cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,833 Documents
PENDAMPINGAN CARA PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK STUNTING DAN GIZI KURANG DI DESA BAUMATA TIMUR Aben B.Y.H. Romana; Fransiskus Salesius Onggang; Florentianus Tat; Yoany Maria V.B.Aty; Trivonia Sri Nurwela
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i7.11923

Abstract

Berdasarkan hasil survey lokasi yang dilakukan pada bulan April 2024 di Desa dan Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa, Puskesmas telah menjalankan pelayanan kesehatan sesuai peraturan dan program yang berlaku, namun beberapa jenis penyakit masih tinggi seperti Penyakit tidak menular (Diabetes mielitus, Hipertensi, Remotoitartritis) dan penyakit menular (ISP, dan DBD ) Gisi kurang 30 balita Gizi buruk 3 balita, serta 2 kasus bayi lahir mati (letak lintang) serta stunting 44 balita. Berdasarkan wawancara dengan ibu saat memberikan makan kepada anaknya di dapatkan hasil anak di biarkan saja apabila tidak mau makan dan hanya mau makan makanan instant seperti mie instant yang langsung di makan tanpa di olah terlebih dahulu. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mendampingi cara pemberian makan pada anak gizi kurang dan stunting di Desa Baumata Timur. Target kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anak balita yang mengalami stunting dan gizi kurang di Desa Baumata Timur. Hasil kegiatan untuk tahap awal adalah berkoordinasi dengan kepala desa pada tanggal 25 Agustus 2025 untuk pelaksanaan kegiatan yang akan di lakukan. Oleh kepala desa tim di arahkan untuk bertemu dengan ketua KPM desa Baumata Timur. Pada tanggal 12 September 2025 pertemuan ke dua, tim berkoordinasi dengan ketua PKM untuk menentukan pelaksanaan kegiatan dan mendapatkan data balita yang menderita gizi kurang dan stunting yang terbaru maka bersama tim pengabdian kepada masyarakat menyusun rencana kegiatan bersama. Jadwal kegiatan di tentukan oleh ketua PKM sehingga tidak bersamaan dengan kegiatan lain dari kementrian yang juga memberikan pendampingan kepada balita. Pelaksanaan kegiatan ketiga di laksanakan pada tanggal 27 September 2025. Kegiatan yang di laksanakan berupa pengukuran antropometri pada balita yang hadir sebanyak 15 orang balita yang meliputi: timbang berat badan, pengukuran tinggi badan dan ukur lingkar lengan. Setelah itu di berikan pendidikan kesehatan oleh tim berupa pentingnya gizi bagi balita terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan, dan media yang di gunakan berupa booklet yang isinya tentang materi yang berkaitan dengan gizi anak dan stunting juga memuat resep tentang cara pembuatan susu kedelai dan cara membuat sup bakso tahu daun kelor. Pada saat tim melakukan demonstrasi pembuatan susu kedelai, tampak ibu-ibu balita sangat antusias memperhatikan jalannya demonstrasi, setelah bahan-bahan semua siap, kemudian susu di masak hingga mendidih, kemudian di sajikan dan di beri minum pada balita gizi kurang dan stunting yang hadir setelah susu dalam keadaan masih hangat. Pelaksanaan kegiatan ke empat di laksanakan pada tanggal 11 Oktober 2025 dengan agenda kegiatan pengukuran antropometri pada balita yang hadir pada pertemuan tersebut, setelah itu tim menyiapkan bahan-bahan untuk demonstrasi pembuatan sup bakso tahu daun kelor. Setelah demonstrasi dan semua bahan yang telah di siapkan di masak dalam bentuk sup matang, kemudian oleh para kader membagikan kepada balita yang hadir untuk di konsumsi bersama-sama dan tim melakukan pendampingan cara pemberian makan yang baik kepada anak. Setelah kegiatan pendampingan selesai, tim kemudian menyerahkan 10% untuk mitra berupa timbangan, mikrotois dan alat pengukuran LILA kepada ketua PKM desa Baumata Timur untuk dapat di gunakan sebagaimana mestinya
TRANSFORMASI MSDM MASYARAKAT PESISIR DALAM MENINGKATKAN EKONOMI BERBASIS POTENSI DAERAH DI DESA BOKORI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Laode Asfahyadin Aliddin; Adnan Hakim; Yusuf Montundu; Muh. Ashadi; Devri Pramesti Sarif
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i7.11924

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pesisir melalui transformasi manajemen berbasis potensi daerah. Desa Bokori memiliki potensi besar di sektor perikanan, pariwisata bahari, dan produk olahan hasil laut yang belum dikelola secara optimal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi potensi lokal, pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM dalam manajemen usaha, pendampingan implementasi usaha berbasis kelompok, serta evaluasi keberlanjutan program. Kegiatan ini dapat memberikan peningkatan pemahaman masyarakat dalam manajemen usaha, munculnya kelompok usaha baru, serta adanya strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Kegiatan ini juga mampu mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat pembangunan desa berbasis potensi daerah secara berkelanjutan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENATA HUNIAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN TB PARU DI KELURAHAN KARUNRUNG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Erlina Y Kongkoli; Sulasmi, Sulasmi; Masdiana, Masdiana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus penderita TB paru di Indonesia semakin hari semaki bertambah Dalam tahun 2022 pertambahan kasus sebanyak 724. 000 kasus dan tahun berikutnya 2023 bertambah menjadi 809.000 kasus ini menunjukkan bahwa banyak faktor penyebab cepatnya penularan terjadi (1) Dan pada tahun 2024 global tb report melapporkan bahwa Indonesia adalah negara kedua dengan kasus tuberculosis tebanyak, dengan jumlah kasus 1060. 000 dengan angka kematian 134.000 (2), Jumlah kasus yang bertambah salah satu oleh karena huniantidak tertata denganbaik, sehinnga penularan cepat sekali terjad. Tujuan dilaksanakannya pengmas ini memberdayakan Masyarakat agar mereka dapat menata hunian agar tidak menjadi faktor risiko menularnya penyakit TB par. Permasalahan yang dihadapi Metode yang digunakan agar Masyarakat berdaya untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dengan memberikan pendidikan Kesehatan bagaimana menata hunian yang sesuai dengan syarat Kesehatan, Hasil yang diperoleh Masyarakat dapat memahami pentingnya menata hunian yang baik untuk memutus mata rantai penularan. Kesimpulan bahwa Masyarakat sebenarnya belum memahami pentingnya menata hunian terutama bagi keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang anggota keluarganya menderita penyakit TB Paru, .

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue