cover
Contact Name
Sudirman Lubis
Contact Email
sudirmanlubis1980@gmail.com
Phone
+6282170482753
Journal Mail Official
ilhamkhairisiregar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan, Ps. XI Tembung, Bandar Klippa Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 27463591     DOI : https://doi.org/10.53695/jas
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) was published by the Center for Research and Development Indonesia (CERED Indonesia) in February, June and October this year. ABDI SABHA aims to disseminate information on scientific papers related to community service activities by academics and practitioners. ABDI SABHA accepts submissions of articles written in Indonesian and English. Determination of articles to be published is carried out through a blind review process by the editorial team by paying attention to aspects such as: meeting the requirements of scientific journal publication standards and contributing articles for professional development. The editor is responsible for providing a constructive review of the articles to be published and (if deemed necessary) as well as submitting the evaluation results of the article to the author. Articles that are proposed to be published in the journal are recommended to follow the guidelines for writing articles made by the Editor.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 152 Documents
TRANSFORMASI LIMBAH IKAN MENJADI PUPUK ORGANIK MELALUI PELATIHAN GUNA PENINGKATAN PENDAPATAN BERKELANJUTAN KELOMPOK NELAYAN MAJU BERSAMA DI DESA TANJUNG REJO Siregar, Aflahun Fadhly; Salsabila; Pirngadi, Rahmat Suryanto
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i3.1532

Abstract

Desa Tanjung Rejo, yang terletak di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan nelayan. Desa ini memiliki potensi besar dalam sektor maritim, termasuk perikanan, pariwisata, dan kawasan hutan mangrove seluas 602.181 ha. Pendapatan nelayan yang rendah dan limbah ikan yang tidak terkelola dengan baik menjadi masalah utama, dengan limbah ikan mencapai 50-100 kg per hari yang dapat menyebabkan dampak lingkungan negatif. Permasalahan mitra Limbah ikan dapat mencemari air dan udara jika tidak dikelola dengan baik. Program ini bertujuan untuk mengelola limbah ikan secara efektif, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta memberikan dampak positif baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Metode pelaksanaan antara lain metode Penentuan lokasi dengan, metode pendekatan, metode pelaksanaan, metode pembagian tugas. Adapun kesimpulan dari kegiatan penyuluhan anatar lain: Sebelum penyuluhan: Mayoritas peserta hanya tahu istilah “pupuk organik”, tapi tidak paham ciri, jenis, manfaat, dan potensi limbah ikan. Setelah penyuluhan: Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan di semua aspek, termasuk potensi limbah ikan menjadi pupuk bernilai ekonomi. Sebelum pelatihan: Tidak ada peserta yang mengetahui bahan, proses, atau nilai ekonomis pupuk dari limbah ikan. Setelah pelatihan: Semua peserta memahami dan mampu menjelaskan bahan, teknik fermentasi, waktu penggunaan, dan manfaat ekonomisnya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN AQUAPONIK RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI SOLUSI PERTANIAN BERKELANJUTAN DI AISYIYAH CABANG MEDAN PERJUANGAN Salsabila; Siregar, Aflahun Fadhly; Susanti, Rini; Gurning, Riris Nadia
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i3.1534

Abstract

Aquaponics is an environmentally friendly agricultural alternative that integrates fish farming and plant cultivation within a single ecosystem. This concept is particularly suitable for household-scale application, as it enhances the use of home yards and supports family food security. This Muhammadiyah Community Partnership Program aimed to: (1) improve the knowledge and skills of members of Aisyiyah Branch Medan Perjuangan in constructing aquaponic systems, and (2) raise awareness of the importance of environmentally based sustainable agriculture. The training was conducted using a participatory approach involving socialization, hands-on practice, and active discussion. The program successfully increased participants' awareness and motivation to utilize their home yards productively. Participants demonstrated high enthusiasm throughout the activity, with hopes that similar training initiatives could be extended and developed in other communities.