cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
MANAJEMEN STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM RIFDILLAH, MUHAMMAD; SAPPAYANI, SHALIMA; TARIHORAN, NAF’AN; NUGRAHA, ENUNG
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3072

Abstract

This research discusses the elements that influence the strategic management of school principals in improving Islamic character education, by involving the roles of various parties, both external and internal. To identify aspects of strategic management that support the formation of student character, a synthesis was carried out using the PRISMA method based on the keywords "management", "strategic", "education", "character", and "principal" in several databases such as Wiley, Mendeley, SagePub, Scopus, PubMed, Eric, Psycinfo, Asha, and Web of Science. Of the remaining 71 sources and 29 different journals, 20 articles were eligible for final review. The results show that the development of Islamic character education requires the involvement of various external and internal parties. Strategic management in the development of human resources, including teachers, is considered important to maintain the quality and effectiveness of Islamic education, with a focus on optimal organizational structures, dynamic managerial capabilities, sustainable long-term goal achievement, and responsive feedback. ABSTRAKPenelitian ini membahas elemen-elemen yang memengaruhi manajemen strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pendidikan karakter Islam, dengan melibatkan peran berbagai pihak baik eksternal maupun internal. Untuk mengidentifikasi aspek-aspek manajemen strategis yang mendukung pembentukan karakter siswa, dilakukan sintesis menggunakan metode PRISMA berdasarkan kata kunci "manajemen", "strategik", "pendidikan", "karakter", dan "kepala sekolah" pada beberapa database seperti Wiley, Mendeley, SagePub, Scopus, PubMed, Eric, Psycinfo, Asha, dan Web of Science. Dari 71 sumber yang tersisa dan 29 jurnal berbeda, 20 artikel memenuhi syarat untuk ulasan akhir. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan karakter Islam memerlukan keterlibatan berbagai pihak eksternal dan internal. Manajemen strategi dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk guru, dianggap penting untuk mempertahankan kualitas dan efektivitas pendidikan Islam, dengan fokus pada struktur organisasi yang optimal, kemampuan manajerial yang dinamis, pencapaian tujuan jangka panjang yang berkelanjutan, dan umpan balik yang responsif.
ANALISIS GAYA BELAJAR DIFERENSIASI TERINTEGRASI BUDAYA(CRT) PADA MATERI EKONOMI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH ISTIKA, WIDHA; HARTONO, WINEKAS; SISWANTO, JOKO
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3074

