cover
Contact Name
-
Contact Email
emphatycons@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emphatycons@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pawiyatan Luhur IV No. 17 Bendan Dhuwur Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50233
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 26569655     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal empathy cons adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah di bidang bimbingan dan konseling yang terkait dengan bidang pendidikan dan non pendidikan. Jurnal ini menyediakan kesempatan bagi para peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiahnya, bidang konseling dan psikologi yang akan dipublikasikan secara online dan offline. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, didokumentasikan dengan baik dalam bentuk jurnal. Artikel yang akan dipublikasikan melalui proses review dari mitra bestari.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons" : 7 Documents clear
Fenomena Karakter Remaja Sma Kota Pontianak Dan Kajian Pada Rational Emotive Behavior Therapy (Rebt) Multikultural Ani, Hasti; Rustam, Rustam
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.783

Abstract

Perkembangan karakter remaja SMA Kota Pontianak saat ini menampilkan karakter yang bertentangan dengan budaya ketimuran. Tujuan pembahasan artikel ini ialah mendeskripsikan karakter remaja yang seringkali meniru tokoh idola dari media social layaknya gaya hidup Korea, Jepang dan haya hidup Hedon bermewah mewahan. Remaja membuat budaya sendiri yang bertentangan dengan budaya kolektif dan standard moral, religious dan social budaya yang ada. Rekonstruksi kognitif pada REBT membimbing individu agar dapat menyusun dan memaknai kembali dalam studut pandang Rasional, bahwa kebudayaan asli memberikan pesan lewat nilai nilai kebaikan, ketertiban, nilai adat dan nilai religious, nilai moral sebagai pedoman hidup individu sehingga bersikap baik. Mengagumi kebudayaan lain tanpa mengabaikan nilai budaya asli, karena budaya mempengaruhi karakter asli individu. Individu memiliki kemampuan menyeleksi budaya lain untuk dipelajari,dan berkontribusi pada pengembangan budaya asli yang sesuai dengan identitas daerah. Kata kunci: Budaya asli, Karakter, REBT. Abstract The development of the character of high school adolescents in the city of Pontianak currently displays characters that are contrary to eastern culture. The purpose of the discussion of this article is to describe the character of adolescents who often imitate idol figures from social media like the Korean, Japanese lifestyle and Hedon's life is luxuriously endowed. Teenagers create their own culture that is contrary to the collective culture and existing moral, religious and social cultural standards. Cognitive reconstruction in REBT guides individuals to be able to formulate and reinterpret in Rational's viewpoint, that indigenous culture gives a message through the values ??of good values, order, customary values ??and religious values, moral values ??as individual life guidelines so that they behave well. Admire other cultures without ignoring the value of indigenous culture, because culture influences the original character of individuals. Individuals have the ability to select other cultures to learn, and contribute to the development of indigenous cultures that are in accordance with regional identity. Keywords; Character,Indigenous Culture, and REBT.
Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Problem Solving Dalam Mengurangi Ketidakhadiran Tanpa Keterangan (Alpa) budiman, arif
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.882

Abstract

Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving pada peserta didik, dan ada tidaknya efektifitas layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving dalam mengurangi ketidak hadiran tanpa keterangan (alpa) pada peserta didik kelas VII SMP negeri 1 Wanasari Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre-experimetal dengan desain pre-test and post-test one group. Populasi penelitian 92, sampel penelitian 24. Alat pengumpulan data berupa: angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas digunakan rumus korelasi product moment dari Pearson dan Uji reliabilitas menggunakan rumus Spearman Brown. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase dan Statistik Uji-t (Pre-test and Post-test One Group Design). Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving dapat mengurangi ketidakhadiran tanpa keterangan, oleh karena itu diharapkan dapat guru pembimbing dapat lebih meningkatkan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving di sekolah.
Analisis Perilaku Cyberbullying ditinjau dari Kemampuan Literasi Sosial Media Kartika, Noviyanti
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.792

Abstract

Pengguna internet saat ini kebanyakan adalah individu yang berada pada rentang usia 19-34 tahun sebesar 49,52% (APJII, 2018)(APJII, 2018). Perilaku cyberbullying dilakukan dengan tujuan untuk mengintimidasi individu lain dengan cara mengejek, menghina, atau mempermalukan individu lain melalui media internet, atau media sosial. Kemampuan literasi sosial media di perlukan untuk membantu individu menghadapi ledakan informasi (booming information) sehingga individu tersebut mampu bertahan dan tidak mudah terombang-ambing/terpengaruh dan terprovokasi oleh berita hoax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku cyberbullying dan kemampuan literasi media sosial mahasiswa Universitas PGRI Madiun. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 350 mahasiswa. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku cyberbullying berada pada rentang yang rendah sebesar sebasar 52,9%. Sedangkan kemampuan literasinya berada pada kategori tinggi sebesar 92,8%. Dengan demikian semakin tinggi kemampuan literasi sosial media maka perilaku cyberbullyingnya rendah. Kata kunci : perilaku cyberbullying, literasi sosial media. Abstract Today's internet users are mostly individuals in the 19-34 age range of 49.52% (APJII, 2018) (APJII, 2018). Cyberbullying behavior is carried out with the aim of intimidating other individuals by mocking, insulting, or humiliating other individuals through internet media, or social media. Social media literacy skills are needed to help individuals face information explosion (boom information) so that individuals are able to survive and not easily swayed / affected and provoked by hoax news. This study aims to describe the cyberbullying behavior and literacy abilities of social media at PGRI University students in Madiun. The number of samples in this study were 350 students. Determination of the sample is done by stratified random sampling technique. The results showed that cyberbullying behavior was in a low range of 52.9%. While the literacy ability is in the high category of 92.8%. Thus the higher the social media literacy ability, the lower cyberbullying behavior. Keywords: cyberbullying behavior, social media literacy.
Pengaruh Layanan Informasi Melalui Media Film Terhadap Sikap Sosial Siswa Kelas VIII MTs Al-Ikhwan rimayati, elfi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.883

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Untuk mendapatkan data tentang pelaksanaan layanan informasi pada siswa kelas VIII Mts Al-Ikhwan; 2) Untuk mendapatkan data tentang sikap sosial siswa kelas VIII Mts Al-Ikhwan; 3) Untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap sikap sosial siswa di Mts Al-Ikhwan. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan jumlah populasi 140 siswa dan sample penelitian 102 siswa. Teknik pengambilan data dengan teknik random sampling. Data diperoleh dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, korelasi, dan regresi sederhana. Hasil penelitian membuktikan ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel layanan informasi terhadap sikap sosial siswa kelas VIII Mts Al-Ikhwan. Analisis deskriptif membuktikan layanan informasi terbukti dalam kategori baik dengan skor 73,66 dan sikap sosial siswa sudah dalam kategori sangat baik dengan skor 76,22%. Hasil analisis korelasi diperoleh rxy = 0,4886 > rtabel = 0,1946 dengan taraf signifikan 5% (N=102) terbukti signifikan. Persamaan hasil analisis regresi linier sederhana Y = 34,406 + 0,488X. Dengan t hitung = 5,570 > t tabel = 1,984 (sig. 0,025; 0,05) dengan derajat kebebasan= 100. Maka disimpulkan ada hubungan linier antara kedua variabel dengan total pengaruh sebesar 27,3% sisanya 76,3% dipengaruhi faktor lain.
Konseling Kelompok dengan Teknik Psikodrama “Nilai Karakter Cinta Damai” untuk Mereduksi Perilaku Agresif Siswa Dwi, Yunita
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.793

