cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 2 (2025)" : 8 Documents clear
Peningkatan Literasi Teknologi melalui Edukasi Coding dan Kecerdasan Buatan pada Ekstrakurikuler Pandu Digital SMAN 1 Palopo Muh Fitra Nur Asri; Fajar Ramadhan; Muh Syafri Zainuddin; Ilham Sentosa; Misdayanti; Widsri Lai Lai Palamba
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.306

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut siswa sekolah menengah untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemaham konsep di balik teknologi seperti coding dan Kecerdasan Buatan (AI). Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan literasi digital tingkat lanjut bagi siswa SMAN 1 Palopo, khususnya anggota ekstrakurikuler Pandu Digital, guna menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai logika pemrograman dan etika penggunaan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan workshop yang terdiri dari pemaparan materi, demonstrasi aplikasi, dan praktik langsung (hands-on). Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari 30 peserta anggota Pandu Digital. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% mengenai konsep dasar algoritma dan cara kerja Generative AI. Manfaat yang diperoleh peserta adalah kemampuan dasar dalam membuat script sederhana dan teknik prompt engineering yang efektif. Kesimpulannya, pengenalan dini terhadap logika coding dan AI di lingkungan sekolah efektif dalam membentuk pola pikir komputasional (computational thinking) siswa yang kritis dan inovatif.
Pemanfaatan Smartphone untuk Strategi Pemasaran Digital yang Efektif bagi Pelaku UMKM di Lembang Angin-Angin Risda Mustakim; M. Ishak Ishak; Tenri Ampareng; Nabila Febriyanti; Nur Aqidah; Erin Savitri Gawing; Erin Savitri Gawing Jaya; Nur Azizah Jaya; Ariani Amri; Ricky Gazali
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM—khususnya ibu-ibu pelaku usaha mikro - dalam memanfaatkan smartphone sebagai strategi pemasaran digital yang lebih efektif di Lembang Angin-Angin, Kabupaten Toraja Utara. Permasalahan awal yang ditemukan meliputi promosi yang masih dominan dari mulut ke mulut, penggunaan WhatsApp pribadi dan Facebook secara terbatas, belum tersedianya katalog produk, kualitas dokumentasi foto/video yang kurang menarik, caption promosi yang belum persuasif, serta pengelolaan respons pelanggan yang belum sistematis. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal dan audit sederhana kanal digital, pelatihan berbasis praktik (hands-on) terkait penguatan identitas usaha, optimalisasi WhatsApp Business (profil, katalog, label pelanggan, balasan cepat), pembuatan konten foto/video menggunakan smartphone, penyusunan caption dengan call-to-action, serta pendampingan (coaching clinic) dan monitoring–evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kesiapan kanal digital UMKM, peningkatan kualitas konten promosi, dan komunikasi pelanggan yang lebih tertata. Peserta mulai lebih rutin melakukan promosi melalui status WhatsApp dan media sosial, serta menunjukkan peningkatan interaksi pelanggan berupa bertambahnya pesan masuk/pertanyaan produk. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktis berbasis smartphone disertai pendampingan efektif sebagai langkah awal memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di Toraja Utara.
Pengembangan dan Implementasi Modul Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kompetensi Komunikatif Siswa SMA Negeri 8 Luwu Kecamatan Bastem Alviani; Ryan Alghazali Pakkaja
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.318

