cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Perancangan Sistem Pengendali Kecepatan Motor DC Menggunakan Kontroler Proposional Integral Derivative pada Palang Pintu Parkir Rohman, Taufiqur; Aribowo, Widi
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p48-54

Abstract

Rancang Bangun Kendali Adaptif Motor DC Berdasar Suhu Menggunakan Wemos D1 R1 dan LoRa Suhermanto, Dimas Ahmad Nur Kholis; Aribowo, Widi
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p74-83

Abstract

Didalam perindustrian dan rumah tangga penggunaan motor dc sebagai pengatur suhu ruangan masih menjadi opsi karena ekonomis dan efesien.Namun dalam pengendalian kecepatannya masih dilakukan secara manual dengan memutar tuas atau tombol.Selain itu kita tidak bisa mengecek apakah kecepatan motor dc dalam kecepatan yang sesuai.Mengingat motor DC memiliki umur kinerjanya jika digunakan terus menerus dengan kecepatan maksimal akan menyebabkan motor DC mengalami penurunan performa.Di sisi lain dalam pengaturan suhu ruangan jika suhu normal atau dibawahnya tapi kecepatan motor DC dengan kecepatan maksimal maka akan menyebabkan orang didalamnya menjadi tidak nyaman.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental untuk membuat rancang bangun alat ini dan menerapkan teknologi internet of things dalam memonitoring suhu,rpm,tegangan, dan arus.Selain itu menggunakan LoRa sebagai kirim data sebelum dikirimkan ke aplikasi IoT OnOff .Dengan adanya LoRa bisa kirim data tanpa bantuan WiFi.Berdasarkan hasil yang didapatkan dalam mengatur kecepatan motor DC secara adaptif dibutuhkan komponen penting seperti mikrokontroler yang memiliki pin PWM dan sensor DHT 11.Selain itu dalam penggunaan teknologi LoRa cukup efektif sebagai kirim dan terima data.Dari hasil pembacaan nilai sensor dengan pengukuran menggunakan alat ukur menghasilkan nilai error pada encoder sangat kecil sedangkan pada sensor INA 219 tegangan dan arus sangat kecil yang di mana nilainya dibawah 1% semuanya. Kata Kunci: LoRa,Motor DC,Kendali Adaptif,Wemos D1 R1.
Pengaruh Variasi Ukuran Sudu Setengah Lingkaran Terhadap Kecepatan Putaran Turbin Air Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Saputra, Revando Ardi; Rahmadian, Reza
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p55-64

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagian besar dibagun pada daerah yang memiliki potensi debit yang besar. Dalam penelitian ini dilakukan investigasi terhadap sudu turbin bentuk setengah lingkaran dengan volume yang sama tetapi memiliki ukuran yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang efektif dengan rpm, torsi serta tegangan keluaran yang besar. Untuk mendapatkan hasil yang efektif, dibuatkannya perbandingan sudu dengan 3 variasi ukuran yang berbeda. Ukuran sudu yang digunakan yaitu ukuran 82x100x35mm, 102x120x25mm, dan 122x140x18mm untuk membangdingkan besaran rpm. Hasil rpm yang didapat akan mendapatkan hasil torsi melalui perhitungan rumus torsi. Rpm generator dipengaruhi oleh turbin yang menggunakan pulley dengan perbandingan 1:3. Data luasan untuk menampung air pada setiap sudu menggunakan rumus LAM 3. Hasil pengukuran yang dilakukan diperoleh nilai tertinggi ukuran sudu 82x100x35mm pada saat turbin sebelum dikopel generator nilai rpm sebesar 218,56 rpm, setelah dikopel generator 207,32 rpm, berbeban 10W 193 rpm, dan berbeban 15W 203,4 rpm serta tegangan 26,14V dan arus 0,33A pada saat dibebani 10W. Begitu juga dengan torsi yang paling ringan adalah turbin dengan sudu 82x100x35mm yang menghasilkan torsi sebelum dikopel generator 4,2 Nm, setelah dikopel generator 4,5 Nm, berbeban 10W 4,85 Nm, dan berbeban 15W 4,6 Nm. Kata Kunci: Turbin overshot, rpm, torsi, tegangan, arus
Pengaruh Jumlah Sudu Terhadap Efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Menggunakan Turbin Vortex Prasetyo, Haris Budi; Rahmadian, Reza
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p65-73

