cover
Contact Name
AS Ahmar
Contact Email
jpabdimas@ahmar.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpabdimas@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27981096     DOI : https://doi.org/10.35877/panrannuangku
The mission of Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus The aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. education, 2. social, 3. numan resource development, 4. healthty sciences, 5. appropriate technology, 6. juman development and national competitiveness, 7. small and medium enterprises and environmentally sound technological development, 8. and others topic in Community Service, Society Development and Engagement.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 16 Documents clear
Pandemi COVID-19 Memberdayakan Ibu-Ibu yang kehilangan Pekerjaan untuk Mengelolah Sedekah Jum’at ke Mesjid dan Panti asuhan di Kota Makassar Daga, Rosnaini; Salam, Karta Negara
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku522

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang. Pada tanggal 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Hingga 30 Juli 2021, Indonesia telah melaporkan 3.372.374 kasus positif menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Dalam hal angka kematian, Indonesia menempati peringkat ketiga terbanyak di Asia dengan 92.311 kematian. Di tengah situasi pandemi seperti ini tentunya telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap seluruh aspek, utamanya dalam aspek perekonomian. Komunitas Gebug Jum’at di Kota Makassar memiliki salah satu program yang bernama Jumat Berkah dimana kegiatan dilaksanakan setiap hari jumat berupa pembagian makanan baik itu makanan berat maupun makanan ringan kepada warga di Kota Makassar dengan tujuan sedekah dan menyambung silaturahmi antar warga setempat yang notabenenya warga menengah ke bawah karena kegiatan dilakukan secara bersama-sama.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Pendidikan Kesehatan Mengenai Anemia Kehamilan Retnaningtyas, Erma; Yonni Siwi, Retno Palupi; Wulandari, Anggrawati; Fauzianty, Reski; Muflikah, Lilik; Putri, Adela; Suharti, Eti; Wahyuni, Sri
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku544

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin <11 gr% pada trimester I dan II, sedangkan pada trimester II kadar haemoglobin ibu hamil <10.5 gr%. Ibu hamil yang mengalami anemia beresiko menjalani persalinan yang abnormal dan kecenderungan pendarahan yang berdampak pada morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Anemia kehamilan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dengan leaflet kepada ibu hamil tentang anemia kehamilan dengan memberikan pre tes sebelum penyuluhan dan post tes sesudah penyuluhan. Penyuluhan ini dilaksanakan di Aula Desa Kota besi Hilir Kalimantan Tengah yang diikuti oleh 15 ibu hamil dengan menjalankan Protokol Kesehatan Covid 19. Hasil penyuluhan didapatkan Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 4 peserta (27%) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 12 peserta (80%) dengan penegtahuan Baik. Diharapkan untuk penyuluhan selanjutnya di fokuskan tentang Macam-macam anemia pada Ibu Hamil.
Sosialisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik sebagai Manajemen Pengendali Mutu Budidaya Ikan di Desa Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Retno, Ria
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku571

Abstract

Cara budidaya ikan yang baik (CBIB) adalah cara memelihara dan/atau membesar kan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol shg memberikan jaminan keamanan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Sosialisasi CBIB bertujuan agar masyarakat pembudidaya ikan di Desa Tanjung Seri Kabupaten Batu Bara dapat memanajemen budidaya ikan dengan baik, terkhususnya budidaya ikan lele dengan cara terkontrol dengan memperhatikan sanitasi, obat ikan, pakan dan bahan kimia serta biologis. Metode yang digunakan adalah metode presentasi. Sosialisasi tentang cara budidaya ikan yang baik ini sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat warga yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Homemade Hanger Tool Untuk Meningkatkan Produksi UKM Gantungan Baju di Desa Sukodono Kabupaten Tulungagung Mufarrih, AM; Syah Amrullah, Utsman; Fuadi Emzain, Zakki; Qosim, Nanang
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku561

