cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 445 Documents
MENINGKATAKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG BILANGAN DESIMAL MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS V SD Adam, Rahman Andika Apriyanto K.; Husain, Rusmin I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9374

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ ability in performing decimal number operations at SDN 2 Telaga, Telaga District, Gorontalo Regency. The ability to perform decimal operations is an essential competency in elementary mathematics learning; however, in practice, many students still experience difficulties in understanding and applying these concepts. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a gradual and continuous manner, involving 19 students as research participants. Data were collected through learning achievement tests to measure improvements in students’ decimal operation skills and observations to examine teacher and student activities during the learning process. The collected data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative analysis techniques. The results indicated that the implementation of the drill method significantly improved students’ ability to perform decimal operations. Learning mastery increased from 63.2% in Cycle I to 89.5% in Cycle II, with the class average score reaching 82. In addition to improved learning outcomes, student learning activities also increased from a fair category to a very good category. Therefore, the drill method was proven to be effective in enhancing elementary school students’ decimal arithmetic skills. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal pada siswa kelas V SDN 2 Telaga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan operasi hitung bilangan desimal merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa serta observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Drill mampu meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa secara signifikan. Ketuntasan belajar siswa mencapai 63,2% pada siklus I dan meningkat menjadi 89,5% pada siklus II, dengan rata-rata nilai kelas mencapai 82. Selain peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan, dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, metode Drill terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung bilangan desimal siswa sekolah dasar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN GENIALLY PADA SISWA KELAS V Yusuf, Diva Quitza; Husain, Rustam I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Mahniar, Ade
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9375

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ mathematics learning outcomes through the use of Genially as a digital learning medium at SDN 3 Bulango Utara. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a cyclical and systematic manner, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 12 fifth-grade students, comprising 7 female students and 5 male students. Data were collected through learning achievement tests, observations of teacher and student activities, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results indicated a significant improvement in students’ mathematics learning outcomes after the implementation of Genially-based learning media. In the pre-action stage, only 25% of students achieved the minimum mastery criterion (score ≥ 75). Following the implementation of the actions, learning mastery increased to 58.33% in Cycle I and further improved to 83.33% in Cycle II. In addition, students’ learning activities showed improvement from a fair category to a very good category. These findings demonstrate that the use of Genially as a learning medium is effective in improving mathematics learning outcomes of fifth-grade elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara melalui penggunaan media pembelajaran Genially. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 12 siswa, yaitu 7 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan media Genially. Pada kondisi awal, hanya 25% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 75). Setelah pelaksanaan tindakan, ketuntasan belajar meningkat menjadi 58,33% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran Genially terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBASIS MEDIA FLIPBOOK PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DI KELAS IV Halid, Ulfaina; Saleh, Meylan; Abdullah, Gamar; Arif, Rifdah Mardian; Arifin, Vicka Muniati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9376

Abstract

The low learning outcomes of science and the lack of student involvement in learning at SDN 01 Lemito are the background of this research. The purpose of this study is to improve learning outcomes of Energy in Daily Life material through the implementation of the flipbook-based Mordiscvein model. The method used is Classroom Action Research (CAR) in two cycles with 24 fourth-grade students as subjects, including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant increase in learning outcomes gradually. In Cycle I, the learning completion rate only reached 45.83% or 11 students, which indicates the need for improvements in the implementation of media syntax and techniques. After reflection and action improvements in Cycle II, learning completion increased drastically to 83.33% or 20 students, exceeding the established success indicators. In addition to the cognitive aspect, there was a positive increase in teacher activity as well as active participation and student independence during the learning process. The main conclusion of this study is that the flipbook-assisted Mordiscvein learning model is proven to be effective and feasible to be implemented to improve the learning outcomes of fourth-grade students in science. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar IPAS dan kurangnya pelibatan siswa dalam pembelajaran di SDN 01 Lemito melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan studi ini adalah meningkatkan hasil belajar materi Energi dalam Kehidupan Sehari-hari melalui penerapan model Mordiscvein berbasis media flipbook. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan subjek 24 siswa kelas IV, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan secara bertahap. Pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar baru mencapai 45,83% atau 11 siswa, yang mengindikasikan perlunya perbaikan pada implementasi sintaks dan teknis media. Setelah dilakukan refleksi dan perbaikan tindakan pada Siklus II, ketuntasan belajar meningkat drastis menjadi 83,33% atau 20 siswa, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain aspek kognitif, terjadi peningkatan positif pada aktivitas guru serta partisipasi aktif dan kemandirian siswa selama proses pembelajaran. Simpulan utama penelitian ini adalah model pembelajaran Mordiscvein berbantuan flipbook terbukti efektif dan layak diimplementasikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS.  
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS WORDWALL PADA MATERI ASAM BASA FASE F SMA/MA Nabeta, Elputri; Syolendra, Dwi Finna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9377

Abstract

This study aims to develop a Wordwall-based test instrument on acid–base material for Phase F senior high school (SMA/MA) students and to determine the validity and practicality of the developed instrument. The development of technology-based test instruments is required in line with the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes the integration of digital technology in assessment, as well as the characteristics of Phase F students who belong to Generation Z and are accustomed to using digital technology. Acid–base material is one of the chemistry topics that is abstract in nature and therefore requires an assessment instrument capable of optimally measuring students’ conceptual and procedural understanding. This study employed an Educational Design Research (EDR) approach using the Plomp development model, which was limited to the stages of prototype development, validity testing, and practicality testing. The research instruments consisted of logical validity sheets, learning achievement tests, and practicality questionnaires. Logical validity was assessed by five experts, while empirical validity, reliability, item discrimination index, and difficulty index were used to determine the feasibility of the developed test items. Practicality testing was conducted through questionnaires administered to teachers and students. The results showed that the instrument obtained an Aiken’s V value of 0.90 and an empirical validity value of 0.91, both categorized as valid, with a reliability coefficient of 0.88, while the item discrimination and difficulty indices met the established criteria. The practicality test results showed percentages of 96% from teachers and 91% from students, both categorized as very practical. Therefore, the Wordwall-based test instrument on acid–base material for Phase F SMA/MA students is declared valid and practical for use as an assessment instrument. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis Wordwall pada materi asam-basa Fase F SMA/MA serta mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas instrumen yang dikembangkan. Pengembangan instrumen tes berbasis teknologi digital diperlukan seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pemanfaatan teknologi dalam asesmen serta karakteristik peserta didik Fase F yang tergolong Generasi Z dan terbiasa menggunakan teknologi digital. Materi asam-basa merupakan salah satu materi kimia yang bersifat abstrak sehingga memerlukan instrumen asesmen yang mampu mengukur pemahaman konseptual dan prosedural peserta didik secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan model pengembangan Plomp yang dibatasi hingga tahap pengembangan prototipe, uji validitas, dan uji praktikalitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validitas logis, tes hasil belajar, dan angket praktikalitas. Validitas logis dinilai oleh lima orang ahli, sedangkan validitas empiris, reliabilitas, daya beda, dan indeks kesukaran digunakan untuk menilai kelayakan butir soal. Uji praktikalitas dilakukan melalui angket kepada guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,90 dan validitas empiris sebesar 0,91 dengan kategori valid, reliabilitas sebesar 0,88, serta daya beda dan indeks kesukaran yang memenuhi kriteria. Uji praktikalitas memperoleh persentase sebesar 96% oleh guru dan 91% oleh peserta didik dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, instrumen tes berbasis wordwall pada materi asam–basa Fase F SMA/MA dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai instrumen asesmen.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBANTUAN MEDIA AHASLIDES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN KELAS IV SD Malihat, Siti Fauzia; Saleh, Meylan; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9378

Abstract

This research was motivated by the low level of understanding of fourth grade students at SDN 1 Batudaa regarding science subjects, especially plant parts. Because teachers still use conventional methods and are lacking in using varied learning models and interactive learning media, the solution offered is the use of learning models, especially the mordiscvein learning model and the use of ahaslides media. The aim of this research is to describe the influence of the use of the mordiscvein learning model assisted by ahaslides media on student learning outcomes in class IV plant parts material at SDN 1 Batudaa. The research results obtained showed that the average pretest value was 52.00 and the average posttest value was 87.50. Testing this research hypothesis uses SPSS version 25.0 where the test shows the value of Tcount = 11.088 > Ttable = 1.725. Thus, it can be concluded that there is an influence of the mordiscvein learning model assisted by ahaslides media on student learning outcomes in class IV plant parts material at SDN 1 Batudaa. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Batudaa terhadap mata pelajaran IPA khusunya materi bagian-bagian tumbuhan. Dikarenakan guru masih menggunakan método konvensional dan kurang dalam menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dan media pembelajaran yang interaktif maka solusi yang ditawarkan adalah penggunaan model pembelajaran khususnya model pembelajaran mordiscvein dan penggunaan media ahaslides. Tujuan dari penelitia ini untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran mordiscvein berbantuan media ahaslides terhadap hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDN 1 Batudaa. Hasil penelitian yang diperoleh didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 52,00 dan  nilai rata-rata posttest sebesar 87,50. Pengujian hipotesis  penelitian ini menggunakan spss versi 25.0 dimana dalam pengujian menunjukkan nilai Thitung = 11,088 > Ttabel = 1.725. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran mordiscvein berbantuan media ahaslides terhadap hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDN 1 Batudaa.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI MAMALIA DI SMA Subakti, Ririn; Samsu, Nur; Nuraini, Nuraini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9379

Abstract

The dominance of teacher-centered approaches in biology learning in secondary schools often results in low student participation and conceptual understanding, especially in complex Mammals material. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Team Assisted Individualization (TAI) cooperative learning model on improving the learning outcomes of grade X students at SMA Negeri 1 Seruway. This study used a quantitative experimental method with a One Group Pretest–Posttest design involving 27 students as samples through a purposive sampling technique. Data were collected using a valid and reliable multiple-choice test instrument, then analyzed using a paired t-test and N-gain test. The research findings showed a significant difference between pretest and posttest scores, evidenced by a calculated t-value of 24.020 which far exceeds the t-table, as well as an N-gain score of 58.2% which is included in the moderate category with a fairly effective level of effectiveness. This concludes that the TAI model, which integrates individual responsibility and group support, has proven effective in improving academic interaction and student conceptual understanding, thus being recommended as an innovative strategy to improve the quality of science learning. ABSTRAK Dominasi pendekatan yang berpusat pada guru dalam pembelajaran biologi di sekolah menengah sering kali menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dan pemahaman konsep, khususnya pada materi Mamalia yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seruway. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest yang melibatkan 27 siswa sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji N-gain. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest, dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 24,020 yang jauh melampaui t-tabel, serta perolehan skor N-gain sebesar 58,2% yang termasuk dalam kategori sedang dengan tingkat keefektifan cukup efektif. Hal ini menyimpulkan bahwa model TAI, yang mengintegrasikan tanggung jawab individual dan dukungan kelompok, terbukti ampuh meningkatkan interaksi akademik serta pemahaman konseptual siswa, sehingga direkomendasikan sebagai strategi inovatif untuk memperbaiki kualitas pembelajaran sains.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN MENGGUNAKAN SPINNER QUESTION UNTUK MEMFASILITASI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI TATA SURYA Labibah, Hana; Vitasari, Mudmainah; Rohimah, Ratu Bai
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9503

Abstract

Students' interest in learning is one of the important factors in the success of science learning, especially in the Solar System material which is abstract and requires active student involvement. However, the instruments used in schools are generally still conventional, so they are less capable of facilitating students' interest in learning. This study aims to develop and test the feasibility of the Spinner Question instrument in facilitating middle school students' interest in learning about the Solar System. This study uses a research method called Research and Development (R&D) with the Borg and Gall model modified into six stages, namely research and information collection, planning, developing a preliminary form of the product, preliminary field testing, main product revision, and main field testing. The research subjects involved seventh-grade students at SMP Negeri 1 Ciomas, as well as validation by content experts, media experts, instrument experts, and practitioners. The developed instrument consisted of a test instrument containing essay questions. Instrument validation was conducted theoretically through assessments by content experts, media experts, instrument experts, and practitioners, as well as empirically through item analysis including validity test, reliability, difficulty level, and discriminating power. The results of the study showed that the instrument using Spinner Question obtained a validity percentage of 90.35%, categorized as "very valid." In addition, the students' response to the use of the instrument with Spinner Question reached 81.7%, categorized as "very good." These results indicate that the instrument using Spinner Question is feasible to use and can facilitate students' interest in learning the Solar System material. ABSTRAK Minat belajar peserta didik merupakan salah satu faktor penting dalan keberhasilan pembelajaran IPA, khususnya pada materi Tata Surya yang bersifat abstarak dan membutuhkan keterlibatan aktif peserta didik. Tetapi instrument yang digunakan di sekolah umumnya masih bersifat konvensional sehingga kurang mampu memfasilitasi minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan instrument Spinner Question dalam memfasilitasi minat belajar peserta didik SMP pada materi Tata Surya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan Adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahap, yaitu research and information collection, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision, dan main field testing. Subjek penelitian melibatkan peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Ciomas serta validasi oleh ahli materi, ahli media, ahli instrument dan ahli praktisi. Instrumen yang dikembangkan berupa instrumen tes berisi soal-soal esai. Validasi instrumen dilakukan secara teoritis melalui penilaian ahli materi, ahli media, ahli instrumen, dan praktisi, serta secara empiris melalui analisis butir soal yang meliputi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrument menggunakan Spinner Question memperoleh pesersentase kevalidan 90,35% dengan kategori “sangat valid”. Selain itu respon peserta didik terhadap penggunaan instrumen menggunakan Spinner Question mencapai 81,7% dengan kategori “sangat baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen menggunakan Spinner Question layak digunakan dan mampu memfasilitasi minat belajar peserta didik pada materi Tata Surya.  
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MURID SMP PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Sari, Zahrani Purnita; Sudibyo, Elok
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9568

Abstract

The low science process skills (SPS) of junior high school students is the main background of this study, especially in the indicator of observing and communicating scientific results. This study aims to analyze the effectiveness of the discovery learning model in improving SPS on the human respiratory system material. Using a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design, research subjects were selected through a purposive sampling technique at SMP Negeri 21 Surabaya. The research stages included initial observation through a pretest, providing discovery learning model treatment, and final measurement through a posttest. The results showed that the implementation of learning reached a very high average of 99%. The paired t-test proved a significant difference with a significance value below 0.001. Quantitative data showed an increase in the average value from 54.2 to 81.83 with an N-Gain score of 0.621 which is included in the moderate category. The indicator of planning an investigation achieved the highest increase of 0.718, while the indicator of communicating obtained the lowest score of 0.500. In addition, student responses to this model were very positive with a satisfaction percentage reaching 83.58%. The main conclusion of the study confirms that the application of the discovery learning model effectively improves junior high school students' science process skills in the respiratory system. Educators are strongly advised to implement this model to optimize students' scientific abilities through independent learning experiences, active exploration, and direct concept discovery within the school science education process. ABSTRAK Rendahnya keterampilan proses sains (KPS) murid SMP menjadi latar belakang utama penelitian ini, terutama pada indikator mengamati dan mengomunikasikan hasil ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model discovery learning dalam meningkatkan KPS pada materi sistem pernapasan manusia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling di SMP Negeri 21 Surabaya. Tahapan penelitian meliputi observasi awal melalui pretest, pemberian perlakuan model discovery learning, dan pengukuran akhir melalui posttest. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata sangat tinggi sebesar 99%. Uji t berpasangan membuktikan adanya perbedaan signifikan dengan nilai signifikansi di bawah 0,001. Data kuantitatif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 54,2 menjadi 81,83 dengan skor N-Gain sebesar 0,621 yang termasuk kategori sedang. Indikator merencanakan penyelidikan mencapai peningkatan tertinggi sebesar 0,718, sementara indikator mengomunikasikan memperoleh skor paling rendah yakni 0,500. Selain itu, respon murid terhadap model ini sangat positif dengan persentase kepuasan mencapai 83,58%. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa penerapan model discovery learning secara efektif meningkatkan keterampilan proses sains murid SMP pada materi sistem pernapasan. Pendidik sangat disarankan mengimplementasikan model ini untuk mengoptimalkan kemampuan ilmiah murid melalui pengalaman belajar mandiri, eksplorasi aktif, serta penemuan konsep secara langsung dalam proses pendidikan sains di sekolah.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-COMIC BERBASIS ETNOMATEMATIKA WAYANG KULIT UNTUK MENUNJANG KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI Septi, Aleza Dwi; Astuti, Wiwin; P, Heldy Ramadhan Putra; Hadiningrum, Lila Pangestu
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9598

Abstract

The low level of students' numeracy literacy and the limited variety of media in mathematics learning are the background for this research. The purpose of this research is to describe the development process and determine the level of feasibility and practicality of the developed media. The main focus is to develop e-comic learning media that facilitates the understanding of the concept of congruence while supporting numeracy literacy skills through an ethnomathematics approach. The research procedure applies the Research and Development development method with a 4D model limited to the Define, Design, and Development stages. This media development was carried out by identifying congruent shapes in the shadow puppet characters Wijanarka, Werkudara, Baladewa, and Semar, then arranged using the Canva application in flipbook format. The validation results showed a feasibility level of 88.93% from material experts and 90% from media experts, both of which are included in the "Very Feasible" category. A limited trial of 10 students resulted in a practicality percentage of 90.6% with the "Very Practical" criteria. This e-comic media based on shadow puppet ethnomathematics is declared very suitable and practical to be used as an innovative learning media to facilitate contextual understanding of concepts and support students' numeracy literacy skills through the preservation of local culture. ABSTRAK Rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa serta keterbatasan variasi media dalam pembelajaran matematika melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan mengetahui tingkat kelayakan serta kepraktisan media yang dikembangkan. Fokus utamanya yaitu mengembangkan media pembelajaran e-comic yang memudahkan pemahaman konsep kekongruenan sekaligus menunjang kemampuan literasi numerasi melalui pendekatan etnomatematika. Prosedur penelitian menerapkan metode pengembangan Research and Development dengan model 4D yang dibatasi pada tahap Define, Design, dan Development. Pengembangan media ini dilakukan dengan mengidentifikasi bangun-bangun kongruen pada tokoh wayang kulit Wijanarka, Werkudara, Baladewa, dan Semar, kemudian disusun menggunakan aplikasi Canva dalam format flipbook. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 88,93% dari ahli materi dan 90% dari ahli media, yang mana keduanya masuk dalam kategori "Sangat Layak". Uji coba terbatas kepada 10 siswa menghasilkan persentase kepraktisan sebesar 90,6% dengan kriteria "Sangat Praktis". Media e-comic berbasis etnomatematika wayang kulit ini dinyatakan sangat layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk memfasilitasi pemahaman konsep secara kontekstual dan menunjang kemampuan literasi numerasi siswa melalui pelestarian budaya lokal.
APPLICATION OF FRACTION BLOCK MEDIA BASED ON DEEP LEARNING TO IMPROVE STUDENTS' UNDERSTANDING OF FRACTION Siregar, Budi Halomoan; Sinaga, Adi; Simanjuntak, Juanda Rifki; Harahap, Qamaruddin Fadhilah; Situmorang, Rani Nuldiva
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9706

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effectiveness of applying fraction blocks based on a deep learning approach in improving students' understanding of fraction material in the seventh grade of MTs. The type of research used is an experiment with a One Group Pretest-Posttest design. The research subjects were 24 seventh-grade students at MTs Cerdas Murni. Data were obtained through pretest and posttest tests and observation of student learning activities, then analyzed descriptively and inferentially using the t-test. The results show that the average pretest score of students was 63.33, which increased to 72.5 on the posttest, and the t-test results show a significant difference between the two scores (tvalue = 3.406 > ttable = 2.069). These findings prove that the use of fraction block media based on the deep learning approach is effective in helping students understand the conversion of common fractions to mixed fractions and vice versa. In addition, this media is also able to increase student learning activity through more concrete manipulative and visual activities. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan blok pecahan berdasarkan pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang materi pecahan pada kelas VII MTs. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VII di MTs Cerdas Murni. Data diperoleh melalui tes pretest dan posttest serta pengamatan aktivitas belajar siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa adalah 63,33, yang meningkat menjadi 72,5 pada posttest, dan hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua skor tersebut (thitung = 3,406 > ttabel = 2,069). Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media blok pecahan berdasarkan pendekatan pembelajaran mendalam efektif dalam membantu siswa memahami konversi pecahan biasa menjadi pecahan campuran dan sebaliknya. Selain itu, media ini juga mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui aktivitas manipulatif dan visual yang lebih konkret.