Abstract

This study examines the learning styles of 4th grade elementary school students in economics material, with special attention to visual, auditory and kinesthetic aspects. The research aims to understand the relationship between basic economic concepts and students' cultural backgrounds, as well as finding related local economic activities. It is hoped that the research results can help develop diverse learning methods, especially with culturally responsive teaching approaches. This qualitative research used literature study at SDN Palebon 02 Semarang, involving 27 grade IV students. Data was collected through observation, unstructured interviews and documentation. The analysis used the Miles and Hubberman method, including reduction, presentation and drawing conclusions. Findings: The learning styles of class IV students at SDN Palebon 02 Semarang varied (auditory 37%, visual 33%, kinesthetic 30%). Differentiated learning integrates Culturally Responsive Teaching and Problem Based Learning, including differentiation of content, processes and products. The use of media and activities is adapted to learning styles, accompanied by integration of local culture and continuous evaluation to improve learning. .Class 4B of SDN Palebon 02 shows various learning styles: visual 33%, auditory 37%, and kinesthetic 30%. This approach increases meaningful learning experiences and motivation. It is recommended that teachers implement differentiated learning with Culturally Responsive Teaching using Problem Based Learning by linking the material to the local economic culture of Semarang, can encourage active participation, and pay attention to student diversity through interactive media and cultural artifacts. ABSTRAKStudi ini meneliti gaya belajar siswa kelas 4 SD pada materi ekonomi, dengan perhatian khusus pada aspek visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian bertujuan memahami hubungan antara konsep ekonomi dasar dan latar belakang budaya siswa, serta menemukan aktivitas ekonomi setempat yang berkaitan. Diharapkan hasil penelitian dapat membantu mengembangkan metode pembelajaran yang beragam, terutama dengan pendekatan pengajaran yang responsif terhadap budaya.Penelitian kualitatif ini menggunakan studi pustaka di SDN Palebon 02 Semarang, melibatkan 27 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis menggunakan metode Miles dan Hubberman, mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil temuan: Gaya belajar siswa kelas IV SDN Palebon 02 Semarang bervariasi (auditori 37%, visual 33%, kinestetik 30%). Pembelajaran berdiferensiasi mengintegrasikan Culturally Responsive Teaching dan Problem Based Learning, mencakup diferensiasi konten, proses, dan produk. Penggunaan media dan aktivitas disesuaikan dengan gaya belajar, disertai integrasi budaya lokal dan evaluasi berkelanjutan untuk perbaikan pembelajaran. .Kelas 4B SDN Palebon 02 menunjukkan gaya belajar beragam: visual 33%, auditori 37%, dan kinestetik 30%. Pendekatan ini meningkatkan pengalaman belajar bermakna dan motivasi. Disarankan guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan Culturally Responsive Teaching menggunakan Problem Based Learning dengan mengaitkan materi dengan budaya ekonomi lokal Semarang, dapat mendorong partisipasi aktif, dan memperhatikan keragaman siswa melalui media interaktif dan artefak budaya.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHNG BERBANTUAN MEDIA GAME TARIK GAMBAR HIDAYAH, KUKUH NURUL; NURSYAHIDA, FARIDA; SADIYO, SADIYO; PRASETYAWATI, DINA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3100

Abstract

Students' Problem-Solving Ability in Social Science Learning is quite high, if learning practices are carried out with the right approach. The Learning Approach Practice that can be used to analyze students' problem-solving skills in social science learning is the Culturally Responsive Teaching (CRT) Approach. The purpose of this study is to analyze students' problem-solving skills in learning by using the CRT approach to the problem-solving skills of elementary school students in learning science materials. The type of method applied in this study is qualitative with data sources obtained through tests with grade V students of SDN Palebon 03. With this research, it is possible to find out by using the CRT approach in analyzing students' problem-solving skills in learning science and science materials. The findings of this study are that the application of the CRT approach is able to solve students' problem skills in learning science and science. ABSTRAKKemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran IPAS cukup tinggi, jika praktik pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang benar. Praktik Pendekatan Pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengamati keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah selama proses pembelajaran IPAS adalah Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memecahkan masalah selama proses pembelajaran dengan menggunakan memanfaatkan pendekatan CRT Kemampuan siswa SD dalam memecahkan masalah dalam memepelajari materi IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data yang telah dikumpulkan melalui tes dengan siswa kelas V SDN Palebon 03. Dengan adanya penelitian ini mampu mengetahui dengan menggunakan pendekatan CRT dalam menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa dalam mempelajari materi IPAS. Temuan dari penelitian in adalah penerapan pendekatan CRT mampu memecahkan kemampuan masalah siswa pada pembelajaran IPAS.
PENGARUH MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA TARIK GAMBAR DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI TAWANGMAS 01 LESTARI, KURNIA INDAH; RASIMAN, RASIMAN; HARTATI, HARTATI; JANUAR, HENRY
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3101

Abstract

The purpose this research is to determine the effect of the TGT (Teams-Games-Tournament) model assisted by picture drawing media on the learning outcomes of fifth-grade students in science at SD Negeri Tawangmas 01. This study is quantitative with a pre-experimental design method, specifically a one-group pretest-posttest design. The subjects of this research were 28 fifth-grade students from SD Negeri Tawangmas 01 in Semarang. Data obtained were tested using normality tests, N-Gain tests, and paired sample t-tests. Based on the calculations, the average pretest score was 58, and the average posttest score was 95. This is evidenced by the hypothesis test results through the paired sample t-test, where the Sig value was less than 0.05, indicating that Ha was accepted and H0 was rejected at a significance level of ? = 0.05, with a significance value of 0.000 < 0.05. This means that the TGT model assisted by picture drawing media is effective in improving the cognitive learning outcomes of fifth-grade students in science. The N-Gain criteria also received a score of > 0.7, indicating that the use of the TGT model with picture drawing media has a high criterion. Based on this research, it is recommended that the TGT model with picture drawing media can be used as a model and medium to help make the learning process enjoyable and to improve the cognitive learning outcomes of students. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model TGT dengan berbantuan media tarik gambar terhadap hasi belajar peserta didik materi IPAS kelas V SD Negeri Tawangmas 01. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen design dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Tawangmas 01 Semarang dengan jumlah 28 peserta didik. Data yang diperoleh diujikan melalui uji normalitas, uji N-Gain, dan uji t paired sampel T-test. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata pretest 58 dan rata-rata nilai posttest 95. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis melalui uji t paired sampel t-test bahwa nilai Sig < 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak pada taraf signifikan ? = 0.05 dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05 artinya model TGT dengan berbantuan media tarik gambar efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas V materi IPAS. Kriteria N-gain juga mendapat nilai > 0,7 yang menunjukkan bahwa penggunaan model TGT dengan berbantuan media tarik gambar memiliki kriteria tinggi. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan penelitian ini adalah model TGT dengan berbantuan media tarik gambar dapat dijadikan salah satu model dan media untuk membantu proses pembelajaran agar menyenangkan dan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V WIBAWA , PUTRA ARDI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3102

Abstract

This research aims to know whether there is a real difference between learning outcome of IPAS Subject in two different times of learning activity and to prove whether there is an enhancement related to learning outcome of IPAS Subject by using pre test and post test into which category. This research consists of two cylces of learning activity which every learning activities are using two diferent intrument, before while using pretest and after (post test). In this research, the writer took simple from students Class V in Primary School Pedurungan Lor 01 Kota Semarang. The simple itself from one class room consists of 27 student with 15 female students and 12 male students. The writer in this research collect the result of learning activity in the form of finsihed score nor the precentage of completeness clasically. This research proved that the mean of pre test is 56. It increased in post test with the mean score is 85. There fore, the research itself can increase the learning outcome of students, it can improve the students; activeness during learning activity runs, and it can be the right place for students. Thus, the learning outcome in this research has been fulfilled significantly. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nyata antara hasil belajar IPAS pada pada dua waktu siklus pembelajaran yang berbeda dan untuk membuktikan apakah terdapat peningkatan hasil belajar IPAS dengan pre test dan post test masuk kedalam kategori mana. Penenlitian ini terdiri dari dua siklus kegiatan pembelajaran, dengan masing-masing tiap pembelajarannya menggunakan instrumen yang berbeda, sebelum (pre test) dan setelah (post test). Sample yang diteliti pada penelitian ini adalah Pelajar Kelas V di SDN Pedurungan Lor 01 Kota Semarang yang berjumlah 27 pelajar dengan 15 pelajar perempuan dan 12 pelajar laki-laki. Penulis dalam penelitian ini mengumpulkan data hasil belajar pelajar baik dalam bentuk nilai ketuntasan pelajar maupun prosentase ketuntasan secara klasikal. Penelitian ini ditunjukan dengan peningkatan hasil belajar pelajar yang pada Siklus I nilai rata-rata adalah 56 meningkat signifikan pada Siklus II dengan nilai rata-rata 85. Oleh Karna itu, penelitian terkait hasil belajar telah dapat meningkatkan hasil belajar pelajar, meningkatkan keaktifan pelajar, dan memberikan wadah yang tepat bagi pelajar. Dengan demikian, hasil belajar telah terpenuhi sebuah peningkatan yang signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5