Abstract

Desa Sukodono merupakan satu dari desa di kecamatan Karangrejo yang penduduknya rata-rata berprofesi sebagai petani, pedagang, sopir, usaha gantungan baju dan lain-lain. Desa ini terkenal dengan banyaknya industri rumahan pengelasan dan produksi gantungan baju. Sedangkan UD. Buana Putra Sumber Rizki bergerak dalam bidang pembuatan gantungan baju. Tetapi dengan banyaknya kompetitor menjadikan sepinya konsumen. Minimnya pengetahuan manajemen usaha, kurangnya modal dan sulitnya mengakses dana bantuan modal usaha, menjadikan ukm ini tidak bisa berkembang. Tujuan PPM ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat produksi gantungan baju dengan cara memberikan seperangkat homemade hanger tool. Luaran program PPM yang diharapkan adalah pelatihan pengoperasian homemade hanger tool, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan penjualan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para mitra dan masyarakat. Tahapan pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah suvei lapangan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, serta serah terima alat alat kepada mitra. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa perangkat homemade hanger tool dapat berfungsi dengan baik, mitra PPM mampu mengoperasikan homemade hanger tool dengan baik, serta produksi gantungan baju bisa meningkat.
Edukasi Prokes 5M dan Vaksinasi di Jemaat GPM Negeri Lama dalam Pencegahan COVID-19 Gress Masela; Nova Kakisina; Jonathan Soumokil; Jullia Hukubun; Theressa Kaimarehe; Maya Wakim; Mersye Heumasse; Glorify Latuihamallo; Jean Supusepa; Rachel Iwamony
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku685

Abstract

Gereja-gereja di seluruh dunia terlibat dalam upaya penghentian penyebaran virus COVID-19, termasuk Gereja Protestan Maluku (GPM). Karena itu, Jemaat GPM Negeri Lama juga memiliki peranan penting dalm hal ini. Melalui berbagai macam kesempatan, para pelayan mengajak umat untuk mengikuti anjuran pemerintah, yaitu memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Selain itu, demi meningkatkan kekebalan tubuh manusia terhadap COVID-19, pemerintah mendorong masyarakat untuk menerima vaksinasi. Namun, tidak semua orang memiliki kesadaran untuk menerima vaksinasi, termasuk sebagian warga Jemaat GPM negeri lama. Mereka yang menolak menerima vaksinasi memiliki banyak alasan. Berdasarkan analisis situasi dilapangan terdapat beberapa masalah yang ditemukan di jemaat GPM negri lama antara lain 1). Kurangnya kesadaran dan kepedulian jemaat GPM Negeri Lama mengenai prokes 5M, 2). Kurangnya kesadaran jemaat negri lama terhadap vaksinasi. Dalam pelaksanan PPM ini, ada 2 program yang akan dilakukan yakni: Program Sosialisasi dan Edukasi. Program pertama yang dilakukan ialah sosialisasi 5M, program kedua yang dilakukn ialah Edukasi mengenai vaksin. Luaran kegiatan ini telah dipublikasikan lewat youtube chanel “Gress Masela: https://youtube.com/channel/UCSnugicyugYoguHbZlDw_A”
Edukasi Pentingnya Vaksinasi dan Protokol Kesehatan 5M dalam Menghadapi COVID-19 pada Jemaat Waai Margaretha M. A. Apituley; Febryanti Sariwating; Aprilia F. Telussa; Stephany B. Sopacua; Helenna M. Tahitu; Wenly Lekahena; Mansye Ruhulesin; Megawatty Wuarlela; Adventia Liklikwatil; Jelly V. D. Tahitu
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku687