Abstract

Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan bahwa capaian literasi membaca siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata global, yang mencerminkan perlunya inovasi pembelajaran berbasis literasi dan teknologi. Kondisi tersebut semakin kompleks di wilayah geografis terpencil seperti Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, di mana pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris belum optimal. SMA Negeri 8 Luwu menghadapi permasalahan berupa keterbatasan media pembelajaran interaktif, rendahnya literasi digital siswa, serta kurangnya kepercayaan diri dalam kompetensi komunikatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan modul Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif yang adaptif terhadap kondisi infrastruktur lokal serta mampu meningkatkan literasi digital dan kompetensi komunikatif siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan e-module berbasis multimedia (audio, video, kuis interaktif), validasi ahli, pelatihan guru, implementasi pembelajaran selama 4–6 minggu, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor minimal 20% pada ≥80% siswa, peningkatan partisipasi aktif dalam pembelajaran digital, serta kemampuan guru mengoperasikan modul secara mandiri. Luaran program meliputi produk modul digital interaktif, artikel ilmiah pengabdian terindeks SINTA, hak cipta modul, serta video dokumentasi kegiatan. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada sekolah lain di wilayah rural Kabupaten Luwu.
Edukasi Pengelolaan Sampah dan Aksi Bersih Pantai sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Objek Wisata Pantai Lemo, Luwu Timur Ariani Amri; Ahmad Ashari; Nabila Febriyanti; Miftahul Hairia; Fajar Ramadhan
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.343

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir menjadi isu penting yang berdampak pada kualitas lingkungan, keberlanjutan ekosistem laut, serta daya tarik destinasi wisata. Kondisi ini juga terjadi di kawasan objek wisata Pantai Lemo, Kabupaten Luwu Timur, yang masih menghadapi permasalahan akumulasi sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dan pengunjung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi dan aksi nyata di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu edukasi kepedulian lingkungan pesisir, sosialisasi dan demonstrasi pengelolaan sampah, serta aksi partisipatif pembersihan pantai.Kegiatan melibatkan mahasiswa Teknik Elektronika sebagai peserta utama, serta masyarakat setempat, aparat desa, dan relawan sebagai mitra pendukung. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dalam pelaksanaan aksi lapangan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam memilah dan mengelola sampah secara tepat. Aksi bersih pantai yang dilakukan secara bersama-sama menghasilkan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, serta memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta serta masyarakat terhadap kebersihan kawasan pantai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan edukasi dan aksi partisipatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan pesisir. Model kegiatan ini menjadi pendekatan baru yang menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Edukasi dan Aksi Bersih Pantai sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Pemuda terhadap Kebersihan Lingkungan Pesisir di Pantai Labombo Miftahul Hairia; Fretty Sumbung Parerung; Anggel Erpa Erong Pakiding; Islah Audziah Putri Beang
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.345

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir menjadi isu penting yang berdampak pada kerusakan ekosistem, penurunan kualitas lingkungan, serta kesehatan masyarakat. Pantai Labombo di Kota Palopo merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi wisata, namun masih menghadapi permasalahan kebersihan akibat akumulasi sampah. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya pemuda, dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi pemuda terhadap kebersihan lingkungan pesisir melalui edukasi dan aksi bersih pantai. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pemuda setempat sebagai mitra kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir, sosialisasi dampak sampah dan pengelolaan sampah sederhana, serta aksi partisipatif bersih pantai. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, sedangkan aksi bersih pantai dilakukan secara berkelompok untuk meningkatkan keterlibatan peserta secara langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir serta dampak negatif sampah terhadap ekosistem dan kesehatan. Peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan bersih pantai dengan mengumpulkan berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kesadaran lingkungan, keterampilan dalam pengelolaan sampah sederhana, serta terbentuknya sikap peduli lingkungan di kalangan pemuda. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi antara edukasi dan aksi partisipatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan pemuda dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Pendekatan berbasis pengalaman langsung menjadi aspek penting dalam membentuk kesadaran dan perilaku peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Pendampingan Pengolahan Kakao menjadi Produk Cokelat pada Karyawan Magang di PT Chalodo Sibali Resoe Hijrawati; Annisa Sabella
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.357

