cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XII.IPA.3 SMAN 3 MUARO JAMBI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 SYAEMAR LIZA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i2.522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika menggunakan media pembelajaran animasi 3 dimensi untuk siswa kelas XII.IPA.3 SMA Negeri 3 Muaro Jambi Provinsi Jambi semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Keberhasilan penelitian ditentukan bahwa apabila minat siswa terhadap pelajaran fisika secara klasikal sangat tinggi, dan ketuntasan hasil belajar fisika secara klasikal mencapai sekurang-kurangnya 85 % dari seluruh siswa. Penelitian ini dilakukan sesuai dengan tahapan penelitian tindakan kelas, subyek penelitian 35 siswa yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik pengambilan data yaitu angket minat belajar fisika dan tes hasil belajar, dengan analisis prensentase. Hasil penelitian diperoleh yaitu minat belajar fisika pra siklus 65% kategori cukup tinggi, siklus I 79% kategori tinggi, dan siklus II 81% kategori sangat tinggi. Sedangkan hasil belajar diperoleh ketuntasan klasikal pra siklus 11%, siklus I 20%, dan siklus II 89%. Berdasarkan hasil ini baik minat maupun hasil belajar mengalami peningkatan bahkan mencapai indikator keberhasilan.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA BERBASIS SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN UNTUK SISWA KELAS XI.MIPA.1 SMAN 3 MUARO JAMBI TAHUN PELAJARAN 2017-2018 RINA EVA SEMBIRING
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i2.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan saintifik siswa kelas XI.MIPA.1 SMA Negeri 3 Muaro Jambi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.MIPA.1 SMA Negeri 3 Muaro Jambi tahun ajaran 2017/2018 pada materi pelajaran dunia tumbuhan (Plantae). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Keterampilan saintifik siswa mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I sampai siklus II. Pada prasisklus meningkat 60,6% menjadi 65,3% pada siklus I, dan dari siklus I 65,3% meningkat menjadi 77,2% pada siklus II. Berdasarkan data hasil penelitian pembelajaran dengan berbasis sumber belajar pada lingkungan untuk meningkatkan keterampilan saintifik pada siswa, oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan model ini dalam pembelajaran Biologi.
UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DI KELAS XII.MIPA.2 SMAN 3 MUARO JAMBI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 HERMINA FLORIA BR GINTING
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i2.524

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dari minat dan prestasi belajar Matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) di kelas XII.MIPA.2 SMA Negeri 3 Muaro Jambi Provinsi Jambi pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 pada pokok bahasan Matrik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII.MIPA.2 di SMA Negeri 3 Muaro Jambi Provinsi Jambi pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil analisis minat belajar siswa pada siklus I dengan minat tinggi 25 % dan minat rendah 41.67%. Adapun prestasi belajar siswa yang sudah mencapai KKM pada siklus I mencapai 61.12%. Pada siklus II hasil analisis mengalami peningkatan, yakni minat belajar tinggi naik menjadi 47.22 % dan minat belajar rendah turun sebesar 22.22%. Prestasi belajar pada siklus II mengalami kenaikan, siswa yang sudah mencapai KKM menjadi sebesar 80.55%. Hal ini menunjukkan hasil dari penelitian bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa kelas XII.MIPA.2 semester ganjil di SMA Negeri 3 Muaro Jambi Provinsi Jambi pada tahun pelajaran 2018/2019.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN YUDHA KUSUMAWATI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i2.554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas belajar Fisika dan meningkatkan hasil prestasi belajar Siswa kelas XI. IPA melalui Media pembelajaran di MA Al Hidayat Ginuk semester I tahun Ajaran 2015-2016. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas di MA Al Hidayat Ginuk Karas Magetan Subyek Penelitian adalah siswa Kelas XI.IPA semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini dilakukan 2 siklus. Siklus 1 materi impuls dan momentum dan siklus 2 dengan materi tumbukan. Data prestasi hasil belajar diperoleh dari pretes dan post tes. Data kreatifitas siswa diperoleh dari hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika materi momentum dan impuls melalui media pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat belajar dan prestasi hasil belajar siswa. Keberhasilan dari sisi minat belajar siswa adalah adanya peningkatan kreativitas yang terlihat pada antusias, aktivitas, dan rasa senang siswa dalam pembelajaran Fisika sudah mencapai minimal 50%. Untuk prestasi hasil belajar siswa tampak peningkatan signifikan antara siklus 1 dengan siklus 2. Pada siklus 1 nilai rata-rata = 65,38, dan nilai rata-rata siklus 2 = 74,73. Diperoleh kenaikan prestasi siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 14,30 %. Ketuntasan belajar siswa pada siklus 1 mencapai KKM 8 siswa dari 26 siswa, jadi baru mencapai 30,76%, sedangkan pada siklus 2 mencapai KKM 23 siswa dari 26 siswa sehingga sudah mencapai 88,46%.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PERMAINAN PUZZLE DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA DI SMP NEGERI 4 PRINGSEWU LENI OKTARINI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i2.555

