengalami peningkatan yang signifikan di mana di siklus 1 hanya sampai 44,12% di siklus 2 mencapai 76,47% atau mengalami peningkatan sebesar 32,35%. Untuk implementasi aspek cara bergaul di sekolah juga mengalami peningkatan, di mana di siklus 1 hanya sebesar 38,23% naik menjadi 70,59% atau meningkat sebanyak 32,36%. Peningkatan ini dicapai, karena melalui pembelajaran melalui penerapan metode tanya jawab siswa merasa senang, termotivasi, sehingga mengalami peningkatan, terutama keadaan akhlaknya.
Pelaksanaan Workshop Sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pemahaman Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Di SD Negeri Sukabumi Selatan 05 Pagi Herlina, Merry
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua tugas mendidik dapat dilaksanakan oleh orang tua dalam keluarga terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan berbagai macam ilmu pengetahuan. Oleh karena itu dikirimlah anak ke sekolah. Dengan demikian, sebenarnya pendidikan di sekolah adalah bagian dari pendidikan dalam keluarga yang sekaligus merupakan lanjutan dari pendidikan keluarga. Mutu pembelajaran sekolah dapat teridentifikasi dengan keberadaan KKM, di mana penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP ini sendiri yang merupakan menggunakan acuan kriteria dalam penilaian, mengharuskan pendidik dan satuan pendidikan menetapkan KKM dengan analisis dan memperhatikan mekanisme, yaitu prinsip dan langkah-langkah penetapan. Karena berdasarkan uraian di atas, maka peneliti berupaya melakukan penelitian tindakan sekolah dengan meninjau atas pelaksanaan workshop dalam menetapkan KKM yang telah dilakukan di SDN Sukabumi Selatan 05. Tentu saja hal tersebut guna meninjau bagaimana guru-guru yang merupakan elemen penting dalam kinerja sekolah untuk meningkatkan prestasi secara bersamaan mengetahui bagaimana metode dalam menetapkan KKM.
Pengaruh Gaya Komunikasi Dan Keteladanan Guru Terhadap Disiplin Siswa Dalam Pendidikan Islam Sarnoto, Ahmad Zain; Mahpudin, Asep
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar: (1) pengaruh dan signifikansi gaya komunikasi guru terhadap disiplin siswa dalam pendidikan Islam di SD Budi Mulia Dua Bintaro. (2) pengaruh dan signifikansi keteladanan guru terhadap disiplin siswa dalam Pendidikan Islam di SD Budi Mulia Dua Bintaro. (3) pengaruh dan signifikansi gaya komunikasi guru dan keteladanan guru dalam pendidikan Islam di SD Budi Mulia dua Bintaro. Penelitian merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian dengan karakteristik data dinyatakan sewajarnya dan sebagaimana adanya, dengan tidak mengubah bentuk angak dan bersifat deskriptif yang didasarkan pada pertanyaan berapa besar. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) gaya komunikasi guru memiliki pengaruh 20,2% dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa dalam pendidikan agama Islam di SD Budi Mulia Dua Bintaro. (2) keteladanan guru memiliki pengaruh 13,5% dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa dalam pendidikan agama Islam di SD Budi Mulia Dua Bintaro. (3) gaya komunikasi guru dan keteladanan guru secara bersama-sama memiliki pengaruh 15% dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa dalam pendidikan Islam di SD Budi Mulia Dua Bintaro. Berdasarkan hasil tersebut maka variabel yang paling berpengaruh pada penelitian ini adalah gaya komunikasi guru
Pelaksanaan Supervisi Pengelolaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru SD Negeri Pancoran 10 Prihayati, Retna
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan satuan program pembalajaran yang dibuat untuk satu atau beberapa kompetensi dasar dan disiapkan untuk satu atau beberapa kali pertemuan di kelas. Karena itu RPP harus berisi garis besar tentang apa yang akan dilakukan oleh guru dan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. RPP pada hakikatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran dan hasil apa yang ingin dicapai dari proses pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran, guru tidak harus seratus persen sesuai dengan RPP, artinya guru tidak boleh terpaku hanya pada langkah-langkah yang ada, karena proses pembelajaran merupakan sesuatu yang dinamis yang tergantung juga pada faktor fisik dan psikis siswa dan guru, sehingga menuntut guru untuk mampu mengembangkan konsep yang ada menjadi sesuatu yang dinamis. Karena itu, dalam membuat RPP sebaiknya tidak sekaligus untuk satu tahun atau satu semester, tetapi secara bertahap setiap akan melaksanakan proses pembelajaran. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan motivasi guru dalam menyusun RPP dengan lengkap. Guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan menyusun RPP apalagi setelah mendapatkan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat mengadakan wawancara dan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP kepada para guru. Selanjutnya adalah menunjukkan bahwa bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi /pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus. Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I
Metode Role Play Dalam Upaya Memahami Pembelajaran Kewarganegaraan Pada Siswa Kelas VI SDN Pesanggrahan 10 Pagi Haryatiningsih, Siti Nurul
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat menghasilkan manusia Indonesia seutuhnya, sehingga menumbuhkan dan memiliki mental yang baik untuk dapat melaksanakan kegiatan pembangunan. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan aktifitas belajar Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa Kelas VI SDN Pesanggrahan 10 Pagi dengan menggunakan metode Role Play dan diskusi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas VI SD N Pesanggrahan 10 Pagi pada semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013. Jumlah siswa ada 31 Anak. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat kenaikan yang tuntas belajar (65,71%) pada pra tindakan menjadi (77,14%) pada siklus I dan menjadi (85,71%) pada siklus II. Sedangkan yang belum tuntas belajar mengalami pemunan (34,29%) pada pra tindakan menjadi (22,86%) pada siklus I, dan menjadi (14,29%) pada siklus II. Hipotesis tindakan yang menyatakan bahwa "jika metode Role Play dan diskusi digunakan, maka penguasaan konsep pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa Kelas VI SDN Pesanggrahan 10 Pagi akan meningkat", Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada para guru agar semakin aktif dan kreatif dalam memilih metode dalam kegiatan belajar mengajar agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kepada Kepala Sekolah hendaknya dapat mengambil kebijakan tentang perlunya melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi setiap guru, agar motivasi belajar siswa juga semakin meningkat. Selain itu Kepala Sekolah hendaknya dapat mengusahakan agar ketersediaan sarana bagi para guru dalam melaksanakan PTK terus ditingkatkan.
Melalui Metode Demonstrasi Dapat Meningkatkan Kemampuan Membaca Kalimat Al-Quran Siswa Kelas III SD Negeri Sukabumi Selatan 05 Pagi Zubaidah, Siti
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyajian pembelajaran Agama Islam hendaknya memperhatikan usia perkembangan siswa, sehingga dalam proses pembelajarannya sesuai dengan tugas perkembangan siswa. Di kelas III ini siswa berada pada tahap operasional konkret yaitu cara berpikir anak mulai logis, ini berarti dalam mempelajari sesuatu anak lebih senang dan mudah menerimanya, dengan demikian seorang guru harus dapat mengemas materi pelajaran yang diberikannya secara tepat terutama untuk materi pelajaran yang bersifat hafalan. Kenyataan pada pelaksanaan pembelajaran di SD N Sukabumi Selatan 05 pagi, tempat peneliti mengajar, pembelajaran membaca huruf-huruf Al-Quran lebih sering difokuskan pada teori dan kurang mempraktekkan cara melafadzkan huruf-huru dalam Al Quran, ditambah lagi cara siswa untuk membacanya kurang diperhatikan oleh guru, Data empirik menunjukkan dari 30 orang siswa di kelas III mereka yang tuntas untuk dapat melafadzkan kalimat dalam Al Quran dengan benar hanya sebanyak 11 orang dari 30 orang atau sebesar 36,67%. Sedangkan sisanya sebesar 63,33% belum memahami menegenai huruf Al-Quran. Oleh karena itu dalam proses belajar mengajar Agama Islam diarahkan agar siswa terampil berkomunikasi dengan mengajarkan berbagai keterampilan membaca huruf Al Quran. Maka perlu adanya upaya untuk membangkitkan minat baca Al Qur’an melalui suatu metode dari guru kelas. Salah satunya adalah melalui metode demonstrasi, di mana dalam metode ini guru akan mencontohkan sebagi wujud demonstrasi dihadapan siswa, kemudian siswa mengikutinya dengan seksama. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk emnegtahui bahwasannya melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan membaca kalimat Al-Quran siswa kelas III SD N Sukabumi Selatan 05 Pagi Semester 1I Tahun Pelajaran 2012/2013 Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru, siswa, dan sekolah. Untuk siswa, penelitian ini menjadi sebuah kegiatan yang menarik dalam pembelajaran guna meningkatkan kemampuan berbicara khususnya membaca huruf-huruf Al-Quran sehingga bakat yang dimiliki dapat berkembang dan menjadi suatu prestasi yang membanggakan. Islam khususnya aspek berbicara, sehingga kemampuan membaca Al Quran bagi siswa dapat tersalurkan dan berkembang menjadi suatu prestasi.
Media Kliping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Bagi Siswa Kelas 6 SDN Sukabumi Utara 08 Pagi Yohana, Yohana
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial tentang Perkembangan Teknologi dengan penggunaan Kliping bagi siswa kelas 6 SDN Sukabumi Utara 08 Pagi semester II tahun 2012/2013. Tempat penelitian tindakan kelas ini adalah SDN Sukabumi Utara 08 Pagi karena sekolah tersebut merupakan tempat peneliti mengajar setiap harinya, dengan mengambil waktu pada semester II tahun pelajaran 2012/2013. Adapun sebagai objek penelitian adalah siswa kelas 6 SDN Sukabumi Utara 08 Pagi yang berjumlah 22 siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas, dengan pelaksanaan dua kali tindakan dalam dua siklus yang dalam tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu tahapan perencanaan (planing), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan tahap refleksi (reflecting). Sebagai bahan analisis data dalam penelitian ini adalah hasil ulangan siswa pada saat kondisi awal, siklus I dan siklus II untuk dibandingkan yang dilanjutkan dengan refleksi. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan kliping dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang Perkembangan Teknologi bagi siswa kelas 6 SDN Sukabumi Utara 08 Pagi semester II tahun pelajaran 2012/2013.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual Dan Lingkungan Sosial Terhadap Prestasi Tahfidz Al-Qur’an Santri Ponpes Al-Qur’aniyyah Pondok Aren Banten Sarnoto, Ahmad Zain; Habibie, Habibie
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 1 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 2 of 16 | Total Record : 151


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 15 No. 1 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 2 (2024): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 2 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 2 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 1 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 2 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 1 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 2 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 1 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 2 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 1 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 2 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 1 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 2 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 2 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 2 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 1 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 1 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan More Issue