cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
STUDI NILAI TAMBAH PENGOLAHAN BANDENG DI KECAMATAN PALIBELO KABUPATEN BIMA Imam Afandy; Bambang Dipokusumo; Dwi Praptomo Sudjatmiko
JURNAL AGRIMANSION Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v21i3.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui proses pengolahan bandeng menjadi bandeng presto, (2) Menganalisis nilai tambah yang dihasilkan dari olahan ikan bandeng menjadi bandeng presto, dan (3) Mengetahui kendala usaha rumah tangga pada usaha pengolahan bandeng presto di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Proses pengolahan pada usaha bandeng presto terdiri dari 6 (enam) tahap yaitu pembersihan bahan baku, pembuatan bumbu, pelumuran bumbu, memasak bandeng, pendinginan, dan pengemasan. (2) Nilai tambah untuk bandeng presto adalah Rp 21.219/kg bahan baku dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.535.424 per daur usaha produksi, Rasio nilai tambah bandeng presto yaitu 42,44% artinya setiap Rp 100,- nilai produksi akan menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 42,44 dan (3) Kendala-kendala yang dihadapi nelayan dalam usaha pengolahan bandeng yaitu kendala bahan baku, pemasaran, dan modal.
PARTISIPASI ISTRI NELAYAN PADA KEGIATAN EKONOMI PRODUKTIF DI KECAMATAN AMPENAN Camila Camila; Anwar Anwar; Sri Supartiningsih
JURNAL AGRIMANSION Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v21i3.431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengindentifikasi jenis kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh istri nelayan, mengetahui partisipasi istri nelayan pada kegiatan ekonomi, dan menganalisis kontribusi pendapatan istri nelayan terhadap pendapatan rumahtangga nelayan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik survei dengan unit analisis rumahtangga nelayan di pesisir Pantai Ampenan. Penentuan daerah sampel dengan tehnik purposive sampling yaitu Kelurahan Bintaro, yang meliputi Lingkungan Bugis, Pondok Perasi dan Bintaro. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Biaya dan Pendapatan, Partisipasi dan Kontribusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: jenis kegiatan ekonomi produktif yang dilakukan istri nelayan meliputi: pedagang ikan, sembako, serabi, nasi, jajan dan pedagang sayur; buruh cuci, buruh pindang, pembantu rumahtangga, pengasuh anak, penjaga toko, dan karyawan loundry. Istri nelayan memanfaatkan peluang bekerja pada kegiatan ekonomi produktif dengan rata-rata partisipasi 261,31 HKO (71,59%) per tahun. Rata-rata pendapatan rumahtangga nelayan sebesar Rp 162.657.038 per tahun dengan rata-rata kontribusi pendapatan perempuan sebesar 6,72% dari total pendapatan rumahtangga.Disarankan untuk meningkatkan pendapatan istri nelayan khususnya di Kecamatan Ampenan kepada pemerintah melalui satuan kerja terkait sehingga dapat meningkatkan partisipasi istri nelayan pada berbagai kegiatan ekonomi produktif.
PERAMALAN PENJUALAN MINUMAN LOVE JUICE PRODUK PT. KALBE FARMA TBK. DI KOTA MATARAM Olivia Benedicta Karuna W; FX. Edy Fernandez; Taslim Sjah
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i1.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis perkembangan penjualan minuman Love Juice yang dipasarkan oleh PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram, (2) menganalisis metode peramalan yang tepat untuk meramalkan penjualan minuman Love Juice pada PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram, (3) Meramalkan penjualan minuman Love Juice tahun 2019 pada PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Kalbe Farma Tbk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan unit analisis berupa produk minuman Love Juice oleh PT. Kalbe Farma Tbk. Cabang Kota Mataram dengan empat varian rasa, yaitu jambu biji, delima, jeruk, dan mangga. Penentuan daerah sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dengan objek penelitian di PT. Kalbe Farma Tbk. Cabang Kota Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan data kuantitatif, dengan sumber data yaitu data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penjualan minuman Love Juice selama 5 tahun terakhir bersifat fluktuatif; (2) Metode peramalan yang tepat digunakan untuk meramalkan penjualan minuman Love Juice adalah metode Trend Least Square; (3) Peramalan penjualan minuman Love Juice rata-rata perbulan yaitu rasa jambu biji sebanyak 4.205.645 botol, rasa delima sebanyak 3.784.224 botol, rasa jeruk sebanyak 2.345.674 botol, dan rasa mangga sebanyak 6.667.340 botol.
KAJIAN KETAHANAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI PASCA GEMPA BUMI DI KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Siti Nurjannah; Syarifuddin Syarifuddin
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i1.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ketahanan pangan rumahtangga petani terdampak gempa bumi. Penelitian ini juga mengamati strategi adaptasi rumahtangga petani dalam mengatasi situasi kerawanan pangan yang dialaminya. Akhir dari tujuan kajian ini adalah adanya rekomendasi pola intervensi yang perlu dilakukan oleh stakeholder agar tercapai ketahanan pangan rumahtangga petani. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara di 3 (tiga) desa yang terparah akibat gempa bumi dengan menggunakan metode riset eksploratif. Data dikumpulkan melalui metode survei (indepth interview, observasi dan FGD). Untuk menjawab tujuan penelitian dilakukan analisis persamaan Ketahanan Pangan (KP), Angka Kecukupan Energi (AKE), dan Pangsa Pengeluaran Pangan (PPP) serta analisis tabel untuk menunjukkan keragaan ketahanan pangan. Untuk menentukan faktor-faktor determinan yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga digunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan distribusi rumah tangga petani menurut AKE sebagian besar tidak tahan pangan (51,43%) tetapi reratanya sudah tahan pangan (75,77% dari NKE), berarti terdapat disparitas kecukupan energi antar rumah tangga petani yang cukup tinggi. Berdasarkan analisis Pangsa Pengeluaran Pangan (PPP) teridentifikasi sebanyak 62,86 persen rumahtangga petani tergolong tidak tahan pangan dengan distribusi pada kriteria rumahtangga (rawan pangan sebesar 34,29 persen; kurang pangan sebesar 17,14 persen dan 11,43 persen tergolong rentan pangan), sedangkan rumahtangga tahan pangan sebesar 37,14 persen. Status gizi balita sebagian besar tergolong gizi baik yakni sebesar 70,83 persen, balita dengan status gizi kurang sebanyak 20,83% dan balita dengan status gizi lebih sebanyak 8,33%. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa faktor determinan yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan rumahtangga petani adalah: pengetahuan pangan dan gizi, ketersediaan pangan, dan pengeluaran pangan. Direkomendasikan bahwa diperlukan: a) Proses edukasi tentang pola konsumsi pangan yang beragam dan berkualitas (gizi seimbang), b) Perlu dilakukan diversifikasi sumber penghidupan untuk mencukupi kebutuhan pangan dan non pangan dengan mengembangkan potensi sumberdaya alam seperti memaksimalkan pemanfaatan sumber air untuk mendukung kegiatan pertanian lahan kering, c) Melibatkan masyarakat khususnya petani dalam pelaksanaan proyek padat karya maupun pembangunan kembali sarana dan prasarana yang rusak akibat gempa bumi, d) Menumbuhkan wira usaha baru dikalangan pemuda berdasarkan pada potensi usaha yang bisa dikembangkan berdasarkan pada kearifan lokal.
ANALISIS MARJIN PEMASARAN AGROINDUSTRI BERAS DI KOTA MATARAM Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i1.507