Abstract

Penelitian ini berbentuk Penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk mendiskripsikan pembelajaran kooperatif dengan permainan puzzle dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 4 Pringsewu Provinsi Lampung di Tahun Pelajaran 2018/2019, pada Pelajaran IPA materi organisasi mahluk hidup. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas 3 siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini juga bersifat kolaboratif dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 7c yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, penyebaran angket, tes serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan pembelajaran kooperatif dengan permainan puzzle pada materi organisasi mahluk hidup pada siklus 1 ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 40,28% dengan nilai rata-rata 64. Pada siklus II, ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 71.87% dengan nilai rata-rata 71 dan pada siklus 3 diperoleh ketuntsan klasikal sebesar 78,86% dengan rata-rata 75. Untuk aktivitas belajar siswa diperoleh Aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif dengan permainan puzzle pada siklus 1 dalam kategori cukup baik. Pada siklus 2 diperoleh skor aktivitas siswa yang meningkat baik dan pada siklus 3 diperoleh data aktivitas siswa yang lebih baik lagi dari siklus 2. Model pembelajaran kooperatif dengan permainan puzzle lebih efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 4 Pringsewu pada mata pelajaran IPA Terpadu materi organisasi mahluk hidup I Tahun pelajaran 2018/2019.
PENGARUH PARTISIPASI SISWA DALAM ORGANISASI KESISWAAN DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KURNIAWAN KURNIAWAN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i3.660

Abstract

This study aims to determine the extent of student participation in student organizations and learning behavior on mathematics learning achievement. The research method used in this study is a survey method. Data analysis technique using multiple regression. The sample size is 95 students taken by simple random sampling. The instrument used is a questionnaire/questionnaire to measure student participation in student organizations and learning behavior, as well as documentation of report cards to see mathematics learning achievement. The results of the hypothesis test are: (1) There is a significant effect of student participation in student organizations and learning behavior together on mathematics learning achievement (2) There is a significant effect of student participation in student organizations on mathematics learning achievement (3) There is a significant effect significant learning behavior on learning achievement in mathematics. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana partisipasi siswa dalam organisasi kesiswaan dan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi ganda. Besar sampel sebanyak 95 siswa yang diambil secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket/kuesioner untuk mengukur partisipasi siswa dalam organisasi kesiswaan dan perilaku belajar, serta dokumentasi nilai raport untuk melihat prestasi belajar matematika. Hasil uji hipotesisnya yaitu : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan partisipasi siswa dalam organisasi kesiswaan dan perilaku belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika (2) Terdapat pengaruh yang signifikan partisipasi siswa dalam organisasi kesiswaan terhadap prestasi belajar matematika (3) Terdapat pengaruh yang signifikan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika.
PENGARUH HASIL PLACEMENT TEST DAN KECERDASAN UMUM(IQ) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PEMINATAN SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 TAJURHALANG MOHAMAD TAOFIK
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i3.661

Abstract

The PPDB activity of SMAN 1 Tajurhalang was continued with the majors process to determine the program to be followed by new students, whether it was a science program, social science program. This major is guided by the results of the placement test and the results of the general intelligence test or IQ test. Based on this, the writer as a specialization mathematics teacher conducted a research on the Effect of Placement Test Results and General Intelligence (IQ) on Mathematics Learning Outcomes for Students of Class X Science at SMAN 1 Tajurhalang. The purpose of this study was to determine how the influence of Placement results and IQ test results on learning outcomes of mathematics with specialization in class X IPA at SMA Negeri 1 Tajurhalang. The results of the classical assumption test show that the data from the placement test (X1), IQ test results (X2) and Specialization Mathematics Learning Outcomes (Y) are data that are normally distributed, there is no multicollinearity, heteroscedasticity, so that the linearity assumption is met. The value of R = 0.380, and R Square = 0.144, this shows a low or weak but definite correlation and an effect of 14.4%. The results of the t-test Sig. = 0.116 > 0.05. tcount = 1,581 < 2,266, and Sig = 0.000 < 0.05, and the value of tcount = 3.859 > 2.266. This shows that partially the placement test has no effect while the IQ test has an effect. The results of the F test obtained the value of Sig. = 0.000 < 0.05, the value of Fcount = 11.650 < 3.062 indicates that the Y regression coefficient on X1 and X2 is significant or significant. ABSTRAKKegiatan PPDB SMAN 1 Tajurhalang dilanjutkan dengan proses penjurusan untuk menentukan program yang akan diikuti oleh peserta didik baru apakah program IPA, IPS.  Penjurusan ini berpedoman  pada hasil placement test dan hasil test kecerdasan umum atau test IQ. Berdasarkan ini lah maka penulis sebagai guru matematika peminatan mengadakan penelitian tentang Pengaruh Hasil Placement Test dan Kecerdasan Umum (IQ) terhadap Hasil Belajar Matematika Peminatan Siswa Kelas X IPA di SMAN 1 Tajurhalang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh hasil Placement dan hasil test IQ terhadap hasil belajar matematika peminatan kelas X IPA di SMA Negeri 1 Tajurhalang.  Hasil uji asumsi klasik didapat bahwa data hasil placement test (X1), hasil test IQ (X2) dan Hasil Belajar Matematika Peminatan (Y) merupakan data yang berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinieritas, heteroskedisitas, sehingga asumsi linieritas terpenuhi. Nilai R = 0,380, dan R Square = 0,144, hal ini menunjukan korelasi yang rendah atau lemah tapi pasti dan pengaruh sebesar 14,4%.  Hasil uji t nilai Sig. = 0,116 > 0,05. thitung = 1,581 < 2,266,  dan Sig = 0,000 < 0,05, dan nilai thitung = 3,859 > 2,266. Ini menunjukan bahwa secara parsial placement test tidak berpengaruh sedangkan test IQ berpengaruh. Hasil Uji F didapat nilai Sig. =  0,000 < 0,05, nilai Fhitung = 11,650 < 3,062 menunjukan bahwa koefesien regresi Y atas X1 dan X2 signifikan atau berarti.
PENINGKATAN KEMAMPUAN ABSTRAKSI MATEMATIS SISWA SMPN 16 BANDUNG MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAS) EVA APRIYANI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i3.662

Abstract

  Abstraction ability in mathematics is very important because it can be used to describe mathematical concepts in a mathematical problem. One way to help students develop mathematical abstraction skills is to apply the Eliciting Activities Model (MEAs). The purpose of this study was to determine the increase in mathematical abstraction skills between students who received mathematics learning with MEAs compared to the expository model, and to determine students' attitudes towards mathematics learning with MEAs. The method used in this research is quasi-experimental. The population in this study were students of class VIII SMP Negeri 16 Bandung with a sample of two classes from all available class VIII. The instruments used are mathematical abstraction ability test instruments, questionnaires, observation sheets, and students' daily journals. The results showed that the improvement of mathematical abstraction skills with MEAs was better than students who received mathematics learning using the expository model. In addition, students gave a positive response to learning mathematics with MEAs. ABSTRAKKemampuan abstraksi dalam matematika sangat penting karena dapat digunakan untuk menggambarkan konsep matematis dalam sebuah permasalahan matematis. Salah satu cara untuk membantu siswa menumbuh kembangkan kemampuan abstraksi matematis adalah dengan menerapkan Model Eliciting Activities (MEAs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan abstraksi matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan MEAs dibandingkan dengan model ekspositori, dan mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan MEAs. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Bandung dengan sampel dua kelas dari keseluruhan kelas VIII yang tersedia. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan abstraksi matematis, angket, lembar observasi, dan jurnal harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan abstraksi matematis dengan MEAs lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan model ekspositori,. Selain itu, siswa memberikan respons yang positif terhadap pembelajaran matematika dengan MEAs.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI VEKTOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) SITI RAHMATUN HAYATI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i3.663

Abstract

Learning mathematics that tends to be monotonous will cause boredom and for students. This can be seen from their enthusiasm for learning. They pay attention when the teacher provides material and sample questions, but when working on the questions, they have difficulty. Therefore, it is necessary to think about ways of presenting and learning mathematics that are suitable for students, so that students can actively participate in the learning process. The suitable model is the cooperative model. One of the cooperative models is the STAD type. In this type, the teacher provides material, which in the next group of students will be deepened further. At the time of the teacher's presentation, students must really pay attention, so that later when doing quizzes they will not experience difficulties. In the group, all students can certainly master the material being studied. students of class X MIPA 1 in the even semester of the 2019/2020 Academic Year after participating in the learning process by applying the STAD type cooperative learning model. Methods of collecting data using the method of observation and tests. The technique used in this research is descriptive analytical technique, namely quantitative data obtained from quiz results that are processed using percentage descriptions and qualitative data obtained from observations about teacher and student activities are used as the basis for describing the successful application of the STAD type cooperative learning model. Student learning outcomes from cycle I and cycle II have increased. For the first cycle the average value is 54.17. While in the second cycle the average value is 67.92. The percentage of complete learning outcomes of students in the first cycle is 37.50% and in the second cycle is 79.20%. Thus the research hypothesis is proven. The action is said to be successful if there is an increase in learning outcomes from cycle I to cycle II and the percentage of students who achieve the KKM (completed) score has reached a minimum of 75%. So this CAR is declared to have succeeded in improving student learning outcomes. ABSTRAKPembelajaran matematika yang cenderung monoton akan menyebabkan rasa bosan dan bagi peserta didik. Hal ini bisa dilihat dari antusiasme mereka mengikuti pembelajaran. Mereka perhatian ketika guru memberikan materi dan contoh soal, tetapi ketika mengerjakan soal, mereka mengalami kesulitan. Oleh karena itu, maka perlu dipikirkan cara penyajian dan suasana pembelajaran matematika yang cocok buat peserta didik, sehingga peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Model yang cocok adalah model kooperatif. Salah satu model kooperatif adalah tipe STAD. Pada tipe ini guru memberikan suatu materi, yang selanjutnya dalam kelompok peserta didik akan diperdalam lebih lanjut. Pada saat guru presentasi, peserta didik harus benar-benar memperhatikan, sehingga nantinya ketika mengerjakan kuis tidak mengalami kesulitan.Dalam kelompoknya, semua peserta didik dipastikan dapat menguasai materi yang dipelajari.Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar Matematika pada materi vektor pada peserta didik kelas X MIPA 1 semester genap Tahun Ajaran 2019/2020 setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptik analitik yaitu data kuantitatif yang diperoleh dari hasil kuis yang diolah dengan menggunakan deskripsi persentase dan data kualitatif yang diperoleh dari observasi tentang kegiatan guru dan peserta didik dijadikan dasar untuk mendeskripsikan keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil belajar peserta didik dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Untuk siklus I nilai rata-ratanya 54,17. Sedangkan pada siklus II nilai rata-ratanya 67,92. Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 37,50% dan pada siklus II sebesar 79,20%. Dengan demikian hipotesis penelitian ini terbukti. Tindakan dikatakan berhasil jika ada peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II dan persentase peserta didik yang mencapai nilai  KKM (tuntas) sudah mencapai minimal 75%. Maka PTK ini dinyatakan telah berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGARUH SIKAP DAN KEMAMPUAN AKSES INTERNET TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 6 KUPANG MARSELINUS TIKA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v1i3.664

Abstract

  The purpose of the study was to determine the effect of attitudes and internet access abilities on students' learning outcomes in Chemistry. This research is a quantitative study, using a survey method. The survey was conducted on a sample of 104 students of class XII MIPA SMA Negeri 6 Kupang. The data was collected by giving a questionnaire and by carrying out a test of chemistry learning outcomes. The results showed that the attitude variables in chemistry subjects and the ability to access the internet for online learning media together had a significant influence on students' chemistry learning outcomes. This is indicated by the coefficient of determination R2 = 0.790 with a constant test value (0.470). While the test of each regression coefficient of the attitude variable in chemistry subjects obtained a regression coefficient of (0.496) and the variable of internet access ability (0.516). From these results, it can be concluded that the attitudes and abilities of internet access for online learning media together have a significant influence on students' learning outcomes of chemistry. ABSTRAKTujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh sikap dan kemampuan akses internet terhadap hasil belajar Kimia peserta didik.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode survei.Surve. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner dan dengan melaksanakan test hasil belajar Kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap pada mata pelajaran kimia dan kemampuan akses internet untuk media pembelajaran online secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kimia peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien determinasi R2 = 0,790 dengan nilai uji constant (0,470). Sementara uji masing-masing koefisien regresi variabel sikap pada mata pelajaran kimia diperoleh koefisien regresi sebesar (0,496) dan variabel kemampuan akses internet (0,516). Dari hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa sikap dan kemampuan akses internet untuk media pembelajaran online secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Kimia peserta didik.  

Page 3 of 38 | Total Record : 378