cover
Contact Name
Derel Filandy Kaunang
Contact Email
derelkaunang@unima.ac.id
Phone
+6285256502885
Journal Mail Official
marisekola@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Matematika, FMIPA Universitas Negeri Manado Jl. Kampus Unima Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 27746879     DOI : -
Core Subject : Education,
1) Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 2) Desain Pembelajaran Matematika, 3) Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Matematika, 4). Media Pembelajaran Matematika, 5) Evaluasi Pembelajaran Matematika, 6) Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika, 7) Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran Matematika, 8) Penelitian Tindakan Kelas
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1: April 2024" : 24 Documents clear
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Siswa dalam Pemecahan Masalah pada Materi Kubus dan Balok Aruro, Kristi; Sulangi, Victor R.; Sambuaga, Oltje T.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.3032

Abstract

Inspirasi dari tinjauan ini adalah untuk memutuskan pengaruh model PBL terhadap kemampuan siswa dalam menjawab soal bentuk dan persegi untuk Kelas VIII di SMP Negeri 4 Essang Sambuara tahun pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Pengumpulan Rencana Pengendalian Biasa”, dan eksplorasi ini adalah eksplorasi kuantitatif. Variabel perlakuan dalam tinjauan ini menggunakan model PBL, sedangkan variabel respon adalah kemampuan siswa dalam mengerjakan soal kelas VIII. Sistem yang digunakan untuk pengumpulan data ini dilengkapi dengan tiga strategi yaitu pengumpulan khusus, uji dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian benar-benar dilihat dengan menggunakan metode penilaian parametrik. Mengingat data tes menggunakan kelas Pre-test dan Post-test Examination, kelas Investigasi dan Kontrol biasanya tersebar dan homogen. Dengan adanya estimasi uji-t dengan taraf signifikansi 5% maka diasumsikan thitung = 6,043 sedangkan ttabel = 2,013 dengan dasar bahwa thitung = 6,043 > ttabel = 2,013 menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan model PBL lebih tinggi dari pemanfaatan model saat ini. Hal ini terlihat dari hasil eksperimen yang menunjukkan bahwa kelas eksploratori mendapat nilai kontras pretest dan post-preliminary normal sebesar 27,25 dan kelas kontrol memiliki perbedaan pretest dan posttrial tipikal sebesar 23,21. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa model PBL berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam mengerjakan soal materi bangun ruang dan bujur sangkar di Kelas VIII SMP Negeri 4 Essang Sambuara.
Penerapan Model Problem-Based Learning dalam Pembelajaran Aritmatika Sosial Kelas VII SMPN 3 Tomohon Parengkuan, Frisky; Manurung, Ontang; Monoarfa, Jorry F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.4117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil rata-rata belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Learning dan model Pembelajaran Langsung pada materi Aritmatika Sosial. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari satu kelas eksperimen yaitu kelas VII.2 (model pembelajaran Problem-Based Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VII.4 (model Pembelajaran Langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes setelah diberikan perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil x̅1 = 84,55 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil x̅2 = 72,58. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukan nilai thitung = 2,935 > ttabel = 1,688 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning masih lebih baik dibandingkan dengan model Pembelajaran Langsung dalam penerapan pada materi Aritmatika Sosial di SMP Negeri 3 Tomohon.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Aritmatika Sosial di SMP Kristen Tomohon Sundah, Andrew G.; Mangobi, James U.L.; Sulistyaningsih, Murni
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2219

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan beberapa prosedur analisis kesalahan. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa yang berada di kelas VII SMP Kristen Tomohon yang termasuk dalam siswa bekemampuan tinggi, sedang dan rendah. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa kesalahan yang sering dilakukan oleh siswa adalah kesalahan menuliskan informasi yang ada di dalam soal dan kesalahan menuliskan kesimpulan atau hasil akhir. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa siswa yang memiliki kemampuan tinggi sekalipun melakukan kesalahan yang sama dengan siswa yang memiliki kemampuan sedang dan rendah. Adapun penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada umumnya dikarenakan siswa kurang memahami materi program linear yang diberikan sebelumnya dan tidak memahami soal yang diberikan dengan baik dan tidak teliti dalam menyelesaikan soal.
Pengaruh Model PBL Melalui Pembelajaran Daring terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Keliling dan Luas Segiempat Hengkeng, Melisa; Pesik, Anekke; Tilaar, Anetha L.F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2220

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) melalui pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa materi Keliling dan Luas Segiempat. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL). Desain penelitian yang digunakan adalah: Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Tondano sedangkan sampel yang di ambil dalam penelitian ini yaitu kelas VII A dengan jumlah 16 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 16 orang. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan kelas eksperimen rata-rata skor pretest adalah 64,56 dan skor rata-rata posttest adalah 85,93 sedangkan untuk kelas kontrol rata-rata pretest 60,31 dan skor rata-rata posttest adalah 81,06. Hal ini memperlihatkan bahwa selisih peningkatan skor pretest dan skor posttest pada kelas eksperimen lebih besar dari selisih peningkatan skor pretest dan skor posttest pada kelas kontrol. Hasil penelitian  dianalisis menggunakan statistik uji-T pada taraf signifikan 0,05 yaitu  sehingga  ditolak dan  diterima. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model STAD Berbantuan Software Algebrator dalam Pembelajaran Materi Persamaan Garis Lurus di SMP Negeri 3 Tondano Tammu, Thomas; Regar, Vivian E.; Maukar, Marvel G.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan aplikasi algebrator dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD tanpa menggunakan aplikasi algebrator pada materi persamaan garis lurus di kelas VIII SMP Negeri 3 Tondano. Metode penelitian ini adalah tergolong metode eksperimen semu. Subjek dalam penelitian ini dipilih 2 kelas secara acak dari kelas VIII B yang berjumlah  25 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C yang berjumlah 25 orang siswa sebagai kelas kontrol. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data hasil belajar siswa (selisih posttest-pretest). Hasil analisis data menggunakan uji - t dengan taraf signifikan 0,05, diperoleh bahwa  = 4,929 dan    = 1,678. Hal ini menunjukkan bahwa  >  sehingga tolak  dan terima  yaitu , yang artinya bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan software Algebrator lebih unggul dari pada hasil belajar siswa yang di ajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD tanpa berbantuan software Algebrator dalam materi persamaan garis lurus SMP Negeri 3 Tondano.
Pembelajaran Matematika Masa Pandemi Covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada Tahun Ajaran 2020/2021 Ratu Wangi; Sulangi, Victor R.; Pesik, Anekke
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (a) Mengetahui bagaimana proses belajar matematika selama  pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021, (b) Mengetahui kemudahan dalam pembelajaran matematika di masa pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021,  (c) Mengetahui hambatan dalam belajar matematika selama pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menggambarkan bahwa proses belajar matematika selama pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021 terlaksana dengan melakukan pembelajaran matematika daring. Kemudahan yang diperoleh selama pembelajaran matematika dimasa pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021 adalah guru dan siswa memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru dalam menggunakan alat-alat elektronik dan juga dalam mengoprasikan suatu aplikasi media sosial. kendala yang dialami dalam belajar matematika selama pandemi covid-19 di SMP Tunas Harapan Burana pada tahun ajaran 2020/2021 diantaranya kondisi jaringan yang ada di daerah tersebut tidak stabil, kondisi ekonomi siswa yang rendah sehingga siswa terkadang kesulitan dalam membeli kuota internet, sulit memahami materi matematika jika hanya melihat video pembelajaran saja, guru harus lebih teliti dan fokus dalam menilai siswa dan masih banyak siswa yang belum memiliki HP.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Matematika Pokok Bahasan Operasi Bentuk Aljabar Kelas VII Sinaga, Sara N.; Pitoy, Cori; Pulukadang, Rosiah J.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosa kesalahan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tondano dalam menyelesaikan soal-soal matematika pokok bahasan operasi bentuk aljabar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 soal yang dikatakan dapat dijawab benar oleh siswa yaitu pada soal nomor 1,2, dan 3, soal yang dikatakan tidak dapat dijawab oleh siswa yaitu dari soal nomor 5 sampai nomor 10 serta pada soal nomor 4 terjadi banyak kesalahan. Dari keempat jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal operasi bentuk aljabar, kesalahan yang paling sering terjadi yaitu kesalahan fakta dengan persentase untuk tingkat kesulitan rendah 75%, sedang 75,64%, tinggi 77,63%,  disusul oleh kesalahan konsep dengan persentase untuk tingkat kesulitan rendah 40%, sedang 65,38%, tinggi 65,79%, setelah itu kesalahan prinsip dengan persentase untuk tingkat kesulitan rendah 5%, sedang 37,18%, tinggi 6,58%, sedangkan kesalahan terendah yang dialami siswa yaitu kesalahan operasi dengan persentase untuk tingkat kesulitan rendah 0%, sedang 23,08%, tinggi 1,32%. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu jenis kesalahan fakta dan konsep merupakan jenis kesalahan yang paling sering terjadi, untuk itu siswa masih perlu banyak berlatih soal mengenai materi operasi bentuk aljabar yang berkaitan dengan jenis kesalahan tersebut agar dapat membantu memperbaiki kesalahan yang telah terjadi.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Aritmatika Sosial di SMP Negeri 1 Tompaso Gunawan, Shintia D.; Tilaar, Anetha L.F.; Mangobi, James U.L.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2494

