cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 129 Documents
PENGARUH PEMBERIAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DITANAH ULTISOL PADA PEMOTONGAN KEDUA haryadi haryadi
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fosfat dan mendapatkan mendapatkan perlakuan terbaik fosfat terhadap pertumbuhan rumput gajah pada pemotongan kedua. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo yang terletak di Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, dengan ketinggian tempat ±101 m dpl, jenis tanah ultisol dengan pH ±4,5 (marfologi dusun Sungai Binjai 2014). Penelitian dilaksanakan mulai Juni 2017 sampai dengan Agustus 2017.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : F0 (Tanpa Pupuk SP36), F1 (80 kg (SP-36)/ha), F2 (100 kg (SP-36)/ha), F3 (120 kg (SP-36)/ha) dan F4 (140 kg (sp-36)/ha). Sedangkan Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah anakan (batang), panjang daun, tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Data yang diperoleh dari pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, bila hasil analisis berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan News Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %Hasil penetian menunjukkan bahwa pupuk Fosfat tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan (batang), panjang daun (cm), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Pemberian fosfat dengan perlakuan F0 (tanpa pupuk SP-36)/ha merupakan perlakuan yang cenderung mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman rumput gajah  (Pennisetum purpureum).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG ROTI AFKIR SEBAGAI PAKAN TAMBAHAN TERHADAP PRODUKSI TELUR PUYUH LOKAL (Coturnix - Coturnix Japonic) budi syaroni; Eko Joko Guntoro; aswana aswana
STOCK Peternakan Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v2i2.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung roti afkir berpengaruh terhadap umur induk pertama kali bertelur, berat telur, produksi telur dan indeks telur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah R0 (100 % pakan komersil), R1 (90 % pakan komersil + 10 % tepung roti afkir), R2 (80 % pakan komersil + 20 % tepung roti afkir), R3 (70 % pakan komersil + 30 % tepung roti afkir) dan R4 (60 % pakan komersil + 40 % tepung roti afkir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung roti afkir memberikan hasil yang tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu Umur Induk Pertama Kali Bertelur (Hari), Berat Telur (g), Produksi Telur (%) dan Indeks Telur (%). Tepung wortel limbah pasar dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 40 %.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN PUYUH (coturnix coturnix japonica) fandi putra irawan; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.325

Abstract

Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum dengan dedak fermentasi terhadap pertumbuhan ternak puyuh.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : P0 (Tanpa dedak fermentasi), P1 (pemberian 5% dedak  fermentasi 95% ransum komersil), P2 (pemberian 10% dedak fermentasi 90% ransum komersil), P3 (pemberian 15% dedak fermentasi 85% ransum komersil), P4(pemberian 20% dedak fermentasi 80% ransum komersil). Hasil percobaan dihimpun dan dianalisis menggunakan sidik ragam, jika berpengaruh nyata maka dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum.Hasil percobaan menunjukan bahwa pemberian dedak fermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum. Kata kunci : fermentasi, dedak, PBB, puyuh
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH MINI HIAS (dwarf elephant grass) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA KABUPATEN BUNGO ganda parmonangan; delvia nora; Yeni karmila
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.230

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan pekarangan rumah yang berlokasi di PTPN 6 Rimbo Bujang dengan menggunakan tanah PT. SAS Tambang Batu Bara yang berdiri tahun 2013, dengan luas lahan 5 hektar dengan pH tanah 6.  Pelaksanaan penelitian akan dimulai bulan 01 Agustus 2018 – 01 Oktober 2018.            Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Perlakuan dalam penelitian ini adalah : P0 : Tanpa Pemberian NPK  0, P1 :  Pupuk NPK Dosis 100 gram/polybag = 10 kg/ha, P2 : Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha, P3 :  Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha, P4 :  Pupuk NPK Dosis 400 gram/polybag = 40 kg/ha Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik tanaman rumput gajah mini hias pada tinggi tanaman, panjang daun, luas daun (cm),  sedangkan pada jumlah anakan dan berat segar pertanaman yang tertinggi ada pada perlakuan P3. Perlakuan P2 Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha dan P3: Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha yang memberikan hasil terbaik kemudian diikuti perlakuan P0, P1, dan P4.
MASASE UTERUS UNTUK MEMPERCEPAT BERAHI POSTPARTUM DAN MENINGKATKAN HORMON PGF2α PADA TERNAK SAPI BALI Supriyono Supriyono; Akhyarnis Febrialdi
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2017): STOCK Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.98

Abstract

Kesuburan ternak sapi Bali yang optimal tercermin oleh rendahnya Service per Conception, angka kebuntinganyang tinggi, berahi postpartum yang pendek. Maka, produksi anak sapi yang dilahirkan setiap tahun akan meningkat,sehingga populasi dan kesuburan sapi menjadi tinggi. Tingginya populasi sapi tersebut akan menyebabkan proteinhewani asal sapi cukup tersedia sehingga agroindustri peternakan meningkatBeberapa alternatif untuk memperpendek selang waktu pascalahir ke estrus pertama setelah melahirkan antara lainyang secara tidak langsung adalah perbaikan pakan, baik kualitas maupun kuantitas agar organ-organ reproduksiberfungsi secara optimal, sedangkan yang secara langsung antara lain adalah dengan penyuntikan PGF2α dan masaseuterus untuk mempercepat involusi uterus. Pemberian PGF2α pada sapi milik rakyat perlu dipertimbangkan, karenaharganya yang cukup mahal untuk ukuran peternak dan pemberiannya harus di bawah pengawasan dokter hewan.Perlakuan yang berdampak menyerupai injeksi PGF2α adalah masase uterus, masase uterus lebih praktis dan lebihekonomis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masase uterus terhadap kecepatan timbulnya berahipostpartum dan hormon PGF2α pada ternak sapi bali. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial RAL 3x2 denganperlakuan Faktor A masase uterus selama 0 menit (a0), 1 menit (a1) dan 2 menit (a2), perlakuan faktor B induk sapi Baliprimipara (b1) dan multipara (b2), yang masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali.Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan dikandang peternak. Penelitian dengan metode surveibertujuan untuk mengidentifikasi ternak yang akan dijadikan sampel penelitian. Penelitian berikutnya dilakukan dikandang peternak dengan melakukan masase uterus yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadapangka kesuburan ternak. Peubah yang diamati adalah : jumlah sampel yang dipergunakan untuk perlakuan, estreuspertama potpartum dan hormon PGF2αKesimpulan dari hasil penelitian ini adalah : Hasil seleksi status ovarium sapi Bali yang dijadikan sampelsebanyak 94,52%, masase uterus selama 1 menit dapat mempercepat estrus pertama postpartum (39,51 hari) dan kadarhormon PGF2α dalam darah induk sapi Bali sesaat setelah perlakuan tertinggi terdapat perlakuan 2 menit masase padainduk primipara.Kata kunci : masase uterus, berahi postpartum, sapi Bali
KOSEPTUAL MAPPING SUMBER DAYA DI PROPINSI JAMBI Delvia Nora
STOCK Peternakan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v2i1.369

Abstract

Propinsi Jambi merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki ke khususan sumber daya alam. Limpahan sumber daya alam memiliki penyebaran yang berbeda baik jenis maupun jumlahnya dalam penilaian nilai ekonomis dalam peran pengembangan usaha masyarakat. Salah satu fungsi utuk mengetahui mapping dasar sumber daya diperlukan beberapa kajian lapangan dalam himpunan kajian informasi instrument lapang yang terukur. Penelitian lapangan dilakukan dengan teknis survey menggunakan metode pendekatan ilmiah realistis baik berupa data sekunder dan data primer dan kunjungan langsung di lapangan. Sebagai perbandingan, dalam penelitia ini menggunakan metode berupa tahapan-tahapan penelitian yang menghasilkan informasi bagian dari informasi pokok penelitian. Pengukuran dilakukan dengan matrik peta komoditi, populasi, pengelompokan lahan dasar suatu lokasi terkecil untuk penggabungan dan program usaha yang dilakukan masyarakat. Keempat parameter ini sebagai pembentuk peta dasar suatu lokasi terkecil untuk penggabungan data pada peta utama wilayah. Peta-peta ini diilustrasikan dalam bentuk paparan informasi analisis data istrumen dan memiliki kekhususan dalam fungsi dan perhitungan. Salah satu hasil dari fungsi dapat diperoleh dari perhitungan (jumlah, persentase, skor, dan rangking) untuk penguatan peta dasar terkecil, sedangkan hasil dari perhitungan akan memberikan gambaran global kondisi wilayah sumberdaya.            Disimpulkan bahwa sumber daya Propinsi Jambi sejak 5 (lima) tahun terakhir berada pada gambar skala dengan jenis komoditi utama dan komoditi dominan bernilai ekonomis pengembangan dengan rata-rata COV (Comodity of variation) dan CCoV ( Combination of Comodity variation) adalah sebesar nilai 10 pada peta potensi. Peta potensi memberikan arah pengembangan sumber daya yang jelas untuk program strategis usaha integrasi lintas sektor. kata kunci: Konseptual , Mapping, Sumberdaya, Propinsi Jambi
PENGARUH SUHU DAN LAMA THAWING TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA PADA STRAW SAPI BALI muhammad hadi purnomo; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lamanya perlakuan thawing terhadap kualitas spermatozoa pada straw sapi Bali. hasil penelitian ini diharapkan dapat di jadikan sebagai sumber informasi tentang kualitas spermatozoa pada saat thawing sehingga mendapatkan hasil yang baik dan dapat dijadikan pedoman inseminator di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskeswan dan Rumah Potong Hewan Rimbo bujang, Waktu percobaan dilakukan selama 7 hari. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, 3x3 dengan 3 kali ulangan untuk setiap kombinasi perlakuan. Perlakuan dalam penelitian adalah: Faktor A: suhu thawing a1: suhu thawing 36˚C, a2: suhu thawing 38˚C, a3: suhu thawing 40˚C dan Faktor B: lama thawing b1: lama thawing 3 detik,b2lama thawing 7 detik dan b3: lama thawing 10 detik sehingga kombinasi perlakuan adalah: a1 b1 : suhu thawing 36˚C selama 3 detik, a1 b2 : suhu thawing 36˚C selama 7 detik, a1 b3 : suhu thawing 36˚C selama 10 detik, a2  b1 :suhu thawing 38˚C selama 3 detik, a2 b2 : suhu thawing 38˚C selama 7 detik, a2  b3 : suhu thawing 38˚C selama 10 detik, a3 b1 : suhu thawing 40˚C selama 3 detik, a3 b2 :suhu thawing 40˚C selama 7 detik dan a3 b3 : suhu thawing 40˚C selama 10 detik.Hasil penetian menunjukkan bahwa Perlakuan Faktor A berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas dan motilitas spermatozoa pada straw sapi bali, perlakuan Faktor B tidak berpengaruh terhadap mortalitas tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap motilitas spermatozoa pada straw sapi bali, interaksi antara Faktor A dan B tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas (P>0,01) tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap motilitas spermatozoa pada straw sapi bali. Perlakuan Faktor A untuk a1 adalah perlakuan yang terbaik dan perlakuan Faktor B untuk b1 adalah perlakuan yeng terbaik. 
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG WORTEL LIMBAH PASAR TERHADAP KARKAS BURUNG PUYUH rizka rufikoh; eko joko guntoro; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.227

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan yang terbaik pada penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung wortel terhadap karkas burung  puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo dari tanggal 19 Februari sampai 1 April 2018.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah W0 (100 % Ransum Komersil + 0 % tepung wortel), W1 (98,5 % Pakan Komersil + 1,5 % tepung wortel), W2 (97 % Pakan Komersil + 3 % tepung wortel), W3 (95,5 % Pakan Komersil + 4,5 % tepung wortel) dan W4 (94 % Pakan Komersil + 6 % tepung wortel). Adapun parameter yang diamati adalah berat karkas mutlak (g), berat karkas relatif (%), persentase berat dada, (%), persentase berat punggung (%) dan persentase berat sayap (%). Jika analisis keragaman menunjukkan pengaruh yang nyata, maka untuk melihat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan uji Lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung wortel tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu berat karkas mutlak (g), persentase berat relatif (%), persentase berat irisan bagian dada (%), berat irisan bagian paha (%) persentase berat irisan bagian punggung (%) dan berat irisan bagian sayap burung puyuh. Tepung wortel limbah pasar dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 6 %.
FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN SENTRA PETERNAKAN RAKYAT KUAMANG ABADI SAPI POTONG DI KECAMATAN PELEPAT ILIR KABUPATEN BUNGO wiro bramntyo; supriyono supriyono; bopalyon pedi utama
STOCK Peternakan Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v2i2.440

Abstract

            Penelitian ini di laksanakan di Sentra Perternakan Rakyat Kuamang Abadi Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2020 sampai 28 Maret 2020. Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini untuk mengetauhui skala kepemilikan ternak tertinggi dan mengetauhui faktor-faktor keberhasilan Sentra Peternakan Rakyat.Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling atau teknik Sampel acak sederhana. Dalam penelitian ini diambil 10% dari jumlah perternak. Dengan jumlah perternak Sentra Perternakan Rakyat 328 orang,  jadi Sampel seluruhnya adalah 32 responden, seperti terlihatHasil penelitian yaitu Skala kepemilikan ternak tertinggi di Sentra Perternakan Rakyat (SPR) Kuamang Abadi > 2 ekor dengan persentase 93,75 %. Faktor-faktor pendukung keberhasilan Sentra Perternakan Rakyat (SPR) Kuamang Abadi adalah : tingkat pendidikan, umur, pengalaman berternak, jumlah tanggungan keluarga, perkerjaan, dan luas lahan Hijauan Makanan Ternak (HMT). Sentra Perternakan Rakyat (SPR) Kuamang Abadi Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo sudah berhasil
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG Bopalyon Pedi Utama
STOCK Peternakan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v2i1.364

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tebing Tinggi dan Desa Pematang Panjang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 06 Mei 2018 sampai dengan tanggal 28 Mei 2018. Penelitian ini bertujuan menganalisa pendapatan dan kelayakan usaha peternakan sapi potong ditinjau dari aspek finansial melalui perhitungan Benefit Cost Ratio (BCR) dan Return Of Investmen (ROI).Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan cara pengamatan dan wawanca langsung. Pengambilan peternak sebagai responden penelitian yaitu secara Purposive Sampling, responden yang diambil 15 KK di Desa Tebing Tinggi dan 15 KK di Desa Pematang Panjang. Lokasi ini dipilih dikarenakan desa ini merupakan salah satu sentral peternakan sapi diwilayah Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo. Data di analisis dengan menggunakan model analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial. Kemudian data ditabulasi dan diolah secara matematis, melalui penjumlahan, rataan dan persentase kemudian diuraikan secara deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan/thn di Desa Tebing Tinggi dan Desa Pematang Panjang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo sebesar Rp.174.461.000 atau pendapatan/bln Rp.14.538.417 atau pendapatan/bln/peternak sebesar Rp.484.614.Berdasarkan kelayakan usaha peternakan sapi potong di Desa Tebing Tinggi dan Desa Pematang Panjang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo layak dikembangkan secara finansial  dikarenakan nilai BCR > 1 yaitu sebesar 1,24 dan nilai ROI sebesar 27,30% artinya nilai ROI > suku bunga bank yaitu sebesar 6,30%.

Page 3 of 13 | Total Record : 129