Abstract

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertamakali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua Negara termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Di Indonesia masuk pada awal Maret 2020. Dengan adanya virus corona ini pemerintah mengambil banyak tindakan salah satunya adalah Vaksinasi untuk mencegah atau meminimalisir penularan Covid 19 khususnya di Indonesia, namun yang menjadi masalahnya adalah banyak masayarakat yang masih acuh tahu dengan Vaksinasi ataupun dengan Protokol kesehatan 5M. Untuk membantu upaya pemerintah dalam mengahadapi masalah ini maka, Mahasiswa KKN Universitas Kristen Indonesia Maluku Fakultas Theologi Angkatan 2021 akan melakukan program-program guna mengedukasi masyarakat akan pentingnya Vaksinasi dan Protokol Kesehatan 5 M dalam menghadapi Virus Corona, selain itu Kegiatan KKN ini juga mengangkat masalah sampah yang terjadi di jemaat focus kelompok. Kegiatan dilakukan secara berkelompok dan dibimbing oleh instruktur KKN secara online. Setiap program akan dilakukan baik secara online maupun offline dengan penerapan protokol Kesehatan, program-program tersebut antara lain, sosialisasi vaksinasi dan protokol kesehatan 5M, Pembagian Masker dan Pembuatan Video Kreatif Vaksinasi dan beberapa kegiata lainnya sebagai pendukung. Semua kegiatan ini diharapkan untuk membantu dan membangun kesadaran Masyarakat untuk dapat mencegah Virus Corona ataupu menyelesaikan msalah yang ada dalam jemaat Waai. Kegiatan kelompok akan di khususkan pada jemaat Waai Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.
Edukasi Pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan di Tengah Pandemic COVID-19 pada Jemaat GPM Eden Kudamati Helena Berhitu; Stensya Parera; Prily Sopacua; Yunet Salenussa; Regina Bembuain; Johan Robert Saimima
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku689

Abstract

Jemaat GPM Eden merupakan jemaat yang dilembagakan dari jemaat Rehoboth pada tanggal 12 februari 2012 yang dilakukan melalui tahap yang panjang. Yang mana tahun 2001 melalui persidangan ke 17 jemaat GPM Rehoboth di gedung gereja Getsemani diputuskan untuk dilakukan pemekaran jemaat, mengingat luasnya wilayah pelayanan dan jumlah anggota jemaat GPM rehobot yang terus bertambah. Dan dalam perjalanan waktu sampai sekarang, jemaat GPM Eden mengalami perkembangan baik dari pertambahan jumlah umat, unit dan sektor secara keseluruhan. Sesuai dengan keadaan yang terjadi pada saat ini juga dapat kita ketahui bahwa bangsa ini sedang dilanda dengan adanya COVID-19 dimana ditambah lagi dengan adanya varian baru yaitu varian delta. Hal ini dirasakan di kota Ambon terlebih khusus juga pada jemaat GPM Eden yang tidak terlepas juga dari dampak penyebaran Virus Corona. Untuk menghindari angka penderita yang terus meningkat, maka pemerintah memberikan pembatasaan kegiatan yang menimbulkan keramaian, menjaga jarak dan menjaga hygenitas pada masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang dikenal dengan peraturan protokol kesehatan. Hal yang pertama terlihat adalah pada sisi kebersihan, dan juga memperhatikan protokol kesehatan. Oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengingatkan dan membantu pemahaman masyarakat tentang pelaksanaan protokol kesehatan selama pendemi COVID-19 yaitu dengan melakukan pembagian masker, pembagian tempat sampah, pembuatan spanduk mengenai tata cara pemutusan mata rantai COVID-19 dan pentingnya vaksinasi, adanya juga program saberling, bahkan penyemprotan yang di lakukan dalam Jemaat GPM Eden.
Edukasi Taat Protokol Kesehatan 5M, Vaksinasi, serta Menjaga Kebersihan Lingkungan di Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Nehemia, Ambon Astria Dela Arabaling; Chiranti Dailangi; Yustin Matayane; Shyeren E. Tipruata; Emalda Latumeten; Nanuru, Ricardo Freedom
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku691

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mewabah di dunia bahkan di Maluku terlebih khusus Jemaat GPM Nehemia sekitar satu tahun lebih. Pandemi ini berdampak besar bagi berbagai aspek kehidupan warga jemaat. Namun banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah, tenaga kesehatan maupun gereja dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Upaya yang dilakukan seperti peraturan untuk mematuhi Prokes 5M. Pada survey lapangan di sektor Gihon, Karmel, Maranatha, dan Irene ditemui bahwa masih kurangnya kesadaran warga jemaat untuk mematuhi Prokes 5M. Ada upaya yang juga dilakukan adalah melakukan sosialisasi tentang vaksinasi. Pada survey awal, melalui pendataan dan pembagian kuesioner di sektor Gihon dan Maranatha Jemaat GPM Nehemia, ditemukan bahwa masih minimnya pemahaman warga tentang manfaat dari vaksin. Hal tersebut dapat kita lihat dari hasil pendataan yang mengasilkan beberapa persoalan yang membuat warga jemaat masih takut untuk divaksin, di antaranya yatu: 1). Warga jemaat mempunyai penyakit bawaan, 2). Menganggap bahwa COVID-19 bukanlah masalah yang sulit sehingga merasa tidak membutuhkan vaksin, 3) Tidak yakin akan efektivitas vaksin COVID-19, 4). masih takut akan efek samping dari vaksin. 5). warga jemaat yang percaya akan isu tentang vaksin yang mengandung chip. Berdasarkan masalah yang ada, maka edukasi yang diimplementasikan dalam sektor Gihon dan Maranatha: 1). Melakukan sosialisasi vaksin melalui media zoom dan pengeras suara gereja, 2). Himbauan mengikuti vaksinasi melalui pengeras suara gereja, 3). Melakukan sosialisasi lewat media luar ruangan tentang taat protokol kesehatan 5M. Seperti pemasangan spanduk taat protokol kesehatan 5M. Selain itu menghimbau jemaat lewat spanduk serta melakukan kerja bakti di lingkungan jemaat sebagai kegiatan yang produktif sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang bersih.
Pandemi COVID-19 Memberdayakan Ibu-Ibu yang kehilangan Pekerjaan untuk Mengelolah Sedekah Jum’at ke Mesjid dan Panti asuhan di Kota Makassar Rosnaini Daga; Karta Negara Salam
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku522

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang. Pada tanggal 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Hingga 30 Juli 2021, Indonesia telah melaporkan 3.372.374 kasus positif menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Dalam hal angka kematian, Indonesia menempati peringkat ketiga terbanyak di Asia dengan 92.311 kematian. Di tengah situasi pandemi seperti ini tentunya telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap seluruh aspek, utamanya dalam aspek perekonomian. Komunitas Gebug Jum’at di Kota Makassar memiliki salah satu program yang bernama Jumat Berkah dimana kegiatan dilaksanakan setiap hari jumat berupa pembagian makanan baik itu makanan berat maupun makanan ringan kepada warga di Kota Makassar dengan tujuan sedekah dan menyambung silaturahmi antar warga setempat yang notabenenya warga menengah ke bawah karena kegiatan dilakukan secara bersama-sama.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Pendidikan Kesehatan Mengenai Anemia Kehamilan Erma Retnaningtyas; Retno Palupi Yonni Siwi; Anggrawati Wulandari; Reski Fauzianty; Lilik Muflikah; Adela Putri; Eti Suharti; Sri Wahyuni
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku544

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin <11 gr% pada trimester I dan II, sedangkan pada trimester II kadar haemoglobin ibu hamil <10.5 gr%. Ibu hamil yang mengalami anemia beresiko menjalani persalinan yang abnormal dan kecenderungan pendarahan yang berdampak pada morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Anemia kehamilan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dengan leaflet kepada ibu hamil tentang anemia kehamilan dengan memberikan pre tes sebelum penyuluhan dan post tes sesudah penyuluhan. Penyuluhan ini dilaksanakan di Aula Desa Kota besi Hilir Kalimantan Tengah yang diikuti oleh 15 ibu hamil dengan menjalankan Protokol Kesehatan Covid 19. Hasil penyuluhan didapatkan Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 4 peserta (27%) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 12 peserta (80%) dengan penegtahuan Baik. Diharapkan untuk penyuluhan selanjutnya di fokuskan tentang Macam-macam anemia pada Ibu Hamil.

Page 1 of 2 | Total Record : 16