cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 498 Documents
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK PANGAN LOKAL SAGU DI KOTA AMBON Keysya Gloria Aijal
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2009

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan digital marketing dan knowledge management terhadap peningkatan penjualan produk pangan lokal sagu di Kota Ambon. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya efektivitas penggunaan media digital serta belum optimalnya pengelolaan pengetahuan dalam UMKM pengolahan sagu, sehingga penjualan belum berkembang sesuai potensi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta regresi sederhana untuk menguji pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh negatif terhadap penjualan. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan platform digital oleh UMKM belum dilakukan secara optimal sehingga tidak memberikan dampak positif terhadap transaksi. Sebaliknya, knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan melalui peningkatan kualitas produksi, inovasi, dan efektivitas operasional. Uji simultan menunjukkan kedua variabel bersama-sama memberikan pengaruh terhadap penjualan meskipun kontribusi terbesar berasal dari knowledge management. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas digital sekaligus penguatan sistem pengelolaan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan usaha sagu di Kota Ambon.
FARMER PERSPECTIVES ON RICE-FISH FARMING INNOVATION AND RISK IN SUNGAI REBO VILLAGE, BANYUASIN REGENCY Dewi Safitri; Dessy Adriani; Yulian Junaidi
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2032

Abstract

Rice-fish farming (Mina Padi) has been promoted as an integrated agribusiness strategy in tidal lowland areas. This study analyzed farmer characteristics, perceived innovation attributes, farming risks, and organizational experience in Sungai Rebo Village, Banyuasin Regency. A descriptive quantitative approach was applied using survey data from 100 rice farmers, analyzed through a Likert-scale index and boxplot visualization. Compatibility (mean = 3.86), trialability (3.82), and observability (3.87) cluster at higher Likert values, while relative advantage is perceived as moderate (3.69). Complexity displays the widest dispersion and the lowest mean score (3.18), indicating heterogeneous technical understanding among farmers. Perceived farming risks are dominated by economic and biological factors, particularly price fluctuation (3.94), low productivity (3.85), and pest and disease attacks (3.74). In contrast, flooding and dyke construction costs are consistently rated as very low risk (mean = 1.00). Organizational experience is generally moderate to high, with organizational status recording the highest mean (4.17), whereas information and technology utilization show greater variability (3.49 and 3.44). These findings indicate that farmers’ evaluations of rice–fish farming are primarily influenced by perceived manageability, economic uncertainty, and organizational capacity rather than environmental constraints alone.
ANALISIS NILAI TAMBAH GREEN BEAN KOPI ARABIKA (STUDI KASUS: PETANI KOPI ARABIKA DI KECAMATAN NAMAN TERAN) Bagus Arif Prabowo; Zulkarnain Lubis; Syahbudin Hasibuan
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah kopi gabah menjadi kopi dalam bentuk green bean. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gung Pinto dan Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 petani green bean dan 69 orang petani gabah. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis nilai tambah menggunakan pendekatan metode analisis Hayami dengan tujuan untuk menganalisis nilai tambah pengolahan kopi gabah menjadi green bean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih menjual kopi dalam bentuk gabah, dengan pengolahan green bean yang masih sangat terbatas. Hasil analisis menunjukkan nilai output olahan yang dihasilkan sebesar Rp 70.909/kg, nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kopi menjadi green bean sebesar Rp 16.962,09/kg dengan rasio 24%, yang menunjukkan adanya peningkatan nilai ekonomi pengolahan kopi gabah menjadi kopi green bean.
MODEL PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BERINGIN KABUPATEN DELI SERDANG Sherly Amanda; Yusniar Lubis; Endang Sari Simanullang
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model peningkatan pendapatan petani padi sawah melalui peran kompetensi dan kegiatan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dengan pengetahuan usahatani sebagai variabel intervening. Permasalahan utama penelitian adalah belum optimalnya pendapatan petani meskipun telah memperoleh pendampingan penyuluhan. Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang menggunakan metode analisis Structural Equation Modelling Partial Least Square (SEM-PLS). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 85 petani padi sawah di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi penyuluh dan kegiatan penyuluh berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan usahatani. Secara tidak langsung, kompetensi dan kegiatan penyuluh memengaruhi pendapatan melalui pengetahuan petani sebagai variabel intervening. Model peningkatan pendapatan petani padi sawah menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan intensitas kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan kesejahteraan petani padi sawah.
PENGARUH DUKUNGAN PENYULUHAN DAN KAPASITAS PETANI TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI ORGANIK Rahmania Nur Agustini; Ramdan Ramdan; Dina Agustina; Mega Susanti; Dadun Abdul Mugis
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2057

Abstract

Pengembangan padi organik memerlukan dukungan penyuluhan yang intensif guna meningkatkan kapasitas petani yang pada akhirnya dapat mendorong keberlanjutan usahatani. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari dukungan dukungan penyuluhan dan kapasitas petani terhadap keberlanjutan usahatani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung dengan alat analisis SEM-PLS. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh terhadap 47 petani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan dan kapasitas petani. Lalu, keberlanjutan usahatani juga dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan melalui kapasitas petani sebagai variabel mediasi. Hasil temuan ini memberikan indikasi bahwa dukungan penyuluhan perlu terus ditingkatkan dengan menjaga intensitas pendampingan guna mendorong kapasitas petani yang lebih optimal dalam upaya menciptakan usahatani secara berkelanjutan. Kata Kunci: Keberlanjutan Pertanian, Ramah Lingkungan, Padi, Penyuluhan, Pertanian Organik.
PARADOKS EKSPANSI JAGUNG DAN DEGRADASI LINGKUNGAN: KRISIS STRUKTURAL PERTANIAN DAN TANTANGAN TRANSFORMASI BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUMBAWA Ivan Indrajaya; Dahlanuddin Dahlanuddin
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2085

