cover
Contact Name
https://journal.uny.ac.id/index.php/epistema
Contact Email
monika.sidabutar@uny.ac.id
Phone
+62274586168
Journal Mail Official
epistema_ktpfip@uny.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Epistema
ISSN : -     EISSN : 27238199     DOI : https://doi.org/10.21831/ep.v2i1
Core Subject : Education,
Epistema is a showcase of original and scrupulously conducted research in educational technology. The scope includes curriculum development & course design, innovation in learning, technology in learning, digital technology in education, evaluation of technology application in education and etc. in addition, other studies that related to Educational Technology can also be published in this journal.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021)" : 6 Documents clear
Efektifitas multimedia pembelajaran interaktif PKK dalam meningkatkan kreativitas berwirausaha siswa SMK Handaru, Calista Devi; Pujiriyanto, Pujiriyanto
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.40354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran interaktif dalam meningkatkan kreativitas berwirausaha siswa SMK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa Klaten kelas XI Program Keahlian Bisnis Daring dan Manajemen Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) dengan sampel sebanyak 30 siswa dengan jumlah perwakilan perkelas sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Tes berisi soal yang mengukur kreativitas berwirausaha siswa melalui lima aspek; 1) keaslian (originality), 2) kelancaran (fluency), 3) keluwesan (fleksibility), 4) Penguraian (elaboration), dan 5) Perumusan kembali (redefinition). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa multimedia pembelajaran interaktif PKK memiliki efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan kreativitas berwirausaha siswa yang dibuktikan dengan adanya peningkatan rerata skor pada posttest di setiap aspek kreativitas berwirausaha dan hasil uji wilcoxon memperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) < 0,05 di semua aspek kreativitas berwirausaha. Hal ini berarti multimedia pembelajaran interaktif PKK dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran mata pelajaran PKK dalam meningkatkan kreativitas berwirausaha siswa SMK. Kata Kunci: multimedia pembelajaran interaktif, PKK, kreativitas berwirausaha
The roles of the F move and its effect on classroom interaction Purwandari, Junita Duwi
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.40512

Abstract

This study investigated the role of the teachers' F move in the English as a foreign language (EFL) classrooms and how it affected teacher-student interaction in the classroom. The F move, also known as feedback, is considered an important part of the classroom interaction as it serves two primary roles: evaluative and discoursal. This study used secondary data of classroom interaction during English lesson in two senior high schools in Indonesia. The data were then analysed using the Conversation Analysis (CA) approach. The findings of the current study showed that the teachers used the F move mostly served its evaluative role and there was no evidence of the F move serving its discoursal role. This study suggested the need for teachers to re-evaluate the current teaching practice, especially the way they provided feedback or used the F move as a response to students' answers. 
Pembelajaran menyenangkan sebagai upaya menanggulangi pandemi Covid-19 Pujiriyanto, Pujiriyanto
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.40129

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan prosedur praktis model pembelajaran joyful learning dalam rangka pelatihan guru di Gantiwarno Klaten yang dilakukan oleh Tim PPM dari Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Pembelajaran yang menyenangkan di dalamnya terdapat hubungan yang kuat antara pendidik dan siswa, tanpa merasa terpaksa atau merasa tertekan. Relasi antara guru dan siswa nampak perlu dirubah dalam posisi egaliter. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan siswa mendapatkan informasi lebih cepat dan beragam. Pola pembelajaran daring Joyful learning merupakan suasana belajar-mengajar yang menyenangkan agar siswa memfokuskan perhatiannya penuh pada pembelajaran sehingga waktu untuk memfokuskan perhatiannya tinggi. Waktu yang tinggi untuk memusatkan perhatian terbukti meningkatkan hasil belajar. Keadaan aktif dan menyenangkan tidak cukup jika proses pembelajaran tidak efektif yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung, karena pembelajaran mempunyai sejumlah tujuan pembelajaran yang harus tercapai. Oleh karena itu, penting bagi para guru untuk memahami pentingnya menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar sehari-hari dan untuk konteks saat ini lebih penting lagi karena selama pandemi COVID-19 siswa dibombardir dengan tugas yang banyak dan juga materi yang bertubi-tubi selama masa belajar School From Home (SFH). Masa belajar selama pandemi tidak bisa dilihat sebagai pembelajaran yang menyenangkan lagi. Untuk itu, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan hadir untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang pembelajaran yang menyenangkan, bagaimana konsep dikonstruksi dan juga praktik pembelajaran yang menyenangkan mulai dari penyusunan rencana pelajaran (RPP) hingga simulasi model pembelajaran yang menyenangkan dalam bentuk. acara PPM guru di Gantiwarno, Klaten.Kata kunci: Pembelajaran menyenangkan, guru, RPPThe purpose of this paper is to explain the concept and practical procedures of joyful learning model in the context of teachers' training in Gantiwarno Klaten, done by PPM Team from the Department of Curriculum and Educational Technology. Joyful learning is a learning process in which there is a strong relationship between educators and students, without feeling forced or depressed (not under pressure). The teacher positions himself as a facilitator and student learning partner. This is possible because of the rapid development of information technology that allows students to get information faster from the teacher. Fun learning is a fun teaching-learning atmosphere so that students focus their full attention on learning so that the time to focus their attention is high. The high time to focus attention has been shown to improve learning outcomes. An active and pleasant state is not enough if the learning process is ineffective, that is, it does not produce what students have to master after the learning process takes place, because learning has a number of learning objectives that are achieved. Therefore, it is significant for teachers to understand the important of applying joyfull learning in their daily teaching and learning process more importantly during the pandemic COVID-19 as students are bombarding with a full pack of assignments and also materials that lead to the learning during the pandemic can not be seen as a joyful learning anymore. Thus, the Department of Curriculum and Educational Technology are presence to provide a comprehensive understanding of joyful learning, how the concept is constructed and also the practice of joyful learning starting from the preparation of lesson plans (RPP) to simulating joyful learning models in the form of PPM event for teachers in Gantiwarno, Klaten.Keywords: Joyful learning, teachers, lesson plans.  
Implementation of cybernetic learning theory on scientific philosophy learning Furaida, Laily
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.40383

Abstract

The topic is focused on cybernetic learning theory and its implementation to scientific philoshophy learning. Theoretical approach and scientific learning can be connected each other with the same purposes on learning process. Cybernetic learning theory attent to information processing substance and organize its connection to be come an information system which is creating a new idea or a new invention of science. Due to this, the main purpose of scientific  philosophy learning is a critical thinking process which construct a new idea that is engaging a kognitive aspect.This research is a literature review. Literature review is a research which compare previous research then connected with a topic that be come a main review (Efron & Ravid, 2019). The research design is narrative review. Narrative review well known as traditional literature review which is a literature review with an analysis as a whole in order to construct a theory and context of a research main focus (Stratton, 2019).The implementation of cybernetic learning theory are suitable for scientific philosophy learning for the same goal in order to find out and proceed new information. Information processing theory which is include kognitive aspect has an important role of cybernetic approach. Cybernetic learning theory can be applied on every learning method which is connecting kognitive aspect in its process.
Penggunaan bantuan kuota belajar kemendikbud di masa pandemi Bramastia, Bramastia
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.40367

Abstract

Kebijakan program Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia atas bantuan kuota internet gratis mendapat respon positif dari publik. Dari data survei menunjukkan sebanyak 84,7% publik menilai program bantuan internet gratis merupakan langkah tepat menjawab sense of crisis di tengah wabah corona (Covid-19). Sementara itu, sebanyak 85,6% publik menilai bahwa program bantuan internet gratis meringankan beban ekonomi orang tua pelajar atau mahasiswa dalam membeli paket internet. Bahkan, ada sebanyak 63,2% publik mengaku puas dengan kinerja Pusdatin Kemendikbud RI dalam menyalurkan bantuan kuota internet.Adapun platform belajar yang paling sering digunakan mulai dari platform Google Clasroom (26,1%), Ruangguru (17,1%) dan Rumah Belajar (15,2%) menempati posisi tiga besar. Untuk penggunaan media video call dalam pembelajaran daring, mayoritas publik menggunakan aplikasi Zoom (57,2%), disusul Google Meet (18,5%) dan Cisco Webex (8,3%). Masukan dari publik terkait kendala program kuota internet gratis diantaranya: memperbaiki signal internet tidak stabil (23,8%), askes internet yang terbatas (16,0%), pembagian bantuan harus lebih merata (13,3%), jumlah kuota internet minim/kecil (9,3%) serta perlunya pengawasan penggunaan (5,1%). 
Membelajarkan orangtua menjadi pendamping aktivitas belajar di rumah bagi anaknya saat pandemi Covid 19 Sidabutar, Monika
Epistema Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v2i1.35424

Abstract

Kegiatan PPM ini bertujuan untuk: 1) Memberikan pelatihan kepada orangtua tentang cara meningkatkan kemampuan sebagai pendamping aktivitas belajar di rumah bagi anaknya. 2) Meningkatkan mutu kinerja orangtua dalam melaksanakan pendampingan aktivitas belajar di rumah bagi anaknya.Kegiatan PPM ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Gantiwarno kecamatan Gantiwarno dengan subyek sebanyak 37 peserta yang terdiri dari orangtua TK dan SD. Metode yang digunakan ceramah, diskusi, dan simulasi/praktek. Metode ceramah dan diskusi digunakan untuk menyampaikan materi dan memahamkan peserta tentang pentingnya peranan orangtua dalam mendampingi kegiatan belajar anak di rumah. Metode praktek/simulasi, digunakan untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk merancang aktifitas pendampingan yang dapat membantu anak belajar lebih optimal di rumah.Hasil kegiatan PPM menunjukkan bahwa: 1) Pengetahuan dan keterampilan peserta tentang cara mendampingi aktifitas belajar anak di rumah meningkat. 2) Kegiatan pelatihan ini dinilai telah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kemampuan orangtua dalam mendampingi aktiftias anak belajar di rumah. 3) Dihasilkannya tabel rancangan aktifitas pendampingan yang siap diterapkan oleh orangtua di rumah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6