Abstract

Kota Mataram sebagai ibukota provinsi sekaligus pusat ekonomi, budaya dan jasa memiliki tingkat konsumsi akan bahan pangan terutama beras sangat tinggi. Hal ini karena kepadatan penduduk di Kota Mataram yang tinggi. Di Kota Mataram, aliran produksi beras mulai dari produsen hingga sampai ke konsumen membentuk saluran pemasaran. Dengan membuat pemetaan saluran beras yang terdapat di Kota Mataram dapat diketahui hubungan antara masing-masing lembaga pemasaran yang terlibat dan margin pemasaran yang tercipta. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis margin dan efisiensi pemasaran yang diperoleh oleh setiap lembaga pemasaran dalam agroindustri beras di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik survei dengan mewawancarai responden yang terdiri petani (pedagang gabah), pedagang di tingkat penggilingan (Rice Milling Unit), pedagang besar, dan pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin dan keuntungan pemasaran yang terbesar dari proses distribusi beras, terdapat pada pedagang di tingkat penggilingan, sedangkan yang terkecil terdapat pada pedagang pengecer, serta proses jalur distribusi atau saluran pemasaran beras di Kota Maram telah efisien.
ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI, KONSUMSI DAN HARGA JAGUNG DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Moh. Iqbal Al-Qarazi; Sukardi Sukardi; Anwar Anwar
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i1.508