Abstract

Kegiatan pengolahan kakao menjadi produk cokelat merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kakao serta mendukung pengembangan industri lokal. PT Chalodo Sibali Resoe sebagai industri pengolahan kakao di Kabupaten Luwu Utara melibatkan karyawan magang dalam proses produksi, namun masih terdapat keterbatasan dalam pemahaman alur produksi, pengoperasian mesin, dan penerapan keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan proses produksi cokelat, pengoperasian mesin, serta penguatan mutu dan keselamatan kerja. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung di lingkungan industri yang meliputi tahap persiapan, pendampingan proses produksi kakao menjadi produk cokelat, pendampingan pengoperasian mesin dan peralatan produksi, serta penguatan mutu proses dan keselamatan kerja. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang yang terlibat langsung dalam lini produksi cokelat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan magang terhadap alur produksi cokelat secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk akhir. Karyawan magang juga mengalami peningkatan keterampilan dalam mengoperasikan mesin produksi secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kualitas proses produksi dan keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, kemampuan kerja mandiri, serta terbentuknya sikap kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan pendampingan berbasis praktik langsung ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelatihan teknis dan penguatan keselamatan kerja efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia pada industri pengolahan kakao berbasis masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Teknis Karyawan Magang dalam Servis Otomotif di PT Bosowa Berlian Motor Muhammad Aditia Saputra; Muhammad Rajab
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.358

Abstract

Perkembangan industri otomotif yang semakin pesat menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan profesionalisme kerja yang tinggi, khususnya pada layanan perawatan dan perbaikan kendaraan. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja yang sedang dalam proses pembelajaran masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan praktis dan pemahaman prosedur kerja di bengkel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan magang dalam servis otomotif melalui pendampingan berbasis praktik di lingkungan kerja nyata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif di bengkel. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pendampingan perawatan dan perbaikan sistem rem serta kemudi, pemeliharaan sistem pendingin dan komponen mesin, serta penguatan keterampilan kerja bengkel dan budaya keselamatan kerja. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi dan penilaian kinerja peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karyawan magang yang terlibat dalam kegiatan ini mengalami peningkatan kompetensi pada masing-masing aspek. Pada aspek sistem rem dan kemudi, peserta mampu melakukan penggantian komponen dan pemasangan bagian kendaraan secara lebih tepat dan sesuai prosedur. Pada aspek pemeliharaan mesin dan sistem pendingin, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan servis berkala dan pemeliharaan komponen mesin. Pada aspek keterampilan kerja bengkel, peserta mengalami peningkatan dalam penggunaan alat, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, efisiensi kerja, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik di lingkungan bengkel mampu menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan membentuk sikap profesional karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model pembelajaran yang relevan dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Wiring Panel dan Perawatan Elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi Muhammad Faiz Al-Gifari; Muhammad Luthfi Musrah
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.362

Abstract

Perkembangan industri berbasis teknologi menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Namun, karyawan magang umumnya masih menghadapi keterbatasan dalam memahami sistem kelistrikan industri, khususnya pada aspek pemeliharaan, instalasi, dan pengujian sistem. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam bidang elektrikal di PT Guna Hijau Inovasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja industri yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendampingan preventive maintenance mesin dan peralatan elektrikal, pendampingan pabrikasi, wiring, dan instalasi panel industri, serta penguatan pengujian kelistrikan dan troubleshooting. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan peserta, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan teknis secara intensif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kompetensi pada setiap aspek yang dilaksanakan. Pada aspek preventive maintenance, peserta mampu melakukan pengecekan dan perawatan peralatan secara sistematis serta memahami pentingnya pemeliharaan dalam menjaga keandalan mesin. Pada aspek pabrikasi dan instalasi panel, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam proses wiring, terminasi kabel, dan instalasi sistem kelistrikan dengan tingkat ketelitian yang lebih baik. Pada aspek pengujian dan troubleshooting, peserta mampu melakukan pengujian peralatan, mengidentifikasi kesalahan sistem, serta melakukan perbaikan dengan lebih tepat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam pembentukan sikap kerja profesional, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi teknis di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan industri efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang. Pendekatan ini menjadi salah satu model yang relevan dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Page 1 of 1 | Total Record : 8