Abstract

Ekspansi komoditas jagung di Kabupaten Sumbawa dalam satu dekade terakhir mendorong peningkatan produksi yang signifikan, namun secara simultan memicu degradasi lahan yang kritis. Lebih dari 74% wilayah kabupaten berada dalam kategori cukup kritis hingga sangat kritis, mengindikasikan bahwa sistem produksi yang berjalan telah melampaui kapasitas daya dukung ekologis. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis karakteristik agroekologi dan dinamika sistem pertanian di Kabupaten Sumbawa; (2) mengkaji hubungan kausal antara ekspansi jagung dan degradasi lingkungan melalui pendekatan systems thinking; (3) mengembangkan model pertanian terpadu berbasis spesifik lokasi; dan (4) menilai potensi keberlanjutan model dari dimensi ekologis, ekonomi, dan sosial. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis yang diperkaya kerangka analisis sistem, mencakup Causal Loop Diagram (CLD), analisis kebijakan multisektoral, dan pengembangan model konseptual berbasis data sekunder dari BPS, KLHK, BNPB, dan literatur ilmiah terindeks Scopus/Web of Science. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ekspansi jagung membentuk dua reinforcing loop yang saling memperkuat degradasi lingkungan: (1) loop ekspansi produksi dan (2) loop risiko bencana hidrologi. Model pertanian terpadu yang dikembangkan mengintegrasikan agroforestri, sistem tanaman-ternak, konservasi tanah dan air, serta diversifikasi usaha tani sebagai mekanisme untuk memutus siklus degradasi. Evaluasi tiga dimensi keberlanjutan menunjukkan potensi positif yang signifikan, dengan prasyarat utama berupa dukungan kelembagaan lintas sektor dan program adopsi petani yang terstruktur.
MODEL KEBERLANJUTAN SISTEM SOSIAL-EKOLOGI DAN AKUAKULTUR CERDAS IKLIM BERBASIS SILVOFISHERY PADA LANSKAP HUTAN MANGROVE NANGA SIRA, KABUPATEN SUMBAWA Erma Hadi Suryani; Dahlanuddin Dahlanuddin
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2087

Abstract

Abstrak Integrasi pelestarian mangrove dan budidaya akuakultur (silvofishery) di kawasan pesisir Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa, menghadapi tantangan transisi teknologi dan sinkronisasi kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran institusi tingkat desa (BUMDes dan POKDARWIS) dalam adopsi Climate-Smart Aquaculture (CSA) melalui kerangka Social-Ecological System (SES) Ostrom, mengukur dampak teknologi bertenaga surya dan pendederan benur, memetakan kendala teknis, ekonomi, dan sosial, serta merumuskan rekomendasi lintas pemangku kepentingan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-sintesis melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap publikasi terkini dan dokumen kebijakan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keselarasan aktor lokal dalam kerangka SES merupakan prasyarat keberhasilan transfer teknologi CSA yang berujung pada resolusi triple win, yaitu peningkatan produktivitas tambak (berdasarkan data sekunder kawasan) dari 0,4 ton menjadi 1 ton per hektar, dekarbonisasi operasional melalui energi surya, pelestarian ekosistem pesisir, dan revitalisasi kearifan lokal (Basiru dan Lar). Kendala literasi tata kelola, tingginya biaya infrastruktur silvofishery, dan konflik tata ruang menuntut kolaborasi strategis pemerintah, swasta, dan akademisi. Penelitian ini menyumbang model keterpaduan multisektor berbasis konservasi yang memadukan kerangka kelembagaan SES dengan teknologi akuakultur presisi pada lanskap mangrove.
KEMAMPUAN PETANI MENGELOLA INPUT PRODUKSI DAN RISIKO USAHATANI CABAI BESAR DI PULAU LOMBOK, INDONESIA Muhamad Siddik; Muhammad Nursan
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan petani mengelola input produksi dan risiko usahatani cabai besar di Pulau Lombok. Penelitian menggunakan metode eksplanatif, lokasi penelitian ditentukan secara bertingkat berdasarkan ketinggian tempat dan sentra produksi cabai besar. Petani yang dijadikan responden sebanyak 90 orang, dipilih secara random. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur, , observasi lapangan, survai virtual dan studi literature. Data produksi dan input produksi dianalisis secara deskriptif kuantitatif; risiko usahatani dianalisis dengan coefisien variasi. Kemampuan petani mengelola input produksi dan risiko usahatani dianalisis menggunakan regresi model type Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum petani cabai besar di Pulau Lombok mampu mengelola input produksi dan risiko usahatani secara teknis; namun belum mampu mengelola secara ekonomi, karena petani tidak mampu mengendalikan dan memprediksi harga input dan harga output yang ditentukan oleh mekanisme pasar. Input produksi yang belum mampu dikelola secara teknis dan ekonomi adalah bibit dan ajir. Bibit cabai penggunaan berlebihan; sedangkan ajir penggunaannya sebagian tidak tepat waktu.

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026 Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue