cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 54 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA POPUP BOOK IPAS BERBANTUAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Mustafidah, Luluk; Isdaryanti, Barokah
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6199

Abstract

In the learning process, students do not understand abstract material, limited concrete learning media and lack of use technology in learning. Student interest in learning science in elementary schools will be increase if teachers use interesting learning media. This study aims to produce a product in the form of Pop Up Book learning media assisted by Augmented Reality on Geographical Location material for grade V of elementary school to improve student learning outcomes. This study uses the Addie model adapted from the theory of Borg and Gall. Pop Up Book media assisted by Augmented Reality utilizes technology to develop science learning media. This media was validated by two experts, namely media experts and material experts. The results of media validation from media experts reached 91.6% with a very feasible category, while the results of material validation from material experts obtained 91.6% with a very feasible category. Thus, the results of the Pop Up Book media assessment assisted by Augmented Reality are very feasible to be used as a learning medium to improve student learning outcome. ABSTRAKDalam proses belajar, siswa sering kali kesulitan memahami materi yang abstrak, terbatasnya penggunaan media pembelajaran konkret, dan kurangnya integrasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Minat siswa dalam mempelajari IPAS di Sekolah Dasar akan meningkat jika guru menggunakan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah produk yang berupa media pembelajaran Pop Up Book yang dilengkapi Augmented Reality untuk materi Letak Geografis kelas V Sekolah Dasar untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model Addie yang diadaptasi dari teori Borg dan Gall. Media Pop Up Book berbantuan Augmented Reality ini memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan media pembelajaran IPAS. Media ini divalidasi oleh seorang pakar sejumlah dua pakar, yaitu ahli media dan juga ahli materi. Hasil dari validasi media yaitu ahli media mencapai 91,6% yang masuk ke dalam kategori yang sangat layak, sedangkan hasil validasi materi dari ahli materi memperoleh 91,6% yang masuk ke dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, penilaian pada media Pop Up Book yang berbantuan Augmented Reality ini telah menunjukkan bahwa media sangat layak digunakan sebagai alat pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan hasil belajar pada siswa.
KAPASITAS KEPALA DESA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KALURAHAN CONDONGCATUR KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN Marbi, Silas; Widayat, Tri Nugroho Emanuel
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6200

Abstract

Community empowerment is a key pillar of sustainable village development. The village head, as the highest leader at the village level, plays a strategic role in mobilizing local potential, fostering citizen participation, and achieving community independence. This study aims to analyze the capacity of the Head of Condongcatur Village in empowering the community, focusing on aspects of leadership, decision-making, communication, and collaboration with various stakeholders. The research background stems from the urgency of synergy between village government and community to address increasingly complex local development challenges, especially in urbanized areas like Condongcatur. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that the Head of Condongcatur Village has demonstrated considerable capacity in promoting empowerment programs, although challenges remain in terms of program sustainability and broader community involvement. These findings are expected to contribute to strengthening village leadership capacity in the future. ABSTRAKPemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kepala desa sebagai pemimpin tertinggi di tingkat desa memiliki peran strategis dalam menggerakkan potensi lokal, membangun partisipasi warga, dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas Kepala Kalurahan Condongcatur dalam memberdayakan masyarakat, baik dari aspek kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan lokal yang semakin kompleks, terutama di wilayah urban seperti Condongcatur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Kalurahan Condongcatur memiliki kapasitas yang cukup baik dalam mendorong program pemberdayaan, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal keberlanjutan program dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi penguatan kapasitas kepemimpinan desa ke depan.
SISTEM PENGAWASAN PEMERINTAHAN DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK (KELURAHAN KENANGAN BARU KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG) Siregar, Dewi Sartika; Halking, Halking
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6597

Abstract

The low quality of public services in Kenangan Baru Village, characterized by delays in administrative processes and a public satisfaction index of only 62.5%, is the background to the problem in this study. The gap between ideal and actual service delivery necessitates an evaluation of the oversight system. Therefore, this study focuses on analyzing the effectiveness of the government oversight system implemented to improve the quality of public services in the village. This study employed a qualitative method with a descriptive approach, collecting data through a series of in-depth interviews, observations, and documentation studies involving village officials and the community as key informants. The results revealed a key finding that the existing oversight mechanism was not functioning optimally. Although formal procedures had been established, their implementation remained largely administrative, with minimal public awareness and almost no active community participation. The main conclusion is that the oversight system was ineffective due to constraints such as low information transparency, a lack of consistent evaluation, and weak follow-up on findings. Consequently, informal oversight through direct complaints from the community remained the primary channel, indicating that the formal system failed to function in a responsive and accountable manner. ABSTRAKRendahnya kualitas pelayanan publik di Kelurahan Kenangan Baru, yang ditandai oleh keterlambatan proses administrasi dan indeks kepuasan masyarakat yang hanya mencapai 62,5%, menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini. Adanya kesenjangan antara pelayanan ideal dengan kenyataan mendorong perlunya evaluasi sistem pengawasan. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk menganalisis efektivitas sistem pengawasan pemerintahan yang diterapkan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di kelurahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui serangkaian wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan aparatur kelurahan dan masyarakat sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa mekanisme pengawasan yang ada belum berjalan secara optimal. Meskipun prosedur formal telah disusun, pelaksanaannya masih sangat bersifat administratif, dengan sosialisasi yang minim dan hampir tanpa melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Simpulan utamanya adalah sistem pengawasan belum efektif karena terkendala oleh rendahnya transparansi informasi, kurangnya evaluasi yang konsisten, serta lemahnya tindak lanjut terhadap hasil temuan. Akibatnya, pengawasan informal melalui keluhan langsung dari masyarakat masih menjadi jalur utama, yang mengindikasikan bahwa sistem formal gagal berfungsi secara responsif dan akuntabel.
PENGARUH KETERLAKSANAAN P5 TERHADAP PENINGKATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SISWA SMKN 1 MOJOKERTO Hanafiah, Mhd. Ali; Agung, Achmad Imam; Soeryanto, Soeryanto
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6654

Abstract

The influence of the implementation of P5 on strengthening the Pancasila Student Profile at SMKN 1 Mojokerto has so far been limited to conjecture, not supported by measurable empirical data. This study aims to examine the extent of the contribution of the implementation of P5 in improving the Pancasila Student Profile in students. This study uses a quantitative method with a causal associative approach. From a population of 498 students, a sample of 83 students was obtained with a margin of error of 10%. Data collection techniques were carried out through closed questionnaires and documentation. The results of the analysis show that the implementation of P5 has a real influence on improving the six dimensions of the Pancasila Student Profile, namely: (1) faith and piety to God Almighty (51.70%); (2) the ability to appreciate global diversity (44%); (3) independence (33.40%); (4) the spirit of mutual cooperation (38.60%); (5) critical thinking skills; (6) creativity. Overall, the implementation of P5 contributed 54.80% to the improvement of the Pancasila Student Profile. This finding implies that the more effective the implementation of P5, the greater its contribution to strengthening students' character across the six main dimensions. ABSTRAKKondisi pengaruh keterlaksanaan P5 terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMKN 1 Mojokerto selama ini masih sebatas dugaan, belum didukung oleh data empiris yang terukur. Tujuan riset ini untuk mengkaji dampak keterlaksanaan P5 dalam meningkatkan karakteristik Pelajar Pancasila pada murid. Metode kuantitatif diterapkan dalam riset ini melalui pendekatan asosiatif kausal. Dari populasi 498 siswa, diperoleh sampel sebanyak 83 siswa dengan margin of error sebesar 10%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlaksanaan P5 memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu: (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (51,70%); (2) kemampuan menghargai keberagaman global (44%); (3) kemandirian (33,40%); (4) semangat gotong royong (38,60%); (5) kemampuan berpikir kritis; (6) kreativitas. Secara keseluruhan, keterlaksanaan P5 menyumbang sebesar 54,80% terhadap peningkatan Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini menyiratkan bahwa semakin efektif pelaksanaan P5, semakin besar pula kontribusinya terhadap penguatan karakter siswa dalam enam dimensi utama.