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk soal cerita pada materi Aritmatika Sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dalam bentuk soal cerita dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tompaso dengan subjek penelitian siswa kelas VII yang berjumlah 14 siswa. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 17 bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Aritmatika Sosial. Kesalahan tersebut meliputi 8 bentuk kesalahan tahap memahami soal yaitu, tidak menuliskan informasi yang diketahui, tidak menuliskan informasi yang ditanya, tidak lengkap menuliskan informasi yang diketahui, tidak lengkap menuliskan informasi yang ditanya, salah dalam menuliskan informasi yang diketahui, salah dalam menuliskan informasi yang di tanya, tidak meringkas informasi yang diketahui, tidak meringkap informasi yang di tanya, 3 bentuk kesalahan tahap pemodelan matematik yaitu, tidak menuliskan model matematik, tidak lengkap menuliskan model matematik,  salah menuliskan model matematik, 3 bentuk kesalahan tahap penyelesaian model matematik yaitu, menggunakan cara yang salah, memperoleh hasil yang salah, tidak selesai mengerjakan dan 3 bentuk kesalahan tahap menarik kesimpulan yaitu, salah dalam menarik kesimpulan, tidak membuat kesimpulan, dan tidak selesai membuat kesimpulan.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis RME pada Materi Fungsi Kelas VIII di SMP Negeri 3 Tondano Bulegalangi, Silfia V.; Regar, Vivian E.; Kaunang, Derel F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2514

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis RME pada materi fungsi yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tondano pada kelas VIII sebagai subjek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Development Research) yang terdiri dari tahap Preliminary (analisis) dan prototyping stage (desain dan evaluasi formatif). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis. Kevalidan LKPD dilihat dari hasil validasi ahli yang menunjukkan bahwa LKPD berbasis RME pada materi fungsi kelas VIII memenuhi kriteria valid dengan rata- rata penilaian 56 dan berada pada kategori baik. Sedangkan, kepraktisan LKPD dilihat dari presentase rata-rata respon pendidik (Guru) dan peserta didik.  Hasil uji kepraktisan ini menunjukkan bahwa LKPD memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata presentase 90,90% untuk respon pendidik dan 82% untuk respon peserta didik. Berdasarkan hasil rata-rata uji validasi dan rata – rata presentase respon pendidik (guru) dan peserta didik, LKPD berbasis RME ini telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Lendehiang, Jenny; Kumesan, Selfie L.; Regar, Vivian E.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.2609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa, setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variable (SPLDV). Penelitian dilaksanakan dii kelas VIII SMP Negerii 1 Nusa Tabukan, pada semester ganjili tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini adalah eksperimen semu yang menggunakan rancangan penelitian One–Shot Case Study (studi kasus satu tembakan) atau desain satu kelompok. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 15 siswa. Instrumen dalam penelitian menggunakan tes uraian sebagai posttest. Pengumpulan data diambil dari nilai posttest sesudah kegiatan pembelajaran dengan model TAI. Analisis data menggunakan statistik uji parametrik, yakni uji t satu kelompok. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,197272 dan ttabel = 2,1315. Artinya, thitung>ttabel, maka, H0 ditolak, H1 diterima. Dengan demikian, disimpulkan hasil belajar matematika pada materi SPLDV, dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih dari, nilai KKM yang ditetapkan sekolah, yaitu 75.

Page 2 of 3 | Total Record : 24