Abstract

Perilaku agresif adalah tindakan sengaja yang dilakukan untuk menyakiti orang lain ,baik secara fisk maupun verbal. Fenomena sosial dari perilaku agresif siswa yang sering terjadi adalah tawuran antar pelajar. Perilaku agresif muncul karena siswa tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan sehingga dapat timbul luapan emosi dalam bentuk Physical Aggression, Verbal Aggression, Angre, Hostility. Kondisi ini diperlukan penanganan segera agar siswa pelaku tawuran memiliki kontrol diri. Psikodrama nilai karakter cinta damai digunakan dengan tujuan terapi penyembuhan memberikan kesempatan untuk melatih dengan aman peranan baru. Nilai karakter cinta damai dalam psikodrama yakni Sikap, Perkataan dan Tindakan yang menyebabkan orang lain meraasa senang dan aman atas kehadirannya. Konseling kelompok teknik psikodrama nilai karakter cinta damai dapat menyadarkan siswa dan menggali permasalah yang sedang dihadapi. Kata kunci ; Perilaku Agresif, Psikodrama, Nilai karakter cinta damai Abstract Aggressive behavior is a deliberate action undertaken to hurt others, either Fisk or verbally. The social phenomenon of aggressive behavior of students that often happens is brawl between students. Aggressive behavior arises because students do not get what they want so there can be emotional outbursts in the form of Physical Aggression, Verbal Aggression, Angre, Hostility. This condition required immediate handling so that students of the fighters have self-control. Psychodrama values of peaceful love characters used with the goal of healing therapy provide an opportunity to safely train new roles. The value of peace loving characters in the psychodrama of Attitude, Words and Action that causes others to feel happy and secure for their presence. Counseling psychodrama group of values of peace loving character can awaken the students and explore the problems that are being faced Keywords ; Aggressive Behavior, Psychodrama, Value of the character of peace love
Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Multikultur Imam, Muhammad
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.794

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di SMP Negeri 2 Karangawen gejala yang diperoleh yaitu, terdapat beberapa siswa kelas VIII mendapat nilai ulangan harian yang di bawah KKM yaitu 60% siswa dan hanya 40 % siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi atau mendapatkan nilai di atas KKM. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa SMP Negeri 2 Karangawen. Jenis penelitian ini adalah PTBK (penelitian tindakan bimbingan dan konseling), Analisis data hasil penelitian menggunakan Analisis Deskriptif Persentase dan Data Kulaititatif. layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangawen. Perolehan prosentase pada hasil pra siklus sampai dengan siklus II yang telah dilakukan menunjukan bahwa adanya peningkatan kepercayaan diri siswa, pada pra siklus memperoleh skor 44, dengan prosentase 36,7% (katagori rendah), sekarang naik menjadi 76 dengan prosentase 63,3% (katagori tinggi), Kata kunci: Motivasi Belajar Siswa dan Bimbingan Kelompok Berbasi Multikultur Abstract Based on the results of the assessment at Karangawen 2 Public Middle School, which were obtained, there were some class VIII students who received daily test scores under the KKM of 60% of students and only 40% of students had high learning motivation or scored above the KKM. The aim to be achieved in this study is to describe the increase in motivation of students of Karangawen 2 Public Middle School. This type of research is PTBK (guidance and counseling action research), Analysis of research data using Percentage Descriptive Analysis and Kulaititative Data. group guidance services can improve the learning motivation of eighth grade students of Karangawen 2 Public Middle School. The percentage gain in the cycle results until the second cycle that has been done shows an increase in students' self-confidence, in the pre-cycle score 44, with a percentage of 36.7% (low category), now rising to 76 with a percentage of 63.3% (high category ), Keywords: Student Learning Motivation and Guided Group Guidanc Multiculture
Model Layanan Informasi Berbasis Papan Bimbingan Untuk Meningkatkan Kesadaran Berkonsultasi Pengisian KRS sulis, hendra
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.880

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan empirik yang menunjukkan bahwa permasalahan tentang rendahnya kesadaran mahasiswa untuk berkonsultasi kepada dosen pembimbing akademik sebelum melakukan pengisian KRS. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya atau strategi dalam menyikapi situasi tersebut, sehingga perkembangan akademik mahasiswa dan segala problem akademik yang dialami dapat diatasi dengan baik. Tingkat kesadaran berkonsultasi pengisian KRS mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling IKIP-PGRI Pontianak berada pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model layanan informasi berbasis papan bimbingan yang dapat meningkatkan kesadaran berkonsultasi pengisian KRS kepada Dosen Pembimbing Akademik pada mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model layanan informasi berbasis papan bimbingan efektif untuk meningkatkan kesadaran berkonsultasi pengisian KRS kepada Dosen Pembimbing Akademik pada mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak. Faktanya pada uji hipotesis menunjukkan bahwa semua indikator kesadaran mengalami peningkatan yang signifikan setelah mendapatkan intervensi layanan informasi berbasis papan bimbingan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7