Abstract

Pembangkit listik tenaga mikrohidro menggunakan prototype turbin vortex dapat bekerja pada ketinggian aliran air yang rendah. Dalam penelitian ini terdapat tiga variable dengan ukuran 20 cm sama semua tetapi berbeda jumlah sudu. Variable Jumlah dari sudunya adalah 8, 10, dan 12. Dengan ketinggian 0,5 m dan diameter basin 35 cm. menggunakan generator dc dengan menggunakan model ZYT3424. Pemilihan jumlah sudu sangat mempengaruhi daya yang dihasilkan oleh generator. Pada sistem prototype ini menggunakan aliran air 4,5 L/s. Pada penelitian ini sudu yang sangat baik adalah dengan menggunakan 12 sudu. Hasil dari parameter pengujian terdapat 210,5 rpm sebelum dikopel oleh generator, dan setelah dikopel menghasilkan 143,0 rpm, putaran dari generator 70,4 rpm berbeban 5 watt, Tegangan mencapai 8,28 volt, arus sebesar 0,35 Ampere, daya generator 2,89 watt, torsi sebesar 0,39 Nm, dan efisiensi hingga 99,89%. Kata kunci : Turbin vortex, rpm, torsi, tegangan, arus, daya, efisiensi
Monitoring Energi Listrik Generator Tenaga Surya Portabel Berbasis IoT Untuk Kebutuhan Listrik Didaerah Bencana Al Farizi, Akhmad Mursidan; Widyartono, Mahendra
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p92-97

Abstract

Masyarakat di daerah yang tertimpa bencana alam, seringkali mengalami pemadaman listrik yang diakibatkan rusaknya infra struktur distribusi jaringan listrik, sedangkan energi listrik merupakan energi primer sangat dibutuhkan dalam beraktifitas sehari hari. Pemasangan panel surya merupakan solusi dalam mengatasi adanya kebutuhan energi listrik. Keterbatasan energi listrik didaerah bencana perlu dimonitoring agar pemakaiannya dapat terkontrol sesuai dengan kubutuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan daya listrik secara real time yang dapat dipantau melalui jaringan internet agar penggunaan listrik dapat terkontrol. Metode yang digunakan adalah eksperimental dimana penulis melakukan monitoring dan membandingkan hasil monitoring energi listrik generator tenaga surya dengan 3 jenis panel surya yaitu 20 WP,50 WP,dan 100 WP. Hasil monitoring melalui Node-Red kemudian dianalisa untuk mengetahui besar tegangan dan presentase pada sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem monitoring energi listrik menggunakan Sensor PZEM 004-T dan Sensor INA219 memudahkan pengguna untuk melacak tingkat daya, tegangan, arus, dan kapasitas baterai pada generator tenaga surya portabel.
Rancang Bangun Alat Proteksi Pemutus Aliran Listrik saat Banjir Berbasis Node-Red Awwal, Daffa Abiyyu; Wardani, Ayusta Lukita
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n3.p33-39

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di banyak daerah, dan dapat menyebabkan kerugian besar termasuk dalam hal keselamatan nyawa dan kerusakan pada sistem kelistrikan. Ketika terjadi banjir, bahaya risiko kebakaran dan kejutan sengatan listrik meningkat akibat air yang masuk ke peralatan listrik khususnya pada rumah yang stop kontak berada pada ketinggian yang rendah. Sehingga, dapat terjadi akan terendamnya stop kontak. Oleh karena itu, diperlukan alat proteksi yang dapat secara otomatis memutus aliran listrik saat terjadi banjir. Perancangan Pemutus Aliran Listrik saat Banjir Berbasis Node-Red merupakan perancangan alat sebagai pemutus aliran listrik dirumah otomatis dan juga untuk dapat mengetahui ketinggian air melalui media yaitu Node-Red. Alat proteksi ini terdiri dari sensor ultrasonik, mikrokontroler ESP8266, dan perangkat lunak Node-RED. Sensor jarak digunakan untuk mendeteksi tinggi air saat terjadi banjir. Mikrokontroler bertindak sebagai otak dari alat proteksi dan mengambil data dari sensor banjir. Data tersebut kemudian diproses menggunakan perangkat lunak Node-RED dan Arduino IDE untuk memutus aliran listrik. Pengujian pada sensor dilakukan sebanyak lima kali dan didapatkan alat dapat bekerja dengan baik dan akurat dalam membaca ketinggian air di daerah banjir, dengan kesalahan rata rata semua percobaan pembacaan sensor sebesar 1,4%. Kesimpulan yang diperoleh adalah Perancangan Proteksi Pemutus Arus Listrik saat Banjir Berbasis Node-Red dapat bekerja dengan menggunakan dua metode yaitu sebagai pemutus otomatis dan juga sebagai pemantau ketinggian air dan dapat digunakan sebagai pengaman dari bahaya sengatan listrik saat kondisi banjir. Kata Kunci : Banjir, IoT ,Pengaman, Ketinggian Air, Sensor Jarak lebih lebar
Monitoring Arus dan Tegangan Pada Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Berbasis Node Red dan ESP 8266 Rosalin, Berliana Dzakiyya; Aribowo, Widi
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p84-91

Abstract

Energi terbarukan di Indonesia meliputi energi surya, air atau hidro, bioenergy, angin, panas bumi (geothermal), dan gelombang laut.Ketersediaan energi terbarukan yang besar, khususnya gelombang laut didukung oleh kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar. Indonesia memiliki 17.499 pulau dari Sabang sampai Merauke, sedangkan luas wilayah Indonesia 7,81 km2 dan 3,25 juta km2 adalah lautan. Hal tersebut saling berkaitan dengan Kebutuhan energi listrik di dunia yang diperkirakan mencapai 1000 EJ (EJ = 1018J) lebih dan akan terus meningkat setiap harinya. Penipisan cadangan dan emisi gas rumah kaca tidak memungkinkan energi bahan bakar fosil untuk mendominasi. Oleh karena itu, Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Berbasis Node Red dan ESP 8266 merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang menguntungkan di skala komersial. Perancangan prototype ini, menggunakan sistem bandul. Gerak naik turun pada bandul akan diubah menjadi Gerakan putar oleh crankshaft dan disalurkan ke pulley serta generator dc .Sehingga, dapat menyalurkan energi listrik yang dikontrol terlebih dahulu oleh charger controller sebelum masuk ke dalam baterai. Kemudian sensor INA 219 akan mendeteksi besar tegangan dan arus yang dihasilkan dan disalurkan ke internet ( Node Red ) melalui ESP 8266 sehingga, alat dapat di monitoring dari jarak jauh. Kata Kunci: Tenaga Ombak, Energi Terbarukan, ESP 8266, Node-Red, Sensor INA 219
Rancang Bangun Drip Irrigation System Menggunakan Pompa Bertenaga Surya Dengan Kontrol Penyiraman Berbasis Node-Red Udin, Muhammad Syafi; Hermawan,, Aditya Chandra; Aribowo, Widi; Rahmadian, Reza
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p98-105

Abstract

Portable Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro Untuk Power Station Charger Taufiqurrohman, Muhammad; Aribowo, Widi
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n3.p11-18

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi akan menyebabkan menipisnya cadangan energi di bumi dan membutuhkan energi cadangan yang dapat di perbaharui. Enrgi aliran air menjadi pilihan yang tepat untuk menggantikanya dengan memanfaatkannya menjadi energi pembangkit listrik. Dan energi listrik dapat di simpan di dalam batrei yang bisa digunakan kapan saja. Dalam penelitian ini mengubah energi air tersebut menjadi listrik yang di simpan di baterai dengan bentuk pembangkit yang portable bisa dibawa kemana mana. Dengan membutuhkan sebuah komponen seperti turbin, generator, charger controller, auto buck bost converter, baterai dan komponen pendukung lainnya yang di rangkai menjadi satu dalam bentuk portable. Dengan keluar baterai 12V yang bisa dinaikkan dan turunkan tegangannya sebagai charger handphone, laptop, dan peralatan elektronik lainnya. Dengan mengambil hasil yang didapatkan melakukan perbandingan dengan membandingkan perbedaan debit air yang mengalir dengan lama waktu pengisian pada power charger. didapatkan hasil pada debit sungai 73,621 l/s lama pengecasan 35 jam, debit debit sungai 73,621 l/s lama pengecasan 35 jam, debit pipa 6,41 l/s lama pengecasan 10 jam, debit pipa 8,064 l/s lama pengecasan 32 jam, debit pipa 9,868 l/s lama pengecasan 27 jam, debit pipa 14,42 l/s pipa 22,5 jam. Semakin besar debit maka semakin cepat pengisian pada baterai Kata kunci : piko Hidro, Turbin, Tegangan
Rancang Bangun Smart Agriculture PLTS untuk Penerangan Tanaman Buah Naga Menggunakan ESP32 dan Cayenne myDevices Cahyono, Alfin Rizki; Rahmadian, Reza
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v12n2.p106-116

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat energi menjadi ujung tombak bagi seluruh umat manusia. Salah satu energi yang banyak digunakan adalah energi listrik yang berasal dari bahan bakar fosil dapat dikurangi dengan menggunakan energi terbarukan salah satunya yaitu memanfaatkan energi matahari. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). PLTS juga dapat dikembangkan untuk petani buah naga. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini menggunakan pembaruan yaitu dengan menambahkan mikrokontroller untuk mempermudah petani buah naga dalam memonitoring dan mengontrol sebuah sistem PLTS dengan menggunakan aplikasi Cayenne myDevices. Pada pengujian PLTS ini dengan membandingkan waktu pengujian selama 5 dan 7 jam. Untuk pengujian panel surya selama 5 jam diketahui bahwa beban hidup selama 4 jam dengan rata-rata pengisian baterai yaitu sebesar tegangan 12,33V dan arus 2,35A. Untuk pengujian selama 7 jam diketahui beban menyala selama 6 jam dengan hasil rata-rata pengisian tegangan 11,95 dan 0,17A. Pada penelitian selanjutnya diharapkan untuk pengujian PLTS ditempatkan pada tempat yang memiliki intensitas cahaya matahari yang tinggi dan tidak terhalang oleh bayangan. Untuk pemilihan aplikasi mikrokontroller diharapkan memilih aplikasi yang minim akan eror atau bug. Kata Kunci: PLTS, buah naga, ESP32, Internet of Things, Cayenne myDevices.