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) Memproyeksi jumlah produksi Jagung di Nusa Tenggara Barat tahun 2020-2025, (2) Memproyeksi jumlah konsumsi Jagung di Nusa Tenggara Barat tahun 2020-2025, (3) Memproyeksi harga Jagung di Nusa Tenggara Barat tahun 2020-2025. Penelitian ini menggunakan metode data runtut waktu (time series) dengan unit analisis yang digunakan adalah produksi jagung, konsumsi jagung, dan harga jagung di Provinsi NTB. Jenis data yang digunakan adalah jenis data sekunder dengan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan beberapa analisis data diantaranya adalah metode double moving average, double exponential smothing, tren linier, tren kuadratik dan ARIMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah produksi jagung di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2020 - 2025 secara berturut-turut sebanyak 2.902.254,90 ton, 3.264.611,35 ton, 3.626.967,81 ton, 3.989.324,27 ton, 4.351.680,73 ton dan 4.714.037,19 ton. (2) jumlah konsumsi jagung di Provinsi Nusa Tenggara barat pada tahun 2020 - 2025 secara berturut-turut sebanyak 7.447,89 ton, 7.744,33 ton, 8.040,78 ton, 8.337,22 ton, 8.633,67 ton dan 8.930,11 ton. (3) harga jagung di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2020 - 2025 rata-rata secara berturut-turut sebesar Rp. 5.451, Rp. 5.581, Rp. 5.712, Rp. 5.843, Rp. 5.974 dan Rp. 6.105.
ANALISIS KESESUAIAN KUALITAS TAHU YANG DIMINTA DAN KUALITAS TAHU YANG DITAWARKAN DI KOTA MATARAM Ni Ketut Sri Pujasai; Taslim Sjah; Halil Halil
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i1.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis kualitas tahu yang diminta oleh konsumen di Kota Mataram; (2) menganalisis kualitas tahu yang ditawarkan oleh produsen di Kota Mataram; dan (3) menganalisis kesesuaian kualitas tahu yang diminta oleh konsumen dan kualitas tahu yang ditawarkan oleh produsen di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik survei dan dilengkapi pengumpulan data sekunder. Unit analisis dalam penelitian ini adalah konsumen dan produsen tahu di Kota Mataram. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Mataram. Dari 6 kecamatan di Kota Mataram ditetapkan 4 kecamatan sebagai daerah sampel penelitian konsumen yaitu Kecamatan Mataram, Sekarbela, Sandubaya dan Kecamatan Cakranegara dan 2 kecamatan sebagai daerah sampel penelitian produsen yaitu Kecamatan Sandubaya dan Kecamatan Sekarbela secara purposive sampling atas pertimbangan bahwa kecamatan tersebut memiliki jumlah konsumsi dan produksi tahu terbanyak dari 6 kecamatan lainnya. Jumlah responden konsumen ditentukkan secara “quota sampling” yakni 30 konsumen. Untuk menentukan responden konsumen di keempat kecamatan tersebut menggunakan teknik “accidental sampling”. Jumlah sampel produsen tahu diambil secara “quota sampling” yakni 30 produsen. Selanjutnya jumlah responden produsen di masing-masing kecamatan dilakukan secara “quota sampling” (50% produsen di Desa Abiantubuh dan 50% produsen di Desa Kekalik Jaya). Untuk menentukan responden produsen di kedua kecamatan tersebut menggunakan teknik “accidental sampling”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Konsumen tahu di Kota Mataram meminta (mengkonsumsi) tahu dengan kualitas cukup empuk, berwarna cukup putih, dan sangat segar; (2) Produsen tahu di Kota Mataram menawarkan (memproduksi) tahu dengan kualitas cukup empuk, berwarna putih, dan sangat segar; (3) Terdapat kesesuaian antara tingkat keempukan, warna dan kesegaran tahu yang diminta oleh konsumen dan tahu yang ditawarkan oleh produsen di Kota Mataram.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA KERUJUK BERBASIS MASYARAKAT DI DESA MENGGALA KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Amalia Khairunnisa; Lalu Wirasapta Karyadi; Rosiady Husaenie Sayuti
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i2.510

Abstract

This study aims to: (1) analyze the level of community participation in the development of ecotourism referrals; (2) analyze what factors are related to the level of community participation in the development of referred ecotourism; (3) analyze what strategies can be applied to increase community participation in the development of ecotourism referrals. The research method used in this research is descriptive method. The research was conducted in Kerujuk Hamlet, Mengala Village which was selected by purposive sampling with the consideration that the hamlet has an ecotourism program that involves the community. The determination of the number of respondents was determined by proportionate stratified random sampling using the Slovin formula and the number of respondents was determined to be 43 respondents. The collected data was then analyzed using a scoring system, Spearman rank correlation test analysis and SWOT analysis. The results showed that the level of community participation was included in the low category because community involvement was still lacking in all stages of activities carried out in an effort to develop ecotourism referrals. Factors related to the level of community participation are non-formal education (skills), income, length of stay and age. The strategy that can be applied in an effort to increase community participation is the WO strategy or weakness-opportunity, where cooperative efforts with the government or educational institutions are carried out to improve the quality of human resources to be more independent in managing creative and innovative referral ecotourism.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KOPI TELAPEN PADA ERA NEW NORMAL DI BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nurul Aini; Syarif Husni; Muhamad Siddik
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i2.559

Abstract

This study aims to identify general characteristics, analyze consumer behavior, analyze consumer attitudes, analyze the purchase decision process. telapen coffee in the new normal era in North Batukliang District, Central Lombok Regency. This research uses a descriptive method. Determination of the research location is determined by purposive sampling technique. Determination of the number of consumer samples is determined by the Quota sampling technique of 30 respondents. The analytical tools used in this study are fishbein multi-attribute analysis and subjective normative analysis to measure consumer behavior and attitudes. Descriptive analysis to measure the characteristics and purchasing decision process of telapen coffee consumers. The results of this study indicate that telapen coffee consumers have the possibility to buy back telapen coffee products and have a favorable attitude towards telapen coffee products and feel satisfied with telapen coffee products. Based on the results of these studies should KVWT Kaki Rinjani should be. lower prices to increase coffee demand. telapen. must be able to maintain the attributes that can attract new customers and retain old customers.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BUAH MELON DI KOTA MATARAM Lilianti Puspita Sari; Wuryantoro Wuryantoro; Taslim Sjah
JURNAL AGRIMANSION Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v22i2.620

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis jumlah permintaan buah melon, faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan buah melon di Kota Mataram dan elastisitas permintaan buah melon akibat adanya perubahan harga dan pendapatan. Penelitian ini dilaksanakan secara purposive sampling yaitu di Pasar Mandalika dan Arena Buah Cakranegara. Penentuan responden dibagi menjadi 2 kategori yaitu pedagang buah melon dan konsumen buah melon, untuk pedagang buah melon ditetapkan seluruh pedagang buah melon, sedangkan untuk konsumen buah melon ditentukan secara quota sampling yaitu berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Jumlah permintaan buah melon per rumah tangga di Kota Mataram pada bulan Februari adalah rata-rata sebesar 64,75 kg. 2) Faktor yang berpengaruh terhadap jumlah permintaan buah melon di Kota Mataram yaitu harga buah melon. 3) Elastisitas harga terhadap permintaan buah melon di Kota Mataram sebesar 1,295 (Eh>1) (elastis) dan menyebabkan kenaikan permintaan terhadap buah melon sebesar 1,295% bila harga turun 1%, sedangkan elastisitas pendapatannya sebesar 0,343 (Ep<1) (inelastis) dan menyebabkan kenaikan permintaan buah melon sebesar 0,343% bila pendapatan naik 1%.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue